Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook. Jadi coba dicek dulu di masing masing laptopnya, berapa sih space yang digunakan untuk menyimpan semua foto-foto di laptop? Nggak sedikit pastinya yaaaa😅

Kebetulan kemarin lagi bersih-bersih memori di laptop. Dan ngecek-in satu-satu foto di laptop. Buanyaaaak banget foto kenangan jaman anak-anak kecil dulu, jaman-jamannya mereka bayi dan super lucu. Saking bagusnya semua foto mereka, jadi sayang banget buat di delete. Tapi kalo disimpen terus di laptop lama-lama juga pasti akan terlupakan dan akhirnya menuh-menuhin space penyimpanan di laptop.

Solusinya adalah beli harddisk baru buat tempat nyimpen foto, tapi sama aja repot nanti ya kalo mau liat-liat fotonya lagi. Pada akhirnya harddisknya juga bakal disimpen sampai berdebu dan foto foto itu pun terlupakan. Banyak juga yang aku taruh di sosial media, biar gampang diliatnya. Tapi pada akhirnya semua sosial media akan berganti era dan akhirnya pasti tutup juga seperti friendster atau path yang pernah jaya di masanya. 

Jadi bagusnya semua foto yang memenuhi laptop itu diapain dong?

Paling bagus sih dicetak ya. Jadi bisa disimpan secara rapi dan bisa diliat kapanpun kita mau. Tapi aku langsung mikir repotnya nyetak foto satu pesatu dan nempelin di album. 

EITS tunggu dulu! 

Mendadak aku lihat salah satu akun instagram untuk mencetak album tanpa repot! Bener-bener tanpa repot dan hasilnya juga bagus. Seperti 2 album foto dibawah ini yang baru aja aku cetak di ID Photobook.

Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook


Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook

Dari covernya aja udah kece kaaaaan? Tunggu sampe kamu lihat isinya😍

Emang beneran bisa mencetak album tanpa repot di ID Photobook?


Bisa banget! Jadi mencetak album di ID Photobook cukup mengirimkan softcopy foto yang ingin kita cetak. Terus pilih pilih album yang kita inginkan dan seminggu kemudian foto foto kenangan kita yang telah berbentuk album sudah sampai di tangan kita! 

Fix lah aku rekomendasikan ID Photobook ke kamu kamu yang mau cetak album foto juga tanpa ribet! Emang kenapa sih aku bisa klik banget sama ID Photobook? Nih aku kasih tau alasannya yaaaaa:

Kenapa sih memilih untuk mencetak foto online di ID Photobook?


1. Proses pemesanan awalnya sangat mudah

Flow pemesanan album di ID Photobook, bisa langsung melalui webnya di https://idphotobook.com/ atau menghubungi nomer whatsapp yang tersedia di profil IG ID Photobook. Kalo kemarin sih aku coba langsung menghubungi via WA aja supaya bisa tanya-tanya dulu. Hihi. 

Dan yang menyenangkannya adalah customer service-nya fast response dan ramah-ramah sekali. Selalu sabar walaupun aku tanya tanya dan request ini itu😁

Nah setelah mendapatkan jenis album yang kita inginkan dan menentukan jenis cover atau warna cover yang kita mau. Kita bisa langsung melakukan pelunasan dan mengirim sejumlah foto yang sesuai dengan kapasitas isi album tersebut. 

Kalo kemarin aku pesan 2 album, album large dan album square. Untuk album large berisi 80 foto dan album square berisi 61 foto.

Setelah gercep pilah pilih foto yang mau dicetak. Lalu aku masukkan kedalam 2 folder yang diberi nama sesuai dengan jenis albumnya. Lalu nggak lupa di zip terlebih dahulu dan kemudian dikirim via wetransfer.com.

Super simple! Rada ribet di bagian pilah pilih foto ajah, galau rasa-rasanya mau nyetak ribuan foto yang tersimpan. Hihihihiii. 

Selanjutnya kita tinggal menunggu albumnya tiba di pelukan kita dalam 7-14 hari aja.

2. Pilihan album yang beragam

Pilihan Albumnya memang beragam banget! Mulai dari album yang bisa memuat 50 foto hingga 100 foto.

Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook


Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook


Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook

Selain itu kita bisa memilih tema yang kita inginkan. Ada 4 tema yang bisa dipilih, yaitu Traveller, Romantic, Colourfull dan Simple Elegant.

Kita juga bisa memilih warna album yang kita inginkan. Ada juga template cover yang bisa dipilih loh.

Kalo kemarin, untuk album Square, aku memilih tema colourful. Seperti ini nih~

Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook

Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook

Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook

Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook

Oh iya, kita juga bisa request caption yang kita inginkan untuk ditaruh di dalam album fotonya loh. Maksimal 3 caption dan penempatannya nanti akan ditentukan oleh tim desain dari ID Photobook.

Sebenarnya, produk dari ID Photobook ini nggak cuma album foto aja loh, tapi ada juga kalender  dinding, kalender meja sampe produk terbaru yang bikin gemes yaitu paket photocard lengkap dengan lampu atau gantungannya. Lucu banget buat hiasan kamar yaaaaa~

Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook

3. Hasil Cetakan Bagus dan Rapi

Album foto yang kita cetak di ID Photobook ini nggak berbentuk foto yang ditempel di setiap halaman, ya. Tapi bentuknya mirip dengan majalah. Kertasnya pun mirip dengan kertas majalah tapi tebal dan glowing. Kualitas warna foto foto kita tetap bagus dan semakin canti dilihat.

jadi kalo ada yang menanyakan, gimana sih hasil cetakan di ID Photobook? Nggak perlu diragukan lagi ya hasil cetaknya. Kece banget kok!😍

4. Harga Tebaik dengan Banyak Promo dan Diskon

Jadi sebenernya mahal nggak sih mencetak album foto di ID Photobook? Sebenernya nggak kok jika dibandingkan dengan kualitas album yang kita dapat. Harganya pun bervariasi sesuai dengan album yang kita inginkan. Untuk harga albumnya mulai dari 100 ribuan ajah.

Tapi yang paling nyenengin dari ID Photobook adalah, selalu ada promo dengan berbagai bonus menari. Cuss aja deh follow dan pantengin IG @idphotobook untuk tau promo terbarunya yaaaa~

Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook

5. Album Foto yang kita cetak di ID Photobook cocok untuk dijadikan hadiah

Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook

Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook

Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook

Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook

Nah kebetulan packagingnya ID Photobook ini tjakeup, rapi, dan aman. Dari bungkus luarnya aja udah lucu, kemudian disusu dengan balutan bubble wrap dan box hitam yang elegan. Jadi cocok banget nih untuk kamu kamu yang mau memberikan hadiah album foto kepada teman, sahabat, keluarga atau orang yang tersayang.  Kemarin, akupun juga mencetak album large sebagai hadiah untuk salah seorang sepupu. Hasilnya tjakeup sekaliiiii~

Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook

Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook

Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook

Pengalaman Mencetak Album Foto Tanpa Ribet di IDPhotobook

Udah bisa dipastikan, si penerima hadiah album foto ID Photobook ini bakal seneng banget lihat foto-fotonya tersimpan indah di dalam album cantik ini. Ya khaaaaaannn?

Jadi gimana? Abis baca 5 alasan diatas, masih bingung nggak sih kemana harus menyimpan foto foto yang selama ini hanya tersimpan di laptop aja?

Udah nggak usah bingung lagi, karena jawaban terbaiknya adalah, dicetak aja menjadi album di ID Photobook. Dengan mencetak foto-foto kita di dalam album, jadi lebih tersimpan rapi, awet, dan bisa dilihat kapan saja.

Yang langsung mau membersihkan foto-foto di memori penyimpanan laptopnya, langsung aja buat album yang kamu inginkan di ID PhotoBook yaaaa! 

Tentang 2018

Setelah 27 tahun melewati tahun baru, rasa-rasanya tahun baru tahun ini bener-bener mau dilewati seperti pergantian hari yang biasa. Nggak ada kembang api, nggak ada bakar-bakaran ikan, hanya tidur seperti malam yang biasa.

Tapi tahun baru tahun ini memang berbeda dari tahun lalu ya, terasa lebih sepi dan nggak semeriah tahun tahun sebelumnya. Mungkin karena banyaknya cobaan dan musibah yang menimpa Indonesia di tahun 2018. Mulai dari gempa bumi dan tsunami di Palu, musibah pesawat jatuh hingga tsunami terakhir di Banten.

Seorang korban di pesawat yang jatuh merupakan seseorang yang aku kenal. Mama dari teman sekelas Una, yang sampai sekarang pun masih terasa perih saat mengingat sang anak yang juga merupakan teman dekat Una di kelas. Gadis kecil itu nggak bisa melewati tahun baru tahun ini bersama dengan mamanya sekarang..

Semua musibah memberikan duka, semua musibah menumbuhkan empati, dan semua musibah meninggalkan kedewasaan dan pembelajaran untuk orang-orang di sekelilingnya. 

Alhamdulillah melihat sepinya tahun baru kemarin berarti segala musibah yang terjadi setahun belakangan benar-benar menumbuhkan empati banyak orang di Indonesia ya..

Dua tahun terakhir pun rasa-rasanya merupakan tahun terburuk yang pernah aku lewati. Tapi, alhamdulillah bersyukur sekali aku bisa melewati semua itu dengan cukup baik dan tetap berdiri hingga hari ini :') 

Jadi malam tahun baru kemarin mama Dian kemana?

Dikamar dan tidur. Walaupun Una dan Abang sempet kebangun ketakutan karena bunyi kembang api yang cukup kencang (tapi untungnya nggak sebanyak tahun lalu), tapi mereka berdua termasuk mama Dian bisa langsung balik tidur lagi. 

Alhamdulillah bisa melewati malam terakhir di tahun 2018 dengan tidur nyenyak semalaman.

Yang bener-bener terasa dari pergantian tahun cuma kalender baru dan cicilan yang udah berkurang 12 bulan :p

Resolusi 2019

Nggak ada resolusi khusus atau yang benar-benar direncanakan. Biar berjalan sebagaimana adanya sajaaaaahhhhh. Pengennya sih teteup lebih baik dari tahun sebelumnya yaaaa😁

Tapi untuk blog ini, resolusi 2019 adalah memperbanyak tulisan blog dengan postingan curhat. Sungguh aku rindu masa-masa ngeblog hanya untuk curhat receh kaya postingan ini. Setiap postingan curhat bakal aku kasih tag 'Postingan Curhat', jadi yang nggak mau baca curhatan receh macem ini langsung di skip aja yaaaaa😂

Dan juga karena terlalu banyak tulisan advertorial, rasa-rasanya blog ini jadi bukan milik aku sendiri nih. Huhuhuhuhuhuu. Semoga postingan di 2019 bisa lebih banyak dibanding 2018 dan lebih banyak lagi postingan nggak berbayarnya yaaaa. Tapi postingan berbayar tetep adalah rezeki yang mungkin nggak akan aku tolak😝

Memasuki hari ke 9 di 2019, semoga kamu yang lagi baca postingan retjeh ini diberikan banyak hal-hal baik di tahun ini yaaaa! Aamiin😘
Tour Gedung KEMENKES RI: Melihat Hasil Nyata dari Direktorat Kesehatan Kerja dan Olahraga (KESJAOR). Flashback to 2011, saat magang di salah satu stasiun TV besar di Indonesia. Kerja di TV, rasanya memang agak mirip-mirip dengan kerja rodi. Walaupun memang seru tapi kerja di TV terasa cukup berat, karena nggak kenal waktu sama sekali. Waktu itu aku ditugaskan di satu acara religi slot subuh yang tayang pukul 5 pagi. Tapi semua kru sudah harus siap pada pukul 3 pagi. Dateng ke studio harus jam 3 pagi, berangkat harus minimal 1 jam sebelum dan bangun minimal 1 jam sebelum berangkat juga. Pulang kerja kadang jam 3 sore, tapi saat lagi banyak kerjaan harus pulang jam 5 sore juga. 

Selalu salut dengan para karyawan stasiun TV indonesia, perjuangan mereka besar banget loh untuk menghasilkan satu program yang kita tonton. Tapi kerja di stasiun TV, khususnya di bagian produksi memang nggak terlihat 'ramah' ya. Karena nggak jarang untuk para kru produksi malam jadi pagi dan pagi jadi malam. Makanya kena tifus jadi hal yang cukup 'biasa' di sana. 

Sekarang setelah hampir 8 tahun berselang, setiap terpikirkan masa magang disana aku selalu berpikir seandainya setiap perusahaan di Indonesia bisa jauh lebih care dengan kesehatan pekerjanya ya, nggak cuma sebatas asuransi kesehatan saja.. 

Tapi pas banget nih, pada tanggal 20 Desember 2018 kemarin aku mendapat undangan langsung dari KEMENKES RI untuk memperkenalkan Direktorat Kesehatan Kerja dan Olahraga atau yang disingkat dengan (KESJAOR). 


KESJAOR merupakan direktorat khusus yang dibentuk oleh KEMENKES RI untuk meningkatkan kesehatan masyarakat terutama para pekerja, sesuai dengan undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan yang mengamanatkan upaya kesehatan kerja dan kesehatan olahraga agar diterima oleh seluruh masyarakat indonesia.


Media Briefing "Kenali Lebih Dekat Direktorat Kesehatan Kerja dan Olahraga" pagi itu dihadiri oleh teman-teman blogger dan media dengan 2 pembicara utama yaitu Ibu drg. Kartini Rustandi, M. Kes (Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga) dan Ibu dr. Desak Made Wasmarini, MKM (Kepala Biro Umum Kementrian Kesehatan)

Sesuai paparan drg. Kartini mengatakan bahwa Direktorat Kesehatan Kerja mengupayakan perlindungan pekerja agar hidup sehat dan terbebas dari gangguan kesehatan serta pengaruh buruk yang disebabkan oleh pekerjaan. Sedangkan Direktorat Kesehatan Olahraga mengupayakan kesehatan yang memanfaatkan olahraga serta latihan fisik untuk meningkatkan derajat kesehatan seluruh masyarakat Indonesia. 

Jadi Direktorat Kesehatan Kerja dan Olahraga sebenarnya nggak hanya terfokus pada kesehatan pekerja saja ya, namun juga kesehatan masyarakat seluruh Indonesia. Karena sesungguhnya kesehatan para pekerja dan keluarganya memang sangat mempengaruhi kinerja perusahaan, bukan? 

Para pekerja pria maupun wanita merupakan tulang punggung keluarga, aset perusahaan dan negara, penggerak ekonomi bangsa dan juga pencetak generasi masa depan bangsa. Saat para pekerja sakit tentunya nggak hanya menjadi masalah perusahaan, namun juga masalah keluarga dari si pekerja tersebut. Saat anggota keluarga pekerja sakit, tentunya juga akan membebankan pekerja tersebut dan pastinya cukup menggangu kinerjanya. Bagaimana jika keluarga dan pekerja sakit secara bersamaan? Tentunya hal itu merupakan bencana ya.

Jadi tujuan utama dari KESJAOR ini nggak hanya menjaga kesehatan pekerja, namun juga kesehatan dari keluarga pekerja tersebut (masyarakat). Atau untuk membentuk pekerja dan masyarakat yang sehat, bugar dan produktif.

Selanjutnya adalah paparan dari dr. Desak tentang Implementasi Program Kesehatan Kerja dan Olahraga melalui Gerakan Kantor Berbudaya Hijau dan Sehat (BERHIAS) di Lingkungan Kantor Kemenkes RI.

Gerakan Kantor BERHIAS ini merupakan salah satu penerapan Direktorat KESJAOR untuk membuat lingkungan kerja yang sehat yang kelak akan membentuk pekerja yang juga sehat. Gedung KEMENKES RI ini memang memperhatikan kebersihan lingkungan kerja mulai dari detail terkecilnya. Seperti menghentikan penggunaan karpet di ruang kerja karena lebuh mudah terkontaminasi kuman dan kotoran. Mencegah penyebaran virus-virus penyakit melalui AC central gedung. Pest Contol atau pembasmian tikus dan hama lainnya di kantor setiap 1 bulan sekali. Memundurkan waktu rapat selama 1 jam setiap pagi di hari Jum'at guna berolahraga bersama. 

(photo credit to Inke Maris and Associates)

Dan yang kemarin juga dirasakan sendiri oleh teman-teman media adalah melakukan gerakan peregangan bersama jam 10 pagi. Jadi pada jam 10 pagi, akan terdengar lagu dari pengeras suara dan seluruh karyawan diharuskan menghentikan kegiatannya untuk melakukan peregangan bersama-sama. Jadi para pekerja di ruang lingkup KEMENKES RI diharuskan untuk lebih banyak bergerak salah satunya melalui kegiatan peregangan ini. Jadi nggak pegel karena duduk terus kan dikantor. Keren banget yaaaaaa!

Selanjutnya para teman-teman media diajak berkeliling di Gedung KEMENKES RI untuk emlihat fasilitas-fasilitas penunjang KEsehatan KErja dan Olahraga yang disediakan untuk semua pekerja KEMENKES RI.


Dari pertama jalan di lorongnya aja, udah terasa banget ya ambience sehatnya gedung KEMENKES RI ini, terlihat nih dari banyaknya poster mengenai kesehatan yang selalu terpasang di setiap dindingnya.

Ruang Terbuka Hijau





Ruang Terbuka Hijau (RTH) merupakan sebuah open space yang terletak di lantai 4 Gedung KEMENKES RI. Pada RTH ini terdapat kebun hidroponik, kebun anggrek kecil, beserta dengan tanaman obat berkhasiat yang ditata berdasarkan siklus hidup (mulai dari pasangan usia subur, bayi, anak, usia kerja dan lansia) dan dapat juga langsung dimanfaatkan untuk pemeliharaan kesehatan serta mengatasi gangguan kesehatan ringan.

Gerai tanaman obat berkhasiat ini juga digunakan sebagai edukasi dalam mengenalkan dan memanfaatkan tanaman obat bagi kesehatan untuk segala usia.

Griya Sehat 



Perhentian selanjutnya adalah Griya Sehat KEMENKES yang terletak tepat di depan RTH. Griya sehat memberikan fasilitas pelayanan kesehatan tradisional. Jadwal pelayanan pada Griya Sehat ini hanya pada pukul 11.00 - 14.00. Pelayanannya antara lain pelayanan akupuntur (Senin dan Kamis), pelayanan akupresur (Selasa dan Rabu), pelayanan pijat bayi (Jum'at) serta edukasi pengenalan serta pemanfaatan tanaman berkhasiat obat (Jum'at). Pelayanan di Griya Sehat saat ini hanya diberikan untuk karyawan KEMENKES RI.

Taman Germas dan Panel Energi Surya


Taman Germas yang dapat digunakan sebagai taman badminton ini juga memiliki taman yang ditanami beberapa macam tanaman buah-buahan di depannya. Dibelakang Taman Germas ini merupakan Panel Energi Surya yang menjadi salah satu bentuk implementasi Go Green pada gedung KEMENKES RI.


Ambience sehatnya KEMENKES RI juga tercermin dari bis bisnya nih. Berisi banyak gambaran dengan ujaran kesehatan yang mengedukasi.

Bude Jamu (Gerakan Nasional Bugar dengan Jamu)


Gerakan Nasional Bugar dengan Jamu (Gernas Bude Jamu) adalah program Kementrian Kesehatan, yang dicanangkan oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan pada tanggal 23 Januari 2015. Lewat Gernas Bude Jamu diharapkan dapat meningkatkan kembali budaya minum jamu di masyarakat dan juga semoga jamu dapat menjadi pilihan pertama menjaga kesehatan dan kebugaran keluarga.

(photo credit to Inke Maris and Associates)
Gerai Jamu yang telah dibangun di 3 titik Gedung KEMENKES RI ini dihaapkan dapat menarik pegawai dan pengunjung Kementrian Kesehatan untuk menikmati Jamu dan meningkatkan kecintaan terhadap Jamu.

Pemanfaatan Air Kondensasi AC Central untuk Menyiram Tanaman


Pada foto diatas terlihat tangki air yang menampung air kondensasi AC Central yang kemudian dimanfaatkan untuk menyiram tanaman. Ternyata Air Kondensasi AC dapat diamanfaatkan untuk menyiram tanaman di Gedung KEMENKES RI ini, jadi lebih menghemat tagihan air juga loh. Ramah lingkungan banget ya~

Tempat Pengasuhan Anak Serama

Berikut ini adalah salah satu fasilitas idaman para working mom seluruh Indonesia, dijamin abis liat fasilitas di bawah ini, rasa-rasanya jadi pengen pindah kerja ke KEMENKES RI (Seandainya masuk KEMENKES memang semudah itu yaaaa.. Hehehe)







TPA Serama merupakan tempat pengasuhan anak atau bisa disebut juga daycare untuk para pegawai di KEMENKES RI. Disini menerima anak-anak dari para karyawan KEMENKES mulai dari umur 3 bulan hingga 6 tahun. Tapi ternyata banyak juga loh akhirnya para working mom KEMENKES yang akhirnya mencari sekolah dekat dengan Gedung KEMENKES ini supaya kemudian sepulang sekolah anaknya tetap bisa dititipkan di TPA Serama ini.

Kalo liat kedalam TPAnya sih, kece banget tempatnyaaaaa. Kalo untuk kebersihan nggak perlu dipertanyakan lagi ya. TPA Serama ini dikelola oleh Dharma Wanita KEMENKES RI dan nggak memungut biaya sebesar daycare biasa, hanya iuran bulanan untuk makan dan kebutuhan anak-anak aja. Idaman para working mom banget ya inih, ada daycare di tempat kerjanya, jadi saat bekerja jadi lebih tenang juga kan menitipkan anak disini. Beruntung sekali ya para karyawan di KEMENKES RI iniiiiii. Aku iri sekali niiiihhh :')

Ruang ASI


Untuk mendukung gerakan ASI Eksklusif 2 tahun, di gedung KEMENKES RI ini juga disediakan beberapa Ruang ASI. Ruang ASI terbesar terletak berdampingan dengan TPA Serama. Nggak hanya disediakan sofa empuk lengkap dengan alat pemerah ASI, tapi juga disediakan kulkas penyimpanan ASI besar beserta dengan konselor ASI. Tuh asik banget yaaaaaa, sambil merah ASI bisa sambil konsultasi juga dengan Konselor ASI ya? Bener bener deh KEMENKES RI ini tempat kerja idaman para working mom banget!

Klinik Pratama

Aku yakin setiap kantor pasti memiliki Klinik untuk para karyawannya. Tapiiii, klinik milik KEMENKES RI ini beda banget! Apa bedanya? Langsung aja lihat foto-foto di bawah ini!













Klinik Pratama ini sama sekali nggak terlihat seperti Klinik, malah justru lebih mirip rumah sakit! Ya giman nggak mirip rumah sakit kalo di Klinik Pratama ini memiliki peralatan super lengkap, termasuk dokter khusus Jantung, Ruang Radiologi dan Klinik Rehab Medik. Dan ternyata masyarakat juga bisa loh berobat ke Klinik Pratama ini, namun iuran BPJSnya harus pindah dibawah KEMENKES RI ya!



Dan lihat deh Ruang UGDnya! Terlalu keren untuk UGD sebuah klinik ya, karena mirip mirip sama UGD Rumah Sakit. Jadi semisalnya terjadi hal yang tidak diinginkan pada pekerja KEMENKES, akan langsung diberikan pertolongan pertama oleh para dokter dokter terpecaya di Klinik Pratama ini. Jdi tenang banget ya kerja di KEMENKES RI?




Dan ini yang nggak kalah keren, ambulance Mercedes Benz milik KEMENKES RI. Ambulance ini hanya ada sekitar 25 mobil saja loh di dunia, dan KEMENKES RI memiliki salah satunya. AMbulance ini juga yang digunakan kemarin selama Asian Games 2018 berlangsung. Ambulancenya bener-bener keren, karena pekerja kesehatannya bisa menangani pasien di dalam ambulence sambil berdiri loh. Super keren banget pokoknyaaaaa!

Fitness Center




Fitness Center merupakan salah satu fasilitas yang juga nggak kalah keren di Gedung KEMENKES RI ini. Alat fitnessnya cukup banyak dan ruangannya juga nyaman. Fitness Center dibuka setiap pagi sebelum jam masuk kantor dan sore hari setelah jam pulang kantor. Dan untuk menggunakan fasilitas Fitness Center ini nggak dipungut biaya sama sekali loh untuk para pekerja di KEMENKES RI. Nggak heran deh kenapa para pekerja di KEMENKES keliahatn sehat dan bugar semuanya. Karena fasilitas kebugarannya pun disediakan juga disini.

Kantin Sehat




Perjalanan tour Gedung KEMENKES RI pada hari itu berakhir di Kantin Sehat. Kantin yang terletak di basement ini bener bener sehat dan keren banget. Penjual makanannya beragam serta ditatat secara rapi, tempatnya nyaman banget karena ber-AC dan kebersihan makanannya selalu dipantau secara rutin oleh pengurus Kantin Sehat yang merupakan Dharma Wanita KEMENKES RI.

Pokoknya kemarin mampir ke Kantin Sehat terus mendadak langsung laper mata pengen nyobain semua makanan yang tersedia disana. Hihihi.

Gedung KEMENKES RI yang terletak di Jalan Rasuna Said, Kuningan ini memang benar-benar contoh yang tepat dalam implementasi kantor sehat yang akan mencipatakan lingkungan kerja dan pekerja yang juga sehat, bugar dan produktif.

Penerapan Implementasi Kesehatan Kerja dan Olahraga melalui Gerakan Kantor Berbudaya Bersih dan Sehat ini ternyata juga telah disosialisasikan secara berkala dan berkesinambungan ke seluruh UPT/RS Vertikal Kemenkes.

Dan diharapkan Gerakan Kantor Berbudaya Bersih dan Sehat ini juga dapat di terapkan pada instansi lainnya di seluruh Indonesia. Karena dengan menjaga kesehatan para pekerja, instansi atau perusahaan tersebut juga akan lebih baik dalam produktifitasnya dan menghemat banyak dana untuk asuransi kesehatan karyawannya.

Semoga saja ya Implementasi Kesehatan Kerja dan Olahraga melalui Gerakan Kantor Berbudaya Bersih dan Sehat ini benar-benar dapat menginspirasi kantor-kantor lain untuk melakukan hal serupa supaya dapat menghasilkan pekerja yang sehat, bugar dan produktif! 

Dan supaya terwujud derajat kesehatan masyarakat setinggi-tingginya, baik secara fisik, mental, spiritual maupun sosial. Karena masyarakat yang sehat juga merupakan investasu bagi pembangunan suber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomis.

Custom Post Signature

Custom Post  Signature