Showing posts with label #KhansaLuna. Show all posts
Showing posts with label #KhansaLuna. Show all posts

"Mah aku suka nulis.. Nanti kuliah ambil sastra aja ya.."
"Duh, jadi penulis nggak ngehasilin duit, ambil jurusan lain aja selain sastra."

Tentang Una dan Cita-Citanya. Ada yang punya permasalahan yang sama juga kah seperti aku jaman SMA dulu? Waktu itu aku yang hobinya nulis cerita dan bercita-cita jadi novelis, nggak dibolehin kuliah jurusan Sastra Indonesia. Karena menurut mama, jadi penulis "kurang" menghasilkan uang. Kalo saat itu JK. Rowling udah jadi penulis terkaya, aku mungkin bakal ngajak mama debat kali tentang opini "penulis yang nggak menghasilkan uang."

Kebalikan dari mama, sebagai ibu muda modern masa kini *apa sih istilahnya xp*, aku berniat untuk nggak mengekang Una memilih jurusan kuliahnya. Aku berniat untuk dukung semua keputusannya, tetap tapi pendidikan nomer 1 ya. Walaupun nanti dia cuma jadi ibu rumah tangga aja, mama Dian dan papa Api setuju kok untuk menguliahkan Una setinggi-tingginya.

Una, the doctor soon to be

Kalo sekarang ditanya cita-citanya apa, jawaban Una adalah "Mau jadi dokter." Sepertinya Una selalu terpesona sama dokter yang megang stetoskop yang lagi periksa Una waktu sakit. Mama Dian sih seneng banget kalo anaknya mau jadi dokter. Tapi sesuai nggak sih sebenernya profesi itu untuk Una, sesuai jugakah dengan bakat dan minatnya? 

Kebetulan banget nih, hari Sabtu tanggal 28 Agustus kemarin mama Dian menghadiri sebuah talkshow dari KEB dan Jiwasraya, yang mencerahkan pikiran mama Dian banget tentang Una dan cita-citanya.


Talkshow #KEBJiwasraya ini bertempat di HK Cafe Sarinah, dan dimulai setelah jam makan siang. Dibuka dengan sapaan dari MC cantik dan sambutan dari maketu kesayang kita semua yaitu mak Icoel yang menyampaikan bahwa TalkShow yang berjudul "Persiapan Pendidikan Anak Menghadapi Persaingan Global" ini tercipta atas sinergi antara KEB dan Jiwasraya. Acara ini pun bakal menghadirkan 3 narasumber yaitu Mira Sahid - Founder KEB, Elizabeth T. Santosa - Psikolog, dan T. Guntur Priyonggodo - Ka. Cab. Jiwasraya. 


Acara Talk Show pun dimulai dengan pertanyaan dari Makpon Mira Sahid kepada Miss Lizzie, tentang anak-anaknya yang punya banyak banget minat. Dan makpon jadi bingung, sebenernya yang mana sih bakat dan minat anak-anaknya yang sebenarnya, agar bisa segera diarahkan sedari kecil. Setelah ngangguk-ngangguk cantik, miss Lizzie pun segera menjawab pertanyaan Makpon sekaligus menjelaskan kepada kita semua tentang cara mengidentifikasi bakat anak-anak dari 8 kecerdasan majemuknya.


Miss Lizzie membuka penjelasannya tentang cerita dari Taylor Swift penyanyi muda yang sukses meraih banyak piala Oscar, dan perjalanan karirnya yang bisa dibilang sangat amat nggak mudah, perlu banyak pengorbanan untuk mencapai kesuksesannya yang sekarang ini. Tapi semua itu dimulai tentu aja dari orangtuanya yang menyadari bakat Taylor Swift sejak kecil dan langsung mengarahkan dan memotivasinya hingga sukses seperti sekarang ini.

Nggak ada yang nggak pintar. Semua anak pintar dengan kecerdasannya masing-masing. Setuju bu-ibu? SETUJU DONG! Jadi mama Dian harus mulai darimana ya untuk mendukung cita-cita Una? Miss Lizzie pun menjabarkan tiga langkah di bawah ini.



Jadi langkah pertama dan yang paling penting adalah mengidentifikasikan potensi anak kita. Salah satunya bisa melalui metode dari Howard Gardner yaitu Multiple Intelligences, atau biasa disebut juga 8 kecerdasan majemuk. Manusia umumnya memiliki 8 kecerdasan majemuk dibawah ini, namun biasanya hanya 1-2 kecerdasan yang bersifat dominan. Dan dari kecerdasan yang dominan itulah membentuk bakat dan minat mereka yang sesungguhnya, hingga kita sebagai orangtua bisa mengetahui kelak anak-anak bisa jadi apa sih dengan kecerdasan majemuk dominan yang mereka miliki tersebut?




Dari 8 kecerdasan diatas, sebenarnya kita sebagai orangtua udah mulai bisa mengira-ngira nih, yang mana sih kecerdasan dominan yag dimiliki oleh anak-anak kita? Tapi sebelum mulai mengidentifikasikan kecerdasan anak kita, boleh juga mengidentifikasikan kecerdasan diri sendiri loh bu-ibu. Kira-kira kalo bu-ibu dominan yang mana nih? Kalo mama Dian sih rasa-rasanya lebih dominan kecerdasan intrapesonalnya ya. Kecerdasan yang membuat kita mampu lebih mengenali diri sendiri. Ngebuat mama Dian jadi senang menghabiskan waktu untuk diem aja di dalam kamar, di depan komputer untuk mikir dan nulis. Naaah, kalo Una, udah keliatan banget nih punya hobi dan bakat yang cenderung mengarah ke salah satu kecerdasan majemuk diatas.


Yaitu adalah bakat menggambar. Yang bikin mama Dian takjub dari gambar-gambar Una adalah gambarnya bisa bercerita. Dan Luna bisa menggambarkan mimik wajah yang pas untuk karakter-karakter di gambarnya. Dari gambar diatas, mama Dian udah bisa mengidentifikasi kecerdasan yang Una miliki, yaitu kecerdasan visual. Selain menggambar, Una juga suka sama bikin-bikin sesuatu, atau bahasa kerennya crafting. Dia suka main playdough, gambar, mewarnai, pokoknya hobi-hobinya dia memang cenderung mengarah ke kecerdasan visual banget. Dan dari keterangan miss Lizzie, ternyata si anak dengan kecerdasan visual yang dominan bisa jadi ahli bedah juga loh. Waaaah, berarti Una bisa banget nih ya jadi dokter waktu dia besar nanti.

Langkah kedua dari mendukung cita-cita Una adalah mengarahkan dan membina bakat yang dia miliki. Dengan cara menyediakan banyak alat-alat crafting mulai dari kertas kosong, kertas origami, kain flanel, gunting, lem, pensil warna, spidol, cat air dan lain-lainnya. Pokoknya semua itu mama Dian sediakan di rumah untuk Una, supaya Una bisa semakin mengasah kecerdasan visualnya. 

Yang terakhir adalah memotivasi. Langkah terakhir ini mama Dian lakukan dalam bentuk pendampingan langsung waktu Una lagi asik gambar dan crafting, serta menyampaikan apresiasi atas semua karya-karya yang Una buat. Kalo menurut mama Dian sih semua gambar atau craft yang Una buat bagus, walaupun sampai sekarang belum pernah menang lomba mewarnai sih. Hehe.

Dukungan materiil untuk cita-cita Una

Pokoknya disini mama Dian nyatakan bahwa mama Dian dukung 100% secara moril kalo Una mau jadi dokter. Tapi gimana dukungan secara materilnya? Kebetulan mama Dian punya temen yang jadi dokter juga dan sempet ngulik-ngulik biaya kuliahnya, dan itu WOW banget yaaaa. Bisa untuk beli rumah di pinggiran kota lah. Ratusan juta lah ya kalo ditotal-total. Kepikiran sekitar 13 tahun lagi, jamannya Una kuliah nanti, berapa ya kira-kira biayanya? *mulai stress*

Untungnya, di Talk Show #KEBJiwasraya hadir juga Bapak Guntur selaku perwakilan dari Jiwasraya yang memberikan bu-ibu-yang-cemas-akan-biaya-kuliah-anak-anaknya-di-masa-depan ini sebuah solusi yang mencerahkan.

Sebelumnya Bapak Guntur cerita sedikit nih tentang Jiwasraya. Jiwasraya ternyata merupakan satu-satunya perusahaan asuransi jiwa milik negara (BUMN), jadinya dana kita bakal terjamin aman di Jiwasraya. Jiwasraya juga memiliki banyak kantor cabang serta agen-agen asuransi yang tersebar di seluruh Indonesia. Plus, pembayaran preminya bisa lewat ATM, jadinya praktis banget nih nggak pake repot.



Bapak Guntur juga memperkenalkan satu produk asuransi yang bisa mengcover kegalauan kita sebagai ibu-ibu dalam perencanaan biaya pendidikan anak-anaknya. Yaitu, JS Prestasi. Apa sih JS Prestasi itu?
Jadi dengan sejumlah premi bulanan yang kita bayarkan di JS Prestasi, yang bisa kita mulai sejak anak berusia 3 bulan hingga 5 tahun. Kita sudah 'mengamankan' dana kuliah untuk anak-anak kita dimasa depan.

Untuk tahun 2015 kemarin, Jiwasraya sudah memperkirakan biaya kuliah sebesar 250juta untuk beberapa PTN di Indonesia. Besaran 250juta tersebut sudah termasuk buku kuliah,  biaya kuliah dan seluruh biaya hidup selama 4 tahun mengenyam pendidikan bangku kuliah. Tahun lalu aja 250 juta, gimana 13 tahun lagi cobaaaa? *makin stress*

Jangan stress dulu bu-ibu, menurut aku sendiri sih JS Prestasi ini cocok banget untuk mengamankan biaya kuliah anak-anak kita. Nggak cuma biaya kuliah sih, setiap anak kita masuk SD, SMP dan SMA, JS Prestasi akan mengeluarkan uang asuransinya untuk mengcover kebutuhan pendidikan anak-anak kita. Belum lagi manfaat tambahan lainnya yaitu uang asuransi yang dibayarkan saat si tertanggung meninggal dunia, kecelakaan maupun cacat tetap total. *kalo yang ini sih amit-amit semua yaaa*

Yang tertarik sama asuransi JS Prestasi Jiwasraya ini langsung aja cuss buka webnya di www.jiwasraya.co.id untuk segera mencari agen asuransi Jiwasraya yang akan mebantu menjelaskan lebih lengkap lagi mengenai produk JS Prestasi ini.

Persiapan biaya pendidikan Una

Kalo aku sendiri sejauh ini emang belum terikat dengan asuransi pendidikan manapun. Karena belum tertarik sih ya sebenernya. Tapi pastinya setelah menyadari betapa mahalnya biaya pendidikan jaman sekarang, dari TK aja udah berasa bok! Apalagi kalo Una beneran mau jadi dokter, pastinya mama Dian perlu banget nabung dari sekarang!

Persiapan biaya pendidikan Una yang lagi aku jalanin saat ini baru dalam bentuk tabungan emas aja. Mudah-mudahan cukup sih dan nggak akan kepake ataupun ilang emas-emasnya sampe nanti Una kuliah yaaa. Aaaaamiin. Dan nggak tertutup kemungkinan sama sekali untuk mulai ikut asuransi pendidikan. 

Tapi aku tuh orangnya masih suka makein uang tabungan. Agak nggak rela aja kayanya masukin sejumlah duit yang baru bisa keliatan dalam beberapa tahun kedepan. Aku maunya tabungannya yang keliatan. Kaya emas atau uang tunai. Makanya masih suka galau nih mau ikutan asuransi atau nggak. Mudah-mudahan sih ya kedepannya dikasih rejeki yang berlebih lagi juga, untuk daftarin dua anak mama Dian ke JS Prestasi. Aaaaamiinn. 

Acara Talk Show #KEBJiwasraya ini akhirnya berakhir setelah selesainya sesi pertanyaan, pengumuman pemenang pertanyaan terbaik dan live twit. Setelah itu seperti biasa, para emak eksis dulu poto-poto bareeeng. Hihi. Terima kasih KEB dan Jiwasraya yang udah menghadirkan acara yang super bermanfaat banget dan berhasil menjawab kegalauan yang tersimpan selama ini di hati mama Dian. 

Inshaallah setelah ini mama Dian akan lebih ngedukung lagi cita-cita Una, dan akan tetap menstimulus 8 kecerdasan majemuknya. Dan sebagai ibu yang pasti mau yang terbaik untuk anaknya, mama Dian mulai sekarang bakal lebih serius juga merencanakan biaya pendidikan anak-anak di masa depannya. Mudah-mudahan lancar-lancar deh ya semuanya sampe Una dan Abang lulus S2 atau S3 ya. Aaaaaaamiiinn.

Kalo bu-ibu yang dirumah gimana nih, udah taukah anak-anaknya dominan di kecerdasan majemuk yang mana? Dan gimana persiapan biaya pendidikannya? Pada mulai stress kaya aku juga nggak ya kalo mikirin biaya kuliah anak-anak? x)
Assalamu'alaikum :)
Hola Blogpals!

Walaupun sudah setahun berlalu sejak Luna sekolah di TK Aisyiyah 49, tapi mama Dian tetap mau cerita tentang minggu pertama Luna masuk ke kelas A TK Aisyiyah 49. Jadi setelah ambil seragam disekolah, yang sedihnya seragamnya kebesaran semua karena ukurannya Luna sudah habis persediannya. Yauda deh, jadinya ya dikecilin dulu aja ke tukang jahit terdekat. Daaaan hari Seninnya Luna langsung mulai hari pertamanya sekolah.

Sayang sekali waktu itu Abang lagi demam, jadinya mama Dian ngga bisa anter apalagi tungguin kakak sekolah :'( Papa Api malah bilang, "Yaudalah gapapa, anaknya ditinggal aja. Biar mandiri juga kan.."Akhirnya dengan berat hati mama Dian melepaskan Una sekolah di hari pertamanya sendiri. Huhu. Maaf ya kakak.. Tugas anter sekolah mulai saat itu fix jadi tugasnya Papa Api. Papa Api malah cerita kalo pas sampe sekolah, Luna malah semangat banget masuknya. Abis salim dan dadah dadah sama papa Api, Luna langsung lari ke dalem sekolah dan ngga nengok-nengok papa Api lagi. Hihi. Kakak Una hebat, i'm a proud mom! :') 

Hari pertama Una sekolah daaaan Abang demam. 


Assalamu'alaikum :)
Hola!

Di postingan kali ini aku mau sharing tentang usia sekolah Luna serta masa-masa pilih-pilih sekolah Luna yaaa. Jadi gini, dua tahun lalu aku dan Hepri sempat berdebat hebat tentang usia sekolah Luna. Saat itu usia Luna baru 3 tahun. Aku dengan argumenku sendiri bersikeras untuk memasukan Luna ke salah satu TK/KB yang ada di dekat rumah. Tapi Hepri dengan argumennya sendiri juga menolak untuk memasukan Luna sekolah saat itu. Dan saking keras kepalanya aku waktu itu, aku tetap beli formulir pendaftaran sekolahnya. Dan saking keras kepalanya juga Hepri waktu itu, diapun ngga mau nanda-tanganin formulir pendaftarn yang aku beli itu. "Kamu tanda-tanganin aja sendiri, nanti aku tinggal bayar aja" begitu kata Hepri. Yasudah, daripada jadi istri durhaka.. Ya mending ngalah aja deh. Dan ternyata sebulan setelah  kejadian ini, Hepri ditawari pekerjaan di Brunei, yang memungkinkan aku dan anak-anak juga akan pindah ke Brunei. Untung aja kemarin ngga jadi daftarin Luna sekolah, sayangkan kalo mesti berenti di tengah jalan sekolahnya?

Satu tahun kemudian.. (Atau lebih tepatnya setelah kita batal pindah ke Brunei, setelah kebakaran rumah, setelah tinggal di apartemen, setelah rumah selesai dibangun, dan setelah kita balik lagi ke rumah kebakaran :')

Assalamu'alaikum :)
Hola blogpals!


Benar-benar membahagiakan ngeliat anak-anak tumbuh besar ya. Selalu takjub sama kebisaan kebisaan baru mereka. Kaka Una alhamdulillah sudah 3 tahun, dan sering ngebuat aku takjub sendiri sama celotehan-celotehan khas anak kecilnya yang polos dan spontan. Dan abang yang udah 2 tahun, masih belajar nambah kosakatanya. Tadinya tiap nambah kosakata cuma satu kata aja. sekarang nambahnya bisa sampe dua atau tiga kata dalam satu kalimat.
Assalamu'alaikum :)
Hola Blogpals!

It's super late post!
Tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali yaaa. Hihi

Tanggal 17 Oktober 2013 kemarin,

Khansa Luna Sakhi Aysha
atau 
Luna
atau
Kaka

Tepat berusia 3 tahun. Alhamdulillaaah :))

Selamat ulang tahun Cantikku yang suka ngambek! :))

Muka ngambek Kaka Una :)

Assalamu'alaikum :)
Hola Blogpals!
Sudah lama sekalli nggak nge-blog karena keyboard rusak. :( Alhamdulillah sekarang udah punya keyboard baru. Hihi.
Tadinya pengen langsung posting yang berat-berat, tapi mari kita posting yang ringan-ringan dulu. :)

Marhaban yaa Ramadhan :)
Alhamdulillah bisa dipertemukan kembali dengan bulan yang spesial ini. Ramadhan tuh ibaratnya kaya babak bonus dalam sebuah game ya, dimana apa yang kita dapat di babak itu, skornya jadi berkali-kali lipat. Dan alhamdulillah sekali, tahun ini aku udah bisa puasa normal. Nggak kaya dua tahun dan setahun yang lalu. Dua tahun lalu itu masa-masa dimana asi ekslusif untuk Kaka, dan asi ekslusif untuk Iki. Tahun ini emang masih memberi Asi untuk Iki, tapi karena udah nggak eksklusif, jadi Alhamdulillah bisa puasa bener lagi tahun ini. Tadinya mikir mungkin bakal lemes kali ya kalo puasa sambil melakukan rutinitas sebagai ibu dua anak, double mandiin, double nyuapin dan double ngelonin.  Tapi ternyata Alhamdulillah malah nggak lapar dan haus kaya jamannya puasa pas masih sekolah dulu :p Puasa tahun ini rasanya kaya dikasih ekstra tenaga sama Allah buat ngejalann puasanya plus ngurus anak-anak. Seperti janji Allah ya, dibalik setiap kesulitan pasti ada kemudahan :) Cobaan puasa tahun ini tuh sebenernya adalah menjaga emosi ya. Karena ulah Kaka yang suka ngejahilin adiknya, bikin aku suka teriak-teriak sendiri.

And, here it is, sedikit momen Kakak dan Iki akur pas main berdua di depan komputer. 

Kakak dengan ekspresi genit sekalian pamer jam barunya ;)

Assalamu'alaikum..
Hola Blogpals!

Rambut Kakak udah bener-bener panjang, sampe kalo nggak dikuncir depannya, poninya pasti kena mata. Dan dia pasti heboh sendiri kalo matanya kelilipan rambut. Pasti dia teriak-teriak "Ada matanya! Ada matanya!" Maksudnya ada rambut di matanya -.-

Jadilah minggu siang kemarin aku ajak Kaka ke MOI untuk potong rambut ke Kiddy's Cut. Ke MOInya rombongan sama Yangkungnya, Eyangnya dan dua tantenya dan Iki juga ikut! :) Papa Api di Brunei sih, mungkin kalo Papa Api di Jakarta, kita jalannya bareng Papa Api ya... :(

Ini kedua kalinya Kakak potong rambut di sini. Antrinya panjang sekali. Nyampe sana langsung daftar dan dapet antrian ketujuh. Kita sempet tinggal makan siang, naik kereta yang muterin MOI dan ke gramedia dulu sekitar satu setengah jam. Pas kita balik lagi kesana ternyata masih antri satu orang lagiii. 

Setelah sabar-sabar dan sabar menunggu, Akhirnya tibalah giliran Kakak di make over rambutnyaaaa! 

Before Haircut
Assalamu'alaikum..
Hola semuanyaaa

Nama aku Luna, umur aku sekarang 2 setengah tahun. Mataku sedikit sipit mirip papaku, rambutku keriting mirip mamakuuu. hidungku kata mama mancung ke dalem, pipiku seperti bakpao. Hobiku nyanyi, dengerin lagu, main sama iki, makan coklat dan makan es krim juga dan masih banyak lagi yang lainnya. ini foto-foto aku yang di ambil sama papa Api sebulan yang lalu.

Assalamu'alaikum :)
Hola!
Sudah lama nggak posting foto anak-anak. ihihi. *plus mamanya yang numpang eksis :p*
Yak, mari kita mulai dengan sedikit review dari kaka Una dan Dedek Iki,

Una skarang udah 2 tahun 4 bulan, udah super cerewet, super banyak nanya, Super pengen tau, super kreatif,  mulai genit ke cowok -.-, pokoknya perkembangannya udah pesat banget. Sekarang hobinya nyanyi, dari lagu anak-anak, lagu tasya cilik, sampe lagu-lagu dewasa bahasa inggris salah satunya contohnya adalah lagu Girl on fire nya Alicia Key. Eh lagu Pretty Boy nya M2M dia juga bisa loh -.- 

Kalo Iki sekarang umurnya udah 1 tahun 3 bulan. Dan bulan kemarin dalam sebulan Iki flu sampe 2 kali :( Dulu Una umur segini udah bisa jalan, tapi Iki belom sampe sekarang. Sebenernya sih udah bisa selangkah dua langkah, tapi dianya emang males dan lebih suka merangkak :( Tapi abis sakit itu Iki jadi super cerewet, banyak ngomongnya. Kalo didengerin mirip bahasa planet. yah namanya juga bahasa bayi yaa~ Dan sekarang Iki jauh lebih ngerti kalo diajak ngomong. Udah ngerti kata "jangan" juga, tapi kalo ngambek lebih parah daripada dulu yaaa -.- 

Kabar buruknya adalah, dokter bilang beratnya Kakak Una kurang untuk anak seumurannya. Una beratnya 10 kg dan Iki 8 kg. :( Makanya ini sekarang sedang dalam proses penggemukan kaka Una dan Dedek Iki. Ayo semangat Mama Diannnn! *nyemangatin diri sendiri* ('_')9

My Khansa Luna and Rizqi Tidus :)
Kakak seneng banget ngegodain adiknya.
Adiknya dipaksa foto walaupun lagi nangis -.-

Assalamu'alaikum...
Holaaaaa!

Postingan kali ini mau share tentang tempat liburan yang di datengin tanggal 15-16 Desember kemarin. Liburan ini sepenuhnya disponsori oleh my older sister, Mbak Dina, dalam rangka merayakan 26 tahun perkawinan Mama Papa yang jatuh di tanggal 7 Desember Kemarin.
 Happy Annive ya Mama Papa, semoga langgeng dan rukun selalu seperti Pak Habibie dan Ibu Ainun, selalu bersama hingga maut yang memisahkan. Aaaaaaaaaaaaaaamin :')
Tadinya rencana pergi emang cuma sekeluarga aja, Papa Mama, Mbak Dina, Icha, Aku, Hepri-ku, Kakak Una dan Dedek ici ajah. Tapi sayang seribu sayang, mendadak Hepri memutuskan untuk nggak ikut karena ada liputan dari kantor yang mesti dia pegang :'( Padahal dari sebulan yang lalu aku udah ngeyakini dia untuk ngga ambil job sama sekali di tgl 15-16 ini. Tapi namanya juga kerjaan ya, dateng dadakan, mau nolak juga nggak enak. Akhirnya dia mutusin untuk ambil kerjaan kantor itu ditambah lagi pas hari minggunya dia ambil job birthday party, sekalian ngisi waktu karena dua hari itu dia bakal sendirian aja dirumah. Aku tadinya bingung, mau ikut apa nggak, kalo ikut ninggalin dia dirumah sendirian, kalo ngga ikut aku yang bakal ditinggalin seharian dirumah :'( Tapi akhirnya Hepri yang nyuruh aku ikut, dan akhirnya akupun ikut, walaupun rasanya berat  ninggalin si ayank :'(

Jadi dari satu bulan sebelumnya, Mbak Dina udah sibuk cari-cari hotel daerah puncak untuk tempat kita nginep. Sempet ketemu satu hotel yang lengkap dengan kolam renang dan kids playground yang bagus. Waktu itu salah satu pertimbangannya emang kids playground, supaya Luna sama Rizqi bisa  liburan sekalian main disana. Pas dikasi liat ke mama papa, langsung pada oke sama hotel itu. Sayangnya  pas dihubungi hotelnya ternyata udah full booked di bulan Desember. Akhirnya nyari-nyari lagi dan pilihannya jatoh ke Safari Lodge ini. Abis telpon untuk ngebooking, mbak dina transfer DPnya sebagai tanda jadi. Dan pada tanggal 15 kemarin berangkatlah kita. Tadinya rencananya tuh mau berangkat pagi biar bisa main di Taman Safarinya dulu, tapi karena mobilnya mendadak butuh service lagi, akhirnya kita berangkat jam 12an siang, perjalanan lumayan ngga gitu macet dan sampe sana sekitar jam 3an. Barang yang dibawa banyaaaak sekali, baju sampe 5 tas karena masing-masing tiap orang bawa tas sendiri, kecuali Luna dan Rizqi yang bawa dua tas baju sendiri :p Terus bawa stroller, piring-piring plastik dan rantang makanan (Piknik ya teteup :D), dan yang paling menuhin mobil adalah kasur lipet yang rencananya bakal dipake buat tidur-tiduran di depan TV di penginapannya nanti -_-

Jadi si penginapan ini tuh emang satu tempat sama Taman Safari, tapi bukan di dalem Taman Safari melainkan sebelum Taman Safari. Jadi pintu masuknya Safari Lodge ini terletak tepat sebelum pintu masuk Taman Safari. Sampe disana, kita disambut sama Gedung Safari Lodge. Gedung ini adalah gedung hotel dari Safari Lodge, banyak jenis kamar yang bisa dipilih loh, dari yang kamar biasa yang harganya kurang lebih Rp. 400.000/malam sampe President Suite seharga Rp. 1.700.000/malam.



Baru lahir! 17 Okt 2010
Photo by: Tante Lana
1 minggu
1 minggu
2 minggu
3 bulan
4 bulan
5 bulan
5 bulan
6 bulan
Trying to toilet training :)
9 bulan
10 bulan
11 bulan


Khansa Luna Sakhi Aysha
1 tahun





Thank you for walking here blogpals!
Wassalam :)
To my lovely husband Hepri Prasetio, my incridible lil girl Luna,
and my lovely boy that i love u so, Rizqi.


I just wanna say,
Thank you for make me feel so special everyday.
Papa, Una and Izky will always be part of me for ever.
I love you in every breathe i take.
Thank u for comin' to my live,
and surely made me alive! :')

With billion love,
Mama Dian.
 :*
Assalamu'alaikum :)
Hola Blogpals!

Posting kali ini tentang Hepri Prasetio Lil' Family :)
Sabtu adalah hari yang tepat untuk hari keluarga. Seperti Sabtu beberapa minggu kemarin, setelah selesai nyuapin dua hamster ini. Papa ngajak kaka nyuci vespa dan aku ngeluarin box bayi ke halaman supaya Ici tetap bisa main di box sambil liat papa dan kakaknya cuci vespa. Dan aku  mengcapture sedikit kegiatan anak-anak di sabtu siang itu :)

Kaka Una - 23 bulan
My fave photo!
Kaka with her big smile :D
Ini namanya pose "giginya mana kak?"
Kaka jadi asisten pemegang selang. Udah ketebak, niat bantuinnya ternyata cuma alesan supaya bisa main air. Walhasil setelah selesai nyuci vespa basah semua bajunya. Tapi kaka seneng banget, seru!  

Still with pose "giginya mana kak?"
Dia lgsg "Hiiii" lebar-lebar :D
Selesai dicuci, papa lgsg ambl kanebo buat ngelapin sisa-sisa airnya. Selesai papanya ngelap-ngelap, si kaka ngambil kanebonya, sok-sokan diperes terus dielap-elapin lg vespanya. Kok gue jd ngerasa ngeeksploitasi anak sendiri kl liat foto ini -,- 


Dede Ici - 10 bulan
Belom bisa pose apa-apa,
cuma nengok aja kl dipanggil namanya :)
Ici sendiri aku taro di dalem box bareng beberapa boneka dan bola-bola plastik. Dari dalem box, dia teriak-teriak sendiri ngeliat papa sama kakaknya main air. Ihihi. 

Informasi:
Baby seumran Ici emang mesti sering-serin ditaro box kalo playtime. Soalnya dari box itu nanti dia belajar berdiri dan rembet-rembetan sendiri. Dulu Kakak Una pertama kali bisa berdiri sendiri di dalem box :)

Sibuk sama mainannya dan Buk!
Tengkurep sendiri,
Mau kejer Kaka mau ikutan main air :)
 Walaupun kadang baru ditaro beberapa menit aja udah teriak-teriak minta gendong karna bosen. Justru malah aku sengajain, dibiarin aja di dalem box sampe nangis, biar anaknya biasa dan mau belajar berdiri dan rembetan sendiri di dalem box.

By the way soal Babybox. Baby box fungsinya untuk aku cuma untuk tempat mainnya Ici aja. Sedangkan kalo tidur, Ici masi sekasur sama mama papanya. Kadang suka heran sama bule-bule di film-film, mereka bisa banget pisah kamar sm anaknya, trus anaknya ditidurin sendiri di dalem box yg kamarnya beda sama mereka. Dasar orang Indonesia ya kayanya ga tegaan, Aku ngga akan tega soalnya ngebiarin anak aku yg masih bayi tidur sendiri di kamar yang beda sama aku. 


Yup, itu adalah sedikit kegiatan sm anak-anak di hari sabtu siang. Walaupun sekarang semenjak jadi freelancer sebagai editor dan cameraman, papanya jadi jarang dirumah saat weekend karena kerjaannya di wedding. Tapi kita masih suka memanfaatkan weekdays siang buat cuci motor dan seru-seruan main air. :) Tapi kadang-kadang kita suka kangen loh pah bersabtu-minguan bareng lagiiii :') 
We love you, papaaaaaa!!! :*

Oke deh, sampe sini dulu aja postingannya. 
Kalo family timenya keluarga kecil yang lain gimana ya? :)
Thank u for walking here Blogpals!
Hei! U can  leave u'r bloglink in comment box,
so i can walking to u'r blog too. :)
Wassalam.
Assalamu'alaikum.
Lama ngga posting tentang kaka dan ici, and now the time for posting of them! Here they are, my beloved two :)

Salah satu hobi Kaka Una adalah mantengin layar komputer buat nonton kartun-kartun kesukaannya (especially, pororo) dan video-video klip kesukaannya. Kalo udah nonton itu, dia bisa betah dan anteng untuk beberapa saat lah. Ehehe. Dan sekaraaaang, ternyata adiknya, Ici juga udah mulai ngerti nonton-nonton kartun gitu, jadi kadang mereka berdua aku dudukin depan komputer buat nonton kartun sama-sama. Bener-bener bukan kebiasaan baik ya untuk mereka, tapi untuk saat ini aku rasa cara itu cukup ampuh untuk ngebuat mereka anteng pas mereka rewel, ntar kalo udah gedean dikit pasti bakalan lebih aku ketatin waktu untuk duduk di depan layar komputer. Soalnya kan itu bener-bener ngga bagus untuk mata mereka :'(
Kembali ke postingan, aku sering merhatiin mereka berdua yang keliatan lucu banget depan komputer, langsung deh aku photobooth-in mereka! Daaaan, inilah hasilnyaaaa...









Luna (23bulan) & Rizqi (10bulan)

Kaka Una emang udah jago banget kalo disuruh pose. Kalo ici masi belom ngertiii, kalo ada tangan di foto diatas, itu tangan aku yang megangin Ici (maafin mama ya sayang, kalo mama menyakitimu. Uhuhu).
Mereka berdua sudah tambah besar sekarang, tambah rusuh dan pecicilan juga, Alhamdulillah. Ehehe. Yang aku suka adalah bahwa Kaka selalu nunjukin bahwa dia sayang sama adiknya, dengan kadang-kadang ngegemesin, ngajak becanda dan nyium-nyium Ici. Walaupun kadang suka ngegeplak juga. Eh, tapi sekarang Ici juga udah mulai bisa narikin rambut Kaka, dan mukul-mukul Kaka juga. Gawat sekaliiiii -,- 
Tapi dunia aku selalu fun di deket mereka. U'r awesome kiddos!!!
Bismillah, semoga Allah selalu memberikan aku kesehatan, kekuatan dan kesabaran untuk terus menjaga, merawat dan menyayangi mereka. Aaamin ya Rabbal Alamiiin.

Thank u for walking here Blogpals!
Wassalam.
:)

Hola! long time no blogging, setelah sambungan internet putus, diikuti kesibukan mengurus anak sendiri *maklum ibu muda #eciyeh* jadinya tak sempat-sempat posting blog, blog jadi terbengkalai. Sedih sekaliiii :(((

And here it is, my Khansa Luna Sakhi Aysha. Kebetulan pinjem SLR temen *semoga secepatnya bisa memiliki sendiri. Aaaamin* Langsung deh ngegantiin bajunya si Kaka, niatnya mau moto-motoin dia yang lagi main di teras, belom sempet main, dia malah liat roti terus makan sendiri. Dan inilah hasilnya, anak kecil yang sibuk makan sendiri. Saat suka sama suatu hal, anak-anak akan masuk ke dunianya sendiri, dan tanpa kita sadari, kita yang mengawasinya pun turut dibawa masuk ke dunianya. So colourful baby world!
Lets enjoy the photo!










Sibuk ngemil roti
KLSA - 20 bulan

Colourful dress from Bali (Thank you Oma Bali :))
Photograph (used nikon D7000) and retouch by myself.

Thank you for walking here Blogpals!
Wassalam :)

Custom Post Signature

Custom Post  Signature