Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa yang Sebaiknya Diberikan untuk Pasien Isoman?

Beberapa waktu belakangan ini, kasus Covid-19 varian Omicron mengalami banyak sekali kenaikan. Sekolah-sekolah yang tadinya sudah PTM full 100%, banyak yang harus kembali melaksanakan PJJ dikarenakan angka Covid-19 yang kembali meninggi. Banyak juga teman-teman di sosial media yang mengumumkan dirinya atau keluarganya terjangkit virus ini.

Saat Anggota Keluarga Terdekat Positif Covid-19

Eh, nggak disangka-sangka dan nggak diduga-duga. Setelah berasa "lulus" ujian Covid-19 tahun lalu, tahun ini langsung dikasi cobaan di depan mata. Qadarullah awal bulan ini salah satu anggota keluarga dirumah positif Covid19. Padahal sebelumnya, hasil swab antigennya negatif. Tapi karena ragu,  akhirnya memutuskan untuk PCR dan hasilnya positif. 

Paniklah semua orang dirumah. Akupun langsung googling buat PCR homeservice tapi sayangnya karena hari Minggu, hampir semua layanan home service libur. Yasudalah, akhirnya memutuskan untuk PCR drive-thru aja. 

Alhamdulillah, hasilnya keluar berselang 12 jam kemudian di hari yang sama. Alhamdulillah banget semua anggota keluarga yang PCR siang itu hasilnya negative. Fyuh, legaaaa~

Anggota keluarga yang positif juga alhamdulillahnya hanya bergejala ringan dan disarankan untuk melakukan isoman di rumah aja.

Apa itu isoman? Isoman adalah isolasi mandiri atau cara untuk memisahkan orang yang sakit dari orang yang sehat. Isoman dilakukan agar virus yang ada tidak kembali menularkan orang lain. Isoman pasien terkonfirmasi positif covid 19, dilakukan selama 10--13 hari. Pasien tersebut tidak perlu lagi melakukan PCR jika di hari ke-13 sudah tidak lagi memiliki gejala apapun.

Sebagai keluarga dekat yang berkontak erat, walaupun negatif, kami juga punya kewajiban untuk isoman selama 5 hari. Tapi karena ada anggota keluarga yang positif Covid 19 dan isoman dirumah, akhirnya kita semua sekeluarga kompak buat isoman 14 hari. 

Nah, selama isoman alhamdulillah sekali keluarga terdekat kirim-kirim banyak hal buat nyemangatin dan ngebuat kita semua yang lagi isoman tetep sehat. 

Berdasarkan pengalaman ini, aku mau list ah, beberapa hal yang cocok untuk diberikan kepada orang yang isoman. Siapa tau bisa jadi inspirasi nih untuk kamu yang lagi bingung, "Mesti kirim apa ya untuk temen atau keluarga yang lagi isoman?"

vitamin isoman

Yang bisa dikirimkan untuk orang yang sedang menjalani isoman

1. Vitamin 

Nah ini salah satu hal yang penting banget. Orang yang sedang isoman, harus mendapatkan asupan vitamin isoman yang cukup. Beberapa jenis vitamin isoman yang bisa kamu kirimkan seperti vitamin C,  vitamin D atau multivitamin seperti Pyhealth.  Nggak perlu banyak-banyak, secukupnya aja untuk itungan seminggu atau dua minggu konsumsi.

2. Buah-buahan

Selain bisa untuk memberikan vitamin dan menjaga kesehatan, buah-buahan juga cocok banget buat cemilan. Kebayang nggak sih dirumah aja selama 14 hari, nggak bisa kemana-mana. Selain ngabisin waktu dengan tidur dan istirahat, apalagi yang paling dibutuhkan kalo bukan cemilan? Hihihi.

3. Dokter

Kemarin, alhamdulillah sekali Tante terdekat juga mengirimkan dokter kenalannya ke rumah buat booster infus vitamin C sekeluarga dan ngecek keadaan anggota keluarga yang positif covid juga. Ngobrol langsung sama dokter emang bener-bener bisa menenangkan hati, ya. Kalo di rumah sakit mesti antri dan nyampur dulu sama pasien lain, kalo dokternya yang kerumah kan jadi lebih aman, tenang dan lebih praktis juga tentunya.

4. Cemilan atau lauk matang

Selain buah sebagai cemilan sehat, tentunya kita juga butuh banget cemilan manis atau cemilan asin favorit. Semua itu selain mengenyangkan perut, tentunya juga bisa menaikkan imun karena membuat hati bahagia. Siapa sih yang ngga bahagia makan cemilan favoritnya? 

Lauk matang juga dapat menjadi salah satu pilihan untuk dikirimkan kepada orang yang isoman. Tapi, kalo bisa lauknya yang simpel-simpel aja, dan nggak usah terlalu banyak juga. Soalnya malah takut mubazir kalo kebanyakan, karena biasanya orang yang isoman memang berkelimpahan makanan di rumahnya kan.. Eheheheheee

5. Do'a dan support

Nggak bisa ngirim makanan atau vitamin, sama sekali nggak masalah. Do'a dan support juga nggak kalah penting dibandingkan yang lainnya. 

Tapi yang perlu diingat adalah, plis plis plis banget jangan malah ikutan panik :') Karena sesungguhnya kita semua udah panik, kalo ada yang nambahin panik malah bikin kita down. Padahal pikiran yang bahagia dan positif tuh ngaruh banget ke kesehatan. 

Yakinkan orang yang sedang isoman bahwa mereka pasti bisa pulih, bisa kembali negatif dan bisa kembali sehat dalam 14 hari kedepan. Ingatkan juga bahwa kekuatan pikiran itu penting banget. Walaupun keadaan sulit tapi harus tetep positif thinking dan dibawa happy aja semuanya. InshaaAllah, perasaan bahagia dan pikiran positif dapat menaikkan imun dan membuat seseorang yang sakit lebih cepat pulih dan sehat kembali.

Kira-kira 5 hal itulah, yang dapat kamu kirimkan kepada orang yang sedang menjalankan isoman. Alhamdulillah sekarang aku dan keluarga sudah kembali sehat dan bisa beraktivitas lagi keluar rumah seperti biasanya. Terima kasih untuk semua keluarga yang kemarin selalu support saat kami menjalankan isomanđź’—

Semoga badai Covid 19 ini dapat cepat berlalu, ya.. Aamiin. Jangan lupa tetap waspada, tetap jaga kesehatan, tetap jalani prokes, dan tetap positif thingking. Sehat-sehat selalu ya teman-teman semuanyaaaa~

1 komentar untuk "Apa yang Sebaiknya Diberikan untuk Pasien Isoman?"

  1. Baik yang lagi isoman maupun yang enggak, memang diperlukan tips kayak gini ya, Mba. Termasuk minum paket vitamin biar fit terus...

    BalasHapus