"Aku ingin tinggal di Meikarta!"


Pasti masih familiar banget kan dengan kata-kata dari iklan Meikarta yang beberapa waktu lalu sempat lekat di telinga kita. Hunian idaman di Cikarang ini udah sampai mana ya pembangunannya?


2 tahun lalu, pembangunan Meikarta Cikarang diisukan sempat berhenti total, tapi ternyata proyek Meikarta ini malah sudah melakukan serah terima ke penghuni sejak tanggal 31 Maret lalu loh!



Bulan lalu mama Dian sempat lewat Meikarta dan terpukau banget sih sama area Central Park seluas 105 hektar yang kece parah. Bener-bener luas dan ada kesan megahnya. Nggak cuma Central Parknya yang kece, tower-tower di district 1 yang udah selesai pembangunannya ini juga punya desain futuristik yang keren.


Dengan Central Park yang super luas dan 28 tower apartemen dengan desain yang futuristik jadi berasa ada vibe-vibe suasana luar negerinya gitu. Kece deh!




Tentang Meikarta



Buat yang belum tau tau aja nih, Meikarta merupakan proyek pembangunan kota baru dengan skala internasional yang juga proyek investasi Lippo group di area timur Jakarta. Berlokasi di jantung ekonomi Indonesia, Meikarta terletak di pusat keseluruhan industri di Tanah Air dengan ribuan perusahaan raksasa nasional dan multinasional.


Saat ini udah ada 2 district nih di Meikarta. District 1 dengan 28 tower yang sudah selesai proses topping off dan sudah diserahterimakan tanggal 31 Maret kemarin. Dan District 2 yang memiliki 30 tower yang saat ini masih dalam proses pembangunan.



Meikarta yang digadang-gadang sebagai kota impian ini memang memiliki fasilitas super lengkap yang bakal bikin penghuninya merasa betah tinggal disana.


Fasilitas super lengkap di Meikarta



Meikarta Cikarang memiliki taman kota Central Park seluas 105 hektar dengan danau cantik di tengah taman. Taman kota ini juga memiliki jogging track, pusat rekreasi dan hiburan yang akan menjadi penunjang healthy living dan lifestyle penghuni di Meikarta. Psssst, saat ini cuma Meikarta loh satu-satunya developer Indonesia yang memiliki taman kota sebesar ini.


Meikarta juga mengusung konsep Smart Living Apartment yang didukung dengan fasilitas digital seperti Internet Fiber Optic yang stabil dengan kecepatan 1 GBPS untuk akses internet yang pastinya super cepat.  Terdapat juga aplikasi MyMeikarta yang menjadi sarana informasi terupdate untuk para penghuni. Lewat aplikasi ini, penghuni juga dapat melakukan pembayaran dan pengecekan cicilan di Meikarta. Terdapat juga fitur CCTV dalam aplikasi yang mempermudah penghuni memonitor secara live, situasi di lobi dan koridor unitnya. Dan juga ada fasilitas Smart PopBox yang akan memberikan notifikasi di HP penghuni bila ada penerimaan barang atau dokumen.



Kalo mikirin apartment, pastinya kepikiran tentang tenant-tenant yang melengkapi juga, ya. Nah Meikarta udah punya banyak tenant commercial yang akan menemani para penghuninya. Mulai dari minuman-minuman lucu seperti KOI, Kopi Kenangan dan Maxx Coffee. Tempat makan atau ngemil lucu seperti Solaria, Imperial Kitchen, Sate Taichan, Shabu Itasuki, Couple Tteokbokki, Sang Pisang. Bioskop Cinepolis, toko buku books and beyond.


Untuk Fasilitas publik di Meikarta juga udah lengkap banget. Mulai dari Rumah Sakit Siloam Hospital, Sekolah nasional hingga internasional, Sekolah Dian Harapan, Sekolah Pelita Harapan, 3 Universitas Unggulan lengkap dengan Pusat Penelitian Industri di area Lippo Cikarang. Akan ada 1 mall besar juga di area CBD Meikarta.


Infrastruktur pendukung ke Meikarta juga lengkap kok. Dekat dengan Jalan Tol Cikampek, Elevated Tol Jakarta Cikampek, KRL. Serta Tol Jorr II, MRT, LRT dan Express Train Jakarta Bandung yang sedang dalam proses pembangunan.


Meikarta Cikarang sudah siap ditempati



Mulai bulan Maret 2020 kemarin, setiap harinya sudah ada 10-20 orang yang sudah diserahterimakan unitnya. Semua unit di District 1 sudah siap serah terima loh, dan udah bisa langsung dihuni juga! Dan secara bertahap setiap bulan akan berlangsung serah terima tower-tower lain hingga mencapai total 28 tower pada akhir 2020 ini. Hunian idaman di Cikarang ini udah siap dihuni nih!


Meikarta sebagai investasi kaum Millenials


Dengan fasilitas-fasilitas di atas, udah mulai melihat Meikarta sebagai hunian yang ideal untuk kaum millenials nggak sih?


Memiliki tempat tinggal sendiri tentunya sudah menjadi impian kita semua. Dan Meikarta sekaan menjadi jawaban dari impian tersebut!

Unit-unit apartment yang ada di Meikarta benar-benar pilihan ideal untuk millenial yang masih single maupun yang udah berkeluarga nih. Karena fasilitas di Meikarta sudah sangat lengkap yang ditunjang dengan keunggulan dalam hal fasilitas, keamanan, kepraktisan dan juga gaya hidup. Infrastruktur teknologinya juga bis memudahkan dan sesuai banget dengan gaya hidup para milenial.


Selain itu yang juga nggak kalah penting adalah harga unitnya yang terjangkau. Harga Unit di Meikarta mulai dari 200 juta-an untuk ukuran studio dengan cicilan mulai 1 juta-an perbulannya. Tuh mayan banget kaaaaannn~ Selain untuk ditinggali, pas banget juga ya untuk investasi.


Gimana-gimana, mulai tertarik nggak nih memiliki hunian impian di Meikarta? Yang penasaran sama Meikarta, langsung aja kunjungi Instagram @themeikarta dan Youtube: The Meikarta yaaaaa~



COVID-19 merubah segalanya. Sejak awal kemunculan virus ini di Wuhan, kecemasan mendalam sudah menghinggapi pikiran. Sosial media Twitter saat itu, yang paling update mengenai virus ini. Beberapa Twitter user selalu mengumpulkan update serta video terbaru perkembangan kota Wuhan, kota pertama di Cina yang dijangkiti virus ini. 

Januari 2020

(Baca juga: 2020)

Video pertama yang waktu itu aku lihat adalah, sebuah video di bulan Januari 2020. Video seorang berpakaian menyerupai astronot / hazmat suit lengkap dengan membawa termometer tembak di dalam pesawat. Video yang lebih menyerupai potongan adegan film tentang infeksi sebuah virus mematikan. Tapi ini bukan potongan film, ini adalah kejadian di dunia nyata. Orang yang berpakaian hazmat suit itu terlihat mengecek suhu tubuh para penumpang dengan tubuh yang dibalut hazmat suit lengkap. 

Kenapa? Ada apa? Seberapa parahkan virus ini hingga petugas tersebut harus berbalut hazmat suit lengkap yang hanya pernah aku lihat di film-film tentang bocornya radiasi nuklir atau potongan film saat awal munculnya virus zombie.

Tapi perbedaan jarak yang cukup jauh dari Cina dan Indonesia membuat hati cukup tenang. Belum lagi permasalahan banjir besar di awal tahun ini yang membuat kita lebih memikirkan masalah yang sudah pasti ada di depan mata, dibanding masalah yang ada di negara yang berbeda.

Saat itu, kita benar-benar belum tau apa yang kemudian akan kita hadapi dalam waktu 2 bulan setelahnya.

Terlalu banyak cobaan di tahun 2020 ini.. Akibat banjir besar yang melumpuhkan Jakarta, kantor tutup dan sekolah yang terdampak banjirpun diliburkan. Akhir Januari tersebut masalah banjir usai. Hati sebagian besar warga Jakarta cukup lega.

Sementara itu virus mematikan di Cina yang di awal kita ketahui sebagai Wuhan Corona Virus, semakin merajalela. Di twitter semakin banyak beredar video-video rumah sakit Wuhan yang kewalahan menerima pasien yang membludak.

Video-video menunjukan para korban tiba-tiba bisa collapse dimana saja. Di jalan dan di rumah sakit. Nggak ada yang berani mendekati orang yang pingsan mendadak tersebut tanpa hazmat suite yang lengkap.

Semuanya semakin memburuk dengan cepat. Hingga akhirnya pemerintah Cina memutuskan untuk me-lockdown Wuhan. Seperti sebuah adegan film, dimana kota yang terjangkit virus mematikan harus dikarantina. Tidak ada orang yang bisa keluar dari kota tersebut. Jalanan diblokir dan dijaga ketat petugas keamanan. Mobil-mobil antri, di jalan keluar. Namun tidak ada yang bisa keluar sama sekali dari batas kota itu. 

Horor. Cuma itu satu kata yang terpikirkan setiap melihat perkembangan terbaru kota Wuhan. Situasi semakin tak terkandali, video-video menunjukkan para dokter dan perawat sangat aman kewalahan menghadapi ratusan bahkan ribuan pasien. Para pasien terlihat marah karena tak kunjung mendapatkan penanganan. Rumah sakit kekurangan tenaga medis. 

Beberapa video menunjukkan orang-orang di Wuhan justru sengaja menularkan virus tersebut dengan cara meludahi petugas kesehatan atau meludahi barang-barang di tempat umum.

Penelitian terbaru saat itu mengatakan, jika virus ini bisa menular lewat selaput mata. Seolah virus ini begitu tangguh ingin menginfeksi semua manusia saat itu. Bahkan virus ini bisa bertahan 24 jam di benda-benda besi dan plastik.

Video itu merupakan sebuah kengerian yang nyata.

Februari 2020

Indonesia mulai menaruh perhatian lebih dalam lagi terhadap virus ini saat para mahasiswa dari Wuhan di evakuasi ke Indonesia dan dikarantina di Pulau Natuna selama 14 hari sebelum kembali ke keluarga masing-masing. Saat itu belum ada 1 pun kasus virus korona ini di Indonesia. 

Saat itu Indonesia masih sangat amat normal. Jakarta masih sangat sibuk, kantor dan sekolah berjalan seperti biasa, kemacetan masih menjadi penghias jalanan ibukota.

Hingga kemudian virus ini ditemukan telah menyebar ke berbagai negara. Setiap negara mengumumkan pasien pertama yang telah terjangkit virus yang kemudian diberi nama COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) ini. Negara tetangga kita pun, Malaysia dan Singapura sudah mengumukan pasien positif pertamanya.

Indonesia saat itu masih digadang-gadang menjadi negara sakti tanpa pasien positif satu pun. Masih ingatkah kalian betapa bahagia dan positifnya pikiran kita semua saat itu? :')

Hingga akhirnya di pertengahan Februari diumumkan WNI pertama di Singapura yang terinfeksi virus ini. WNI tersebut adalah seorang TKW di sebuah rumah di Singapura. Beliau tertular oleh majikannya yang terlebih dahulu tertular virus ini.

WHO bahkan sempat menyatakan menudiang Indonesia tidak memiliki alat tes COVID-19 yang memadai,  karena Indonesia masih menyatakan belum ada satupun warga negaranya yang positif COVID-19.

Kecemasan mulai sedikit memasuki celah pikiran. Benarkah seperti itu? 

Di tengah pandemi virus yang sudah mulai mendunia ini, pemerintah kita masih dengan semangatnya mempromosikan pariwisata. Merekomendasikan orang-orang untuk liburan domestik, harga tiket pesawat pun ikut jatuh saat itu.

Berbagai rumor tentang kehadiran virus ini sudah menyebar. Bali bahkan digadang-gadang sudah memiliki pasien WNA yang positif COVID-19. WNA yang katanya merupakan super spreader sempat mampir di Indonesia dalam perjalanannya.

Seolah olah pertanyaan "Apakah virus ini sesungguhnya sudah ada di sekitar kita?" selalu muncul di kepala. Namun segera kita sanggah sendiri dengan "Nggak mungkin. Nggak akan. Indonesia kuat."

Maret 2020

Akhirnya, semua mimpi buruk masyarakat indonesia menjadi kenyataan di awal bulan ini.

Pemerintah mengumumkan pasien positif pertama di Indonesia. 1 keluarga yang terdiri dari 3 orang, tertular dari salah seorang anggota keluarganya yang sempat berkontak langsung dengan seorang WNA yang dinyatakan positif terinfeksi setelah kembali dari perjalana luar negeri, salah satunya ke Indonesia.

Pengumuman presiden saat itu serasa mimpi buruk. 

Sekolah-sekolah langsung mengumumkan langkah-langkah pencegahan virus ini di sekolah. Aku menjadi salah satu orangtua yang ikut panik karena mendadak diperintahkan untuk mencari hand sanitizer untuk anak-anak bawa ke sekolah. Semua apotik penuh dengan orang, masker dan sanitizer menjadi langka. Jika ada, harganya pun naik berkali-kali lipat. 

Sekolah menghapuskan tradisi bersalaman dan cium tangan di sekolah. Gerakan cuci tangan lebih digalakkan lagi.

Masyarakat mulai panik, namun semua berusaha untuk tetap beraktivitas normal seperti biasa.

Tapi semakin hari angka penderita positif semakin bertambah. Bangun pagi di masa-masa itu serasa mimpi buruk, "Bertambah berapakah jumlah pasien positif hari ini?"

Angka-angka bertambah banyak dengan cepat. Jakarta menjadi daerah pertama dengan jumlah pasien terbanyak.

Hingga akhirnya 16 maret 2020, Gubernur menutup tempat wisata dan sekolah-sekolah hingga 2 minggu setelahnya. Dan menyerukan kegiatan #DiRumahAja.

Belajar di sekolah diganti menjadi belajar di rumah. Sesuatu yang sangat baru dan berbeda. Setiap hari setiap guru mengirimkan tugas untuk dikerjakan anak-anak. Orangtua menjadi pengganti guru di rumah. Repot memang, namun itu lebih baik daripada melepaskan anak-anak kesekolah dengan hati yang was-was.

Pada waktu yang sama kantor-kantor diminta untuk menerapkan bekerja dari rumah.

Belajar dari rumah, bekerja dari rumah dan beribadah dari rumah.

Sholat jum'at di masjid-masjid mulai ditiadakan. Jalanan Jakarta menjadi sangat sangat sepi. Seolah libur lebaran tiba 2 bulan lebih awal. Tidak ada lagi pagi yang bising setiap weedkay, tidak ada lagi kemacetan di Jakarta. 

Semua orang mulai memakai masker keluar rumah, beberapa orang sudah menggunakan sarung tangan saat beraktifitas di luar rumah. Tidak ada lagi tawa anak-anak kecil yang biasa memenuhi taman di sore hari. Banyak sekali pesta pernikahan yang dibatalkan. Tidak ada lagi event blogger offline yang diselenggarakan.

Jakarta menjadi sangat sepi.

Sementara itu angka pasien positif COVID-19 semakin banyak. Angka kematian meningkat. Beberapa rumah sakit sudah mulai kewalahan. Beberapa tenaga kesehatan yang bertugas di garda terdepan mengeluhkan kurangnya APD dan masker medis. 

Di akhir maret, Pemerintah mencoba bertindak lebih cepat, dengan mengubah beberapa tempat menjadi RS khusus penanganan COVID-19.

Indonesia ternyata belum siap menghadapi virus ini.

April 2020

Angka positif terus meningkat. Kebijakan home learning dan WFH yang semula hanya berlangsung 14 hari, kembali diperpanjang untuk 14 hari setelahnya. Pemerintah mewajibkan semua warga yang beraktifitas keluar rumah menggunakan masker kain. 

Saat itu, Jakarta sudah bukan lagi Jakarta yang biasanya.

10 April, alih-alih melockdown Indonesia, pemerintah memutuskan untuk menerapkan Pembatasan Nasional Berskala Besar (PSBB). Jam beroperasi berbagai transportasi umum dikurangi. 

Berbagai lapisan masyarakat sudah mengeluhkan pendapatan yang berkurang. Banyak pegawai yang dirumahkan tanpa digaji. Atau bahkan di-PHK tanpa pesangon. Yang tetap bekerja namun dipotong gajinya, sudah merasa sangat sangat bersyukur sekali.

Kengerian kita akan virus ini kemudian berubah menjadi kesedihan.

Tapi bukan hanya Indonesia saja yang menderita karena virus ini. Seluruh dunia juga tengah menjalani karantina dan lockdown untuk menurunkan angka positif mereka. Perekonomian dunia juga menjadi lebih lesu.

Akhir April, seluruh umat muslim di Indonesia dihadapkan dengan kenyataan pahit. Solat tarawih ditiadakan. 

Waktu untuk home learning dan WFH kembali diperpanjang.

1 bulan lebih kita semua mengurung diri di rumah, tanpa tahu kapan pandemi ini akan usai.

Akhir April, pemerintah resmi memberlakukan larangan mudik. Walaupun entah sudah berapa banyak masyarakat yang telah mudik terlebih dahulu ke kampung halaman jauh sebelum itu. Semoga semua faskes di daerah-daerah sudah siap menghadapi para pemudik.

Mei 2020

Saat ini angka pasien positif di Indonesia sudah mencapai 10.000 orang. Di negara lain, bahkan sudah mencapai angka ratusan ribu.
COVID-19 sudah mengurangi 200.000 lebih penduduk bumi. 1 juta orang telah terinfeksi.

Peneliti mengatakan pandemi ini akan berakhir di Indonesia pada bulan Juni nanti. Merayakan Idul fitri tanpa solat idul fitri, seperti apa rasanya ya? :'(

Menjalani hari esok dengan kabut abu abu di depan kita.. Kita semua nggak akan pernah tau tentang apa yang akan terjadi esok.

Tetap jaga kesehatan selalu ya teman-teman semua. Karena kesehatan adalah hal yang sangat berharga di tengah pandemi ini. Di saat saat seperti ini, rasanya pasti langsung panik sekali ya kalo ada anggota keluarga yang mendadak demam. Ke rumah sakit juga menjadi hal yang menakutkan. Semua jadwal ke dokter gigi ataupun periksa kandungan pun juga harus di cancel untuk menghindari cross infection.

Untuk yang ingin berkonsultasi dengan dokter tanpa harus ke rumah sakit, bisa juga dilakukan via aplikasi Halodoc. Halodoc menyediakan fitur-fitur yang menyediakan layanan medis. Seperti konsultasi langsung ke dokter via chat, panggilan suara atau panggilan video dalam 24 jam. Jadi jika ada yang terasa urgent, namun takut untuk langsung pergi ke rumah sakit. Langsung aja melakukan konsultasi online via Halodoc, ya!

Apakah doa kita semua masih sama? Semoga virus ini cepat ditemukan obatnya. Semoga pandemi ini cepat usai, dan semoga semua keadaan bisa kembali normal seperti biasanya. Aamiin.

Tetap semangat dan tetap sehat ya teman-teman semuanyaaaaa~ Kita pasti bisa kuat melewati semua ini. Kita. Pasti. Bisa.
Menemukan produk perawatan tubuh yang cocok itu susah-susah gampang seperti menemukan jodoh, ya?
Selama masa remaja hingga sekarang, udah nggak terhitung lagi deh berapa banyak produk perawatan tubuh yang udah aku coba. Gonta ganti produk demi menemukan produk yang terbaik dan yang paling cocok.

Rekomendasi biasanya jadi salah satu pertimbangan utama memilih produk perawatan tubuh. Biasanya sih rekomendasi dari orangtua yang paling berpengaruh.

Nah, ada satu produk yang aku inget dari kecil selalu mama pakai untuk kulitnya. Produk cream kulit dalam jar berwarna biru dengan desain yang simpel. 

Palagi kalo bukan: NIVEA!

Inget banget jaman kecil suka disuruh balurin kaki mama dengan cream ini. Dan akupun jadi ikut-ikutan suka balurin cream berwarna putih ini ke kulit.

Dan belasan tahun berselang, mama masih setia banget sama produk cream NIVEA dalam jar berwarna biru yang bahkan sampe sekarang belum banyak berubah ya packaging produknya. Hihi.

Karena mama, sampe sekarang aku sahabatan dan percaya banget nih sama produk-produk dari NIVEA. Sampe ke body lotion dan deodorantnya juga!

Dan beberapa hari belakangan, aku happy banget nih karena NIVEA punya produk baru berupa hijab series! Ini semacam produk yang khusus diciptakan untuk aku kah? *GR amat sik!*

Produk untuk Hijabers Pertama dari NIVEA

Ternyata sudah hampir 100 tahun NIVEA menjalankan komitmennya dalam menghadirkan produk perawatan kulit yang dapat membantu konsumen di seluruh dunia menampilkan versi terbaik dari dirinya sendiri. Inovasi-inovasi NIVEA diinspirasi oleh karakter dan kebutuhan kulit konsumen yang beragam.

Dan kali ini terinspirasi dari para Hijabers di Indonesia, NIVEA mengeluarkan dua inovasi produk terbaru: NIVEA Whitening Hijab Fresh Deo dan NIVEA Ekstra White Hijab Cooling Body Serum!



Kedua produk ini diformulasikan khusus untuk menjawab produk perawatan kulit para Hijabers, agar lebih percaya diri dan yakin untuk melangkah menggapai mimpi-mimpi yang ingin diraih.

Holger Welters, PresDir PT Beiersdorf Indonesia mengatakan bahwa hal ini adalah pencapaian terbaru dari NIVEA, pertama kalinya Beiersdorf memiliki produk khusus untuk Hijabers. Kini Beiersdorf memiliki rangkaian produk perawatan kulit yang semakin lengkap dan diyakini dapat diterima dengan baik oleh seluruh konsumen di Indonesia.

Sally Marryta Dianty, Senior Brand Manager NIVEA Indonesia mengatakan bahwa produk produk ini merupakan bentuk apresiasi terhadap kepercayanaan dari 40% konsumen NIVEA Indonesia yang merupakan para Hijabers. 

"Kedua produk ini juga telah memiliki sertifikat halal yang nggak hanya mengandung bahan-bahan yang halal saja, tapi juga diproses secara halal sehingga para hijabers dapat merawat kesehatan dan kecantikan kulitnya dengan rasa nyaman." -Sally Marryta Dianty, Senior Brand Manager NIVEA Indonesia

NIVEA Ekstra White Hijab Cooling Body Serum


Sebagai Hijabers yang tinggal di Indonesia yang beriklim tropis dengan suhu dan kelembaban udara yang tinggi, kita menjadi mudah kepanas dan berkeringat hingga menimbulkan bau badan tak sedap saat beraktivitas sehari-hari. Untuk menutupi auratnya dengan baik, para Hijabers juga sering menggunakan pakaian tertutup yng berlapis.

Dokter spesialis Kulit, dr. Listya Paramita, Sp.KK mengatakan bahwa karena sebagai besar permukaan kulit para Hijabers bersentuhan dengan bahan pakaian, maka dibutuhkan perawatan kulit ekstra supaya tetap nyaman dalam melakukan berbagai aktivitas. Sebaiknya, para Hijabers  memilih produk perawara yang formulanya lembutdikulit serta memiliki manfaar melembabkan dan menyejukkan.

Seperti NIVEA Ekstra White Hijab Cooling Body Serum yang dilengkapi dengan Vitamin C dengan tingkat kemurnian 95% yang dapat membantu mencerahkan kulir serta UV Filter untuk melindungi kulit dan juga mengandung ekstrak lotus yang memiliki keharuman yang menenangkan. 

Body serum ini juga dilengkapi dengan cooling technology yang merupakan perpaduan peppermint dan menthol untuk memberikan sensasi menyejukkan seketika saat kita beraktifitas di bawah terik matahari, tekturnya juga ringan dan mudah menyerap pada kulit kita.

Kemarin aku udah cobain sendiri menggunakan NIVEA Ekstra White Hijab Cooling Body Serum setelah mandi, suka sama sensasi dinginnya. Adem tapi nggak berlebihan. Wanginya juga enak sekaliiiii❤️

NIVEA Whitening Hijab Fresh Deo


Produk dengan packaging bernuansa pink ini dilengkapi dengan ekstrak bunga sakura yang bisa memberikan kesegaran sepanjang hari. NIVEA Whitening Hijab Fresh Deo ini juga mengandung vitamin C yang dapat mencerahkan kulit ketiak dan juga memiliki formula yang lembut di kulit dengan kandungan 0% alkohol.

Kemarin aku juga udah cobain pakai NIVEA Whitening Hijab Fresh Deo seharian. Efek 0% alkoholnya ngebuat produk ini terasa lebih ringan dikulit dan wanginya juga lembut banget! Superluvvv!

NIVEA Whitening Hijab Fresh Deo ini sudah tersedia di berbagai outlet, drugstore dan e-commerce dengan varian roll-on berukuran 25 ml dan 50 ml, serta varian spray dengan ukuran 150 ml.

#YakinMelangkah Bersama NIVEA

Dalam rangka launching produk terbarunya ini, NIVEA juga mengadakan kampanye #YakinMelangkah untuk mengapresiasi hijabers inspiratif Indonesia yang tangguh dalam menghadapi rintangan dalam meraih mimpi-mimpinya. Mimpi-mimpi besar yang nggak hanya berguna unrtuk dirinya sendiri, tapi juga orang-orang disekitarnya.


Ada 4 wanita tangguh yang digandeng oleh NIVEA dalam kampanye ini. Ada Hamidah Rachmawati, influencer muda yang menjalani usaha kopi bersama dengan rekan hijabers lainnya untuk maju bersama-sama. Ada juga Heni Sri Sundani, seorang anak petani yang #YakinMelangkah menggapai mimpinya menempuh bangku kuliah dan membantu ribuan anak kurang mampu untuk membantu mendapatkan pendidikan yang lebih layak. Kemudian ada Qonitah Al Zundiah, seorang pecinta fashion yang #YakinMelangkah menggapai mimpinya menghadirkan produk fashion ramah lingkungan dengan pasar yang cukup menantang. Dan terakhir ada Puti Karina Puae, seorang ilustrator yang menyebarkan nilai positif dan #YakinMelangkah hingga mengdapatkan Emmy Awards untuk video perdamaiannya.

Bersama dengan 4 sosok tersebut, NIVEA mau mengajak semua hijabers di Indonesia untuk lebih percaya diri menampilkan versi terbaik diri sendiri dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai yang sesuai dengan keyakinannya. 

NIVEA juga berharap semoga NIVEA Whitening Hijab Fresh Deo dan NIVEA Ekstra White Hijab Cooling Body Serum dapat menemani semua Hijabers agar #YakinMelangkah meraih mimpi-mimpi tersebarnya.

Senang banget melihat brand sebesar NIVEA membuat satu series produk khusus untuk Hijabers Indonesia dan terharu banget dengan nilai-nilai dibalik kampanyenya. 

Jadi kepikiran dengan semua mimpi-mimpi yang sampai sekarang belum tercapai. Semoga aku juga bisa semakin #YakinMelangkah untuk meraih semua mimpi-mimpi yang tertunda! Kamu juga harus #YakinMelangkah untuk meraih semua mimpi-mimpi yang belum tercapai yaaaaaa😍
Hi, how's life? Sejak kasus pertama COVID-19 diumumkan, rasa-rasanya menanyakan kabar pun menjadi lebih berat. Khawatir, cemas, takut mengisi pikiran kita sebulan terakhir ini. 

Kapankah semua ini akan berakhir? Kapan semua akan kembali normal seperti biasa? Entah siapa yang bisa memberikan jawaban pasti atas dua pertanyaan ini. 

Walaupun berita-berita yang beredar mengenai virus ini terkadang membuat kita menjadi lebih cemas. Namun tetap penting untuk mengikuti beritanya agar selalu update pada perkembangan terbaru yang bisa membuat kita lebih waspada menghadapi virus ini.

Dalam sehari ternyata Kominfo menerima hingga 500 laporan mengenai berita hoax tentang virus ini. Jadi penting sekali untuk mendapatkan update berita mengenai virus ini di Pusat Informasi Corona yang terpercaya. 

Karena tidak semua orang bisa selalu menyaksikan channel berita di layar kaca setiap saat, kita membutuhkan portal berita online yang mudah diakses dimana saja dan pastinya bisa terpercaya.

Jadi berapakah jumlah pasien positif COVID-19 hari ini?

Pertanyaan itu menjadi pertanyaan yang setiap hari kita tanyakan sejak virus ini pertama kali menjangkiti orang Indonesia. Masih suka bingung cari update-an jumlahnya kemana? Langsung aja klik Pusat Informasi Corona Kumparan. Karena setiap hari Kumparan selalu update mengenai jumlah pasien dan kasus dari sumber yang pasti dan terpercaya.


Semakin hari, rasanya semakin ngeri ya melihat jumlah sebaran kasus virus ini. Mendadak hampir semua Pulau di Indonesia, memiliki titik merah yang menjadi penanda zona merah virus ini. Dan semua itu terjadi dalam waktu 1 bulan saja. Tapi tentunya, kita juga harus melihat angka pasien yang sembuh. Karena untuk saat ini jumlah pasien sembuh mengalami peningkatan yang cukup tinggi dibanding biasanya. 

Dibalik semua musibah, tentunya kita harus tetap memperhatikan hal-hal kecil yang tidak boleh terlewatkan untuk disyukuri.

Pusat Informasi Corona Kumparan


Nggak hanya update seputar jumlah sebaran kasus COVID-19. Di Pusat Informasi Corona, Kumparan juga menyediakan berbagai berita terbaru dan artikel-artikel yang bisa kita baca selama masa #DiRumahAja. 

Mulai dari artikel lengkap mengenai Virus Corona, Pencegahan Diri dan Keluarga, Prosedur Tes dan Pengobatan, Happy at Home, Rumah Sakit Rujukan, Hotline, Kumpulan Do'a, Pengumuman Pemerintah hingga Donasi Lawan Corona.

Saat Berada #DiRumahAja


Tidak hanya menyediakan artikel berita seputar virus ini, Kumparan juga menyajikan artikel-artikel menarik mengenai hal-hal yang bisa kamu lakukan selama #DiRumahAja. Pada kolom "Happy at Home" ada artikel seputar tips mengatasi stress selama #DiRumahAja, rekomendasi game smartphone yang oke untuk anak-anak, resep masakan, rekomendasi film keluarga serta rekomendasi drama korea untuk mengisi waktu luang kamu.

Dengan adanya Pusat Informasi Corona Kumparan, kita nggak akan ketinggalan update berita seputar perkembangan virus ini. Semua berita disajikan secara lengkap dengan sumber yang terpercaya. Infografis yang ada juga menarik dan mudah kita mengerti.

Selama pandemi virus ini, kita semua diminta untuk tetap tenang dan tidak panik. Namun jangan lupa juga untuk tetap menjaga kewaspadaan kita. Dengan memahami informasi dan mendapatkan update-update berita terkini, kita bisa lebih waspada untuk menghadapi virus ini. 

Jadi, tetaplah di rumah aja. Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan, menjaga kebersihan, menjaga diri sendiri dan menjaga keluarga kita. Jangan lupa juga untuk mendapatkan update berita seputar Corona, dari sumber yang terpercaya seperti Pusat Informasi Corona Kumparan. Dan selalu patuhi juga aturan physical distancing dan pembatasan nasional berskala besar yang telah ditetapkan oleh pemerintah. 

Kita semua pasti bisa melewati terpaan badai ini. Indonesia pasti bisa melewati pendemi ini! #KuatBersama karena kita pasti bisa!


Self-love. Mencintai diri sendiri. Seberapa penting sih self-love untuk kamu? Konsep mencintai diri sendiri ini memang kelihatannya sederhana, tapi pada prakteknya, ternyata nggak mudah loh mencintai diri sendiri tanpa syarat ketentuan dan dengan menjalani hidup apa adanya.


Tentang aku dan self-love

Kalo aku sendiri, selalu kagum dengan orang-orang yang tingkat kepercayaan dirinya tinggi dan self-love-nya oke banget. Aku termasuk orang yang punya tingkat self-love yang cukup rendah. Salah satu penyebabnya mungkin adalah bentuk tubuh aku sendiri. Masih suka kesel liat pantulan wajah diri sendiri di kaca. 

"Kenapa aku nggak bisa lebih kurus lagi?" 
"Kenapa pipiku tembem banget?"
"Kenapa bentuk hidungku mesti begini?"
"Pengen suntik putih deh rasanya"
Dan... masih banyak lagi "Kenapa" yang lainnya...

Duh, nggak bersyukur banget sih!

Kelihatannya sih memang begitu ya, nggak bersyukur, nggak tau terima kasih. Udah dikasih kesempurnaan tubuh. Tapi konsep mencintai diri sendiri ini nggak semudah mengucap rasa syukur di mulut. 

Kalo bersyukur mah, aku selalu bersyukur banget atas segalanya yang udah Allah kasih di kehidupan aku. Bersyukur juga udah dikasih suami yang masih suka muji-muji istrinya.

"Cantik banget sih.." 
"Badan kamu udah bagus kok, kenapa mesti diet sih?"

Tapi semua pujian itu rasanya kepental gitu aja. Persis kaya lagunya Meghan Trainor yang judulnya "Workin' on it"

Never like compliments // 'Cause it's always been so hard believe in them // 
You say i'm beautiful // And I say you're full of it // Nothing personal // I'm still not used to this //
Try'na be good to me // I should give my self way more love // I'm my worst enemy // I'm the voice who says "I'm not good enough"

Yap, pada akhirnya aku jadi musuh untuk diri sendiri. Aku yang selalu bilang ke diri sendiri kalo "Aku nggak cantik" atau "Aku terlalu gendut". Aku yang ngerendahin diri sendiri, aku yang nggak mau belajar untuk lebih mencintai diri sendiri.

Sedih😢

Setelah dipikir-pikir memang kayanya lebih mudah ya mencintai orang lain dibandingkan mencintai diri sendiri tanpa syarat? 

Adakah yang merasakan perasaan yang sama seperti cerita diatas? Kalo iya, gapapah.. Belum terlambat kok, untuk mencoba lebih mencintai diri sendiri mulai sekarang. Kita sama-sama mencoba yuk!

Kenapa sih harus mencintai diri sendiri?

Karena ternyata mencintai diri sendiri punya banyak manfaat untuk kehidupan kita. Diantaranya:

Baik untuk kesehatan mental kita

Kesehatan mental adalah isu yang akhir akhir ini sering digaungkan. Alhamdulillah saat ini orang-orang punya kesadaran dan kepedulian yang lebih tinggi terhadap tingkat kesehatan mental. Kesehatan mental bukan sesuatu yang bisa ditentukan dengan kecantikan wajah, kepintaran otak ataupun tingkat kekayaan. Kesehatan mental bisa dipengaruhi dari peristiwa yang pernah terjadi dalam kehidupan, sehingga meninggalkan dampak pada kepribadian dan perilaku seseorang. Gangguan mental dapat merubah cara seseorang dalam menangani stress. 

Mencintai diri sendiri bisa membantu menjaga kesehatan mental seseorang. Saat aktifitas harian menumpuk, seseorang bisa merasa kelelahan fisik hingga mental. Kelelahan tersebut bisa menggangu kesehatan mental kita hingga menimbulkan stress, depresi, hingga kehilangan semangat untuk menjalani hidup. Dan ternyata semua masalah tersebut bisa diminimalisir saat kita lebih menerima dan mencintai diri sendiri.

Baik untuk kesehatan tubuh kita

Dengan lebih mencintai diri sendiri, tentunya kita juga akan lebih menyanyangi tubuh dan menjaga kesehatan tubuh kita. Mencintai diri sendiri bisa membuat kita menjadi rutin berolahraga, mulai memperhatikan asupan tubuh dengan makan-makanan yang lebih sehat, dan akan mencoba menjalani pola hidup yang lebih sehat. 

Penting banget ya ternyata self-love untuk diri kita sendiri. Sekarang gimana kalo kita coba praktekan rumus self-love dalam kehidupan kita sehari-hari?

Rumus Self-love

Yuk cobain sama-sama beberapa rumus self-love di bawah ini!

1. Mari awali setiap pagi dengan memberikan pujian dan semangat untuk diri sendiri
Bangun pagi, ngaca, dan langsung bilang "Kamu cantik!", "Kita pasti bisa melewati hari ini dengan baik!". Ucapkan 'mantra-mantra' lain yang kamu inginkan. Mantra-mantra ini akan menjadi semacam sugesti positif untuk menjalani hari.

2. Jangan percaya dengan semua pikiran negatif yang muncul dalam pikiran kita.
Pada dasarnya, rasa takut dimiliki oleh manusia untuk membuatnya menghentikan tindakan bodoh yang bisa membahayakan diri sendiri. Tapi terkadang, rasa takut tersebut terlalu besar hingga membuat kita menjadi takut untuk melakukan apapun, takut untuk berkembang, takut keluar dari zona nyaman. Oleh karena itu jangan terlalu percaya dengan semua yang kita pikirkan, terutama pikiran-pikiran negatif yang menghambat kita untuk maju dan berkembang. 

3. Berhenti membanding-bandingkan diri dengan orang lain
Karena kamu unik dan satu-satunya di dunia ini! Setiap orang diciptakan berbeda dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kagum dengan kelebihan orang lain, boleh aja. Asal kekaguman tersebut bisa kita gunakan untuk membut diri kita menjadi lebih baik lagi, bukannya untuk mengecilkan diri sendiri. Jadi jangan pernah lupa ya: Satu-satunya orang yang boleh kamu bandingkan dengan diri kamu sendiri hanyalah diri kamu yang kemarin.

4. Sadari bahwa cantik itu nggak ada standarnya
Bahkan model model yang ada di majalah itu, aslinya nggak gitu loh. Mereka udah melalui re-touch dan re-coloring di photoshop. Social media star juga pasti punya wajah yang berbeda di dunia nyata. Jangan sampai tertipu dengan standar kecantikan yang biasa kita lihat. Beberapa foto memang diciptakan untuk memanjakan mata kita. 

5. Perlakukan orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan
Ini semacam mencoba untuk cantik dari hati, ya. Hehe. Tapi percayalah, saat kita bersikap lebih baik kepada seseorang, hati kita menjadi sedikit lebih 'penuh' ya gak sih? Dan nggak udah dipikirkan lagi gimana sikap balasan orang terhadap kita. Setiap orang memang memiliki 'masalahnya' sendiri, dan jangan jadikan itu sebagai masalah kita juga.

6. Tuliskan hal-hal mengerikan yang pernah atau sedang kamu alami
Tuliskan di selembar jurnal, atau kertas. Cobalah untuk memindahkan semua kenangan mengerikan itu di atas kertas. Kemudian robek atau bakar kertas-kertas atau musnahkan dengan cara apapun yang kamu inginkan.

7. Maafkan dirimu sendiri
Semua manusia pernah berbuat kesalahan. Entah itu kesalahan yang mengerikan, menyedihkan dan memalukan. Mari mulai lepaskan dan maafkan kesalahan-kesalahan itu. Kita tidak hidup untuk masa lalu. Maafkan, cobalah untuk tidak mengulanginya dan jadikan itu sebagai pelajaran yang berharga.

8. Jadilah lebih realistis
Nggak ada satupun orang di dunia ini yang bisa selalu bahagia setiap saat. Karena apa? Karena kita hanya manusia biasa. Manusia biasa yang bisa melakukan kesalahan dan merasakan beragam jenis emosi. And it's okay. Jadi, ijinkanlah kita menjadi manusia biasa.

9. Follow your passion
Setiap manusia pasti punya bakat terpendamnya masing-masing. Jangan kubur bakat terpendam yang kamu miliki dan mulailah mengikuti passionmu! Coba cari hal-hal yang benar-benar ingin kamu lakukan, tapi selama ini terhalang oleh ketakutanmu sendiri. Ini saatnya, berhentilah untuk takut dan lebih percaya dirilah dengan kemampuan yang kamu miliki. Nggak ada ruginya untuk mulai mencoba kan?

10. Jalani hidup apa adanya tanpa kepura-puraan
Jangan terpaku dengan standar-standar yang ada di sosial media. Semua yang dipost oleh orang lain, mungkin hanya 5% dari kehidupan mereka. Sosial media tidak pernah berisi 100% kehidupan mereka. Batasi apa-apa saja yang harus di-share di sosial media. Jalani saja hidup ini apa adanya tanpa kepura-puraan demi sosial media. Toh memuaskan diri sendiri saja sudah sulit, untuk apa kita memuaskan rasa ingin tahu orang lain?

Ngomongin tentang jalani hidup apa adanya jadi inget sama salah satu video Youtube IM3 Ooredoo yang ini deh!


Pas banget deh pesannya sama postingan self-love kali ini. Ditengah-tengah banyaknya 'pencitraan palsu' di sosial media jaman sekarang, IM3 Ooreedoo malah ngajak kita untuk jalani hidup apa adanya, tanpa kepura-puraan, tanpa followers palsu, tanpa khawatir, tanpa overthingking dan ngedukung kita untuk lebih fokus berkarya dan ekspresikan diri kita tanpa tipu-tipu tanpa kepura-puraan dan #TanpaSyaratKetentuan bersama dengan IM3 Ooredoo.

Emang bener deh ya, di era digital gini apa-apa bisa dilakukan lewat internet. Termasuk untuk menemukan dan mulai mempelajari passion kita masing-masing. Mulailah berkarya sesuai passion dengan produk komunikasi yang simpel bebas dan tanpa syarat ketentuan seperti paket Freedom Internet dari IM3 Ooredoo. 

Paket Freedom Internet dari IM3 Ooredoo bisa bikin kamu bebas internetan kapan dan dimana saja tanpa khawatir kuota kamu nggak bisa terpakai atau kepotong. Dilengkapi dengan fitur Pulsa Safe yang membuat kita bebas khawatir dan tidak akan dikenakan tarif dasar saat kuota habis, Simpel dengan 100% kuota utama di semua jaringan dan juga Transparan memberikan benefit terbaik tanpa syarat dan ketentuan berlaku. 

Freedom Internet dari IM3 Ooredoo ini memang cocok banget untuk membantu kamu berkarya dan mengejar passion supaya bisa lebih mencintai diri kita sendiri.


Kita coba sama-sama yuk, rumus self-love diatas. Karena diri kita butuh cinta yang lebih besar dan bebas tanpa syarat dari diri kita sendiri. Semoga dengan belajar mencintai diri sendiri kamu juga bisa hidup lebih bahagia yaaaaaa💛💛💛
Holaaaaaaaaaa~ #DiRumahAja hari keberapakah ini? Sudah tak terhitung jumlah harinya yaaaa~ 
Bagaimana buibu, masih sehat sehat dan semangat kan semuanya? Walaupun #DiRumahAja terus diperpanjang waktunya, tapi kita harus tetap semangat! Nggak boleh bandel keluar rumah untuk hal-hal yang nggak penting. Dan jangan lupa menggunakan masker dan membawa handsanitizer (jika ada) saat keluar rumah, ya. 

Tapi udah berasa bosen belum sih #DiRumahAja-nya? Selama ini mama Dian membayangkan betapa menyenangkannya kalo anak-anak bisa libur sekolah selama 1 bulan. Mereka juga pasti happy ya kalo libur panjang. Dan sampai saat ini udah hampir 1 bulan ya anak-anak #DiRumahAja?

Tapi nggak 100% libur sih, karena mereka tetap mendapatkan tugas dari gurunya untuk dikerjakan di rumah. Tugasnya juga nggak sedikit yaaaaah😅

Alhamdulillah anak-anak mama Dian ngerti banget tentang bahaya virus ini, dan sama sekali belum keluar rengekan untuk minta pergi keluar. Paling cuma sesekali nanya "Kapan masuk sekolah sih mah? Kangen sama sekolah.." Sedih deh pas denger mereka nanya itu. Sampai sekarang pun sepertinya kita belum tau juga kapan waktu yang pasti semuanya bisa kembali normal lagi seperti biasa ya.. 😣

Jenuh pastinya sudah mulai melanda ya buibu? Udah hampir sebulan nih kita #DiRumahAja. Udah kangen pastinya sama tempat-tempat liburan, tempat-tempat makan dan mall-mall jakarta. Tapi kita harus tetap kuat dan teguh hati! Para pahlawan kita yaitu segenap tenaga medis, sedang berjuang di garis terdepan melawan wabah ini. Supaya beban mereka tidak semakin bertambah, kita harus memutus rantai penularan dengan tetap #DiRumahAja.

Jadi, lewat postingan ini mama Dian mau sharing kegiatan-kegiatan mama Dian untuk menghabiskan waktu selama #DiRumahAja:

1. Masak cemilan

Saking udah lamanya dirumah, udah pesen anter macam-macam makanan dan belum puas juga. Dan karena terinspirasi dari para teman-teman lain yang selalu mengunggah hasil kreasi masakannya di sosial media. Akhirnya mama Dian ikutan masak-masak cemilan juga.

Kemarin tuh udah bikin dalgona coffee, cireng dan marmer cake. Random sekali bukan?

Tapi alhamdulillah semua rasanya enak, dan serumah pada suka. Saking nggak ada lagi cemilan lain ya kayanya?😂

Dan besok masih mau mencoba resep cemilan yang berbeda. Rencananya sih mau bikin nastar nih besok. Doakan sukses yaaaaa~ Dan untuk buibu yang selalu update di sosmed setiap kali membuat cemilan baru, teruskanlah supaya bisa menginspirasi buibu lainnya!

2. Nonton Drakor dan TV Series

Ini mah pasti banget! Sesungguhnya kemarin tuh sempet jenuh juga sama drakor dan TV Series setelah maraton nonton You. Kemudian teracuni nonton drakor fenomenal yang udah selesai tayang dari beberapa bulan yang lalu *iya aku ketinggalan😅* yaitu Crash Landing on You. Dan kemarin juga baru aja menyelesaikan Kingdom season 2. Sukaaaaaaaaa! 

Abis itu bingung mau nonton apalagi, dan akhirnya malah kembali lagi nonton drakor terfavorit yaitu Another Miss Oh/Another Oh Hae Young. Siapa yang juga suka pake banget sama drakor ini? Toss dulu dooonggg~

Setelah selesai nonton ini, sepertinya bakal re-run drakor favorit lama lagi. Mungkin This is Our First Life atau Emergency Couple. 

Ada yang mau merekomendasikan drakor favoritnya kah ke mama Dian? Aku butuh cerita series/drakor yang manis-manis niiih~ Hihi.

3. Baca Buku


Kebetulan banget ada beberapa novel yang belum selesai dibaca. Dan pas banget nih di momen #DiRumahAja ini jadi membulatkan untuk menyelesaikan novel-novel yang udah dibeli dan  baru setengah dibaca. 

Kemarin baru aja mama Dian nyelesein novelnya Sandra Brown - The Crush. Udah dibeli dari tahun lalu, tapi baru sempet diselesaikan minggu lalu. Hihihi. 

Abis ini kayanya mau nyelesein novelnya Allison Pearson yang I Think I Love You dan novel Ronggeng Dukuh Paruk. Mari bulatkan niat dan tekad!

4. Bercocok tanam

kalo yang satu ini bener bener hobi yang baru muncul beberapa waktu sebelum virus ini mewabah. Kemudian saking bingungnya mau ngapain aja selama di rumah aja, akhirnya semakin menekuni hobi baru ini.


Awalnya karena papa Api yang beli bibit tanaman plus pot pot kecil. Plus bikin Terarium dari tanaman-tanaman aquascapenya. Sekarang malah jadi sekalian beli tanaman-tanaman besar di abang tanaman. 

Tadinya cuma bibit cabe, bunga, pokchoy. Sekarang di rumah udah ada bunga krisan, bunga melati, 2 jenis bunga lain yang mama Dian gatau namanya apa, tanaman cabai rawit, daun jeruk, jeruk limo, dan sepertinya bakal nambah lagi kedepannya deh.

Doakan semoga semua tanaman di taman bawah jendela mama Dian tumbuh subur dan sehat yaaaa. Aamiin!

5. Belanja Online

Kalo ini mah, pasti juga banyak dilakukan oleh buibu lain yaaaa. Hihihihihi. Udah berapa macam barang yang dibeli selama #DiRumahAja. Kalo mama Dian udah banyak deh kayanya. Mulai dari tanaman, pot kaca, mainan anak-anak, charger, kebaya modern dan entah apalagi sampe lupaaaa😂

Memanglah, belanja tuh bermanfaat banget ya untuk mengurangi stress. Biasanya bisa windows shopping langsung di mall-mall terdekat, sekatang cukup di market place kesayangan anda aja yaaa😂 

Etapi biar nggak boncos pengeluaran kita karena belanja online, jangan lupa sebelum klik beli dan transfer, pastikan bahwa barang yang mau dibeli benar-benar yang kamu perlukan dan pastinya jangan lupa untuk memperhatikan lebih jeli promo-promo yang ada!

mayan banget kan kalo belanja online di marketplace yang banyak promonya seperti di Tokopedia. Mulai 1 April kemarin banyak banget nih promo di Tokopedia, ada promo Bebas Ongkir, Crazy Deals, Brand Deals, Flash Coupun dan Kejar Diskon. 

Abis ini kayanya mama Dian mau cari Gamis Lebaran deh di Hijabenka. Walaupun kayanya nggak akan kemana-mana pas lebaran nanti, karena masih waspada akan wabah, tapi nggak apa-apa lah ya menyenangkan hati dengan gamis baru :')

Yak, itu dia 5 kegiatan untuk menghabiskan waktu selama #DiRumahAja ala mama Dian. Buibu yang lainnya gimana nih? Kegiatan apa aja sih yang dilakukan untuk menghabiskan waktu selama #DiRumahAja? Sharing-sharing di kolom komen yaaaa~

Custom Post Signature

Custom Post  Signature