Berwisata ke Kebun Buah Agrowisata Indonesia Berdaya (Dompet Dhuafa - Prudential Wakaf)

08:34:00
Assalamu'alaikum! Di postingan kali ini mama Dian mau cerita tentang minitrip bareng teman blogger pada hari Sabtu kemarin. Minitrip yang seru banget! Kita melakukan perjalanan dari Jakarta menuju ke sebuah tempat selama 5 jam lamanya. Penasaran nggak sih kemana sebenarnya tujuan mama Dian bersama teman-teman blogger lainnya?


Yak betul sekali, untuk teman-teman yang sudah melihat Instastory mama Dian, pasti udah tau bahwa mama Dian melakukan minitrip ke Kebun Buah Agrowisata Indonesia Berdaya di Cirangkong Subang. Kebun buah ini terletak di dataran tinggi Cirangkong Subang, jadi dari kota Subang kita masih melewati jalanan berlika liku melewati jalan setapak yang dikelilingi oleh kebun dan hutan. Hingga akhirnya sampainya di sebuah tempay yang indah sekali pemandangannya!

Ada yang penasaran nggak sih dalam rangka apa 16 orang blogger menempuh perjalanan sejauh kurang lebih 100 km jauhnya dan 5 jam lamanya?

Akan mama Dian jawab, tapi sebentar dulu! Ada yang masih inget nggak sih postingan mengenai Wakaf Prudential yang belum lama dilaunching dan juga mama Dian tulis di blog ini? 


Aku jelaskan sedikit deh ya untuk teman-teman yang belum mengetahui. Jadi bulan lalu Prudential meluncurkan Program Wakaf Prudential, dimana setiap nasabah Prudential kini bisa mewakafkan manfaat polis asuransinya. Nah wakaf yang berbentuk cash waqf dari para nasabah Prudential ini, akan disalurkan ke salah satu dari 3 nadzir yang bekerjasama dengan Prudential. Yaitu iWakaf, LW-MUI dan Dompet Dhuafa.

Dan ternyata, Kebun Buah Agrowisata Indonesia Berdaya Cirangkong ini merupakan kebun buah yang dikelola dengan tanah wakaf oleh Dompet Dhuafa!

Nah jadi, ke-16 blogger yang bergabung dalam minitrip Sabtu kemarin bersama dengan Prudential melihat langsung kebun buah yang berasal dari dana wakaf para donatur ini. Jadi biar semakin jelas ya kira-kira akan disalurkan kemanakah dana wakaf dari para nasabah Prudential oleh Dompet Dhuafa.

Nah selanjutnya mama Dian mau memperlihatkan Kebun Buah yang memiliki luas 8ha dengan pemandangan yang supeeeer indah. lelahnya perjalanan 5 jam dari Jakarta menuju ke Kebun Buah Agrowisata Indonesia Berdaya langsung tuntas terbayarkan! Langsung aja silahkan dilihat foto-foto di bawah ini yaaaaa~ 

Kebun Buah Agrowisata Indonesia Berdaya Cirangkong Subang









Jadi kebun buah yang memiliki luas sekitar 10ha ini memiliki 1000 pohon buah naga putih, 1000 buah pohon naga merah dan 20.000 tanaman buah nanas. Saat ini juga lagi replanting beberapa tanaman buah baru seperti pepaya. Dan ada peternakan juga loh disini. Eh iya sepanjang perjalanan masuk kebun, aku juga liat tanaman-tanaman bunga matahari di sepanjang jalan! Soo soo beautiful!

Nggak hanya memiliki kebun buah aja, tapi tempat ini juga jadi tempat wisata loh. Oleh karena itu juga tersedia penginapan di pondok-pondok atau tenda, lahan parkir yang luas, aktivitas seru dan banyak spot spot instagramable!





Jalanin Bareng We Do Good Camp


Eh iya, siang itu nggak hanya teman-teman blogger aja yang diundang melihat kebun buah ini. Tapi juga teman-teman dari Dream! Dan ternyata mereka juga melakukan We Do Good camp disana, alias menginap 2 hari 1 malam. Seru banget yaaaaa~



Acara dibuka kakak MC cantik yang dengan ramah menyambut semua yang hadir di siang itu.


Selanjutnya ada Kak Bobby sebagai perwakilan dari Prudential yang dengan ramah juga menyambuat semua teman-teman blogger dan teman-teman dari Dream yang hadir siang itu. Minitrip hari utu bertujuan langsung untuk memperlihatkan kemanakah kelak dana wakaf daru Wakaf Prudential akan disalurkan. Dan juga Kak Bobby mengajak teman-teman semua untuk mulai menebar kebaikan kepada sesama dan nggak boleh takut untuk berbagi. karena kelak semua kebaikan yang akan kita lakukan, jga akan kembali lagi kepada kita yaaaa. Aamiin..


Selanjutnya adalah sambutan singkat dari Kak Muhammad Koharudian (Marcomm Spv Dompet Dhuafa) yang menjelaskan dengan singkat mengenai latar belakang kebun buah Agrowisata Indonesia Berdaya ini, jadi pada awalnya lahan perkebunan ini hanya merupakan lahan kosong saja. Hingga kemudian mulai dibeli dan dikelola oleh Dompet Dhuafa dengan wakaf produktif yang telah diamanahkan oleh para donatur. Pada lahan seluas 10 hektar ini tertanam buah naga, jambu kristal, nanas, pepaya california juga peternakan kambing yang semuanya dikelola dan dirasakan hasilnya oleh petani dan peternak lokal. Selain itu tempat ini juga menjadi pusat wisata dan edukasi pertanian (agrowisata) Subang.



Selanjutnya juga hadir Siti Hajar Riska (selebgram) dan Lisa Namuri (Influencer) yang memberikan pendapatnya mengenai wakaf. Kak Lisa juga langsung praktek membuat smoothie menggunakan bauh naga hasil panen dari kebun buah ini loh.

Selanjutnya adalah acara yang nggak kalah seru! Yaitu para blogger diajak untuk memetik buah naga langsung dari pohonnya.

Memetik Buah Naga Langsung dari Pohonnya





Jadi, untuk memetik buah naga langsung dari pohonnya, kita memerlukan gunting khusus pemotong tanaman. Jadi buah naga tersebut nggak bisa asal dipetik dari pohonnya loh, tapi harus digunting sedikit dari daun yang menempel pada buahnya. tujuannya agar si buah nggak rusak dan tetap cantik bentuknya. Buah naga hanya berbuah 4 bulan dalam 1 tahun, yaitu mulai dari Januari hingga April. Jadi pas banget nih pas kesana kemarin, si buah naga memang sedang banyak berbuah dan siap dipanen.


Ada beberapa pohon nanas yang sudah berbuah juga loh, tapi sayang banget ternyata nanas nanas ini belum matang jadi nggak bisa ikutan dipanen bareng buah naga deh. Eheheheheheee.

Baiklah, setelah puas memanen buah naga maka selanjutnya mari kita timbang buah yang telah kita paneeen~


1 kilo buah naga di kebun ini dihargai Rp. 20.000,- rupiah saja. 1 kilo ini berisi sekitar 2-3 buah. Cukup murah loh, apalagi dibandingkan dengan kualitasnya. Jadi apakah selama ini teman-teman berpikir bahwa rasa buah naga hambar? Mama Dian sih sering banget beli bauh naga dan rasanya ya begitulah, nggak manis, nggak asem. Biasa aja rasanyaaa, kecuali kalo dijus dan diberi gula ya. Eheheheee. Tapiiii, rasa buah naga dari kebun buah ini beda banget! Karena benran maniiiissssss banget! Pertama kali nyobain mama Dian sampe terkagum kagum sama rasanya yang manis dan seger banget! Beda banget deh pokoknya sama buah baga yang dijual di Jakarta😅



Untuk yang males metik sendiri, gapapah, tenang aja bisa langsung beli buah naga yang sudah tersedia dengan harga yang sama kok! Hihihihiiii. Kemarin mama Dian beli 2 kilo buah naga dan 2 buah nanas untuk oleh oleh. Udah beli 2 kilo dan rasanya kurang, pengen balik lagi tapi mesti menempuh 5 jam perjalanan. Huhuhuhuhuu.

Kemarin mama Dian juga sempet nanya tentang "Udah masuk ke minimarket atau pasar buah di Jakarta belum sih buah naga dari Kebun Buah ini?" Dan ternyata jawabannya belum saudara-saudara! Huhuhu. Tapi pihak Dompet Dhuafa masih membuka kesempatan reseller buah naga selebar-lebarnya kok! Jadi marilah para pedagang buah dan supermarket buah di Jakarta, langsung aja ajukan penawaran kerjasama pada Dompet Dhuafa ya, jadi mama Dian jadi lebih gampang beli buah naga super manis hasil panen dari Kebun Buah Agrowisata Indonesia Berdaya Cirangkong Subang ini😬

Nggak terasa hari sudah sore menjelang malam dan sudah waktunya pulang kembali ke Jakarta. Iri deh sama temen-temen yang berkesempatan camping dan mneginap disini. Semoga kelak dapat kesempatan di lain waktu ya. Hihihihii.

Kalo biasanya melihat wakaf hanya dalam bentuk tanah, bangunan, atau sekolah. Alhamdulillah kali ini mama Dian berkesempatan langsung melihat wakaf produktif berupa Kebun Buah milik Dompet Dhuafa. Jadi makin semangat dan semakin mau membulatkan tekad untuk mulai berwakaf. InsyaaAalah segera semoga dimudahkan ya. Aamiin..

Jadi tergoda juga untuk membuka Asuransi Syariah di Prudential. Biar bisa ikutan Prudential Wakaf juga nih. Hihihihihiii.

Semoga teman-teman semua juga diberikan kesempatan berwakaf ya. Siapa sih yang nggak ingin mendapatkan "tabungan" untuk di akhirat kelak? InsyaAllah, yuk mari kita semua mulai membulatkan niat untuk berwakaf yaaaa. Semangaaaaaat!
24 comments on "Berwisata ke Kebun Buah Agrowisata Indonesia Berdaya (Dompet Dhuafa - Prudential Wakaf)"
  1. Udara di perkebunan Indonesia Berdaya Subang bersih, betah

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sejuk bangeeeeet, pemandangannya juga masyaallah indah bangeeeeetttttttt

      Delete
  2. Setuju banget mama Dian, aku pun merasa suka buah naga ya di sini. Maniiisss berair, seger. Makanya kemarin aku beli lagi yg banyak, eh ternyata di rumah juga pada bilang, enak bangeett..

    Keren nih perkebunan Dompet Dhuafa, pantesan aja Prudential bekerjasama untuk menyalurkan wakaf

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak Liaaaa, untung kemarin kita beli lagi ya pas udah mau pulaaaang. Hihihihihiiii. Ho oh, aku juga baru liat nih wakaf produktif kaya giniiii :D

      Delete
  3. wah asik ya bisa memetik buah naga langsung dari pohonnya, kebayang masih fresh banget tuh. Gak nyangka ya Prudential punya kebun buah naga dan diberdayakan dengan baik, salut.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kebun buah naga ini kepunyaan dompet dhuafa mbak Tian, yang dikelola oleh dana wakaf ummat.. Hihihiii. Nah nasabah yang mau mewakafkan polis asuransinya, akan disalurkan juga oleh Dompet Dhuafa salah satunya bisa ke kebun buah naga iniiii :D

      Delete
  4. Wah seru banget nih bisa ke kebun buah naga. Enak banget tuh buah naganya

    ReplyDelete
    Replies
    1. seru banget mbak anisaaaa, buah naganya juga manisssss bangeet rasanyaaaa

      Delete
  5. Mau dong kak buah naganya. Kayaknya enak banget tuh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener manis banget rasanya buah naganyaaaaaaaa :D

      Delete
  6. Wah kalau mau beli juga bisa ya. Enak banget tuh buah naga kesukaan :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. bisa bangeeeet, mau metik sendiri langsung dari pohonnya juga bisaaaa :D

      Delete
  7. Wah apalagi buah naganya dibuat jus pasti seger banget tuh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Banget mbaaaak, karena manissss banget rasanyaaaa

      Delete
  8. Seru banget nih bisa ke kebunnya langsung. Ada spot fotonya juga keren banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul syekaliiiiii. buanyak spot foto instagramablenyaaahhh

      Delete
  9. Buat wakaf ternyata gak harus jd kaya raya 7 turunan dulu yahhhhh

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyessss, yang penting niat dan keikhlasan yaaaaaaa <3

      Delete
  10. Wah buka lowongan reseller juga ternyata, asik banget ada perkebunan wakaf seperti ini, semua jadi berdaya guna

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya niiiihhh, harus \nya ada reseller resminya di jakarta jadi nggak usah repot repot ke subang kalo mau beli buah naganyaaaa.. hihihihi

      Delete
  11. Harus bawa mobil pribadi kalau mau borong buah yang banyak. Sekalian menginap di sana:D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya betul mak myraaaaa, nyesel deh kalo ga borong buah naga disini, karena manis manis banget buah naganyaaaaa

      Delete
  12. "Ada yang penasaran nggak sih dalam rangka apa 16 orang blogger menempuh perjalanan sejauh kurang lebih 100 km jauhnya dan 5 jam lamanya?"

    Sebenernya lebih penasaran seberapa heboh 16 orang blogger menempuh perjalanan bareng hihihi... :D

    Oooh... jadi perkebunannya itu semacam wakaf produktif gitu ya mbak?
    Dana-dana dari wakaf dikelola ke usaha yang bisa mendatangkan hasil & bisa berkesinambungan.

    ReplyDelete
  13. Hahaha ini minitrip 16 blogger yang mengesankan pokoknya deh, apalagi disana bisa langsung metik dan bawa pulang dengan harga 20 K perkilo ya. Seneng deh kemaren juga bisa ngevlog bareng Mama Dian, semoga kapan-kapan bisa melakukan destinasi wisata yang lain ya Mama Dian.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah membaca Adriana Dian's Blog dan meninggalkan komentar disini. Silakan tinggalkan link blog lewat pilihan name/URL ya, jadi bisa aku kunjungi balik. Link hidup yang ada pada komentar akan langsung dihapus. Makaciiii❤︎❤︎❤︎

Custom Post Signature

Custom Post  Signature