Luna dan Sekolah Baru

on
Saturday, 23 September 2017
Dua bulan yang lalu, Luna resmi jadi anak SD! Yeay! 

Setelah perjalanan panjang masuk ke TK dari usia 3,5 tahun, kemudian lulus TK diusia 5,5 tahun. Selanjutnya Luna ikut les baca selama setahun, demi mematangkan umurnya supaya bisa masuk ke SD Negeri yang mama Dian taksir. *Iya mamanya yang naksir, anaknya mah manut-manut aja😅*

Alhamdulillah, akhirnya Luna resmi masuk ke SD Negeri tersebut diusia 6 tahun 9 bulan.

Awalnya, mama Dian sempat khawatir tentang hari pertama sekolah Luna. Berbeda dengan les baca yang dia ikuti setahun terakhir, sejam sehari, seminggu tiga kali. 

SD Negeri punya jam belajar yang lebih panjang. Teman-teman yang lebih banyak, jarak yang lebih jauh dari rumah serta tuntutan untuk mandiri yang lebih besar lagi dari sebelumnya.

Mama Dian sempet khawatir, "Luna betah nggak ya? Luna bisa ngikutin pelajarannya nggak ya?" Dan kekhawatiran lain yang pastinya juga dialami semua ibu saat pertama mengantar anaknya sekolah di tempat baru. *sadar diri*

But Alhamdulillah, hari pertama sekolah Luna berjalan super lancar.


Hari senin pertama itu diawali dengan upacara pagi. Nah ini salah satunya yang mama Dian sempet khawatirkan juga, "Anak kecil ini bakal betah nggak ya berdiri di tengah lapangan bersama terik matahari dalam jangka waktu yang nggak sebentar?" 

Ternyata Luna bisa loh anteng berdiri pas upacara, alhamdulillah. Eh pake ngobrol-ngobrol dikit sama temen di depannya sih. Karena kebetulan anak yang berdiri di depan Luna itu temen TK-nya dulu, jadi reunian deh disini. *Anak TK aja reunian. Eh?*
 

Saat pembagian kelas, mama Dian juga ikutan happy karena Luna sekelas bareng sama temen-temen TK-nya yang lama. Soalnya Luna ini anaknya agak malu-malu kucing, jadi enggak gitu gampang kenalan dengan orang baru. Tapi karena ada teman-teman lamanya di kelas itu, mama Dian jadi lebih tenang deh.

Hari kedua dan ketiga sekolah pun masih mama Dian anter sembari mengenalkan Luna sama kamar mandi dan kantin sekolah. Sembari cari jemputan untuk nganter-jemput Luna supaya mama Dian nggak perlu bolak-balik kesekolah Luna setiap hari.

Singkat cerita, hari pertama, kedua, dan ketiga sekolah Luna, superb lancar!

... Dan kemudian mama Dian mulai mellow lagi di hari keempat sekolah Luna.


Hari itu jadi hari pertama Luna kesekolahnya naik jemputan tanpa dianter mama Dian. Tega nggak tega sih, mulai berhenti nemenin Luna di hari kempat sekolahnya. 

Tapi mama Dian yakin, hari itu harus jadi hari pertama Luna belajar lebih mandiri lagi dari sebelumnya. Alhamdulillah juga anaknya enggak drama dan super semangat naik jemputan barunya. 

Dan hari itu juga Luna mulai masuk siang. Karena sekolah Luna cuma punya 1 kelas untuk kelas 1, jadi 2 kelas yang ada memakai kelas itu bergantian pagi dan siang. 

Ya masuk siangnya nggak siang-siang banget sih, masuknya jam 10 pagi. Nah pulangnya ini yang beneran siang, jam setengah 2 karena waktu istirahat yang dibuat lebih panjang untuk solat zuhur bersama di sekolah.

Nah masalah selanjutnya yang mama Dian pikirkan adalah makan siang Luna. Dengan pulang jam setengah 2 berarti Luna harus makan siang di sekolah kan? Sementara Luna ini makannya susah banget, milih-milih, dan kadang mesti harus disuapin dulu supaya makannya bener. 

Akhirnya mama Dian membuat beberapa pilihan antara nyuruh Luna beli makan siang di sekolah, atau bawain bekel ke sekolah atau makan siang di rumah aja. Awal-awal masuk, mama Dian bawain Luna bekal nasi untuk dimakan di sekolah. Tapi, sampe rumah bekalnya utuh. 

Kenapa bekalnya tetap utuh? Alasannya banyak. Mulai dari lupa kalo dia bawa bekal, sibuk nulis yang ada di papan tulis, sampe nggak sempet makan karena asik main sama temennya sampe jam istirahat abis.

"Mamah bawain nasi aja ya, nanti Luna beli kulit ayam krispi disekolah untuk makan sama nasinya.." Kata Luna besoknya. Oh, ternyata kemarin-kemarin itu dia ga makan bekalnya juga karena nggak coock sama lauknya. Kalo dirumah mah apa aja pasti dimakan karena mamanya yang nyuapin. *kemudian mama Dian nyalahin diri sendiri karena nggak biasain Luna makan sendiri. Huhu*

Selanjutnya mama Dian tetap bawain Luna bekal nasi ke sekolah setiap hari. Kadang tanpa lauk supaya dia sesekali bisa makan dengan kulit ayam kripsi disekolahnya, kadang pula dengan lauk lengkap. Ya, walauun tetep si nasi nggak pernah habis sampai di rumah. Sampai di rumah biasanya mama Dian suapin lagi sih.

Jujur mama Dian jadi khawatir banget sama pola makannya Luna yang berubah ini, Belom lagi kalo mikirin asupan vitamin dan gizinya.

Tugas-tugas dan pelajaran SD bisa dibilang jauh lebih banyak dari TK dulu. Di TK mah nggak pernah ada PR ya? Di SD Nulis dan berhitung setiap hari, plus bawa pulang PR juga setiap hari.

Mama Dian kemudian sadar, kalo Luna juga butuh asupan lebih dari sebelumnya. Urusan makan tetep mama Dian kejer, tapi ya itu dia. Luna nggak bisa langsung mau makan banyak ataupun makan semua sayuran yang mama Dian kasih.

Akhirnya mama Dian mutusin untuk ngejer ketertinggalan asupannya Luna lewat susu aja! Kebetulan ada satu susu yang kandungannya oke banget, dan pas buat Luna. 


Nah ini dia susunya, vidoran Xmart 5+. Dari pertama kali ngeliat keterangan di bungkusnya, mama Dian langsung menetapkan hati membeli susu ini karena vidoran Xmart 5+ kandungannya vitamin dan mineralnya banyak.

Kandungan paling penting dari vidoran Xmart 5+ ini adalah Cod Liver Oil atau minyak hati ikan kod yang manfaatnya bagus banget untuk membantu perkembangan otak anak, menambah daya tahan tubuh, dan menambah nafsu makan anak juga. 

Pas banget nih, semakin berat pelajaran di SD, semakin Luna membutuhkan nutrisi juga untuk otaknya kan? Dan supaya nafsu makannya Luna bisa semakin bertambah lagi dengan Cod Liver Oil yang ada di susu vidoran Xmart 5+ ini.

Selanjutnya vidoran Xmart 5+ ini juga tinggi vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B9, B12 dan juga tinggi kalsium, zat besi serta zinc. Yang kita tau bahwa semua vitamin dan mineral ini bagus banget untuk menunjang proses tumbuh kembangnya Luna


Jadi biasanya setiap hari Luna minum susu vidoran Xmart 5+ ini 2 gelas setiap hari. Gelas pertama diminum sebelum berangkat sekolah. Untuk menunjang gizi, vitamin dan mineral yang dia butuhkan selama disekolah.

Jadi mama Dian bisa lebih tenang saat dia nggak makan bekalnya di sekolah. Setidaknya udah ada ganjelan dulu kan, sampe mama Dian suapin makan siang pas pulang sekolah nanti.


Dan satu gelas lainnya diminum sebelum tidur malam. Tradisi banget nih minum segelas susu sebelum tidur, biar tidurnya lebih nyenyak. Hihi. Tapi jangan lupa sikat gigi ya, setelah minum susu sebelum tidur😁

Selain kandungannya banyak dan lengkap, susu vidoran Xmart 5+ ini juga dijamin berkualitas karena berasal dari peternakan susu sapi di New Zealand dan Eropa. Dan harga vidoran Xmart 5+ ini juga terjangkau banget. Harga terjangkau, kualitas terjamin dan kaya kandungan mineral, vitamin dan gizinya. Paket lengkap banget kan💙

Kalau mau beli vidoran Xmart 5+ ini juga mudah banget, karena sudah terdapat dan bisa dibeli di Carrefour, Yogya, Alfamidi, Hari-Hari serta dapat dibeli secara online melalui Tempo Store di Blibli dan Lazada.

Setelah hampir 2 bulan minum susu ini, menurut mama Dian, Luna cocok sama vidoran Xmart 5+ ini. Alhamdulillah anaknya tetap aktif selama sekolah. Nilai disekolah juga bagus-bagus, karena daya tangkapnya oke sama pelajaran-pelajaran di sekolah. Dan daya tahan tubuhnya juga bagus karena selama 2 bulan ini baru sekali kena flu.

Pokoknya demi kesehatan dan kelancaran sekolah Luna, mama Dian banyak-banyak ikhtiar dengan ngasih makanan yang baik dan sehat, tambahan gizi dari susu vidoran Xmart 5+ ini dan meluangkan waktu setiap malam untuk mendampingi Luna mengerjakan PR-nya.

Sekarang memasuki bulan ketiga di sekolah, pelajaran-pelajaran disekolah udah mulai naik ke tingkat yang lebih berat lagi. Akhir tahun nanti bakal ada UTS juga. Huah, mama Dian deg-degan. Semoga Luna bisa lancar melewati semuanya sampe 6 tahun kedepan, dengan nilai-nilai yang baik juga. Aaaaamiiinn.

Jadi mama-mama sekalian gimana dua bulan pertama anaknya di sekolah yang baru? Lancar-lancar jugakah? Plus bikin mamanya deg-degan juga nggak? Hihihi. Cerita-cerita dong di kolom komen yaaaaaa💙💙💙

Neo in Style Menghadirkan Koleksi Fashion Ready To Wear dari 10 Desainer Indonesia [Part.2]

on
Saturday, 16 September 2017
Setelah melihat 5 koleksi ready to wear karya designer indonesia pada postingan sebelumnya. Sekarang yuk kita lanjut ke 5 koleksi ready to wear karya designer Indonesia lainnya pada Fashion Runaway Neo In Style kemarin.


Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall Mozza Febyayusta

Neo In Style FAshion Show Runaway Neo Soho Mall Mozza Febyayusta

Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall Mozza Febyayusta

Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall Mozza Febyayusta

Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall Mozza Febyayusta

Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall Mozza Febyayusta

Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall Mozza Febyayusta

Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall Mozza Febyayusta


"Koi no yokan" bermakna cinta pada pandangan pertama dalam bahasa Jepang. Koleksi ini terinspirasi dari kekaguman sang designer pada daun-daun kering musim gugur dan turunnya salju pertama di Jepang kala itu.

Untuk menggambarkan tumpukan-tumpukan salju, sang designer menggunakan detail smock kain kasa. Serta beads mutiara serupa butiran salju dan rajutan yang menggambarkan ranting-ranting kering yang berserakan. Bahan yang digunakan adalah katun linen dan semi wool berwarna cream hingga coklat tua.

I love the outer yang udah nyatu sama poncho-nya yang bisa langsung kita jadiin hijab saat dipakai. Dan cukup berasa juga ya sisi Jejepangannya? Sukaaaa💗


Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall Khanaan

Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall Khanaan

Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall Khanaan

Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall Khanaan

Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall Khanaan

Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall Khanaan

Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall Khanaan

Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall Khanaan

Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall Khanaan
Khanaan, The Designer

Seperti yang kita lihat koleksi ini mostly berwarna hitam dan putih yang didominasi oleh satu motif yang eyecatching dan cantik. Dengan potongan-potongan yang simpel dan tidak memiliki banyak detail tapi tetap terlihat anggun dan manis.

Duh, aku gampang banget nih jatuh cinta dengan warna-warna hitam-putih begini. Simpel dan manis banget kan keliatannya?

Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall Yunita Kosasih

Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall Yunita Kosasih

Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall Yunita Kosasih

Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall Yunita Kosasih

Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall Yunita Kosasih

Keharmonisan dalam ketidakteraturan, hal itulah yang ingin ditangkap dan dimasukan pleh sang designer Yunita Kosasih ,pada koleksinya kali ini yang terinspirasi oleh seniman Peter Gentaar.

Yunita Kosasih mengatakan bahwa kain lurik yang digunakannya dalam koleksi ready to wear miliknya ini, menggambarkan kultur dan tradisi indonesia yang beragam. Karena kain lurik merupakan kain yang kaya warna dan motif.  Koleksinya kali ini juga menggunakan teknik pleats, drapery dan permainan cutting. Bahkan detail-detail beads yang digunakan dalam kedelapan cocktail dress ini merupakan handmade beads yang memperkuat kesan etnik dalam koleksi kali ini.

Etnik dan unik, menurut aku itu sih kesan pertama yang aku rasakan dalam koleksi Yunita Kosasih ini. Dan sang designer berhasil memadupadankan keseluruhan bahan dan detail menjadi sebuah busana yang unik namun tetap harmonis saat digunakan.


Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall Belinda Ameliyah

Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall Belinda Ameliyah

Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall Belinda Ameliyah

Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall Belinda Ameliyah

Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall Belinda Ameliyah

Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall Belinda Ameliyah

Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall Belinda Ameliyah

Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall Belinda Ameliyah
Belinda Ameliyah, The Designer

Loge adalah bangunan-bangunan tua yang diperuntukkan untuk benteng dan dibangun oleh Belanda  pada masa penjajahan tahun 1767, yang berada di daerah Klojen, Malang. Koleksi ready to wear dari Bielinda Ameliyah ini terinspirasi dengan bentuk dan siluet bangunan Loge tersebut.

Kesan etnik cukup terasa ya pada koleksi modest wear kali ini.  ke-8 busana modest wear ini berbahan soft jeans yang dikombinasikan dengan woven yang terdiri dari celana dan outwear dengan detail selendang woven dan aksesoris kayu untuk menambah kesan etniknya.

Bahan semi jeans ternyata cocok juga ya kalau dikombinasikan dengan sesuatu yang berbau etnik. Hasilnya adalah koleksi busana yang bisa digunakan saat santai dan juga saat formal. Love the ethnic details, dan pilihan untuk membuatnya dalam koleksi modest wear kayanya bisa banget menjadi pilihan untuk para pengguna hijab termasuk aku juga nih. Hihi


Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall YONSTUDIO by Yon Yulizar

Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall YONSTUDIO by Yon Yulizar

Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall YONSTUDIO by Yon Yulizar

Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall YONSTUDIO by Yon Yulizar

Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall YONSTUDIO by Yon Yulizar

Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall YONSTUDIO by Yon Yulizar

Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall YONSTUDIO by Yon Yulizar
Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall YONSTUDIO by Yon Yulizar

Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall YONSTUDIO by Yon Yulizar

Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall YONSTUDIO by Yon Yulizar

Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall YONSTUDIO by Yon Yulizar

Waktu busana putih teratas pertama kali keluar, aku langsung wooowww! potongannya unik, cantik namun tetap anggun dan menawan. Setelah itu aku langsung tau kalo keseluruhan koleksi akan sangat mengagumkan.

Sang designer, Yon Yulizar ternyata adalah seseorang yang sudah berpengalaman selama 26 tahun di industri fashion Indonesia dan juga merupakan anggota dari Indonesia Fashion Chamber.

Label YONSTUDIO kali ini menampilkan koleksi ready to wear deluxe dengan tema FROZEN Fall/Winter 2018. Bener-bener berasa Frozen karena keseluruhan koleksinya berwarna putih dengan pengaruh White Gothik yang terinspirasi dari musim dingin bersalju dibelahan Kutub Utara.

Gaya rancangan Avantgarde dengan teknik pengerjaan yang sangat apik dan dikerjakan dengan proses buatan tangan. Unsur-unsurmaterial dalam koleksi kali ini adalah Lace, Satin, Tule dan bahan-bahan pensukung lainnya. 

Serta yang cukup menyita perhatian aku adalah aksesoris yang juga digunakan para model ini, kesemuanya adalah buatan tangan Yon Yulizar sendiri loh. Keren banget!

Neo In Style Fashion Show Runaway Neo Soho Mall Indonesia Fashion Chamber

Nggak terasa satu jam telah berlalu. Acara Fashion Runaway Neo In Style ini pun ditutup dengan foto bersama para designer. Congratulation for all designer! Sungguh karya-karya yang luar biasa sekali💜

Teryata ya, karya-karya designer asli Indonesia bener-bener nggak kalah dengan brand luar. Aku suka dengan semua koleksi diatas, terutama yang berbau-bau etnik dan punya sentuhan sentuhan Indonesia. Dan sebagai konsumen, mulai sekarang aku mau coba lebih mencintai produk-produk dalam negeri. Terutama karya-karya designer Indonesia ini yang keren-keren ini.

Eh eh ada yang udah naksir dan mau langsung liat langsung serta beli koleksi busana dari para designer Indonesia ini?
d2-i Concept Store Indonesia Fashion Chamber Neo Soho Mall
d2-i Concept Store Indonesia Fashion Chambers (IFC)
UG Floor, Neo Soho Mall
Jl. S. Parman, Jakarta Barat


Langsung aja datang ke d2-i Concept Store yang terletak di UG Floor Mall Neo Soho. Di d2-i Concept Storetore ini kamu bisa langsung membeli koleksi busana dari para designer Indonesia yang tergabung dalam Indonesia Fashion Chamber (IFC). Akupun udah liat-liat sendiri semua koleksinya dan sukaaaaaa suka suka bangeeeettt. 

Yang penasaran, boleh langsung aja dateng ke d2-i Neo Soho Mall yaaaa.

Terima kasih juga untuk undangannya Blogger Crony dan Indonesia Fashion Chamber. Senang sekali bisa menjadi bloger yang menyebarkan cerita tentang karya-karya luar biasa dari designer Indonesia. Semoga kelak brand lokal kita bisa mengalahkan brand-brand luar ya. Atau mungkin malah bisa go international! Amin.

Sekali lagi selamat untuk kesemua designer yang sudah meluncurkan koleksi ready to wear-nya. Semoga sukses merambah ke industri fashion Indonesia dan selanjutnya akan melahirkan karya-karya yang lebih ciamik lagi yaaaaaa.

Dan untuk diri kita sendiri, yuk sebagai konsumen berjanji untuk lebih mencintai dan mendukung produk-produk Indonesia ya. Karena kalo bukan kita, siapa lagi kan?

Custom Post Signature

Custom Post  Signature