The Walking Dead Season 1 - Review in Bahasa Indonesia

10.39.00




Rick dan Shane sewaktu menangkap penjahat bersama.
Kisah ini diawali oleh adegan penangkapan seorang penjahat yang dilakukan oleh sekelompok polisi di sebuah daerah. Sang sherif, Rick tertembak peluru salah seorang penjahat dan harus dibawa ke rumah sakit. Ia koma dan dirawat disana. Diceritakan dari sudut pandang Rick, saat ia koma, ia hanya bisa menatap langit-langit rumah sakit. Seringkali, rekan kerja sekaligus sahabatnya, Shane menjenguknya, membawakan  bunga dan mengajaknya mengobrol. 

Hingga akhirnya di suatu hari ia pun sadar dari komanya, hal terakhir yang diingatnya adalah wajah Shane yang sedang berbicara dengannya. Dengan keadaan yang masih setengah sadar itu, ia mencoba memanggil perawat ataupun dokter. Namun tak ada jawaban. Akhirnya ia pun memaksakan diri untuk bangun, melepaskan segala perlengkapan rumah sakit yang masih menempel pada dirinya. Dan memanggil-manggil dokter dan perawat, namun tetap tak ada jawaban. Ia pun menyadari ada sesuatu yang salah, bunga yang terakhir Shane bawa yang terletak di atas mejanya pun sudah mengering dan layu. Ia pun memaksakan diri untu keluar kamar dan mengecek keadaan. Suasana di luar kamar rawatnya sungguh mengagetkan, kacau, sepi, kosong, berantakan, darah dimana-mana, tak ada seorang pun disana.



Rick terbangun dan menyadari bahwa ada yang salah
pada rumah sakit itu.
Dan hal yang membuatnya kaget adalah ia mendengar suara erangan aneh dari sebuah ruangan yang dirantai di depannya. Ruangan yang bertuliskan "Don't Open, Dead Inside" itupun, terus di dobrak dari dalam, Rick mencoba membukanya, ia berpikir bahwa seseorang dikurung disana. Namun setiap ia memanggil orang itu, jawabannya hanyalah erangan buas yang tak ia kenal. Ia pun meninggalkannya.

Sepanjang koridor rumah sakit, banyak ia temui mayat-mayat berserakan, begitu juga di luar rumah sakit, banyak mayat yang tergeletak di depan rumah sakit, semuanya sama kondisinya, pucat, kulit membusuk, koyakan dibeberapa bagian tubuh, dan mata yang aneh.

Masih dengan kondisi yang lemah ia pun mencoba pulang ke rumahnya, ia pun menemukan sepeda yang tergeletak di halaman rumah sakit, disampingnya terdapat  mayat yang badannya hanya tinggal separuh dan koyak dimana-mana namun masih hidup.


Bagaimana caranya tim art Walking Dead
membuat zombie sekeren dan se-real ini?
(Jawabannya bisa kamu temukan di youtube ;)
Ia ketakutan dan segera menaiki sepedanya kerumah. Kotanya bukanlah kota yang ia kenal dulu, kota itu menjadi kota mati dengan zombie-zombie yang berkeliaran di jalan. Sesampainya di rumah, anak dan istrinya sudah tidak ada, keadaan rumah pun porak-poranda. Di tengah kondisi yang membingungkan itu, ia duduk di depan halaman rumahnya. Hingga tiba-tiba seseorang memukul kepalanya dengan keras, ia pun pingsan. Saat bangun, tangan dan kakinya telah diikat. Seorang laki-laki menanyakan apakah ia tergigit, setelah memastikan bahwa Rick tidak digigit, diapun melepaskan ikatan Rick.

Laki-laki itu ternyata tinggal bersama seorang anak laki-lakinya yang masih kecil, ia pun menceritakan semuanya. Sebuah wabah yang menimpa kota itu, hingga akhirnya melanda seluruh dunia dan membuat keadaan menjadi sekacau itu. The walkers, sebutan mereka untuk zombie-zombie itu, kini telah menguasai jalan-jalan dan dunia ini. Mungkin hanya sedikit manusia yang tersisa. Dan bagaimana cara untuk membunuh para walkers.

Dua hari kemudian, ketika Rick merasa bahwa kondisinya telah lebih baik. Rick dibantu oleh bapak dan anaknya itupun mengecek kantor sherifnya untuk mengambil beberapa persenjataan yang ada disana. Kemudian Rick memutuskan untuk pergi dari kota itu menuju ke sebuah kota yang katanya merupakan tempat yang belum pernah terjamah oleh para walkers, yaitu Atlanta. Rick yang telah berpakaian rapi dengan seragam sheriffnya, dengan membawa persenjataan lengkap dan mengendarai mobil sheriffnya akhirnya berangkat ke Atlanta. Rick berpisah dengan bapak dan anak itu, karena mereka memiliki tujuan yang berbeda.

Di tengah perjalanan, Rick menyadari bahwa dunianya benar-benar berubah. Tak ada satu pun mobil berlalu lalang. Hanya ada mobil-mobil yang berhenti di tengah jalan tol. Keadaan sudah benar-benar berubah, dunia menjadi kota mati. Ditengah perjalanan, mobilnya mendadak berhenti karena kehabisan bensin.

Rick memutuskan meninggalkan mobilnya yang habis bensinnya.
Rick pun memutuskan untuk melanjutkan perjalanan dengan kuda yang ditemukannya di sebuah rumah yang penghuninya telah meninggal bunuh diri. Rick pun melanjutkan perjalanan dengan kuda itu. Sampailah ia di Atlanta, ternyata kabar yang menyebutkan bahwa Atlanta adalah kota yang aman adalah bohong besar. Kota itu tak berbeda dengan kotanya yang dulu. Kota mati.

Di Atlanta, Georgia.
Banyak mayat berserakan, dan ada walkers yang berkeliaran dijalan. Awalnya jumlah mereka sedikit, hingga akhirnya Rick berbelok di sebuah jalan dan bertemu dengan ratusan walkers yang langsung mengejarnya.

Para walkers
Para walkers menyerang Rick.


Ia pun panik. Kudanya pun menjatuhkan Rick. Rick segera berlari mencari tempat perlindungan, sementara kudanya menjadi santapan para walkers. Rick pun memilih masuk ke bawah kolong sebuah tank, namun beberapa walkers tetap mengejarnya dan ingin memakannya. Tembakannya memang melumpuhkan para walkers, namun suara dari tembakannya itu justru mengundang lebih banyak walkers ke arahnya. Di tengah suasana pasrah dan putus asa itu, ia menemukan pintu masuk ke dalam tank, dari kolong tank itu. Seketika tank itu dikerubungi oleh banyak walkers.

Rick didalam tank yang dikerubungi Walkers.
Ia pun aman untuk sementara waktu, tank itu kosong, hanya berisi satu buah mayat. Disaat ia memeriksa senjata apa yang terdapat pada mayat tentara itu, karena tas senjatanya sendiri jatuh di jalan saat ia dikejar para walkers. Tiba-tiba mayat itu hidup, namun sebelum mayat yang bertransformasi menjadi walkers itu menggigitnya, ia terlebih dahulu menembaknya.

Ia yang sendirian di dalam tank itu pun mendadak putus asa. Hingga akhirnya terdengarlah suara dari HT yang berada dalam tank itu. Seorang pemuda ternyata melihatnya masuk ke tank itu dan ingin menyelamatkannya. Ia pun akhirnya diselamatkan oleh pemuda itu dan masuk ke sebuah gedung pertokoan.

Glenn dan T-Dog mengalihkan perhatian dan
membunuh walkers agar Rick bisa masuk ke gedung mall itu.
Ternyata di dalam Mall itu, terdapat sekelompok kecil orang yang sedang melakukan penjarahan untuk kelompok besarnya yang tengah bersembunyi di gunung. Namun sialnya ternyata mereka tidak bisa kembali ke mobilnya yang terparkir di luar pagar karena membludaknya jumlah para walkers yang disebabkan oleh Rick. Para walkers pun mulai mencoba menjebol pintu kaca mall tersebut.

Walkers yang mencoba menjebol pintu kaca mall itu.
Diatap gedung Mall tersebut, salah seorang dari kelompok kecil tersebut, seorang laki-laki preman bernama Merle memuat keributan. Ia mengancam serta memukuli teman-teman sekelompoknya sendiri untuk tunduk dan patuh padanya.

Merle bertengkar dengan T-Dog.
Rick yang melihat keadaan tersebut lalu melumpuhkan Merle dan memborgolnya ke salah satu pipa di atap itu.Kemudian mereka pun memikirkan rencana untuk lari dari situ. Akhirnya mereka memutuskan unuk mengambil satu walkers kemudian dihancurkan tubuhnya agar Rick dan salah satu anggota kelompok itu, seorang pria muda asia bernama Glenn (He's one of my favorite! ;) bisa melumuri tubuhnya dengan darah walkers agar tersamarkan bau manusianya, sehingga para walkers tidak akan mencoba untuk memakannya. Setelah melumuri tubuhnya dengan darah walkers itu, ia pun bergegas turun ke jalanan untuk mencapai mobil mereka.


Awalnya penyamaran itu berhasil, hingga akhirnya hujan turun, menghapus darah walkers yang melumuri tubuh mereka dan membuat walkers sekitarnya menyadari kalo mereka adalah manusia dan santapan empuk. Mereka pun segera berlari, menghindari para walkers yang datang dari segala arah. Hingga akhirnya sampailah mereka di mobilnya setelah membunuh beberapa walkers.

Rick dan Glenn pun akhirnya bergegas menyelamatkan kelompoknya yang terjebak di bangunan atap itu. Namun sayangnya, karena terburu-buru salah seorang anggota kelompok itu, T-Dog menjatuhkan kunci borgol Merle, dan mereka terpaksa meninggalkan Merle di atap. Mereka pun selamat, dan Merle terjebak di atap  bersama dengan zombi-zombi yang mencoba merangsek masuk kesana.

Merle mencoba menggapai sebuah gergaji kecil
untuk melepaskan dirinya,
saat walkers menncoba masuk ke atap.
Kelompok kecil itu yang sekarang ditambah dengan Rick, kembali ke pegunungan, kembali kepada kelompok besarnya. Ternyata tanpa disangka-disangka, di dalam kelompok besar itu, Rick bertemu dengan Lori, Istrinya dan Carl anaknya beserta sahabatnya Shane. Lori dan Carl begitu terkejut atas kembalinya Rick. Rick pun terkejut, namun ia begitu bahagia bertemu lagi dengan anak dan istrinya.

Rick bertemu Lori dan Carl.
Sementara Shane, ia begitu terkejut. Namun ia sama sekali tidak merasa bahagia karena sebenarnya selama Rick tidak ada, ia telah menjalin sebuah hubungan spesial dengan Lori.

Ternyata Merle mempunyai seorang adik laki-laki yang tak jauh berbeda usia dengannya, Daryl. Daryl pun mencari kakaknya saat rombongan kecil itu tiba disana. Mengetahui bahwa kakaknya ditinggal sendiri dengan keadaan diborgol di sebuah atap, Daryl pun marah besar. Ia hamir akan membuat keributan di dalam kelompok itu. Akhirnya Rick menghentikannya dan berjanji untuk kembali kesana untuk menjemput Merle.

They are back to save Merle!
(Daryl - Rick - Glenn - T-Dog)
Perjalanan penjemputan pun dilakukan, namun sayangnya saat tiba disana, Merle sudah tidak ada, yang tersisa hanyalah telapak tangan Merle yang tersangkut di borgol itu.

There's no Merle there.
Mereka sempat mengikuti jejak darah Merle, namun berakhir di sebuah tempat dan tak bisa dilacak lagi. Mereka pun menyerah, Darryl pun pasrah. Saat itu Rick berniat untuk mengambil tas berisi kumpulan senjatanya yang terjatuh di jalan penuh walkers itu. Glenn pun turut membantu Rick mengalihkan perhatian walkers agar ia bisa mengambil tas senjata itu. Namun sayangnya, tiba-tiba datanglah segerombolan manusia lain yang terlebih dahulu mengambil tas itu dan menculik Glenn. Namun salah seorang anak anggota kelompok itu berhasil ia tawan.

Daryl berhasil menawan
salah satu anggota kelompok itu.
Setelah mengintrogasi anak itu, ia pun mengetahui dimana tempat kelompok tersebut tinggal. Ia pun kesana untuk menukar Glenn dengan anak itu. Tempat tinggal mereka adalah sebuah bangunan serupa benteng yang tertutup, setelah mengancam akan membunuh anak itu jika tidak dibiarkan masuk, akhirnya mereka masuk ke dalam bangunan itu.

Mencoba melakukan penukaran dengan kelompok itu.
Keadaan cukup alot, tadinya ketua kelompok itu enggan menukar anak itu dengan tas senjata Rick dan Glenn. Namun ditengah perundingan itu tiba-tiba keluarlah seorang nenek-nenek yang memarahi ketua kelompok itu, ternyata nenek tersebut adalah nenek ketua kelompok itu. Nenek tersebut mengajak mereka masuk ke dalam bangunan itu, ternyata bangunan itu sebenarnya adalah bangunan panti jompo. Para manula ditinggalkan disana ketika bencana besar yang merubah seluruh manusia menjadi walkers itu terjadi. Dan ketua kelompok kelompok ini yang tampangnya seram dan sangatlah preman itu ternyata tinggal di sini untuk melindungi para manula itu. Rick pun masuk dan melihat Glenn sedang membantu seorang manula yang sakit. Akhirnya Rick pun iba, mereka pun berdamai, Rick mengembalikan anak itu kembali ke kelompoknya, dan Glenn kembali bersama mereka. Sedangkan beberapa senjata ia berikan kepada kelompok itu, untuk membantu melindungi mereka dari para walkers.

Mereka pun bergegas agar bisa secepatnya kembali ke pegunungan sebelum malam. Namun ketika mereka tiba ke tempat mobil mereka diparkir. Mobil tersebut telah hilang. Rick khawatir jika Merle yang mengambil mobil tersebut dan kembali ke perkemahan untuk mengacau. Ia dan teman-teman kelompoknya pun memilih untuk berlari ke pegunungan itu, untuk memburu waktu.

Suasana kelompok itu di pegunungan begitu tenang, mereka merupakan kelompok besar dan saling bahu membahu dalam mengerjakan pekerjaan, seperti mencuci baju, memasak bahkan mengajarkan anak-anak belajar. Malam itu, ketika mereka sedang duduk bersantai untuk makan malam, disaat Rick dan yang lainnya dalam perjalanan. Datanglah segerombolan walkers menyerang perkemahan itu. Suasana menjadi sangat-sangat kacau. Kedatangan walkers yang tidak pernah mereka perkirakan itu membuat mereka panik dan terlambat menyelamatkan diri. Akhirnya kelompok Rick datang, membantu membunuh semua walkers itu. Namun mereka sudah sangat terlambat, karena sudah terlalu banyak korban berjatuhan.

Amy (Andrea's Sister) - Andrea - Dale
Amy tergigit dan meninggal saat terjadi serangan walkers di gunung
tempat mereka berkemah.
Keesokan harinya, mereka pun menguburkan anggota-anggota kelompok mereka yang telah meninggal. Bagitu banyaknya hingga kelompok besar itu hanya tersisa setengah. Sesudahnya, kelompok itu memilih untuk melanjutkan perjalanan. Dan menentukan tujuan mereka ke gedung CDC, sebuah pusat penelitian di tengah kota. Rick berpendapat bahwa tempat itu pasti masih aman karena para peneliti pasti sedang mengadakan penelitian untuk membasmi wabah ini. Mereka pun segera menuju ke sana dan mereka pun tiba disana.


Keadaan diluar CDC.
Keadaan diluarnya begitu kacau, banyak mayat-mayat para tentara di depan gedung tersebut. Pintu gedung tersebut pun ditutup rapat. Saat itu Rick telah mengajak kelompoknya turun dan berkumpul di depan pintu gedung yang tertutup rapat itu, para walkers pun berdatangan. Rick terus menggedor-gedor pintu itu, tak kalah akal, ia pun berbicara, memohon-mohon kepada CCTV di depan gerbang itu. Ketika semakin banyak walkers mendekat, ketika anggota lain telah putus asa dan mengajak Rick untuk kembali ke mobil mereka. Tiba-tiba pintu gedung tersebut terbuka. Akhirnya mereka semua pun masuk.

Di depan pusat penelitian, saat pintu dibuka.
Di dalam gedung tersebut, mereka pun disambut oleh Dokter Jenner, dia adalah seorang peneliti di tempat itu. Dokter tersebut pun mengajak mereka untuk segera naik ke lift dan turun ke lantai bawah tanah, tempat penelitiannya.

Dokter Jenner berdiri di paling kanan.
Tempat penelitian itu sangat bagus dan besar tersedia banyak kamar, makanan, minuman, bahkan kamar mandi yang bersih dengan pemanas air. Dokter itu ramah dan menyambut mereka semua. Makan malam pun diadakan untuk merayakan keselamatan mereka. Malam itu akhirnya mereka bisa bernafas lega. Malam itu mereka semua mengira bahwa mereka akan bisa hidup normal dan layak lagi. Malam itu juga Lori bertengkar dengan Shane yang setengah mabuk dan menegaskan bahwa hubungan mereka telah berakhir, Lori marah karena merasa dibohongi Shane yang mengatakan bahwa Rick telah meninggal di rumah sakit ketika bencana itu terjadi.

Keesokan harinya, dokter tersebut memanggil beberapa anggota kelompok itu ke sebuah ruangan pertemuan disana ia mencoba menjelaskan tentang apa yang terjadi pada diri seseorang ketika virus walkers menjangkitinya lewat gigitan. Orang yang tergigit akan tewas dan beberapa lama kemudian setelah organ-organ di tubuh orang tersebut berhenti bekerja. Virus tersebut mengambil alih syaraf-syaraf di badan manusia tersebut dan menguasai tubuh manusia tersebut. Virus tersebutlah yang mengubah manusia menjadi tak bisa mengenal apapun juga serta menjadi haus daging dan darah. Dan tak ada sedikitpun kenangan atau memori yang tersisa dari manusia tersebut, dengan kata lain manusia tersebut bukan dirinya yang dulu lagi. Di tempat yang seluas itu, Dokter tersebut pun hanya tinggal sendiri, benar-benar sendirian. Dokter itu menceritakan bahwa saat wabah itu mulai membuat dunia kacau. Dokter-dokter lainnya yang bekerja di pusat penelitian itu ada yang kembali ke keluarga mereka ataupun bunuh diri karena telah menganggap bahwa itulah akhir dunia. Dan sebuah jam digital besar yang berisi jam, menit dan detik terpajang di dinding dengan waktu yang berjalan mundur, seperti sebuah penghitung waktu mundur. Saat itu sisa waktu di jam digital itu hanya tinggal beberapa menit lagi. Salah seorang anggota kelompok itu menanyakan apa fungsi jam itu, dokter itupun menjelaskan jika jam itu menunjukkan waktu yang tersisa untuk pemakaian tempat itu. Dan jika waktu itu menunjuk kepada angka 00:00:00 maka tempat itu akan meledak dan menghancurkan semua yang ada disana. Semua anggota kelompok itupun panik dan segera ingin menyelamatkan diri mereka, namun dokter itu telah mengunci rapat tempat itu sehingga mereka semua tak akan bisa keluar.

Shane mencoba mengancam dokter itu
agar ia membukakan pintu keluar untuk mereka.
Setelah mengancam dokter itu dan bernegosiasi secara kasar dengannya, akhirnya dokter itupun mau membukakan pintu itu. Mereka semua pun berlari-lari ke gerbang utama tempat mereka masuk. Namun pintunya juga dikunci, waktu emakin sempit. Hingga akhirnya Rick memecahkan kaca tersebut dengan sebuah granat.

Carol memberikan granat itu pada Rick.
Berhasil keluar setelah meledakkan kaca dengan granat.
Akhirnya mereka pun kembali dan berlindung di mobil masing-masing tepat disaat bom meledak dan menghancurkan tempat itu. Dan kelompok itupun akhirnya harus melanjutkan perjalanan, tanpa tau kemana arah dan tujuan mereka pergi...



*****

Here it is, The Creator of The Walking Dead...

Robert Kirkman
Kirkman and the walkers cast!

Awalnya Walking Dead ini berbentuk komik, yang kemudian diangkat menjadi TV Show oleh AMC. Kalo ngeliat creatornya, nggak nyangka banget ya, orang yang berpenampilan lucu itu bisa menciptakan cerita se-serem Walking Dead ini :) Tapi ternyata Robert Kirkman ini sendiri merupakan ilustrator juga untuk beberapa komik marvel loh, seperti Avengers, Captain America dan X-Men. Sedangkan Walking Dead dan Invincible adalah komik yang ia ciptakan untuk Image Comic. Jadi penasaran sama gimana bentuknya The walking Dead versi komik yaaaahhhhh! kalian biasa menyapa orang berwajah lucu amun berimajinasi seram ini di twitternya, @RobertKirkman

Okay, i can say, this is what a long review! :) Season satu ini kalo ngga salah terbagi menjadi 8-12 episode yang tiap episodenya berdurasi 45 menit. I LOVE THIS TV SHOW! Cerita zombie nya pas, masih bisa diterima oleh akal. Nggak melulu zombie juga yang kita lihat, masih ada bumbu-bumbu dramanya juga :) Dan seluruh zombie yang ada di film ini bener-bener keren banget, dan meyakinkan penonton bahwa zombie-zombie itu asli. Kereeeen!



Sejujurnya karena dirumah pasang TV kabelnya juga belom lama. Jadi aku sendiri baru nonton season pertama ini pas season kedua mau tayang *telat*. Jadi kebagian nonton marathonnya, asik, nggak pake nunggu-nunggu lama untuk next episodenya! Ihihi. Oh iya, kalo di TV kabel, kita bisa nonton ini di Fox Movies. Sekarang TV show ini sudah memasuki season ketiganya, jadi sepertinya season pertama ini nggak akan diputer lagi di Fox Movies, untuk kamu yang penasaran sepertinya ada deh episode-episodenya di youtube, atau beli dvdnya juga bisa (Di googling aja yaa. Ehehe). Naaaah, untuk orang-orang indonesia yang merupakan pecinta dan penggemar TV Show ini bisa bergabung di twitternya @WalkingDead_ID, untuk mendapatkan info-info dan spoiler-spoiler terbaru dari new episodenya plus bercengkrama dengan para pecinta Walking Dead yang lain :)

For this TV Show, i give it 4,5 from 5 stars! That's mean perfect to me! Horeeeeee!!!! Tv show ini kan semacam sinetron yaaaah, jadinya abis nonton ini jadi kepikiran, gimana yaaah cara memajukan dunia persinetronan Indonesia yang memprihatinkan ini. Halo para sutradara muda, tolong selain dunia perfilman Indonesia, tolong perhatikan juga dunia pesinetronan kita. Karena sinetron lebih menyentuh  langsung semua lapisan masyarakat dibanding film, iya kan? *Maaf maaf kalo saya sok tau. Saya mohon maaf.* Harapan saya sendiri semoga saya yang lulusan Broadcasting TV ini suatu hari bisa  mengamalkan ilmu saya dan terjun langsung ke dunia Sinetron kita, dan membantunya untuk tumbuh lebih baik. Aaaaamin. :)

Seluruh gambar yang terdapat di postingan ini didapat dari www.google.com

Sampai disini dulu ya Blogpals :)
Sampai jumpa di review Walking Dead season 2!
Thank you for walking here!
Please leave your bloglink in comment box,
so i can walking back to your blog too!
Wassalam.

You Might Also Like

17 komentar

  1. Mba Adriana Dian....sebenernya saya juga pecinta komik Walking Dead, namun saat ini komik The Walking Dead baru sampai episode 49 versi Bahasa Indonesia. klo film layar lebarnya saya sieh belum pernah nonton, udah dapet tapi belom sempet aja. klo dari jalan ceritanya sieh memang asik, zombie yang bener-bener mungkin akan terjadi di masa depan apabila virus-virus akan bermunculan di bumi ini...

    Thanx for sharing filmnya,,,, I Like It....!!!!!!!!!!!!!

    Rizchi

    "rizchisanz@blogspot.com"

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo mas Richi Sanz.
      Aku malah penasaran banget sama komiknya. Karena kabarnya agak beda versi komik dan TV Seriesnya. Dan cerita komiknya pun udah lebih jauh dibanding TV Seriesnya. Makanya ini penasaran banget sama komiknya. Ada di Gramedia ngga ya?

      Thank you for blogwalking here :)

      Hapus
  2. Ceritanya knpa ga mirip,.. Sama di game (Android)? Sedikitpun ga mirip. Padahal judulnya sama

    BalasHapus
    Balasan
    1. Naaah akupun penasaran sama gamenya. Kebetulan aku ngga pake android. Dan di ios gamenya masih berbayar. Jadi ngga bisa download. Uhuhuu.
      Beda jauh kah? Atau mungkin game versi androidnya nyamain sama komiknya ya?

      Hapus
  3. the walking dead season 6 udah release kan, hari ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaaaa. Dan sekarang dah lanjut ke episode 9 yaaaa. Walking Dead membuat hari senin lebih berwarna. Hihihi

      Hapus
  4. walking dead film series terbaik

    BalasHapus
  5. kakak dan adikku suka nonton The Walking Dead ini mba, tapi klo aku udah horor duluan #anaknya penakut hehe...Btw suka game of thrones ngga mba? Aku lagi suka banget film ini :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. SUKA BANGET!!!! Aku baru kelar nonton S6 eps2 Mak, Akhirnyaaaa JON SNOW IS ALIVE! *Jejingkrakan giraaaang* Weheheheheeee

      Hapus
    2. SUKA BANGET!!!! Aku baru kelar nonton S6 eps2 Mak, Akhirnyaaaa JON SNOW IS ALIVE! *Jejingkrakan giraaaang* Weheheheheeee

      Hapus
  6. aku suka betul filmnya, hingga tengah malam. aku udah nonton season 1 sampai 6

    BalasHapus
  7. beneran nih baru ntn season 1? It's getting bloodier & more sadistic in the cruelest way ever ke season2 berikutnya. Tp lama2 jd kebal jg setelah ntn bbrp season. Plus aku suka perubahan karakter para tokoh2nya terutama Carol :)

    BalasHapus

Terima kasih sudah membaca Adriana Dian's Blog dan meninggalkan komentar disini. Silakan tinggalkan link blog lewat pilihan name/URL ya, jadi bisa aku kunjungi balik. Link hidup yang ada pada komentar akan langsung dihapus. Makaciiii❤︎❤︎❤︎