Wakaf


Karena kita di bumi hanya singgah sementara.

Sering memikirkan nggak sih sudah seberapa banyak bekal yang kita bawa untuk 'pulang' nanti? Karena memang bekal terbut hanya bisa kumpulkan ketika masih ada di dunia ini. Bekal yang kelak akan membawa kita ke Surga-Nya nanti. 

Sebagai seorang muslim nggak bisa dipungkiri lagi memang bahwa kadang kita merasa bekal kita belum cukup saat hendak dipanggil 'pulang' nanti. Udah cukup berbuat baik belum ya? Udah sempurna belum ya ibadahnya? Lebih besar dosa atau pahala yang sudah terkumpu selama ini?

Semua manusia kadang dihadapkan dengan ketakutan-ketakutan serupa karena takut waktu kita di dunia tidak cukup banyak untuk mengumpulkan bekal untuk berpulang nanti.

Tentang Wakaf


Ustadz Ah. Azharuddin Lathif, M, Ag, MH (berbaju batik pink) sedang menjelaskan mengenai wakaf kepada teman-teman blogger.

Hari Senin kemarin, alhamdulillah mama Dian dipertemukan dengan Ustadz Ah. Azharuddin yang juga merupakan Dosen Hukum Bisnis Syariah di Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatulloh Jakarta dan juga praktisi Lembaga Perbankan Syariah beberapa bank terkemuka. 

Pada pertemuan tersebut, Ustadz Azharuddin menjelaskan tentang keutamaan Wakaf. Seperti yang disampaikan oleh Rasululloh dan diriwayatkan oleh Abu Hurairoh dalam Hadist Riwayat Muslim: Amal Jariyah (Wakaf)  termasuk dalam salah satu amalan yang pahalanya akan terus mengalir walaupun kita telah meninggal nanti.

Mama Dian yang belum terlalu mengerti mengenai wakaf, kembali mendengarkan penjelasan dari Ustadz Azharuddin dengan seksama.

Wakaf menurut Ulama Hanafiyah adalah Menahan benda yang statusnya teteap milik si wakif (orang yang mewakafkan) yang disedekahkan adalah manfaatnya saja. Sedangkan Wakaf menurut Ulama Syafi'iyah adalah Menahan harta yang dapat diambil manfaatnya dengan tetap utuhnya barang, dan barang itu lepas dari pengawasan si wakif serta dimanfaatkan pada sesuatu yang diperbolehkan oleh agama. 

Jadi secara garis besar Wakaf adalah harta benda milik kita yang kita berikan untuk dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Seperti tanah wakaf untuk mesjid, untuk pemakaman dan juga untuk jalan. 

Ada 2 pendapat mengenai wakaf, yaitu Wakaf yang berbatas waktu dan wakaf yang tidak berbatas waktu. Wakaf berbatas waktu misalnya sebuah rumah yang diperuntukkan untuk Panti Asuhan hanya dalam kurun waktu 30 tahun, dan pada tahun ke 31 si pemilik tanah bisa kembali memiliki rumah tersebut. Sedangkan untuk yang tidak berbatas waktu, harta benda yang diwakafkan bisa selamanya dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

Wakaf terbagi menjadi 2 macam yaitu Wakaf Ahli dan Wakaf Khairi. Wakaf ahli adalah wakaf yang ditujukan kepada orang-prang tertentu baik itu keluarga dari si wakif atau bukan. Sedangkan Wakaf Khairi adalah Wakaf yang secara teas untuk kepentingan agama dan kemasyarakatan.

Rukun dan Syarat Wakaf



Apa saja sih harta benda yang dapat diwakafkan?


Harta Benda yang dapat kita wakafkan bisa berbentuk Harta Tidak Bergerak seperti tanah atau bangunan. Dan bisa juga berbentuk Harta Bergerak atau harta yang tidak bisa habis karena dikonsumsi seperti uang, logam mulia, surat berharga, kendaraan, hak atas kekayaan intelektual serta hak sewa.

Harta benda yang diwakafkan dapat dimanfaatkan untuk sarana dan kegiatan ibadah, pendidikan, kesehatan, bantuan kepada anak yatim, fakir miskin, meningkatkan ekonomi umat dan juga kemajuan kesejahteraan umum lainnya yang tidak bertentangan dengan peraturan syariah dan perundang-undangan.

Beberapa badan pengelolaan wakaf yang bisa menjadi tempat penyaluran wakaf adalah Yayasan Dompet Dhuafa, Badan Wakaf pesantren Gontor Ponorogo, Yayasan Pesantren Islam Al-Azhar, Yayasan Badan Wakaf UII, dan Wakaf pesantren pesantren lainnya di Indonesia.

Tentang Asuransi Syariah


Bernincang dengan Ustadz Azharuddin mengenaik sistem asuransi syariah

Kemarin aku sempat bertanya langsung dengan Pak Ustadz mengenai sistem syariah di bank-bank indonesia. "Pak sesungguhnya, bank-bank syariah yang sekarang ada itu sudah benar benar syariah belum sih pak?" Dan jawaban Pak Ustadz adalah, "Sekarang sama seperti seorang muslimah yang belum mengenakan hijab, mungkin dia berpikir nanti saja berhijabnya jika sudah siap hati. Padahal lebih baik berhijab saat itu juga, dan hati pasti akan menyesuaikan nantinya. Begitu juga dengan sistem syariah di perbankan kita, mungkin memang belum sempurna tapi lebih baik dibandingkan bank konvensional."

Begitu pula dengan asuransi syariah. Tapi apakah asuransi sesungguhnya diperbolehkan? 

Walaupun belum ada asuransi pada zaman nabi, namun seiring perkembangan zaman mulai juga berkembang banyak hal yang dahulu belum ada pada zaman nabi. Dan hal hal yang baru berkembang sekarang tentunya disesuaikan dengan hukum islam yang telah ada. Nah berikut ini adalah parameter kesyariahan asuransi:


Asuransi syariah, tentunya berbeda dengan asuransi konvensional biasa. Asuransi syariah tidak mengandung hal-hal seperti yang tertera pada kotak merah diatas. Asuransi-asuransi syariah juga telah diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah di Indonesia.

Lalu apa sih hubungan wakaf dan asuransi syariah?


Pasti dalam relung hati setiap umat muslim ingin bersedekah sebanyak-banyaknya dan pasti juga timbul keinginan untuk berwakaf. Namun bagaimana jika saat ini keadaan keuangan kita mungkin belum mampu untuk berwakaf? Namun saat ini telah memiliki polis asuransi?

Nah ternyata Polis Asuransi yang akan kita dapatkan juga bisa diwakafkan loh. 

Untuk Polis investasi, akad wakaf sudah bisa dilakukan sejak awal kita mendaftarkan diri kita. Namun untuk Polis asuransi yang baru keluar saat kita telah wafat nanti, juga bisa kita wakafkan dengan persetujuan yang kita buat dengan ahli waris kita. 

Nah jadi untuk yang telah memegang polis asuransi syariah, tertarik nggak sih untuk mewakafkan polis asuransinya nanti? Mau tau bagaimana program dan cara lengkapnya? Nanti akan aku jelaskan di postingan berikutnya setelah tanggal 1 Februari yaaaaaa~ Semoga postingan kali ini bermanfaat untuk yang membacanya yaaaa. Aamiin.

[Segala materi yang didapatkan pada postingan ini bersumber dari materi presentasi milik Ustadz Ah. Azharuddin Lathif, M, Ag, MH]
✔️ 15 Serum Anti Penuaan ini Bikin Kamu Forever Young. Siapa sih yang ngga tergoda untuk terlihat seperti berumur 20 tahun di usia 40-an? Aku sendiripun suka bahagia jika kadang dikira sebagai anak kuliahan. Rasanya jadi mendadak bahagia ya, kalo ada yang bilang kita terlihat jauh lebih muda dibandingkan umur asli kita. Tapi kadang suka kesel nggak sih kalo orang mengira kita lebih tua dari umur kita yang sebenernya? Goals-nya sih pengen terlihat awet muda, tapi kadang kenyataannya malah terlihat lebih tua ya. Huhuhu. Agar memiliki penampilan yang terlihat lebih muda dibanding umur yang sebenarnya, kabarnya seorang wanita harus rutin melakukan perawatan di klinik kecantikan. Tapi ternyata banyak loh hal-hal kecil sehari-hari yang bisa secara rutin kita lakukan sehingga membuat kita terlihat awet muda.

Serum Anti Penuaan

Apa aja sih hal-hal kecil yang perlu diperhatikan untuk menjaga penampilan kita?

1. Rutin berolahraga

Sebaiknya setiap hari kita melakukan olahraga selama 30 menit. Olahraga bisa dimulai dengan yang ringan seperti jogging, bersepeda atau mengikuti senam yang biasa dilakukan di kompleks perumahan kita. Olahraga yang teratur dapat memberikan banyak dampak positif untuk tubuh kita. Selain dapat membuat tubuh bugar, olahraga juga dapat mencegah obesitas, dapat membuat kita terhindar dari penyakit penyakit kronis. Dan juga bisa membuat kulit selalu kencang sehingga kita terlihat awet muda.

2. Banyak minum air putih

Berapa gelas sih air putih yang biasa kita minum setiap hari? Seudah mencukupi standar kebutuhan air putih yang harus kita konsumsi sebanyak 8 gelas sehari belum? Karena ternyata jika kita kekurangan cairan tubuh atau dehidrasi, hal itu dapat membuat kerutan-kerutan penuaan dini muncul pada kulit kita. Tuh kan, mau terlihat awet muda mulai dari hal yang paling kecil? Jangan lupa minum air putih 8 gelas sehari yaaaa!

3. Perhatikan asupan makanan dan minuman setiap hari

Jangan terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung garam ya, karena ternyata dengan mengkonsumsi makanan yang tinggi sodium dapat membuat tubuh menyimpan lebih banyak air. Yang menyebabkan wajah dan tubuh menjadi terlihat bengkak serta membuat kantung mata terlihat sembap. Kurang-kurangi makanan berminyak. Serta yang mengandung terlalu banyak gula karena gula akan memicu proses glikasi yang pada akhirnya mempercepat timbulnya gejala penuaan. 

Lebih baik perbanyaklah makan buah dan sayur yang kaya akan antioksidan alami seperti vitamin B dan vitamin E. Antioksidan yang terkandung dalam kedua vitamin ini dapat mencegah radikal bebeas, memecah elastin dan kolagen kulit serta dapat menghasilkan kulit yang lebih muda dan sehat. Untuk asupan vitamin B, kita dapat mengkonsumsi ikan dan unggas. Dan untuk asupan vitamin E bisa kita dapatkan dari almond dan biji bunga matahari.

4. Tidur malam yang cukup dan berkualitas

Wanita wanita yang suka begadang, tolong hentikanlah kebiasaan itu dengan segera! Karena ternyata proses regenerasi dan proses pembaruan sel terjadi saat kita tidur di malam hari. Saat kita sedang terlelap tidur, sel sel yang terdapat pada kulit tubuh termasuk kulit wajah kita akan sibuk memperbaiki berbagai kerusakan di bagian tubuh kita. Jadi ati-ati deh buat wanita yang suka begadang, karena itu akan membuat kita terlihat lebih tua dalam semalam dan dalam seminggu kulit akan menunjukan tanda-tanda kerusakan! Duh ngeri ya? 

5. Menggunakan serum untuk memperlambat penuaan

Sudah menggunakan perawatan kulit secara rutin untuk kulit wajahmu? Nah jangan ketinggalan juga penggunaan serum-nya ya! Karena ternyata serum ini memiliki partikel yang lebih kecil dibandingkan dengan krim yang biasa kita gunakan. Jadi partikel partikel serum ini akan lebih cepat meresap pada  lapisan epidermis kulit dan mempercepat fungsi anti agingnya.

Nggak diragukan lagi memang, kulit yang mulus, cerah dan berseri adalah simbol kecantikan wajah wanita. Selain segala macam permasalahan jerawat hingga kulit kusam, mungkin kerutan-kerutan pada wajah merupakan salah satu hal yang harus diantisipasi sejak dini oleh para wanita. Seiring bertambahnya usia, garis halus dan kerutan akan mulai mucul di wajah kita. Tapi ternyata penyebab munculnya kerutan pada wajah juga bisa terjadi karena paparan sinar matahari dan polusi udara. Kedua hal tersebut dapat membuat kerutan wajah lebih cepat muncul pada awal usia 30-an. Jadi yang berpikir bahwa perawatan untuk keriput dan kerutan untuk wajah lebih baik dimulai ketika menginjak usia 40-an, kamu salah banget loh! 

Jadi sebaiknya mulai umur berapa sih seorang wanita menggunakan perawatan anti aging? menurut dermatolog Joshua Zeichner, MD, Sebaiknya seorang wanita mulai menggunakan perawatan anti aging untuk mengatasi kerutan pada wajah mulai awal umur 30-an. Saat kerutan-kerutan halus sudah mulai terlihat di awal 30-an dan telah memulai penggunaan anti aging, maka kita bisa meminimalisir penampakan pembuluh darah yang semakin jelas, kerutan dalam atau hilangnya elastisitas kulit pada usia 40 dan 50-an.

Emangnya mama Dian umur berapa sih, udah ngomongin anti aging aja?

Belom 30 sih, tapi sudah berada di akhir-akhir usia 20-an. Jadi sepertinya di usia yang telah mendekati 30 ini, udah pas banget nih mulai cari-cari serum yang tepat untuk aku gunakan. Perawatan anti aging ini bisa jadi investasi sekaligus rahasia awet muda saat aku mencapai usia 40-an nanti. Siapa sih yang nggak mau keliatan 17 tahun saat di usia 40-an?😚

Setelah cari-cari info disana sini, sekarang aku bakal merekomendasikan 15 serum anti aging terbaik yang bisa menjadi rahasia awet muda kita para wanita. 15 serum rekomendasi ini akan aku bagi dalam 2 postingan agar tidak terlalu panjang yaaaaa~

Jadi inilah 5 rekomendasi pertama serum anti penuaan yang berasal dari brand lokal negeri sendiri:


1. Sensatia Botanical Anti Wrinkle Serum

Serum Anti Penuaan
Pic source: Instagram @Sensatia_Botanicals
Sensatia Botanical merupakan brand skin care yang berasal dari Bali. Sensatia Botanicals Anti Wrinkle Serum ini memiliki beberapa jenis yang bisa disesuaikan dengan umur penggunanya mulai dari 20+, 30+, 40+ hingga 50+. Sensatia Botanical anti wrinkle serum ini mengandung senyawa murni tumbuhan yang terkenal dapat meremajakan kulit.

Bahan Utama: 
Schizandra berries yang dikenal dengan kandungan yang berpotensi sebagai anti aging. Minyak chamomile yang kaya antioksidan. Minyak Neroli membantu menyeimbangkan tingkat sebum. dan Geranium yang merupakan antibakteri alami.

Dengan bahan dasar yang berasal dari alam, serum ini cukup berbau herbal. Serum ini dapat digunakan pada malam hari sebagai rangkaian terakhir produk skincare yang kita gunakan. 

Sensatia Botanicals anti wrinkle serum ini berukuran 20 ml dengan harga Rp. 360.000,- Serum ini dapat dibeli online via Sensatia Botanicals website.

2. Erha Age Corrector Serum


Serum Anti Penuaan Erha Age Corrector
foto: dokumen pribadi
Siapa sih yang nggak kenal dengan Erha? Klinik kecantikan yang telah berdiri sejak tahun 1999 ini didukung dengan para dermatologist yang ahli di bidangnya bersama dengan produk-produk terbaik yang telah teruji.

Erha21 Age Corrector Serum ini merupakan salah satu produk OTC (Over the Counter) yang merupakan inovasi terbaru produk perawatan kulit yang memadukan keahlian dermatologist berpengalaman dan pemahaman akan perbedaan masing-masing individu.

Erha Age Corrector Serum ini memiliki kandungan anti oksidan dan anti wrinkle yang dapat memperbaiki elastisitas kulit hingga memperbaiki sel kulit yang rusak akibat paparan sinar UV matahari. Moisturizer dan Betawhite dalam kandungannya juga dapat membantu melembutkan, melembapkan serta mencerahkan kulit.

Serum dengan anti aging sistem ini juga sudah terbukti secara klinis mampu menyamarkan kerutan dan menjaga elastisitas kulit. Serta melembapkan dan menyamarkan tanda tanda penuaan pada kulit. Serum ini juga dilengkapi dengan Whitening agent dan Carnosine sebagai antioksidan untuk wajah yang lebih cerah dan sehat.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, gunakan Age Corector Serum Erha setiap pagi dan malam hari sebelum menggunakan pelembap wajah. Hasil kulit tang lebih halus dapat terlihat pada 4 minggu pemakaian pertama.

Age Corrector Serum dari Erha ini memiliki kemasam plastik dengan pump yang memudahkan kita mengeluarkan isi serumnya.  Untuk kemasan 20 ml kamu bisa mendapatkannye dengan harga Rp. 178.500,-

mama Dian dah pake sendiri loh Erha Age Corrector Serum ini dan sukak banget! Karena sama sekali nggak ada bau apapun, serumnya juga mudah meresap dan berasa langsung melembapkan. Nggak sabar deh nunggu hasilnya dalam 4 minggu kedepan.


Oh iya, Erha Corrector Serum yang merupakan produk OTC ini mama Dian beli tanpa resep di official ecommerce store terbaru dari Erha loh, Erha Official Ecommerce Store. Di #Erhastore kamu dapat membeli produk-produk OTC dari Erha tanpa resep secara aman, mudah dan terpercaya. Banyak eksklusif online dealsnya juga loh!

Kode Voucher Diskon Erha Store

Untuk yang mau berbelanja langsung di Erhastore, nih mama Dian kasih kode promo diskon #Erha. Masukan kode ERHASTOREXADRIANA saat akan checkout untuk mendapatkan potongan harga senilai 30ribu, untuk minimal pembelan 200ribu. Kode promo ini hanya berlaku untuk 30 pengguna pertama, jadi langsung cuss belanja di Erhastore sekarang juga ya!

3. Biokos Age Renew Anti Wrinkle Revitalizing Serum

Serum Anti Penuaan
Pic source: Instagram @Biokos_MT

Produk terbaru dari Biokos ini memiliki kandungan Bio Macroalgae Essential dengan teknologi stemm cell yang mempu merestruktur kulit serta mengurangi kerutan dan menambah elastisitas kulit kita. Biokos Age Renew ini juga telah teruji secara klinis mampu melembapkan, mengencangkan, menghaluskan dan menyamarkan kerutan dalam 4 minggu. 

Penggunaannya cukup 2 kali sehari yaitu di pagi dan di malam hari. Gunakan 2 hingga 3 tetes dan ratakan ke seluruh wajah.  Teksturnya seprti serum pada umumnya dengan warna sedikit kehijauan. 

Produk ini memiliki kemasan kaca dengan pipet di dalamnya. Dan dapat dibeli dengan harga Rp. 147.000,- untuk 1 botol berukuran 30 ml.

4. Mineral Botanica Age Defying Serum

Serum Anti Penuaan
Pic source: Instagram @MineralBotanica
Mineral Botanica Age Defying Serum ini merupakan serum anti penuaan dengan kandungan bahan aktif yang berkonsentrasi tinggi. Serum anti penuaan ini memiliki kandungan kolagen, adansonia extract, arbutin, hyaluronic acid dan aloe vera. 

Serum ini dapat mengurangi tanda-tanda penuaan dini dan juga membantu menjaga elastisitas kulit, membuat kulit menjadi lembap, terlindung dari radikal bebas dan juga mencerahkan wajah.  

Kemasannya berupa botol kaca dengan pump sehingga memudahkan kita untuk menggunakan serumnya. Teksturnya ringan tanpa aroma apapun. Dan dpapat digunakan 2 kali sehari pada pagi dan malam hari.

Mineral Botanica Age Defying Serum ini bisa didapatkan dengan harga Rp. 105.900,- untuk kemasan ukuran 15 ml.

5. Sariayu Econature Nutreage Face Serum

Serum Anti Penuaan
Pic source: Instagram @Sariayu_MT
Sariayu Econature Nutreage Face Serum ini memiliki kandungan organic pomegranate extract, collagen serta ekstra natural moisturizer yang membantu menutrisi lapisan kulit lebih dalam sehingga kulit tampak lebih kenyal dan terjaga kelembapannya. 90% kandungannya merupakan natural origin.

Buah delima atau pomegranate sebagai kandungan utama dalam serum ini juga berfungsi sebagai antioksidan yang mempu mencegah tanda tanda penuaan dini. 

Penggunaan Sariayu Econature Nutreage Face Serum dapat dibarengi dengan rangkaian produknya untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam waktu 4 minggu.

Sariayu Econature Nutreage Face Serum berukuran 30 ml ini bisa kita dapatkan dengan harga Rp. 199.000,-

Nah itu di 5 rekomendasi pertama produk anti aging lokal.  10 rekomendasi berikutnya akan aku tulis di postingan berikutnya yaaaa.

Nah jadi apa sih rahasia awet muda yang bisa kita lakukan? Gampang kok, mulai dari rajin berolahraga, perbanyak minum air putih, memperhatikan asupan makanan dan minuman kita, tidur malam yang berkualitas dan yang terakhir jangan lupa mendukung ke empat hal tersebut dengan menggunakan produk anti aging seperti serum-serum yang sudah aku sebutkan diatas.

Semoga postingan ini bermanfaat untuk kamu yang membacanya yaaa. Nah ladies, don't let age change your beauty. Keep forever young! ✔️ 15 Serum Anti Penuaan ini Bikin Kamu Forever Young
Acara acara sekolah dengan pakaian yang seragam memang kadang nggak dapat dipisahkan, ya. Pakaian yang seragam di suatu acara memang kadang ngebuat penampilan kita jadi lebih rapi dan kompak. Kemarin terakhir membeli kaos seragam untuk lomba 17 Agustus di sekolah anak-anak. Udah dapet kaosnya, kemudian pengen nambahin sablonan biar makin punya ciri khas dan juga semarak. Eh ternyata, harga sablon lumayan juga ya, belom lagi ada dua jenis sablon kaos yang ditawarkan yaitu sablon DTG dan sablon manual. Jadi bingung deh mau pilih yang mana? Yang pastinya yang hasilnya bagus namun harganya tetap ekonomis ya!

Kaos memang merupakan salah satu jenis pakaian yang paling banyak dikenakan orang. Dengan semakin berkembangnya dunia fashion, keberadaan kaos bukan hanya bisa digunakan saat santai saja. Saat ini kaos sudah mulai diterima untuk bisa dikenakan pada acara semi formal ataupun acara formal sekalipun. Karena kaos adalah item fashion yang tidak pernah lekang oleh jaman, karenanya teknologi sablon kaos semakin berkembang.

Sablon Kaos DTG vs Manual Pronto


Seperti yang sudah aku ceritakan di atas, saat ini kamu akan banyak menemui penyedia jasa sablon kaos yang sudah menggunakan mesin dan komputerisasi dalam mencetak design ke atas kaos. Teknolgi  sablon DTG atau kepanjangan dari Direct to Garment menjadikan kegiatan sablon secara manual mulai tersaingi. Namun diantara dua jenis cara mencetak design ke kaos tersebut, baik dengan metode DTG maupun sablon manual memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Sablon Kaos DTG Vs Manual


Teknik Pembuatan
Untuk bisa menyablon suatu design keatas kaos, teknik sablon kaos manual masih menggunakan beberapa alat bantu yang harus dibuat secara manual. Alat bantu tersebut semacam screen yang biasanya disebut sebagai film sablon. Proses pembuatan screen adalah salah satu proses yang memakan waktu paling lama dan hasilnya sangat dipengaruhi oleh ketelitian dari tukang sablon tersebut.

Teknik sablon kaos manual membutuhkan keahlian khusus dalam teknik menyablon. Satu film sablon hanya akan digunakan untuk menyablon satu warna saja. Jadi bisa dibayangkan ya, bila design kaos yang akan dibuat cukup rumit dan memiliki banyak warna, tentu saja waktu pengerjaannya akan semakin lama dan akan sangat merepotkan.

Sedangkan bila memilih untuk menggunakan teknik DTG printing, maka design akan langsung dicetak di atas kaos dengan menggunakan mesin printer khusus. Design yang dibuat akan dimasukan kedalam komputer, dan selanjutnya akan langsung dicetak ke atas kaos dengan menggunakan tinta khusus garment. Dari segi kecepatan pekerjaan, pastinya dengan menggunakan DTG akan lebih cepat terselesaikan.

Jumlah Minimal Kaos yang Harus Dipenuhi

Biasanya bila memesan kaos dengan menggunakan metode sablon kaos manual, penyedia jasa akan mengenakan minimum order agar mendapatkan harga yang lebih murah. Tentu saja tidak akan ekonomis bila memesan satu design hanya untuk di cetak ke atas satu kaos saja. Film sablon hanya akan digunakan untuk satu design saja, tentu saja hal ini akan membuat biaya membuat satu saja kaos sablon manual akan sangat mahal.

Untuk membuat satu design hanya dicetak dalam satu kaos saja, memang sudah pasti akan lebih menguntungkan dengan menggunakan metode DTG. Kita tidak akan dikenakan minimum order bila menggunakan metode DTG. Namun bila membutuhkan kaos dalam jumlah yang cukup banyak, dengan design yang sama. Misalkan untuk keperluan acara gathering atau acara sekolah yang aku ceritakan diatas, maka bisa jadi dengan menggunakan jasa sablon manual akan menjadi lebih ekonomis bila dibandingkan dengan mencetak secara DTG.

Kualitas Produk Kaos

Hasil sablon pada kaos dengan menggunakan metode sablon manual akan sangat dipengaruhi oleh teknik dan keterampilan dari tukang sablonnya itu sendiri. Bila orang yang mengerjakan masih belum trampil, bisa dipastikan hasil sablonnya tidak akan maksimal. Hal ini tidak akan terjadi bila menggunakan metode DTG.

Dengan menggunakan metode DTG, semua faktor-faktor akibat kesalahan manusia akan dapat dieliminasi karena metode ini menggunakan komputer untuk melakukan semua kegiatannya. Tingkat keakuratan hasil cetak kaos dengan menggunakan metode DTG tentunya aan lebih akurat dalam keseuaian dengan design, kecerahan warna, dan hasil cetaknya pun akan lebih rapi.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan diatas, dengan segala kelebihan dan kekurangannya, maka dapat disimpulkan bahwa metode sablon manual membutuhkan teknik dan pengalaman yang cukup dari penyedia jasanya. Hal ini akan membuat kita harus benar-benar memilih penyedia jasa yang benar-benar terpercaya dan berpengalaman agak mendappatkan hasil yang maksimal. Dan untuk mendapatkan harga yang lebih ekonomis, maka diharuskan memesan dalam jumlah yang cukup banyak.

Sedangkan untuk cetak sablon kaos DTG, kita tidak akan dikenakan minimum order, sehingga bisa mencetak hanya satu kaos saja. Dari segi harga pastinya mencetak kaos dengan menggunakan metode DTG dalam jumlah yang besar akan lebih mahal daripada sablon manual. Namun untuk hasil yang akan di dapatkan jauh lebih terjamin kualitasnya dikarenakan kesalahan manusia bisa diminimalkan.

Tuh, jadi udah tau kan apa perbedaan sablon kaos DTG dan Manual serta kelebihan dan kekurangannya? Jadi sekarang nggak perlu lagi bingung menentukan mau sablon DTG atau manual ya. Karena semua memiiliki kelebihan masing-masing yang dapat dissuaikan dengan kebutuhan kita!
Liburan akhir tahun kemarin kemana aja nih buibuuuu?

Kalo mama Dian, Una dan Abang dirumah aja nih, nggak kemana-mana😂 Eh di akhir sisa libur akhirnya kemana-mana deh. Soalnya mendadak mama Dian menyadari kalo Una punya PR menceritakan tentang kegiatan selama libur sekolah. Dari pada Una nulisnya libur cuma dirumah dan kerumah oma aja, akhirnya mama Dian cariin liburan yang hemat dan edukatif!


Akhirnya mama Dian memutuskan untuk ke Planetarium Jakarta yang terletak di Taman Ismail Marzuki. 

Terakhir kali ke Planetarium kalo nggak salah jaman SMP ya. Udah belasan tahun yang lalu. Kemudian kalo nggak salah, Planetarium sempat ditutup karena satu dan lain hal. Dan akhirnya dibuka lagi tahun kemarin!

Pengen ngajak anak-anak ke Planetarium karena Una suka banget sama bulan dan bintang. Dan seinget mama Dian, pertunjukan di Planetarium memang keren banget. Jadi pasti anak-anak bakal seneng nonton pertunjukknnya.

Sebenernya niat pengen ngajak anak-anak ke planetarium itu udah lama bangeeeeet. Dan kebetulan jarak Planetarium memang nggak terlalu jauh dari rumah. Tapi baru bener bener membulatkan tekad setelah liat salah satu update-an temen blogger saat sedang mengajak anaknya ke Planetarium. 

Dan sebenernya kemarin ini ketiga kalinya mama Dian ke Planetarium dalam sebulan terakhir. Mama Dian ceritakan sedikit 2 kegagalan pertama saat membeli tiket Planetarium ya:

Kegagalan #1:

Kali pertama waktu anak-anak belum libur sekolah. Waktu itu hari Sabtu, mama Dian, Una, Abang dan papa Api sudah berangkat dari rumah jam 8 lewat. Sampai Planetarium jam setengah 9 lewat dan antrian beli tiketnya sudah mengular ke luar gedung, hingga ke pintu keluar Planetarium. Tiket pertunjukkan pagi sudah habis dan tersisa tiket pertunjukkan siang. Belom lagi ada bapak-bapak yang marah karena antriannya diselak ibu-ibu. Super riweuh! Dan pas banget mama Dian ada acara blogger siang itu. Jadi akhirnya hari itu kita membatalkan kunjungan ke Planetarium. Anak-anak sempet BT karena nggak jadi ke Planetarium, jadi dihibur dengan ngemall aja. Mall lagi, mall lagi😂

Kegagalan #2:

Kemudian kali kedua, tepat hari Jum'at di minggu terakhir libur sekolah kemarin. Mama Dian bela-belain berangkat duluan, sendirian ke Planetarium jam 7 pagi cuma untuk ngantri tiket Planetarium. Jadi biar anak-anak nggak bosen karena kelamaan ngantri, rencananya mama Dian beli tiket dulu pagi-pagi dan jemput anak di rumah dan bawa mereka ke Planetarium tepat sebelum pertunjukkan dimulai.

Etapi ternyata kenyataan tak sesuai harapan🙈 Walaupun udah dateng pagi tapi ternyata loket dibuka setengah jam sebelum pertunjukan dimulai. Dan ternyata hari itu termasuk weekday yang dikhususkan untuk rombongan. Perorangan tetap bisa membeli tiket Planetarium di hari biasa hanya jika ada sisa tiket di pertunjukkan weekday. Dan hari itu udah ada rombongan sekolah yang membawa kurang lebih 250 anak. Dan sisa tiket hanya 50 saja. 

Sebenarnya, mama Dian antri cukup di depan dan bisa mendapatkan tiket pertunjukan pagi itu. Tapi kalo dihitung-hitung, nggak akan kekejer nonton pertunjukannya  karena mesti jemput Una Abang dulu di rumah (Karena weekday, jadi papa Api kerja hari itu dan nggak bisa ikut ke Planetarium) Yasudah gagal sudah percobaan kedua. 

Sempet sedih karena udah siap siap dari pagi, siapin anak-anak juga dari pagi, berangkat pagi banget ke Planetarium tapi tetep gagal juga nonton pertunjukannya. Anak-anak juga sedih banget pas tau mama Dian gagal lagi dapetin tiket Planetarium. Saat itu mama Dian langsung membulatkan tekad, harus bisa nonton pertunjukan Planetarium di hari Sabtu besok.

Dan karena kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda. Akhirnya mama Dian benar-benar berhasil mendapatkan tiket pertunjukan pada percobaan yang ke #3!

Sabtu itu, kembali mama Dian bangun pagi, siap-siapin anak-anak, dan cuss berangkat sendiri (lagi) ke Planetarium. Anak-anak tetep ditinggal di rumah dulu, dan nanti nyusul bareng papa Api kalo mama Dian udah fix dapet tiketnya (kebetulan hari itu weekend dan papa Api nggak kerja).

Sampe planetarium jam 7 pagi, udah rame! Mama Dian langsung buru buru lari-lari kecil menuju ke dalam. Biar dapet antri terdepan, bok! Eh, antriannya udah sampe di bangku antrian ketiga ajah!😂

Baris bangku ketiga, satu baris berisi sekitar 20 orang.

Peraturan membeli tiket di Planetarium adalah 1 orang yang mengantri hanya bisa membeli maksimal 4 tiket! Jadi pas banget sih tapi pas mama Dian hitung jumlah orang yang mengantri dikalikan dengan tiket yang akan mereka dapatkan, mama Dian masih kebagian tiket pertunjukan pertama.

Mama Dian dengan hati yang agak lega, menunggu selama 1 jam lebih hingga loket dibuka sambil nonton korea. Loket pun dibuka jam setengah 9. Alhamdulilah antrinya tertib, karena ada petugas yang siaga. Dan sebelum loket dibuka, pengumuman tentang peraturan dan cara membeli membeli tiket diloket juga terus digaungkan.

Yang harus diperhatikan peraturan saat membeli tiket pertunjukan Planetarium:


1. Jika mau membeli tiket perorangan saat weekday (Selasa - Jum'at), harus persiapkan hati yang lapang. Karena nggak akan pasti dapet. Tergantung berapa banyak total rombongan yang menonton pertunjukkan saat itu. Kalo masih ada sisa tiketnya, akan dijual setengah jam sebelum pertunjukan di mulai.

2. Jika mau membeli tiket saat weekend (Sabtu - Minggu), pastikan datang pagi ya! Minimal jam 7 pagi lah, kalo mau mendapatkan tiket pertunjukkan pertama. Untuk weekend, tiket semua pertunjukkan dijual mulai dari loket dibuka. Jadi kalo mau beli tiket untuk pertunjukkan sore, tetep harus, kudu, wajib, antri dari pagi!

3. Biar nggak repot-repot tanya, atau harap-harap cemas nunggu bakal dapet tiket pas antri atau nggak, coba perhatikan layar LCD yang ditaruh di depan atas loket ya. Disana tertera informasi mengenai sisa tiket yang dapat kamu beli.

LCD di depan loket ini menunjukkan sisa tiket di setiap pertunjukkan yang bisa kamu beli.

4. Satu orang hanya bisa membeli 4 tiket! Jadi misalnya kamu dateng rombongan 10 orang, pastikan 3 orang dari rombongan kalian yang mengantri tiket, ya.

5. Persiapkan uang pas. Nah ini yang cukup ribet, mungkin pihak Planetariumnya juga riweuh ya nyiapin kembalian. Jadi mereka minta uang pas aja😅 Kemarin rencananya aku beli 4 tiket dengan total harga 38ribu. Dan waktu itu uang yang aku pegang, 40ribu. Tadinya udah niat, kalo ngga ada kembalian, bakal mama Dian ikhlaskan aja tuh kembalian 2ribu. Eh tapi ternyata dikasih kembalian 2ribu. Hihihihi.

Untuk jadwal pertunjukan Planetarium beserta Harga tiketnya bisa cek dibawah ini ya:

Weekday (Senin-Jum'at) 

Jadwal pertunjukan weekday (Selasa-Jum'at) Planetarium: Hanya ada 2 pertunjukan yaitu Pertunjukan 1 pukul 09.30 dan Pertunjukan 2 pukul 13.30.

Harga tiket rombongan adalah Siswa dan Mahasiswa Rp. 5.000,- dan Dewasa Rp. 10.000,-. Harga tiket rombongan berlaku untuk 100 orang. Kalo rombongan kamu kurang dari 100 orang, kamu tetap bisa membeli tiket rombongan senilai 100 orang.

Untuk perorangan yang mau menonton saat weekday, tetap bisa hanya jika ada sisa dari tiket rombongan. Loket dibuka setengah jam sebelum pertunjukan dimulai.

Note: Untuk hari Senin, Planetarium ditutup (mungkin) untuk pemeliharaan.

Weekend (Sabtu-Minggu), Libur Nasional dan Cuti Bersama

Jadwal pertunjukan Weekend (Sabtu-Minggu), Libur Nasional dan Cuti Bersama Planetarium: Ada 3 pertunjukan yaitu Pertunjukan 1 pukul 09.00, Pertunjukan 2 pukul 12.00, dan Pertunjukan 3 pukul 15.00.

Harga tiket perorangan adalah Siswa dan Mahasiswa Rp. 7.000,- dan Dewasa Rp. 12.000,-. Loket akan dibuka pukul 08.00, namun kita sudah bisa mengantri dari pukul 06.00.

Untuk tiket Weekend (Sabtu-Minggu) semua pertunjukan dijual dari saat loket dibuka pukul 08.00. Kemarin aku lihat pukul 10.00 tiket semua pertunjukan sudah habis terjual.

Dan alhamdulillah, setelah mengantri satu jam lamanya, akhirnya mama DIan dapet 4 tiket pertunjukan pertama di hari itu! Pas tiket udah di tangan, anak-anak pas banget baru sampe di depan Planetarium.


Sayangnya waktu itu papa Api  mendadak mesti anter Opa (Papanya Papa Api) ke rumah sakit. Jadilah mama Dian nonton pertunjukan bertigaan aja sama Una dan Abang. Padahal beli tiketnya juga udah 4 loh, akhirnya yang 1 disimpen aja untuk kenang-kenangan😀

Tiketnya cukup jadul ya, semoga suatu saat tiket Planetarium bisa diubah jadi lebih cantik dan lebih kekinian. Jadi nggak hanya sekedar tiket aja, tapi juga cakep kalo disimpan sebagai kenang-kenangan😆

Selanjutnya mari mengantri untuk masuk ke dalam ruang pertunjukan.


Ini adalah bagian dalam Planetarium yang selurusan dengan loket tadi. Kalo lagi penuh, antrian tiket bisa sampai di pintu keluar yang ada di pojok kiri foto diatas.  Disini juga terdapat lift yang dikhususkan untuk lansia dan ibu hamil. Sayangnya mama dian nggak ngecekin ada apa sih di dalam setiap ruangan yang ada disini.


Yang pasti sih di deretan ruangan di atas ada ruangan khusus untuk menyusui atau lactation room. Nggak ngecek di dalam lactation room ini ada apa aja. Tapi udah lumayan lah ya ada lactation room atau ruang menyusui di Planetarium.

Selanjutanya mari lihat antrian pertunjukan pertama~


Alhamdulillah antrian normal dan tertib. Dibawah tangga paling ujung tersebut ada petugas yang akan merobek tiket kita. 


Sambil nunggu antrian, Una Abang sempet foto dulu nih sama baju astronot yang rada creepy ini Yang terletak di belakang antrian. Disamping baju astronot ini juga ada teleskop peneropong bintang yang dipamerkan.

Yuk lanjut masuk ke ruang pertunjukan Planetarium yang terletak di lantai 2!


Ruang pertunjukan ini berkapasitas 380 orang. Kursinya mirip-mirip kursi bis lah ya😅 Ruangannya dingin jadi pastikan kamu menggunakan baju yang tertutup atau membawa jaket ya! Una yang pake naju kaos aja kedinginan. Huhuhuhu.

Bedanya dengan bioskop, layar pertunjukan Planetarium ada di bagian atas. Berbentuk kubah. Tempat duduknya ada yang bisa disenderkan, ada juga yang nggak bisa disenderkan (atau mama Dian cuma nggak nemu tuas atau tombolnya aja ya?) Sayang banget beberapa kursinya terlihat nggak terawat karena robek robek kulitnya. Huhuhu.


Mma Dian, Una dan Abang saat itu dapet tempat duduk di tengah hampir belakang. Karena tiketnya tidak memiliki nomer bangku, maka pemilihan tempat duduk di planetarium bebas, ya. Siapa cepat, dia dapat!

Setelah mama Dian amati sih, mungkin paling pewe dan posisi tempat duduk terbaik dalam ruang pertunjukan Planetarium adalah bangku deretan belakang. Jadi lihat layar atasnya nggak perlu terlalu mendangak, ya. Atau haruskan pengaturan bangku di Planetarium ini diubah menjadi dua sisi yang berhadapan saja?

Pertunjukan dimulai tepat jam 9, dan kami bertiga sudah masuk ke dalam ruang pertunjukan dari pukul 08.30. Selama sejam di dalam ruangan, alhamdulillah lagu pengisinya lagu-lagu anak dari Naura yang musiknya mirip-mirip sama lagu-lagu di petualangan Sherina. Pas banget deh kalo di dengerin anak-anak.

Pertunjukan Planetarium


Pertunjukkan pun dimulai kurang lebih pukul 09.05. Ruang pertunjukan benar-benar gelap gulita tanpa ada cahaya apapun. Hingga akhirnya muncul bintang bintang di layar di atas kepala kami.

Sebuah suara (bukan rekaman) memulai penjelasan-penjelasan tentang apa yang ditampilkan pada layar di atas kepala kami. 

Awalnya hanya beberapa bintang yang bermunculan, yang merupakan ilustrasi dari langit malam di masa kini. Dan suasana menjadi riuh dan dipenuhi tepuk tangan, saat layar diatas kepala lami menunjukan kondisi langit pada ribuan tahun yang lalu.sebelum langit tercemari oleh polusi udara dan polusi cahaya.

Langit benar-benar dipenuhi oleh bintang, ribuan atau jutaan mungkin jumlahnya. Mama Dian langsung ikutan terkagum-kagum sampe terharu sendiri. Karena rasanya benar-benar berada di bawah langit malam!

Bayangin deh gimana perasaan kita saat langit malam sedang sangat cerah hingga kita bisa melihat beberapa bintang berkelap-kelip. Pasti bahagia kan? Kebayang nggak sih gimana perasaan saat langit benar-benar dipenuhi oleh bintang! Perasan lebih dari bahagia pastinyaaaaa. Yang nggak percaya cuss buktiin sendiri ke Planetarium ya!

Setelah itu muncullah rasi-rasi bintang yang merupakan sumber dari zodiak yang selama ini kita ketahui. Penjelasan-penjelasan pun dilanjutkan tentang rasi bintang tersebut. Selanjutnya adalah penjelasan tentang planet planet yang mengelilingi matahari serta galaksi bimasakti.

Yang paling seru adalah saat bintang bintang di layar berputar dan membuat kami semua merasa sedang melakukan perjalanan di luar angkasa menggunakan kapal luar angkasa. SUPER KEREEENNNN! Harusnya bagian menjelajah angkasa ini bisa diperpanjang setengah jam nih. Wahahahahhaaa.

Perunjukkan seama 1 jam pun akhirnya usai. Una dan Abang ngerasa senang sekali setelah melihat pertunjukan Planetarium. Walaupun untuk anak-anak seukuran Una Abang (8 dan 7 tahun) mereka belum terlalu mnegrti dengan penjelasan yang diberikan, tapi mereka tetep ngerasa takjub melihat bintang-bintang dan melakukan perjalanan ke luar angkasa.

Untuk anak dibawah 5 tahun pertunjukan Planetarium ini mungkin akan terasa membosankan, ya. Karena cukup banyak materi yang dipaparkan saat pertunjukan berlangsung. 

Kesimpulan tentang pertunjukan Planetarium:
Pertunjukan Planetarium cocok untuk anak-anak SD keatas. Semoga yang menonton pertunjukan Planetarium juga bisa lebih mematuhi aturan dan lebih tertib. Seperti nggak nyalain blitz di dalam ruang pertunjukan, dan nggak sedikit-sedikit tepuk tangan. Cukup ganggu juga riuhnya tepuk tangan dan sorak-sorakan penonton😓 Semoga kelak semua bangku bisa dibuat menyender kebelakang juga ya, jadi kita nggak perlu terlalu menekuk leher ke atas saat menyaksikan pertunjukan.

Selesai pertunjukan, mama Dian berharap bisa melihat banyak contoh-contoh benda langit yang dipamerkan di lantai 2 ini. Tapi sayang sekali, keluar ruang pertunjukan hanya ketemu ruangan yang kosong dan masih terlihat jadul. Jadi yaudah, selesai menonton pertunjukan, mama Dian, Una dan Abang pulang kerumah.


Eh tapi kemarin baru liat lagi di IG @Planetariumjkt, dipostingan paling awal ada foto ruang pamer yang ada di Planetarium. Tapi sayang sekali kemarin mama Dian nggak nemuin ruangan itu. Harusnya selesai pertunjukan bisa diinfokan ya, selanjutnya bisa langsung ke ruang pameran. Atau harusnya mama Dian nyari info sendiri dari sebelum ke Planetarium?

Entahlah, yang pastinya memang banyak sekali ya yang masih harus dibenahi oleh pihak Planetarium Jakarta, seperti sistem tiketingnya, pembenahan ruang pertunjukannya, pembenahan ruang pameran yang kosong dan lain sebagainya. Semoga kedepannya Planetarium Jakarta bisa menjadi tempat edukasi yang lebih baik serta lebih modern lagi ya. Aamiin..

Tapi sepadan nggak sih apa yang kita bayar dengan apa yang kita dapatkan? 

Kalo menurut mama Dian sih sepadan banget ya. Planetarium memang wahana edukatif yang murah meriah. Tapi aku yakin para pengunjung nggak akan keberatan kok jika harga tiket dinaikan untuk mendapatkan Planetarium yang lebih baik lagi 😊

Yak itu dia sedikit review mama Dian tentang Planetarium Jakarta. Moho maaf fotonya nggak sebagus postingan lain, karena memang nggak berencana bawa kamera pas jalan-jalan sama anak-anak. Ini aja kebetulan foto karena langsung kepikiran mau buat tulisan ini sebagai masukan kedepan untuk pihak Planetarium Jakarta. Jiwa blogger emang nggak bisa bohong yaaaa😅

Baiklaaaaaah, sampai bertemu di Review Liburan selanjutnya, semoga postingan ini bermanfaat yaaaaaaa😘
Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook. Jadi coba dicek dulu di masing masing laptopnya, berapa sih space yang digunakan untuk menyimpan semua foto-foto di laptop? Nggak sedikit pastinya yaaaa😅

Kebetulan kemarin lagi bersih-bersih memori di laptop. Dan ngecek-in satu-satu foto di laptop. Buanyaaaak banget foto kenangan jaman anak-anak kecil dulu, jaman-jamannya mereka bayi dan super lucu. Saking bagusnya semua foto mereka, jadi sayang banget buat di delete. Tapi kalo disimpen terus di laptop lama-lama juga pasti akan terlupakan dan akhirnya menuh-menuhin space penyimpanan di laptop.

Solusinya adalah beli harddisk baru buat tempat nyimpen foto, tapi sama aja repot nanti ya kalo mau liat-liat fotonya lagi. Pada akhirnya harddisknya juga bakal disimpen sampai berdebu dan foto foto itu pun terlupakan. Banyak juga yang aku taruh di sosial media, biar gampang diliatnya. Tapi pada akhirnya semua sosial media akan berganti era dan akhirnya pasti tutup juga seperti friendster atau path yang pernah jaya di masanya. 

Jadi bagusnya semua foto yang memenuhi laptop itu diapain dong?

Paling bagus sih dicetak ya. Jadi bisa disimpan secara rapi dan bisa diliat kapanpun kita mau. Tapi aku langsung mikir repotnya nyetak foto satu pesatu dan nempelin di album. 

EITS tunggu dulu! 

Mendadak aku lihat salah satu akun instagram untuk mencetak album tanpa repot! Bener-bener tanpa repot dan hasilnya juga bagus. Seperti 2 album foto dibawah ini yang baru aja aku cetak di ID Photobook.

Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook


Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook

Dari covernya aja udah kece kaaaaan? Tunggu sampe kamu lihat isinya😍

Emang beneran bisa mencetak album tanpa repot di ID Photobook?


Bisa banget! Jadi mencetak album di ID Photobook cukup mengirimkan softcopy foto yang ingin kita cetak. Terus pilih pilih album yang kita inginkan dan seminggu kemudian foto foto kenangan kita yang telah berbentuk album sudah sampai di tangan kita! 

Fix lah aku rekomendasikan ID Photobook ke kamu kamu yang mau cetak album foto juga tanpa ribet! Emang kenapa sih aku bisa klik banget sama ID Photobook? Nih aku kasih tau alasannya yaaaaa:

Kenapa sih memilih untuk mencetak foto online di ID Photobook?


1. Proses pemesanan awalnya sangat mudah

Flow pemesanan album di ID Photobook, bisa langsung melalui webnya di https://idphotobook.com/ atau menghubungi nomer whatsapp yang tersedia di profil IG ID Photobook. Kalo kemarin sih aku coba langsung menghubungi via WA aja supaya bisa tanya-tanya dulu. Hihi. 

Dan yang menyenangkannya adalah customer service-nya fast response dan ramah-ramah sekali. Selalu sabar walaupun aku tanya tanya dan request ini itu😁

Nah setelah mendapatkan jenis album yang kita inginkan dan menentukan jenis cover atau warna cover yang kita mau. Kita bisa langsung melakukan pelunasan dan mengirim sejumlah foto yang sesuai dengan kapasitas isi album tersebut. 

Kalo kemarin aku pesan 2 album, album large dan album square. Untuk album large berisi 80 foto dan album square berisi 61 foto.

Setelah gercep pilah pilih foto yang mau dicetak. Lalu aku masukkan kedalam 2 folder yang diberi nama sesuai dengan jenis albumnya. Lalu nggak lupa di zip terlebih dahulu dan kemudian dikirim via wetransfer.com.

Super simple! Rada ribet di bagian pilah pilih foto ajah, galau rasa-rasanya mau nyetak ribuan foto yang tersimpan. Hihihihiii. 

Selanjutnya kita tinggal menunggu albumnya tiba di pelukan kita dalam 7-14 hari aja.

2. Pilihan album yang beragam

Pilihan Albumnya memang beragam banget! Mulai dari album yang bisa memuat 50 foto hingga 100 foto.

Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook


Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook


Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook

Selain itu kita bisa memilih tema yang kita inginkan. Ada 4 tema yang bisa dipilih, yaitu Traveller, Romantic, Colourfull dan Simple Elegant.

Kita juga bisa memilih warna album yang kita inginkan. Ada juga template cover yang bisa dipilih loh.

Kalo kemarin, untuk album Square, aku memilih tema colourful. Seperti ini nih~

Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook

Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook

Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook

Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook

Oh iya, kita juga bisa request caption yang kita inginkan untuk ditaruh di dalam album fotonya loh. Maksimal 3 caption dan penempatannya nanti akan ditentukan oleh tim desain dari ID Photobook.

Sebenarnya, produk dari ID Photobook ini nggak cuma album foto aja loh, tapi ada juga kalender  dinding, kalender meja sampe produk terbaru yang bikin gemes yaitu paket photocard lengkap dengan lampu atau gantungannya. Lucu banget buat hiasan kamar yaaaaa~

Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook

3. Hasil Cetakan Bagus dan Rapi

Album foto yang kita cetak di ID Photobook ini nggak berbentuk foto yang ditempel di setiap halaman, ya. Tapi bentuknya mirip dengan majalah. Kertasnya pun mirip dengan kertas majalah tapi tebal dan glowing. Kualitas warna foto foto kita tetap bagus dan semakin canti dilihat.

jadi kalo ada yang menanyakan, gimana sih hasil cetakan di ID Photobook? Nggak perlu diragukan lagi ya hasil cetaknya. Kece banget kok!😍

4. Harga Tebaik dengan Banyak Promo dan Diskon

Jadi sebenernya mahal nggak sih mencetak album foto di ID Photobook? Sebenernya nggak kok jika dibandingkan dengan kualitas album yang kita dapat. Harganya pun bervariasi sesuai dengan album yang kita inginkan. Untuk harga albumnya mulai dari 100 ribuan ajah.

Tapi yang paling nyenengin dari ID Photobook adalah, selalu ada promo dengan berbagai bonus menari. Cuss aja deh follow dan pantengin IG @idphotobook untuk tau promo terbarunya yaaaa~

Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook

5. Album Foto yang kita cetak di ID Photobook cocok untuk dijadikan hadiah

Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook

Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook

Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook

Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook

Nah kebetulan packagingnya ID Photobook ini tjakeup, rapi, dan aman. Dari bungkus luarnya aja udah lucu, kemudian disusu dengan balutan bubble wrap dan box hitam yang elegan. Jadi cocok banget nih untuk kamu kamu yang mau memberikan hadiah album foto kepada teman, sahabat, keluarga atau orang yang tersayang.  Kemarin, akupun juga mencetak album large sebagai hadiah untuk salah seorang sepupu. Hasilnya tjakeup sekaliiiii~

Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook

Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook

Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook

Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook

Udah bisa dipastikan, si penerima hadiah album foto ID Photobook ini bakal seneng banget lihat foto-fotonya tersimpan indah di dalam album cantik ini. Ya khaaaaaannn?

Jadi gimana? Abis baca 5 alasan diatas, masih bingung nggak sih kemana harus menyimpan foto foto yang selama ini hanya tersimpan di laptop aja?

Udah nggak usah bingung lagi, karena jawaban terbaiknya adalah, dicetak aja menjadi album di ID Photobook. Dengan mencetak foto-foto kita di dalam album, jadi lebih tersimpan rapi, awet, dan bisa dilihat kapan saja.

Yang langsung mau membersihkan foto-foto di memori penyimpanan laptopnya, langsung aja buat album yang kamu inginkan di ID PhotoBook yaaaa! 

Custom Post Signature

Custom Post  Signature