Nikmati Citarasa Kari Khas Jepang di A&W Restoran

on
Thursday, 29 September 2016

Nikmati Citarasa Kari Khas Jepang di A&W Restoran

Psssssst! Udah tau belom ada yang baru di A&W? 

Nikmati Citarasa Kari Khas Jepang di A&W Restoran. A&W ini udah jadi resto fastfood favoritnya mama Dian dan papa Api sejak duluuu~ Karena ke-crispy-an ayamnya pas dan citaranya juga khas A&W banget. Jadi kalo lagi ngemall sama anak-anak dan butuh makanan yang cepet dan anak-anak pasti doyan, yauda deh mampir ke A&W aja. 

Nikmati Citarasa Kari Khas Jepang di A&W Restoran



Dan kemarin, waktu mama Dian, Papa Api, Oma Yuli dan duo krucil mampir ke A&W Restoran Citraland Mall, kita nyobain menu baru A&W yang beda banget dari menu-menu lainnya yaitu A&W Japanese Curry Premium Mixbowls. Paket premium berupa nasi dengan 3 pilihan (ayam, udang ikan) yang ditemani dengan kuah kari khas Jepang.

Menu yang hadir sejak awal September kemarin merupakan variasi menu internasional baru dari A&W, yang pastinya terbuat dari bahan-bahan segar, berkualitas terbaik dan dapat dibeli dengan harga terjangkau. Eh eh tau juga nggak sih siapa Brand Ambassadornya Japanese Curry Premium Mixbowls ini? Yak betul! Mereka adalah JKT 48. Yang vvota mana suaranyaaaaa?? Dah cobain Japanese Curry Premium Mixbowls favoritnya Haruka, Melody dan Nabila belom niiih? :D

Oke lanjut! Karena penasaran sama kuah karinya, yaudah mama Dian langsung pesen 3 pilihan Japanese Curry Premium Mixbowls berupa ayam, ikan dan udang. Pesen langsung yang sepaket dengan signature softdrinknya A&W yaitu A&W RootBeer atau RB. Setelah pesen di kasir, kita mesti nunggu sekitar 3-5 menit sampai Japanese Curry Premium Mixbowlsnya dihidangkan.

Nikmati Citarasa Kari Khas Jepang di A&W Restoran

Yeay! Akhirnya setelah menunggu sekejap dateng juga nih 3 mangkok dengan Citarasa Kari Khas Jepangnya A&W. Mama Dian mulai penggambaran enaknya Japanese Curry Premium Mixbowls dari yang ayam dulu yaaaa.  

Jadi di dalam mangkok khas Mixbowlsnya A&W ini berisi nasi sebanyak setengah mangkok, kuah kari dengan potongan kentang dan wortel yang empuk, plus dua potong ayam filet crispy potongan tipis memanjang dilengkapi juga dengan potongan-potongan seledri. Ayamnya sih emang A&W banget, crispynya pas dan citarasanya khas. Nah kuah karinya ituuuuu ENAK! Rasanya nggak pedes dan nggak medok-medok banget juga karinya. Enduls banget pokoknyaaa! You're dong a very good job for this curry, A&W!

Semangkok Japanese Curry Chicken plus RB ini bisa didapatkan dengan harga Rp. 35.000,- aja sebelum pajak. Kalo mau pesen tanpa RBnya juga bisa kok. Mau bawa pulang? Bisa jugaaaa :D

Nikmati Citarasa Kari Khas Jepang di A&W Restoran

Lanjut ke mangkok kedua, Japanese Curry Prawn.  Isinya sama dengan Japanese Curry Chicken diatas, bedanya yang ini ayamnya diganti dengan udang. Tuh liat udangnya diatas, menggiurkan banget kaaaannn? Kakak Una sampe nambah pesenan prawnnya aja 2 potong, pokoknya rasa prawnnya nggak perlu diragukan lagi deh.  

Semangkuk nasi, kari khas Jepang dan 3 potong prawn ditambah dengan segelas RB bisa kita dapatkan dengan harga Rp. 39.000,- belum termasuk pajak yaaa. Dan tambahan udangnya bisa kita beli dengan harga Rp. 7.000 perpotongnya. Untung prawn-nya bisa dibeli terpisah yaaa, jadi nggak repot kalo mau nambah. Hihiii

Nikmati Citarasa Kari Khas Jepang di A&W Restoran

Dimangkok yang ketiga, mari menikmati potongan ikan yang dibalur tepung dan digoreng hingga crispy. Kalo yang ini kesukaan abang banget nih ikannya. Sampe abang tadi bilang "Besok kita makan yang kotak-kotak itu lagi ya mah di A&W." Hihi. 

Abang nyebutnya kotak-kotak karena daging ikan berbalut tepung ini berbentuk kotak yang di potong lagi menjadi 4 bagian. Ikannya berasa lembut dan sama sekali nggak amis kok. Japanese Curry Fish dan segelas RB bisa kita beli dengan harga Rp. 35.000,- aja sebelum pajak yaaaa.

Nikmati Citarasa Kari Khas Jepang di A&W Restoran

What makes A&W soo A&W? *pertanyaan macam apa ini?* Yak betul! RootBeernya! Yang pastinya nggak akan bisa kita dapatkan di resto fastfood yang lain. I love this kind of soda. Rasanya enak! Apalagi kalo ditambah ice creamnya yang diaduk yang diaduk sampe meleleh dan tercampur rata sama RootBeernya, creamy creamy gitu nanti rasanyaaa. Me like it!

Keseluruhan citarasa kari khas Jepang di A&W restoran ini almost perfect banget. Tapi kalo boleh saran lagi sama A&W mungkin kalo bisa pembagian wortel dan kentangnya lebih diratain yaaa. Soalnya keliatan nih dari 3 foto dibawah kalo di Japanese Curry Chicken penuh sama kentang dan wortel di dalam karinya, kalo yang Japanese Curry Fish sepi dari kentang dan wortelnya. Hihi. 

Nikmati Citarasa Kari Khas Jepang di A&W Restoran
All photography by Hepri Prasetio


Duh, abis nulis ini jadi laper. Enaknya langsung telepon hotlinenya A&W delivery 14061 atau via onlinenya di awdelivery.co.id aja yaaaa? Hmmm cek dompet dulu deeeh. Hihiii.

Nah, yang udah menikmati citarasa kari khas Jepang di A&W Restoran juga, yang mana nih menurut kamu yang paling enak dari 3 pilihan diatas? Yang belom coba, jangan khawatir, diliat dulu aja foto diatas untuk diterka-terka kira-kira yang paling enak yang mana yaaaaaa :D

Berhati-hatilah dalam Meninggalkan Jejak Digital!

on
Wednesday, 28 September 2016

Beberapa saat yang lalu aku sempet baca sebuah sharing pengalaman seseorang di facebook, dia menjelaskan betapa mudahnya kita mengajukan kredit pinjaman berbekal foto KTP seseorang atau memata-matai seseorang lewat data-data pribadi yang mereka bagikan di facebook. Tanpa kita sadari, hal-hal kecil semacam data pribadi yang kita bagikan di jejaring sosial media kita, ternyata bisa berpotensi mendatangkan kejahatan untuk kita.

Oleh karena itu, sebagai pengguna internet kita harus lebih bijak dalam meninggalkan jejak digital kita. Apa sih jejak digital itu? Jejak Digital atau digital footprint adalah rekaman interaksi kita di dunia maya yang kadang dengan sadar atau tidak sadar kita tinggalkan atau bagikan kepada yang lain.


Jadi, sebagai pengguna internet yang bijak, kita juga harus lebih berhati-hati lagi nih dalam meninggalkan jejak digital kita. Nah, kira-kira jejak digital seperti apa sih yang harus segera kita delete?

1. Data pribadi atau segala foto yang memuat data-data pribadi kita

Kalo aku biasanya tidak memunculkan nomer telepon di Facebook Profile maupun di kontak instagram bisnis. Masih mending kalo cuma dikejer tukang KTA lagi untuk nawarin produknya, gimana kalo sampe telepon penipuan? Begitupun dengan fotokopi KTP, SIM maupun paspor, kalo emang mau pamer kalo pasfoto kita oke disitu, jangan lupa ditutup dulu ya nomer-nomer penting dan alamat kita. 

2. Jangan pernah memilih 'Remember Password' jika log in ke akun sosial media kita di gadget yang bukan milik kita pribadi

Yup, untuk amannya, jangan pernah meng-klik 'Remember password' saat kita masuk ke sebuah web yang menggunakan user dan password kita, di komputer warnet atau gadget pinjaman. Bahaya kan kalo akun kita sampai dibajak dan dipergunakan untuk hal yang tidak baik?

3. Untuk para mommies, hindarilah memposting foto anak-anak kita yang kelak akan mengundang kejahatan

Apalagi kejahatan seksual yang akhir-akhir ini lagi marak banget ya. Hindarilah memposting foto anak kita dalam keadaan nude atau minim busana. Kalo sampe disalahgunakan oleh pedofilia kan mengerikan yaaa :(

Ada juga yang berpendapat bahwa sebaiknya kita tidak menguplod foto anak-anak sama sekali, selain karena sesungguhnya mereka punya haknya pribadi, rawannya kejahatan kepada anak juga menjadi salah satu alasannya. Tapi semuanya kembali lagi ke tangan orangtua si anak tersebut.

Kalo aku sendiri, jujur belom bisa untuk tidak memposting foto anak-anak sama sekali. Tapi niatnya sedikit-sedikit mau mulai mengurangi lah, atau kalo bisa jangan posting foto anak yang terlalu close up, mungkin yang pas nunduk, hadap samping, atau ketutup topi yang penting kalo bisa jangan full photo yang terlalu jelas aja. Yang sekiranya bakal memancing kejahatan lah yaaa. Ehehehee

Yak itu dia menurut aku, 3 poin utama yang harus dihapus dari jejak digital kita. Soalnya jaman makin ngeri, bok. Adaaa aja orang jahat yang menggunakan segala cara untuk mendapatkan kemauannya. Semoga kita dan keluarga kita selalu terlindungi dari hal-hal buruk di depan yaaa. Aaaaaaamiin.

Kalo yang lain gimana? Sekiranya apalagi nih yang penting banget untuk dihapus dari jejak digital kita? :)

3 Cover-Artist yang Cover Song-nya Oke Banget

on
Sunday, 25 September 2016

Halo bloggers! Siapa disini yang suka nulis sambil dengerin lagu favoritnya? *Me,me, me!* *Diri sendiri ikutan tunjuk tangan* Yep, dengerin musik favorit bisa menghadirkan mood yang baik waktu kita lagi nulis ya. Aku pun suka banget streaming-streamin lagu favorit yang belom ada di playlist. Hihi. Tapi kadang suka bosen ngga sih sama satu lagu yang diputer-puter terus? Atau suka sama lagunya tapi nggak suka sama penyanyinya? Nih, aku kasih rekomendasi 3 cover artist favorit aku ya, yang beberapa diantaranya malah sukses bawain lagu lebih keren dari versi aslinya!

1. Kurt Hugo Schneider
Pria amerika kelahiran tahun 1988 ini adalah seorang produser, musikus, penyanyi dan penulis lagu yang membuat banyak cover song dengan banyak cover-artist lain. KHS selalu menghadirkan cover song dengan konsep yang kreatif, seperti di cover Cheap Thrill - Sia, KHS menggunakan sepeda sebagai alat musiknya. Kerennya kebangetaaan!

2. Alex Aiono
Cowok 20 tahun asal Arizona, US ini suaranya enak. Kalo senyum lebar banget pulaaa *lah ini pendapat apaan sih x)* Dengan menggunakan lebih dari 1 alat musik, lagu-lagu coveran-nya bener-bener berasa beda dengan versi aslinya. Cover song-nya Alex Aiono favorit aku yaitu we dont talk anymore-nya  Charlie Puth dan Selena Gomez. We don't talk anymore~

3. Conor Maynard
Cowok keren asal Inggris yang umurnya cuma beda setahun sama aku ini, lebih mengandalkan suaranya yang empuk-empuk merduuu dalam mengcover sebuah lagu. Tapi suaranya emang asli, enak bangeeettt. Cover song-nya Conor Maynard favorit aku yang, mmmmmmmm *susah milihnya* Faded - Alan Walker, Closer - The Chainsmoker, dan 7 Years - Luke Graham semuanya enaaaaak :D

Nah itu dia 3 Cover-Artist favorit aku di bulan September iniii. Ada yang punya Cover-Artist favorit juga selain 3 diatas ini? Rekomendasiin ke aku dong! Thank youuu~

Bebaskan Anak Dari Gadget Dengan 1 Langkah Berikut Ini!

on
Sunday, 11 September 2016
Ngeliat bayi jaman sekarang udah pada pinter pegang gadget, tentunya udah jadi pemandangan biasa banget ya saat ini? Beda sama jaman orangtuanya (termasuk aku) dulu, permainan masa kecil tahun '90-an masih dominan dengan aktivitas luar ruangan dengan interaksi bersama teman-teman.

Menurut seminar parenting yang pernah aku ikuti beberapa waktu lalu, anak-anak jaman sekarang merupakan Digital Native atau penduduk digital. Sedangkan orangtuanya merupakan Digital Immigrant. Para orangtua, termasuk aku nih, umumnya mengenal gadget ketika memasuki pertengahan masa hidup mereka. Sedangkan anak-anak, bayi dan balita jaman sekarang, ternyata sudah mengenal gadet sejak mereka baru dilahirkan! Siapa disini bu-ibu yang pernah motret atau ngajak selfie anaknya saat baru dilahirkan? Naaah, itu tuh salah satu media pengenalan gadget kepada anak saat dia baru dilahirkan.

Itulah mengapa bayi jaman sekarang, diusianya yang baru setahun udah ngerti gimana buka youtube dan nge-swipe layar handphone untuk cari video yang dia mau, karena mereka memang sudah mengenal, sudah terbiasa, dan tumbuh besar dengan gadget sejak awal usia mereka. Kenapa kadang justru malah orangtuanya yang suka gaptek? Simply karena kita para orangtua merupakan penduduk pindahan ke era digital saat ini, yang baru mengenal gadget di pertengahan masa kehidupan kita. 

Kehadiran gadget tak perlu dipungkiri lagi memang memberikan manfaat untuk kehidupan kita. Pun untuk anak-anak kita. Dengan pengunaan yang tepat kita bisa mengajarkan anak-anak musik, angka, huruf dan warna lewat gadget mereka. Tapi yang sering terjadi sekarang adalah orangtua kebablasan saat memberikan gadget untuk anak-anaknya.


Sekarang aku mau buat pengakuan nih *duh jangan dibully yaaa* sebenernya aku adalah salah satu orangtua yang kebablasan memberikan gadget untuk anaknya. Kadang biar abang sama una nggak berantem pas mama Dian sibuk ngerjain ini itu, mama Dian pasangain aja video-video kesukaan mereka di Youtube. Una sama Abang asik nonton youtube sendiri, mama Dian sibuk aktivitas sendiri. Dan lupa ngawasin serta mendampingi mereka saat menggunakan gadget tersebut.

Setiap hal  memang punya sisi positif dan negatifnya sendiri, termasuk gadget. Sesungguhnya, Karena gadget juga Una dan Abang jadi kenal banyak kata dalam bahasa inggris, dan bisa ngomong bahasa inggris secara pasif. Sampe kadang aku bingung ngeliat anak dua ini ngobrol pake bahasa inggris, padahal bahasa inggris di TK mereka cuma dijadikan ekskul dan diajarkan seminggu sekali aja. Ternyata tanpa disadari, saat mereka nonton beberapa acara dan kartun di youtube dalam bahasa inggris, mereka juga mempelajari dan mengingat kata-kata tersebut.

Tapi tetep aja, karena udah keasikan nonton dari posisi duduk sampe tiduran, dari jauh-jauh sampe deket-deket liatnya, mereka masih aja anteng di depan layar gadgetnya. Sampe kadang aku aja yang liat capek, tapi mereka nggak capek dan tetep betah sama gadgetnya.  Selain bisa ngerusak mata mereka, tentunya penggunaan gadget yang terlalu lama bisa ngebuat mereka males gerak serta kurang komunikasi juga sama orang-orang disekitarnya. Itulah kenapa, penggunaan gadget memang sebaiknya dibatasi.

Dan mama Dian sepertinya udah melakukan 1001 cara untuk ngebuat anak-anak nggak terlalu lengket sama gadgetnya. Mulai dari bersikap tegas, lemah lembut, pake marah-marah ataupun dirayu-rayu. Semuanya udah mama Dian coba. Dan ternyata memang ada satu cara yang menurut aku paling ampuh untuk ngebuat anak-anak lepas dan lupa sama gadgetnya. Dan cara itu adalah:


Toko Mainan Online Terlengkap Kidipal

Sejauh ini menurut mama Dian, cara ini merupakan cara paling ampuh untuk ngebuat anak-anak lepas dari gadgetnya seharian. Oleh karena itu setiap bulan mama Dian selalu sediain budget khusus untuk beliin anak-anak mainan. Boros-boros dikit gapapa yang penting mereka bisa lepas dari gadgetnya, mau bergerak, berinteraksi, dan belajar berbagi.

Tapi mainan-mainan yang mama Dian beli untuk Una dan Abang juga nggak bisa sembarang beli aja. Berikut mama Dian sharing tentang tips memilih mainan anak yaaa: 

1. Pertimbangkan tokoh kartun favorit anak-anak saat memilih mainan

Karena pengalaman banget nih, kadang saat anak-anak memainkan maianan dari tokoh kartun favoritnya, mereka jadi betah main lama-lama sama mainanannya. Semakin lama meeka betah main sama mainannya, semakin lama juga kan mereka lupa sama gadget.

Toko Mainan Online Terlengkap Kidipal

Toko Mainan Online Terlengkap Kidipal

Seperti kemarin, mama Dian beliin mainan untuk Una dan Abang dengan dua jenis tokoh kartun favorit mereka. Kalo Una, My Little Pony Play-Doh. Sedangkan Abang, Satu set mainan Angry Birds.

2. Pilih mainan yang bisa meningkatkan kemampuan motorik kasar serta meningkatkan kecerdasan visual mereka, seperti Dough, Bricks ataupun Pasir Kinetis.

Yes, dough semacam Play-Doh ini tetep jadi mainan favorit anak-anak sepanjang masa. Selain untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar serta kecerdasan visual mereka, mainan semacam dough ini bisa ngelatih imajinasi dan konsentrasi mereka juga saat dibentuk. Jadi lama deh antengnya. 

Toko Mainan Online Terlengkap Kidipal

Toko Mainan Online Terlengkap Kidipal

3. Pastikan mainan yang dibeli sesuai dengan umur anak-anak, dan aman dari bahan-bahan berbahaya

Kalo untuk anak-anak seumur Una dan Abang, mainan semacam blok lego sama sekali nggak cocok. Karena pasti sebelum selesai dirakit, udah ilang-ilangan duluan. Pun permainan board games macam monopoli, mereka belumngerti sama sekali tentang peraturan dan nilai uang. Dan biasanya disetiap mainan ada keterangan umurnya kok, jadi sebaiknya sebelum membeli dicek dulu ya bu-ibu.

Toko Mainan Online Terlengkap Kidipal
All photo taken by Hepri Prasetio with Fujifilm XT10
Walaupun membeli mainan anak setiap bulan udah jadi rutinitas, tapi sejujurnya aku belum punya tempat beli mainan langganan. Sampe kemarin akhirnyaaaa, mama Dian ketemu sama Kidipal, toko mainan anak online terlengkap.

Toko Mainan Online Terlengkap Kidipal

Beneran lengkap karena segala macam tokoh kartun ada, mulai dari My Little Pony, Sofia The First, Shopkins, Paw Patrol, dan banyak lagi lainnya. Macem-macemnya juga lengkap, mulai dari balok-balok semacam Lego, Play Doh, Pasir Kinetis, sampe kolam renang anak dan ban berenang anaknya juga ada. Plus, suka bertebaran diskon juga loh di Kidipal. FYI, mainan Angry Birdsnya abang tadinya sepaket harganya sekitar 150 ribuan, tapi kemudian didiskon 50% jadi 74 ribu aja. My Little Pony Una juga diskon 40% loh. Kayanya abis ini bakal langganan beli mainan di Kidipal deh. Hihi

Membahagiakan banget deh pokoknya kalo kalo liat anak-anak anteng sama mainan mereka sampe lupa sama gadget. Kalo bu-ibu yang lain gimana? Apa jurus paling ampuh untuk ngebuat anak-anaknya lepas dari gadget? Ada yang memilih untuk memberikan mainan juga kah seperti aku? :D


Toko Mainan Online Terlengkap Kidipal

Pardon the mess, my childern are making memories.
- Unknown


NB: Pssssst, tungguin family-vlog pertama kita, Una&Iki Playtube in episode 'Opening Surprise Box from Kidipal' yaaaaa :D

Do and Don't di Dalam Grup Chat Whatsapp

on
Thursday, 8 September 2016

Coba semuanya, ayo dibuka aplikasi Whatsappnya dan dihitung udah bergabung dengan berapa grup chat disana? Kalo aku sendiri setelah semalem ngitung, baru sadar kalo udah gabung sama 10 grup Whatsapp. Mulai dari temen SMA, teman kuliah, grup ngeblog, grup komite, grup orangtua murid dan lain-lainnyaaa. 

Beda grup tentunya beda-beda orang dan peraturannya ya. Walaupun tentunya banyak juga grup yang nggak menerapkan peraturan apapun. Sebagai salah satu admin di sebuah grup chat tentunya sebenarnya aku juga menerapkan beberapa peraturan yang nggak tertulis. Ada peraturan, tapi nggak aku tulis, ya orang-orang disana jadi nggak tau lah ya kalo ada peraturan. Dan aku suka kesel sendiri kalo ada orang yang ngelanggar 'peraturan tak tertulis' itu. *Lah, salah sendiri lah kenapa nggak ditulis?* 


Jadi as an admin in a whatsapp group chat, i wanna tell you about do's and don'ts in a whatsapp group chat. Do and don't yang akan aku tulis ini tentunya yang umum banget, biar tetep rapih aja lah grupnya dan tentunya nyaman untuk para anggotanya ya.

1. [DO] Selalu menyapa saat memulai chat. 
Apalagi kalo para anggota grup tersebut lagi ngobrolin suatu topik dan kita mau nanya sesuatu yang di luar topik atau bahasa kerennya OOT (Out Of Topic), baiknya ya masuk sambil menyapa semua anggota di grup dulu lah ya. Kecuali kalo memang mau menanggapi topik yang sedang dibicarakan tersebut, boleh lah langsung nyamber, dengan sopan pastinya yaa.

2. [DONT] Share foto-foto yang nggak ada hubungannya dengan grup tersebut.
Situasi ini bakal jadi awkward banget saat seorang anggota grup, share foto-foto yang sama sekali nggak ada hubungannya dengan grup tersebut. Apalagi yang dishare cuma foto tanpa keterangan apa-apa. Atau pas ada yang nanggepin malah didiemin. Kecuali kalo memang salah kirim ya, sok atuhlah langsung minta maaf ke semua anggota grup disana.

3. [DONT] Left tiba-tiba
Nggak ada angin nggak ada ujan tiba-tiba ada yang left. Langsung deh diomongin sama anggota grup yang lain. Biasanya disini si admin langsung merasa, "Apakah aku melakukan kesalahan? apakah ada yang salah dengan grup ini?" Kemudian jadi suudzon. Yah walaupun si admin bisa berbaik sangka, tapi kan tetep aja kalo left mendadak gitu jatohnya agak kurang sopan ya. Baiknya kalo mau left, japri dulu ke admin atau pamit dulu ke temen-temen satu grup yang lain. Kecuali, kalo ga sengaja left atau emang diundang tiba-tiba ke grup yang nggak diinginkan ya.

4. [DONT] Buka lapak jualan secara tiba-tiba
Alhamdulillah belum nemu kejadian begini di grup yang aku ikuti. Tapi pastinya ada lah ya orang yang saking semangatnya jualan langsung buka lapak di suatu grup tanpa tedeng aling-aling. Sebenernya kalo grupnya santai-santai aja sih gapapa ya, tapi nggak ada salahnya kan, sebelum buka lapak misi-misi dulu ke adminnya ataupun ke anggota grup lainnya.

5. [DONT] Curhat berlebihan
Atau kata mak Ade, over sharing. Iyes, kebanyakan nyinyir di group atau mengeluarkan semua permasalahan pribadi nggak baik juga loh. Keliatannya mungkin dari semua anggota grup, beberapa yang aktif selalu perhatian sama cerita-cerita kita. Tapi para anggota lainnya yang merupakan silent rider, pasti tetep baca nyinyiran dan curhatan kita. Lagipula nggak semua masalah perlu dishare dan nggak semua nyinyiran perlu dikeluarkan kan? Hihi

Yup, kira-kira itu aja beberapa peraturan tak tertulis dari admin sebuah grup chat Whatsapp (read: me). Kalo yang lain gimana niiih, kira-kira ada peraturan apa aja di grup chat Whatsappnya? Ada yang berbedakah dari 5 diatas? :D

Tentang Una dan Cita-Citanya

on
Friday, 2 September 2016

"Mah aku suka nulis.. Nanti kuliah ambil sastra aja ya.."
"Duh, jadi penulis nggak ngehasilin duit, ambil jurusan lain aja selain sastra."

Tentang Una dan Cita-Citanya. Ada yang punya permasalahan yang sama juga kah seperti aku jaman SMA dulu? Waktu itu aku yang hobinya nulis cerita dan bercita-cita jadi novelis, nggak dibolehin kuliah jurusan Sastra Indonesia. Karena menurut mama, jadi penulis "kurang" menghasilkan uang. Kalo saat itu JK. Rowling udah jadi penulis terkaya, aku mungkin bakal ngajak mama debat kali tentang opini "penulis yang nggak menghasilkan uang."

Kebalikan dari mama, sebagai ibu muda modern masa kini *apa sih istilahnya xp*, aku berniat untuk nggak mengekang Una memilih jurusan kuliahnya. Aku berniat untuk dukung semua keputusannya, tetap tapi pendidikan nomer 1 ya. Walaupun nanti dia cuma jadi ibu rumah tangga aja, mama Dian dan papa Api setuju kok untuk menguliahkan Una setinggi-tingginya.

Una, the doctor soon to be

Kalo sekarang ditanya cita-citanya apa, jawaban Una adalah "Mau jadi dokter." Sepertinya Una selalu terpesona sama dokter yang megang stetoskop yang lagi periksa Una waktu sakit. Mama Dian sih seneng banget kalo anaknya mau jadi dokter. Tapi sesuai nggak sih sebenernya profesi itu untuk Una, sesuai jugakah dengan bakat dan minatnya? 

Kebetulan banget nih, hari Sabtu tanggal 28 Agustus kemarin mama Dian menghadiri sebuah talkshow dari KEB dan Jiwasraya, yang mencerahkan pikiran mama Dian banget tentang Una dan cita-citanya.


Talkshow #KEBJiwasraya ini bertempat di HK Cafe Sarinah, dan dimulai setelah jam makan siang. Dibuka dengan sapaan dari MC cantik dan sambutan dari maketu kesayang kita semua yaitu mak Icoel yang menyampaikan bahwa TalkShow yang berjudul "Persiapan Pendidikan Anak Menghadapi Persaingan Global" ini tercipta atas sinergi antara KEB dan Jiwasraya. Acara ini pun bakal menghadirkan 3 narasumber yaitu Mira Sahid - Founder KEB, Elizabeth T. Santosa - Psikolog, dan T. Guntur Priyonggodo - Ka. Cab. Jiwasraya. 


Acara Talk Show pun dimulai dengan pertanyaan dari Makpon Mira Sahid kepada Miss Lizzie, tentang anak-anaknya yang punya banyak banget minat. Dan makpon jadi bingung, sebenernya yang mana sih bakat dan minat anak-anaknya yang sebenarnya, agar bisa segera diarahkan sedari kecil. Setelah ngangguk-ngangguk cantik, miss Lizzie pun segera menjawab pertanyaan Makpon sekaligus menjelaskan kepada kita semua tentang cara mengidentifikasi bakat anak-anak dari 8 kecerdasan majemuknya.


Miss Lizzie membuka penjelasannya tentang cerita dari Taylor Swift penyanyi muda yang sukses meraih banyak piala Oscar, dan perjalanan karirnya yang bisa dibilang sangat amat nggak mudah, perlu banyak pengorbanan untuk mencapai kesuksesannya yang sekarang ini. Tapi semua itu dimulai tentu aja dari orangtuanya yang menyadari bakat Taylor Swift sejak kecil dan langsung mengarahkan dan memotivasinya hingga sukses seperti sekarang ini.

Nggak ada yang nggak pintar. Semua anak pintar dengan kecerdasannya masing-masing. Setuju bu-ibu? SETUJU DONG! Jadi mama Dian harus mulai darimana ya untuk mendukung cita-cita Una? Miss Lizzie pun menjabarkan tiga langkah di bawah ini.



Jadi langkah pertama dan yang paling penting adalah mengidentifikasikan potensi anak kita. Salah satunya bisa melalui metode dari Howard Gardner yaitu Multiple Intelligences, atau biasa disebut juga 8 kecerdasan majemuk. Manusia umumnya memiliki 8 kecerdasan majemuk dibawah ini, namun biasanya hanya 1-2 kecerdasan yang bersifat dominan. Dan dari kecerdasan yang dominan itulah membentuk bakat dan minat mereka yang sesungguhnya, hingga kita sebagai orangtua bisa mengetahui kelak anak-anak bisa jadi apa sih dengan kecerdasan majemuk dominan yang mereka miliki tersebut?




Dari 8 kecerdasan diatas, sebenarnya kita sebagai orangtua udah mulai bisa mengira-ngira nih, yang mana sih kecerdasan dominan yag dimiliki oleh anak-anak kita? Tapi sebelum mulai mengidentifikasikan kecerdasan anak kita, boleh juga mengidentifikasikan kecerdasan diri sendiri loh bu-ibu. Kira-kira kalo bu-ibu dominan yang mana nih? Kalo mama Dian sih rasa-rasanya lebih dominan kecerdasan intrapesonalnya ya. Kecerdasan yang membuat kita mampu lebih mengenali diri sendiri. Ngebuat mama Dian jadi senang menghabiskan waktu untuk diem aja di dalam kamar, di depan komputer untuk mikir dan nulis. Naaah, kalo Una, udah keliatan banget nih punya hobi dan bakat yang cenderung mengarah ke salah satu kecerdasan majemuk diatas.


Yaitu adalah bakat menggambar. Yang bikin mama Dian takjub dari gambar-gambar Una adalah gambarnya bisa bercerita. Dan Luna bisa menggambarkan mimik wajah yang pas untuk karakter-karakter di gambarnya. Dari gambar diatas, mama Dian udah bisa mengidentifikasi kecerdasan yang Una miliki, yaitu kecerdasan visual. Selain menggambar, Una juga suka sama bikin-bikin sesuatu, atau bahasa kerennya crafting. Dia suka main playdough, gambar, mewarnai, pokoknya hobi-hobinya dia memang cenderung mengarah ke kecerdasan visual banget. Dan dari keterangan miss Lizzie, ternyata si anak dengan kecerdasan visual yang dominan bisa jadi ahli bedah juga loh. Waaaah, berarti Una bisa banget nih ya jadi dokter waktu dia besar nanti.

Langkah kedua dari mendukung cita-cita Una adalah mengarahkan dan membina bakat yang dia miliki. Dengan cara menyediakan banyak alat-alat crafting mulai dari kertas kosong, kertas origami, kain flanel, gunting, lem, pensil warna, spidol, cat air dan lain-lainnya. Pokoknya semua itu mama Dian sediakan di rumah untuk Una, supaya Una bisa semakin mengasah kecerdasan visualnya. 

Yang terakhir adalah memotivasi. Langkah terakhir ini mama Dian lakukan dalam bentuk pendampingan langsung waktu Una lagi asik gambar dan crafting, serta menyampaikan apresiasi atas semua karya-karya yang Una buat. Kalo menurut mama Dian sih semua gambar atau craft yang Una buat bagus, walaupun sampai sekarang belum pernah menang lomba mewarnai sih. Hehe.

Dukungan materiil untuk cita-cita Una

Pokoknya disini mama Dian nyatakan bahwa mama Dian dukung 100% secara moril kalo Una mau jadi dokter. Tapi gimana dukungan secara materilnya? Kebetulan mama Dian punya temen yang jadi dokter juga dan sempet ngulik-ngulik biaya kuliahnya, dan itu WOW banget yaaaa. Bisa untuk beli rumah di pinggiran kota lah. Ratusan juta lah ya kalo ditotal-total. Kepikiran sekitar 13 tahun lagi, jamannya Una kuliah nanti, berapa ya kira-kira biayanya? *mulai stress*

Untungnya, di Talk Show #KEBJiwasraya hadir juga Bapak Guntur selaku perwakilan dari Jiwasraya yang memberikan bu-ibu-yang-cemas-akan-biaya-kuliah-anak-anaknya-di-masa-depan ini sebuah solusi yang mencerahkan.

Sebelumnya Bapak Guntur cerita sedikit nih tentang Jiwasraya. Jiwasraya ternyata merupakan satu-satunya perusahaan asuransi jiwa milik negara (BUMN), jadinya dana kita bakal terjamin aman di Jiwasraya. Jiwasraya juga memiliki banyak kantor cabang serta agen-agen asuransi yang tersebar di seluruh Indonesia. Plus, pembayaran preminya bisa lewat ATM, jadinya praktis banget nih nggak pake repot.



Bapak Guntur juga memperkenalkan satu produk asuransi yang bisa mengcover kegalauan kita sebagai ibu-ibu dalam perencanaan biaya pendidikan anak-anaknya. Yaitu, JS Prestasi. Apa sih JS Prestasi itu?
Jadi dengan sejumlah premi bulanan yang kita bayarkan di JS Prestasi, yang bisa kita mulai sejak anak berusia 3 bulan hingga 5 tahun. Kita sudah 'mengamankan' dana kuliah untuk anak-anak kita dimasa depan.

Untuk tahun 2015 kemarin, Jiwasraya sudah memperkirakan biaya kuliah sebesar 250juta untuk beberapa PTN di Indonesia. Besaran 250juta tersebut sudah termasuk buku kuliah,  biaya kuliah dan seluruh biaya hidup selama 4 tahun mengenyam pendidikan bangku kuliah. Tahun lalu aja 250 juta, gimana 13 tahun lagi cobaaaa? *makin stress*

Jangan stress dulu bu-ibu, menurut aku sendiri sih JS Prestasi ini cocok banget untuk mengamankan biaya kuliah anak-anak kita. Nggak cuma biaya kuliah sih, setiap anak kita masuk SD, SMP dan SMA, JS Prestasi akan mengeluarkan uang asuransinya untuk mengcover kebutuhan pendidikan anak-anak kita. Belum lagi manfaat tambahan lainnya yaitu uang asuransi yang dibayarkan saat si tertanggung meninggal dunia, kecelakaan maupun cacat tetap total. *kalo yang ini sih amit-amit semua yaaa*

Yang tertarik sama asuransi JS Prestasi Jiwasraya ini langsung aja cuss buka webnya di www.jiwasraya.co.id untuk segera mencari agen asuransi Jiwasraya yang akan mebantu menjelaskan lebih lengkap lagi mengenai produk JS Prestasi ini.

Persiapan biaya pendidikan Una

Kalo aku sendiri sejauh ini emang belum terikat dengan asuransi pendidikan manapun. Karena belum tertarik sih ya sebenernya. Tapi pastinya setelah menyadari betapa mahalnya biaya pendidikan jaman sekarang, dari TK aja udah berasa bok! Apalagi kalo Una beneran mau jadi dokter, pastinya mama Dian perlu banget nabung dari sekarang!

Persiapan biaya pendidikan Una yang lagi aku jalanin saat ini baru dalam bentuk tabungan emas aja. Mudah-mudahan cukup sih dan nggak akan kepake ataupun ilang emas-emasnya sampe nanti Una kuliah yaaa. Aaaaamiin. Dan nggak tertutup kemungkinan sama sekali untuk mulai ikut asuransi pendidikan. 

Tapi aku tuh orangnya masih suka makein uang tabungan. Agak nggak rela aja kayanya masukin sejumlah duit yang baru bisa keliatan dalam beberapa tahun kedepan. Aku maunya tabungannya yang keliatan. Kaya emas atau uang tunai. Makanya masih suka galau nih mau ikutan asuransi atau nggak. Mudah-mudahan sih ya kedepannya dikasih rejeki yang berlebih lagi juga, untuk daftarin dua anak mama Dian ke JS Prestasi. Aaaaamiinn. 

Acara Talk Show #KEBJiwasraya ini akhirnya berakhir setelah selesainya sesi pertanyaan, pengumuman pemenang pertanyaan terbaik dan live twit. Setelah itu seperti biasa, para emak eksis dulu poto-poto bareeeng. Hihi. Terima kasih KEB dan Jiwasraya yang udah menghadirkan acara yang super bermanfaat banget dan berhasil menjawab kegalauan yang tersimpan selama ini di hati mama Dian. 

Inshaallah setelah ini mama Dian akan lebih ngedukung lagi cita-cita Una, dan akan tetap menstimulus 8 kecerdasan majemuknya. Dan sebagai ibu yang pasti mau yang terbaik untuk anaknya, mama Dian mulai sekarang bakal lebih serius juga merencanakan biaya pendidikan anak-anak di masa depannya. Mudah-mudahan lancar-lancar deh ya semuanya sampe Una dan Abang lulus S2 atau S3 ya. Aaaaaaamiiinn.

Kalo bu-ibu yang dirumah gimana nih, udah taukah anak-anaknya dominan di kecerdasan majemuk yang mana? Dan gimana persiapan biaya pendidikannya? Pada mulai stress kaya aku juga nggak ya kalo mikirin biaya kuliah anak-anak? x)

Custom Post Signature

Custom Post  Signature