Ada Apa di Kebun Binatang Ragunan, Kini?

08.12.00


Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016
All photography by Hepri Prasetio

Foto by Mas Yudi :D


Ada apa di Kebun Binatang Ragunan, kini? - Bukan, mama Dian memberi judul dengan "Ada apa" di depannya bukan karena terpengaruh euforia AADC loh. Tapi karena ingin mengulas tentang Ragunan di tahun 2016 ini. 

Long weeknd kali ini bisa dibilang liburan marathon untuk mama Dian, papa Api, Una dan Abang. Kenapa marathon? Karena sebenarnya kita udah mulai nyolong start liburan sejak hari Rabu ke The Jungle Waterpark di Bogor, dalam rangka family gathering kantornya papa Api. Kemudian hari Kamisnya karena dapet undangan khusus Blogger, Hepri Prasetio Little Family ini holi(day)date bareng sama Tante Nana, Om Tony dan Ale ke Ocean Dream Samudra Ancol. Dan hari Jum'atnya, Oma Yuli ngajakin kita liburang bareng ke Kebun Binatang Ragunan. Dan baru bisa bener-bener istirahat di hari sabtu yang indah ini. 

Lanjut ke perbincangan mengenai kebun binatang Ragunan yaa. Jadi, keluarga besar ini sampai di Ragunan setelah solat jum'at, mobil-mobil sudah terlihat mengular dari jarak kurang lebih 300 meter dari pintu masuk Ragunan. Keliatan sekali cukup banyak masyarakat yang memilih liburan di kebun binatang Ragunan ini ya.

Sampai di pintu masuk ada pengumuman bahwa sejak tanggal 27 April, Kebun Binatang Ragunan menggunakan e-ticketing  dengan menggunakan kartu Jak-Card. Kartu Jak-Card bisa dibeli langsung di kebun binatang Ragunan dengan harga Rp. 30.000 dengan nominal saldo Rp. 20.000 atau Rp. 60.000 dengan nominal saldo Rp. 50.000. Untuk tiket masuknya masih mematok harga Rp. 4.000 untuk Dewasa dan Rp. 3.000 untuk anak-anak berusia 3-12 tahun. 

Kalo nggak salah kita masuk lewat pintu timur, dan Taman Satwa Anak adalah tempat pertama yang kita lihat. Karena masih mau muter-uter, kitapun nggak mampir kesitu dan melanjutkan perjalanan ke binatang-binatang yang lainnya. Rusa, gajah dan jerapah adalah 3 hewan pertama yang kita lihat sebelum kita beristirahat utuk makan siang. Di foto atas ada Abang yang lagi mencoba memberi makan wafer untuk gajah, jangan ditiru yaaa! Karena sesungguhnya tertulis jelas larangan untuk memberi makan hewan disana, untungnya gajahnya juga ogah kok dikasih wafer. Si Abang dicuekin aja sama gajahnya. Hihi.

Di dekat kandang Gajah, juga ada semacam mobil kereta terbuka yang ngajak kita muter-muter Ragunan. Sayangnya aku nggak tau berapa harga tiketnya dan berapa jauh muternya, karena rencananya pas pulang baru mau naik itu, tapi sayangnya, pas pulang kita udah keburu capek banget jadi batal deh naik itu.

Selanjutnya kita menuju ke kandang Komodo dan burung unta. Kandangnya komodo ini luas-luas tapi setiap kandang sepertinya hanya diisi satu komodo ya? Begitu juga dengan kandang burung unta, ada dua kandang dengan satu burung unta di setiap kandangnya. 

Kitapun melanjutkan lagi perjalanan ke binatang-binatang selanjutnya. Sempet juga ketemu sama satu arena permainana anak-anak yang cukup luas, dengan mainan yang rata-rata udah terlihat jadul banget. Tapi masih rame siiih. Saking ramenya, mama Dian buru-buru narik Una dan Abang dari tempat itu. "Kita liat binatang lain dulu aja yaaa.." Selanjutnya kita melewati tempat khusus primata yang rame bnget pintu masuknya, dan untuk masuk ke dalamnya kita perlu membayar lagi. Yuk ah karena rame, skip aja.

Selanjutnya kita ketemu salam kandang-kandang hewan lain dengan binatang-binatang yang rata-rata satu kandangnya hanya terisi 1-2 ekor saja. Malah kebanyakan kandang terlihat seperti kandang kosong tanpa penghuni. Yang lebih sering kita lihat malah tukang pecel yang bertebaran di sepanjang area kebun binatang Ragunan ini. Kemudiankandang buaya, buaya-buayanya pun tak terlihat. Ternyata mereka lagi asik berendem di bawah air. Entah karena bosan jadi ajang pertunjukkan atau karena suhu hari itu sangat panas. 

Kemudian ada satu kandang yang baru terlihat aktif binatang didalamnya. Yaitu kandang babi, di kandang ini kita bisa melihat dua babi sedang asik mengunyah dan bermain lumpur. "Halo Peppa pig, halo George!" Sapa duo krucil ke dua babi yang besar dan kecil itu. Mirip sama kartun Peppa Pig kesukaan mereka berdua, bedanya babi disini kelihatan nggak terawat sama sekali :(

Perjalanan berlanjut dengan melewati  danau danau kotor dan tidak terawat yang bertuliskan "Dilarang memancng ikan dari danau kebun binatang Ragunan ini". Opa Herman pun berkomentar "Lah danaunya aja kotor gitu, mana ada ikannya.." Kemudian Una diajak tante Ana melihat kandang kuda nil, tapi kuda nilnya nggak ada. Ntah kemana :(

Selanjutnya sampailah kita di kandang beraneka macam burung. Karena mama Dian sudah lelah, mama Dian bareng Uyut pun cuma duduk di depan kandang burungnya aja. Yang lainnya masuk dan papa Api sibuk moto-motoin. 

Uyut berkomentar bahwa dulunya Kebun Binatang nggak seberantakan ini. Nggak perlu jalan jauh-jauh untuk ngeliat binatang-binatangnya. Kalo nggak salah aku terakhir ke Ragunan jaman TK ya atau SD? Lupa. Tapi yang pasti kebun binatang yang sekarang memang terlihat kotor, berantakan dan kurang terawat.

Cukup lama sih rasanya nungguin mereka keluar lagi dari kandang burung yang cukup besar itu. Dan pas keluar mama Dian liat Abang udah ngerengek-rengek sedih. Ternyata di dalam kandang tadi, Abang nyobain untuk ngasih makan kacang ke salah satu burung yang ada disana. Ngasih makannya sama kaya caranya dia ngasih makan burung di acara Explore The Worldnya Dancow. Kacangnya ditaro di telapak tangan dan disodorin ke burungnya. Kacang pertama dan kedua, burungnya sukses makanan kacangnya. Tapi di kacangnya ketiga ternyata patukannya si burung meleset dan kena patuk deh pinggiran jari Abang. Nggak berdarah sih, cuma kulitnya kekelupas dikit aja. Nggak pake nangis cuma drama-drama dikit aja. Hehe.

Selanjutnya jalan lagi kita ke area-area kandang ular, kandang primata, dan akuarium ikan. Ular-ularnya banyak, setidaknya baru di kandang ular inilah mama Dian baru ngerasain berada di kebun binatang. Tempat ini nggak menipu kaya kandang-kandang lainnya soalnya. KAndang primatanya juga, terisi semua denganberbagai macam jenis primata. Begitupun akuarium ikannya, Rata-rata terisi ikan kok, walaupun cuma ikan-ikan pasaran aja. Bukan ikan-ikan dengan jenis khusus ya maksudnya. 

Selepas dari situpun waktu sudah menunjukan hampir pukul 4 sore. Kita pun berjalan searah dengan pintu keluar. Dan ternyata di dekat pintu keluar ada kolam berisi burung pelikan yang banyaaaak banget. Kolam pelikan ini kayanya jadi kolam yang paling terawat deh yag mama Dian liat sepanjang hari itu. Pelikannya pun terlihat sehat-sehat dan lincah-lincah. 

Selanjutnya adalah pulaaaaang. Lelah banget rasanya muterin kebun bintang Ragunan ini, banyak banget kandang yang kosong ya perasaan. Walaupun begitu pengunjungnya tetap padet banget. Mungkin karena tiket masuknya yang sangat terjangkau harganya juga ya. Tapi kalo menurut aku sendiri sebagai pengunjungnya, nggak apa-apa deh kalo tiketnya naik sampe sepuluh ribu atau dua puluh ribu rupiah yang penting kebun binatang Ragunan lebih terawat lagi baik tempat maupun binatang-binatangnya. 

Kalo untuk empat ribu rupiah worth it nggak? Worth it banget kok. Aku juga maklumlah kalo cuma bayar segitu dan sama sekali nggak berharap melihat hewan-hewan semacam di Taman Safari.

Tips liburan ke Kebun Binatang Ragunan, pertama pastikan kamu menggunakan baju yang nyaman, dan alas kaki yang ramah untuk dipakai berjalan jauh. Kedua jangan berekspektasi terlalu tinggi saat pertama kali menginjakkan kaki di Kebun Binatang Ragunan ini (Biar nggak kecewa :p). Ketiga, untuk yang membawa balita sebaiknya bawa makanan sendiri, karena berbeda di tempat rekreasi lain yang minimal menyediakan kedai fried chicken di dalamnya, disini yang banyak banget tersedia hanya tukang pecel, tukang popmie dan tukang minuman dingin. Rujak juga ada sih, yang jualan sendal boneka, maupun gelang yang bisa dikasi nama juga ada. Keempat, Mungkin sebaiknya masuk lewat pintu utara ya, menuju kolam burung pelikan dan terus berjalan kesebelah kiri melihat akuarium ikan, kandang ular dan juga kandang primata, karena menurut aku cuma itu yang cukup layak dilihat disini. Kelima, sebaiknya parkir mobil di dalam kebun binatang Ragunan aja, jadi kalo capek dan bosen nggak perlu jauh-jauh ambil mobil untuk langsung pulang. Kemarin kita masuk Ragunan langsung ambil kanan ke tempat parkir khusus diluar arena kebun binatang Ragunan. Padahal ternyata bisa ambil jalur yang lurus untuk parkir di dalam Ragunan, walaupun antriannya mobilnya lebih panjang dan lama sih.

Segitu dulu #HolidayReview kali ini. Semoga kedepannya, pemerintah mau lebih membenahi Kebun Binatang Ragunan ini ya. Hingga layak dijadikan tempat rekreasi yang edukatif untuk warganya dan tempat tinggal yang lebih nyaman lagi untuk para binatang-binatang penghuninya. Dan untuk para pembaca blog ini, selamat menikmati hari liburan terahir besok, semoga saat kembali beraktifitas lagi di hari Senin besok, semuanya udah kembali semangat yaaaaa :D

Kebun Binatang Ragunan
Jalan Harsono RM no.1Ragunan Pasar Minggu, Jakarta Selatan
Tiket masuk: weekend&weekday Dewasa Rp. 4.000-Anak-anak (3-12 tahun) Rp.3.000
Pembelian tiket menggunakan Jak-Card sebagai e-ticketingnya
www.ragunanzoo.jakarta.go.id

You Might Also Like

56 komentar

  1. jadi pengen ke ragunan euy, butuh dana banyak nih klihatannya hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Butuh dana untuk ongkos aja ya sepertinya, harga tiketnya murah kok cuma 4ribu. Ehehee

      Hapus
    2. iya dana jalan nya aja :D tpi nabung bisa aja kok hehe,

      Hapus
  2. Pertama kali ke ragunan waktu TK,,, dan sampai sekarang belum sempat kesana lagi...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sesungguhnya ragunan sudah tak seindah jaman kita TK dulu.. Ehehehe

      Hapus
    2. Pastinya banyak yang berubah, tapi gak tau perubahannya kearah mana...?

      Hapus
  3. aa juga setuju klo harga tiket dinaikan asal kebun binatang nya terawat. Terakhir kesana 3 bulan lalu dan ya seperti itulah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sedih liat binatang-binatangnya ya Mak.. Huhuhu. Pun kandang-kandangnya, kesannya nggak terawat.. :(

      Hapus
  4. Foto-fotonya cakep banget, Faiz dan Fira sudah beberapa kali ke Ragunan...dan ya lihat foto di atas jadi mupeng ingin ke sana lagi. Keren ich gambarnya dan makasih sharing nya ya, tiket masuknya menggunakan e ticket, jadi kalau ke sana lagi, gak bingung, hehee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ragunan memang tempat wisata murah meriah ya Maaaak. Ehehee

      Hapus
  5. Worth it banget lah 4.000an mah. Jadi inget kalau aku tuh udah lamaaa banget ga main ke Kebun Binatang Bandung. Huehehehe... Suka liat burung yang warna bulunya colorful di fotomu, Mak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasi sudah mamapir kesini ya blogger bandung favorit akuuu. Ehehehee

      Hapus
  6. Wah seru banget tuh mbak, saya belum pernah ke tempat yang begituan mbak cuma bisa lihat dari depan tv saja mbak ...

    BalasHapus
  7. Ada kereta kelilingnya. Di Kebun Binatang Surabaya nggak ada mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Maaaak, kemarin ada kereta kelilingnya, sayangnya aku ngga sempet naik.. Uhuhu

      Hapus
  8. aku pertama kali kesana kelas 6 SD sekitar tahun 1993..ahhhh..ketauan umur..
    ketika liburan menghadiri wisuda kakak..

    ingin suatu saat bawa anak kesana...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Udah berubah banget pasti nih Ragunan pas Mbak Nova balik kesana lagi. Hehehee. Ragunan sudah tak seindah dulu Mbak :')

      Hapus
  9. udah lama mau ajak anak ke ragunan tapi entah kenapa pas waktunya pas eeehhh lagi liburan panjang alias tanggal merah, males mikir penuhnya hheheheh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hooh betul penuh banget kemarin Mak. Pengunjung dari luar jakarta juga banyaaaak.

      Hapus
  10. pengen pegang penguin.........

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sayangnya saya nggak liat penguin kemarin, dan nggak tau juga deh ada penguin atau nggak di Ragunan. Hehe

      Hapus
    2. mungkin penguinnya masih dierami telurnya yah :D

      Hapus
  11. sayang banget....saya paling nggak suka piknik ke kebun binatang,
    apalagi di surabaya, KBS udah nggak spt dulu....banyak binatang tdk terawat dan mati

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah ini aku khawatirnya Kebun Binatang Ragunan akan mengikuti jejak KBS mak :'(

      Hapus
  12. jauh sih, jakarta, andai ragunan ada di malang. tapi malang dekat dengan pasuruan, di pasuruan ada taman satwa juga..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe. Aku jadi penasaran sama Taman Satwa Pasuruan nih :)

      Hapus
  13. Aqu ko kapok y Mba klo ke Ragunan hahaha betis bener2 kondean ga kuat dah hahaha...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hooh betul banget Maaaak. Betuis aku juga kondean nih rasanya abis muterin Ragunan. Huhuhuu

      Hapus
  14. Duh mbak saya pengen nih ke ragunan soalnya saya belum pernah lihat binatang lain secara langsung, hmm kalau dilihat tiket masuknya murah juga ya mbak tapi ongkos berangkat kesananya yang mahal, sepertinya harus ditingkatkan lagi nih menabungnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe. Semangat nabungnya ya Kang :D

      Hapus
  15. fotonya bagus-bagus Mba Dian :)
    terakhir ke ragunan tahun 2007 yang lalu, hiks udah lama benget yah :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasi Maaaak. Ehehee. Tapi menurut aku lebih indah Ragunan yang dulu Mak dibanding yang sekarang :')

      Hapus
  16. Jadi pengen ke Ragunan mba, soalnya anak senang binatang neh

    BalasHapus
  17. Fotonya bagus-bagus, Mbak, kayak terawat gitu binatang-binatangnya. Tapi ternyata banyak yg kosong ya kandangnya?
    Btw kebanyakan anak-anak suka kebun binatang, jadi pas banget kalo anak-anak diajak ke sana :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada gajah yang keliatan kurus tapi aku nggak tega masukin fotonya mbak :') Hayuk ke Ragunan Mbaaaak. Eheheee

      Hapus
  18. tetep yaa penggemar ragunan selalu membludak. mungkin hiburan murah dan cukup lengakp dan mudah dijangkau ya jd selalu ramai.
    tp tetep harus "siapin" kaki karena pasti oleh2nya pegel betis hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, membludak sekaliii. Rame beneeer. Banyakan manusianya dibanding hewan-hewan didalamnya. Hehe. Dan iya bener, pegel banget Mbaaaak. Ehehee

      Hapus
  19. jadi pengin ke ragunan deh, tiket masuk berapa mbak?

    ini ambilnya pake kamera apa ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Murah kok mas tiketnya cuma 4ribu rupiah aja. Hehe. Kamera DSLR mas :)

      Hapus
  20. samaaa aku klo ngiter ragunan, belom nyampe beberapa meter langsung gempor hihi
    tapi berasa blom puas klo belom negokin kandang si raja hutan'

    btw fotonya cakep cakep sekali dian
    terutama yang si jambul merah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasi Maaaak. Makasi juga sudah mampir kesini yaaaa. Ehehee

      Hapus
  21. OOT : kadang aku suka bingung, misalnya gini... ada hewan yang dipelihara oleh masyarakat termasuk kategori hewan langka yg dilindungi, trus disita oleh petugas... Nah pada saat dipelihara masyarakat, hewan itu baik2 saja ... gitu diambil petugas, beberapa hari kemudian langsung matek :)) , syukur deh kalo kebun binatang memang benar2 bisa melindungi dan merawatnya dari kepunahan. Jangan sampe kejadiannya malah terbalik >_<

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tapi kandang binatang di ragunan ini mulai banyak yang kosong Mak. Tau pada kemana hewan-hewannya. Huhuhu

      Hapus
  22. Pernah pas musim liburan ke Ragunan, harga makanannya digetok mahal hiks.
    Mungkin kalau kesana lagi, pas wiken biasa aja hehe. Terakhir ke sana kyknya hampir dua tahun lalu, kpn2 ke sana ah. Tengkyu infonya Mbk Adriana :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kemarin beli pecel disana 15ribu Mak, emang mahal yaaa. Ehehe. Sama-sama Mak, terima kasih sudah mampir kesini yaaaa

      Hapus
  23. Saya malah belum pernah ke ragunan gan! Ktinggalan nih saya! Kacian deh!

    BalasHapus
  24. Foto nya banyak banget mba.. Btw aku harus ke ragunan ajak suamiku, maklum suami belum pernah ke ragunan hehehe.. Seinget ku aku pernah ke kandang macan nya, dulu waktu kecil. Masih adakah?

    BalasHapus
  25. fotonya cakep dan buanyak banget :D
    Kayaknya kalau di Balikpapan ada kebun binatang kita udah bahagia banget deh :D secara mau liat orangutan yang asli Kalimantan aja syusah gitu, apalagi dengan harga segitu. mauuu

    BalasHapus
  26. Aku belum pernah ke Ragunan, paling pol ke KBS. :D

    BalasHapus
  27. what? di ragunan ada jerapah? kenapa di bandung nggak adaaa? nggak terima, huhuhuhu..

    btw, dulu saya sering banget ke ragunan, lewat sana kalo abis pulang dari bogor. lewat doang tapi mba. hihi..
    kalau ke bonbinnya baru sekali, pas jaman kerja di jakarta. favorit saya: pusat primatanya.
    kerenn,, :)
    pengen ngajak ahza ke sana ah someday :)

    BalasHapus
  28. Ternyata ada yang baru nih diragunan, sepertinya harus ada rencana nih buat berkunjung kesana.

    BalasHapus
  29. harga tiketnya cuma 4ribu. beda bange sama di bandung, tiketnya mahal, tapi kondisi kebunnya mulai kotor dan kumuh....

    BalasHapus
  30. Aku udah lamaaaa banget nggak ke Ragunan, mbak. Been ages! Liat post ini jadi pengin ke sana lagi. at least bonbin Jakarta masih lebih terawat dari bonbin lain ya.

    Wah, untung jari abang nggak ledes dipatuk burung ya. Nggak apa, belajar berani ya anaknya, mbak.


    BEAUTY | WWW.NONAHITAMPAHIT.CO

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca Adriana Dian's Blog dan meninggalkan komentar disini. Silakan tinggalkan link blog lewat pilihan name/URL ya, jadi bisa aku kunjungi balik. Link hidup yang ada pada komentar akan langsung dihapus. Makaciiii❤︎❤︎❤︎