Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Rumus Self-love Agar Bisa Lebih Bahagia

Self-love. Mencintai diri sendiri. Seberapa penting sih self-love untuk kamu? Konsep mencintai diri sendiri ini memang kelihatannya sederhana, tapi pada prakteknya, ternyata nggak mudah loh mencintai diri sendiri tanpa syarat ketentuan dan dengan menjalani hidup apa adanya.


Tentang aku dan self-love

Kalo aku sendiri, selalu kagum dengan orang-orang yang tingkat kepercayaan dirinya tinggi dan self-love-nya oke banget. Aku termasuk orang yang punya tingkat self-love yang cukup rendah. Salah satu penyebabnya mungkin adalah bentuk tubuh aku sendiri. Masih suka kesel liat pantulan wajah diri sendiri di kaca. 

"Kenapa aku nggak bisa lebih kurus lagi?" 
"Kenapa pipiku tembem banget?"
"Kenapa bentuk hidungku mesti begini?"
"Pengen suntik putih deh rasanya"
Dan... masih banyak lagi "Kenapa" yang lainnya...

Duh, nggak bersyukur banget sih!

Kelihatannya sih memang begitu ya, nggak bersyukur, nggak tau terima kasih. Udah dikasih kesempurnaan tubuh. Tapi konsep mencintai diri sendiri ini nggak semudah mengucap rasa syukur di mulut. 

Kalo bersyukur mah, aku selalu bersyukur banget atas segalanya yang udah Allah kasih di kehidupan aku. Bersyukur juga udah dikasih suami yang masih suka muji-muji istrinya.

"Cantik banget sih.." 
"Badan kamu udah bagus kok, kenapa mesti diet sih?"

Tapi semua pujian itu rasanya kepental gitu aja. Persis kaya lagunya Meghan Trainor yang judulnya "Workin' on it"

Never like compliments // 'Cause it's always been so hard believe in them // 
You say i'm beautiful // And I say you're full of it // Nothing personal // I'm still not used to this //
Try'na be good to me // I should give my self way more love // I'm my worst enemy // I'm the voice who says "I'm not good enough"

Yap, pada akhirnya aku jadi musuh untuk diri sendiri. Aku yang selalu bilang ke diri sendiri kalo "Aku nggak cantik" atau "Aku terlalu gendut". Aku yang ngerendahin diri sendiri, aku yang nggak mau belajar untuk lebih mencintai diri sendiri.

Sedih😢

Setelah dipikir-pikir memang kayanya lebih mudah ya mencintai orang lain dibandingkan mencintai diri sendiri tanpa syarat? 

Adakah yang merasakan perasaan yang sama seperti cerita diatas? Kalo iya, gapapah.. Belum terlambat kok, untuk mencoba lebih mencintai diri sendiri mulai sekarang. Kita sama-sama mencoba yuk!

Kenapa sih harus mencintai diri sendiri?

Karena ternyata mencintai diri sendiri punya banyak manfaat untuk kehidupan kita. Diantaranya:

Baik untuk kesehatan mental kita

Kesehatan mental adalah isu yang akhir akhir ini sering digaungkan. Alhamdulillah saat ini orang-orang punya kesadaran dan kepedulian yang lebih tinggi terhadap tingkat kesehatan mental. Kesehatan mental bukan sesuatu yang bisa ditentukan dengan kecantikan wajah, kepintaran otak ataupun tingkat kekayaan. Kesehatan mental bisa dipengaruhi dari peristiwa yang pernah terjadi dalam kehidupan, sehingga meninggalkan dampak pada kepribadian dan perilaku seseorang. Gangguan mental dapat merubah cara seseorang dalam menangani stress. 

Mencintai diri sendiri bisa membantu menjaga kesehatan mental seseorang. Saat aktifitas harian menumpuk, seseorang bisa merasa kelelahan fisik hingga mental. Kelelahan tersebut bisa menggangu kesehatan mental kita hingga menimbulkan stress, depresi, hingga kehilangan semangat untuk menjalani hidup. Dan ternyata semua masalah tersebut bisa diminimalisir saat kita lebih menerima dan mencintai diri sendiri.

Baik untuk kesehatan tubuh kita

Dengan lebih mencintai diri sendiri, tentunya kita juga akan lebih menyanyangi tubuh dan menjaga kesehatan tubuh kita. Mencintai diri sendiri bisa membuat kita menjadi rutin berolahraga, mulai memperhatikan asupan tubuh dengan makan-makanan yang lebih sehat, dan akan mencoba menjalani pola hidup yang lebih sehat. 

Penting banget ya ternyata self-love untuk diri kita sendiri. Sekarang gimana kalo kita coba praktekan rumus self-love dalam kehidupan kita sehari-hari?

Rumus Self-love

Yuk cobain sama-sama beberapa rumus self-love di bawah ini!

1. Mari awali setiap pagi dengan memberikan pujian dan semangat untuk diri sendiri
Bangun pagi, ngaca, dan langsung bilang "Kamu cantik!", "Kita pasti bisa melewati hari ini dengan baik!". Ucapkan 'mantra-mantra' lain yang kamu inginkan. Mantra-mantra ini akan menjadi semacam sugesti positif untuk menjalani hari.

2. Jangan percaya dengan semua pikiran negatif yang muncul dalam pikiran kita.
Pada dasarnya, rasa takut dimiliki oleh manusia untuk membuatnya menghentikan tindakan bodoh yang bisa membahayakan diri sendiri. Tapi terkadang, rasa takut tersebut terlalu besar hingga membuat kita menjadi takut untuk melakukan apapun, takut untuk berkembang, takut keluar dari zona nyaman. Oleh karena itu jangan terlalu percaya dengan semua yang kita pikirkan, terutama pikiran-pikiran negatif yang menghambat kita untuk maju dan berkembang. 

3. Berhenti membanding-bandingkan diri dengan orang lain
Karena kamu unik dan satu-satunya di dunia ini! Setiap orang diciptakan berbeda dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kagum dengan kelebihan orang lain, boleh aja. Asal kekaguman tersebut bisa kita gunakan untuk membut diri kita menjadi lebih baik lagi, bukannya untuk mengecilkan diri sendiri. Jadi jangan pernah lupa ya: Satu-satunya orang yang boleh kamu bandingkan dengan diri kamu sendiri hanyalah diri kamu yang kemarin.

4. Sadari bahwa cantik itu nggak ada standarnya
Bahkan model model yang ada di majalah itu, aslinya nggak gitu loh. Mereka udah melalui re-touch dan re-coloring di photoshop. Social media star juga pasti punya wajah yang berbeda di dunia nyata. Jangan sampai tertipu dengan standar kecantikan yang biasa kita lihat. Beberapa foto memang diciptakan untuk memanjakan mata kita. 

5. Perlakukan orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan
Ini semacam mencoba untuk cantik dari hati, ya. Hehe. Tapi percayalah, saat kita bersikap lebih baik kepada seseorang, hati kita menjadi sedikit lebih 'penuh' ya gak sih? Dan nggak udah dipikirkan lagi gimana sikap balasan orang terhadap kita. Setiap orang memang memiliki 'masalahnya' sendiri, dan jangan jadikan itu sebagai masalah kita juga.

6. Tuliskan hal-hal mengerikan yang pernah atau sedang kamu alami
Tuliskan di selembar jurnal, atau kertas. Cobalah untuk memindahkan semua kenangan mengerikan itu di atas kertas. Kemudian robek atau bakar kertas-kertas atau musnahkan dengan cara apapun yang kamu inginkan.

7. Maafkan dirimu sendiri
Semua manusia pernah berbuat kesalahan. Entah itu kesalahan yang mengerikan, menyedihkan dan memalukan. Mari mulai lepaskan dan maafkan kesalahan-kesalahan itu. Kita tidak hidup untuk masa lalu. Maafkan, cobalah untuk tidak mengulanginya dan jadikan itu sebagai pelajaran yang berharga.

8. Jadilah lebih realistis
Nggak ada satupun orang di dunia ini yang bisa selalu bahagia setiap saat. Karena apa? Karena kita hanya manusia biasa. Manusia biasa yang bisa melakukan kesalahan dan merasakan beragam jenis emosi. And it's okay. Jadi, ijinkanlah kita menjadi manusia biasa.

9. Follow your passion
Setiap manusia pasti punya bakat terpendamnya masing-masing. Jangan kubur bakat terpendam yang kamu miliki dan mulailah mengikuti passionmu! Coba cari hal-hal yang benar-benar ingin kamu lakukan, tapi selama ini terhalang oleh ketakutanmu sendiri. Ini saatnya, berhentilah untuk takut dan lebih percaya dirilah dengan kemampuan yang kamu miliki. Nggak ada ruginya untuk mulai mencoba kan?

10. Jalani hidup apa adanya tanpa kepura-puraan
Jangan terpaku dengan standar-standar yang ada di sosial media. Semua yang dipost oleh orang lain, mungkin hanya 5% dari kehidupan mereka. Sosial media tidak pernah berisi 100% kehidupan mereka. Batasi apa-apa saja yang harus di-share di sosial media. Jalani saja hidup ini apa adanya tanpa kepura-puraan demi sosial media. Toh memuaskan diri sendiri saja sudah sulit, untuk apa kita memuaskan rasa ingin tahu orang lain?

Ngomongin tentang jalani hidup apa adanya jadi inget sama salah satu video Youtube IM3 Ooredoo yang ini deh!


Pas banget deh pesannya sama postingan self-love kali ini. Ditengah-tengah banyaknya 'pencitraan palsu' di sosial media jaman sekarang, IM3 Ooreedoo malah ngajak kita untuk jalani hidup apa adanya, tanpa kepura-puraan, tanpa followers palsu, tanpa khawatir, tanpa overthingking dan ngedukung kita untuk lebih fokus berkarya dan ekspresikan diri kita tanpa tipu-tipu tanpa kepura-puraan dan #TanpaSyaratKetentuan bersama dengan IM3 Ooredoo.

Emang bener deh ya, di era digital gini apa-apa bisa dilakukan lewat internet. Termasuk untuk menemukan dan mulai mempelajari passion kita masing-masing. Mulailah berkarya sesuai passion dengan produk komunikasi yang simpel bebas dan tanpa syarat ketentuan seperti paket Freedom Internet dari IM3 Ooredoo. 

Paket Freedom Internet dari IM3 Ooredoo bisa bikin kamu bebas internetan kapan dan dimana saja tanpa khawatir kuota kamu nggak bisa terpakai atau kepotong. Dilengkapi dengan fitur Pulsa Safe yang membuat kita bebas khawatir dan tidak akan dikenakan tarif dasar saat kuota habis, Simpel dengan 100% kuota utama di semua jaringan dan juga Transparan memberikan benefit terbaik tanpa syarat dan ketentuan berlaku. 

Freedom Internet dari IM3 Ooredoo ini memang cocok banget untuk membantu kamu berkarya dan mengejar passion supaya bisa lebih mencintai diri kita sendiri.


Kita coba sama-sama yuk, rumus self-love diatas. Karena diri kita butuh cinta yang lebih besar dan bebas tanpa syarat dari diri kita sendiri. Semoga dengan belajar mencintai diri sendiri kamu juga bisa hidup lebih bahagia yaaaaaa💛💛💛

26 komentar untuk "Rumus Self-love Agar Bisa Lebih Bahagia"

  1. Memuji diri sendiri & menghargai diri sendiri ya, kalau diri sendiri aja gak dihargai gimana orang lain. Tapi bener sih kadang praktikknya itu hehehe. Yuk belajar sama-sama mencintai diri sendiri tanpa syarat

    BalasHapus
  2. ah bener banget. aku pernah lho kena krisis identitas diri dan nyaris depresi waktu masih muda (skr udah tua haha). kuncinya ya learning to love yourself, jadi lebih ngerti dan bisa bahagia deh :)

    BalasHapus
  3. Kalau aku belajar mencintai diri sendiri dengan selalu mengedepankan kenyamanan dulu, baru deh mengurusi orang lain, hahahaha

    dan aku juga belajar memaafkan, karena setelah memaafkan itu seperti dapat harta karun rasanya

    BalasHapus
  4. Aku tuh mungkin termasuk orang yang tipe pasrah kalik ya. Santai banget urusan segala macam. Mungkin karena faktor umur ya, udah lelah jaman dulu push myself into the limit kalik ya hehehe... Sekarang udah bisa menerima diri apa adanya. Insya Allah dirimu juga pasti bisa.

    BalasHapus
  5. Alhamdulillah nih, self love mulai terbentuk saat udah usia 30 plus gini, terutama self love untuk penerimaan trhdp kondisi tubuh dan pribadi
    ...ternyata perlu proses juga

    BalasHapus
  6. Abis baca ini aku jadi inget masih suka berandai-andai punya badan lebih tinggi dan kulit lebih cerah hihihi tapi itu hanya ilusi. Cape, ya ternyata. Yaudah terima diri sendiri deh. Bener deh karena itu bagus buat kesehatan tubuh dan mental kita

    BalasHapus
  7. Mencintai diri sendiri nyatanya bukan perkara mudah ya ka'
    Ada saja perasaan rendah diri yang kerap mengganggu. Selain poin yang di utarakan kunci dari segalanya adalah bersyukur

    BalasHapus
  8. Harus diingat ya nobody's perfect ya. Harus bs memaafkan diri sendiri juga ya supaya bisa merasa bahagia.

    BalasHapus
  9. self - love justru memberi energi lebih bagi kita untuk bisa menebar kebaikan dan mencintai orang lain juga yaa mbaaa

    BalasHapus
  10. Makasih banyak tips nya mbak 😍😍😍😍 ini perlu dilakukan setiap hari biar semangatnya muncul, biar mencintai diri sendirinya makin kuat. Karena sebelum mencintai orang lain yaa harus mencintai diri sendiri dulu

    BalasHapus
  11. Wah, makasih rumusnya mbk. Salah satu yang saya terapkan, jangan membanding-bandingkan diri dengan orang lain. Mencintai diri sendiri itu penting banget untuk jaga kesehatan mental.

    BalasHapus
  12. Salah satu cara mudah utk bahagia adalah dengan self love ya mbak. kalau kita tdk bisa mencintai diri sendiri, bagaimana kita bisa mencintai orang lain ya.

    PeDe dengan siapa diri kita dan cuekin saja kalau ada yang berkomentar negatif.

    BalasHapus
  13. Suka banget ini rumusnya Mama Dian, dulu juga aku insecure karena banyak yang bandingin fisik aku dan sekarang sih menerima apa adanya jauh lebih baik

    BalasHapus
  14. Aku termasuk orang yang suka hidup apa adanya dan tanpa kepura- puraan mbak. Meski sudah 15 th di Jakarta ya tetep ngomong Bahasa Jawa medok.Nggak terus ngomong bahasa Jakarta an

    BalasHapus
  15. Aku suka tu mbak rumus yang jadi lbh realistis. Di zaman serba medsos kyk gini kdng ada yang suka jd halu haha, amit2 moga kita dijauhkan yaaa :D
    Wah lagi WFH gini emang penting sekali paket inet yang lancar dan terjangkau ya mbak :D

    BalasHapus
  16. Laaaf banget dengan tulisan ini. Terkadang orang lupa bahwa dengan menjadi diri sendiri itu adalah bentuk penghargaan terhadap diri kita, tanda kita menyintai diri kita. Tapi demi pencitraan di media sosial orang banyak yg rela berpura-pura. Makasih sharingnya, Mbak. Reminder buat aku juga nih.

    BalasHapus
  17. Mencintai diri sendiri, salah satu akhlak terhadap diri ya mbak. Bagaimana mungkin kita bs mencintai org lain dengan tulus klo mencintai diri sendiri saja kita tdk bisa.

    BalasHapus
  18. Emang harus mencintai diri sendiri. Trus rileks sejenak juga lumayan bikin hati tenang ya mak

    Tetep berkarya. Yang terbaik. Mmmuaaah

    BalasHapus
  19. Self-love it syarat mutlak sebelum kita bisa benar - benar mencintai orang lain juga mba...makanya harus jujuuur

    BalasHapus
  20. Ya cantik itu ga ada standarnya, yang penting kita tetap merawat diri tidak membiarkannya mentang2 selflove hehehe,, sinyal indosat oredoo juga belakangan makin bagus, pas WFH ini alhamdulillah aman akses server kantor gak ngadat

    BalasHapus
  21. Memaafkan diri sendiri termasuk yang susah, jujur. Saya kadang sering menyalahkan dan kadang gak maaafin diri sendiri huhuhu

    BalasHapus
  22. Memaafkan diri sendiri ini yang bikin aku sering lupa
    Terkadang aku selalu merasa diriku terlalu kurang banget

    BalasHapus
  23. Betul Mbak mencintai diri sendiri itu wajib yak. Sayangnya gitu deh. Fisik selalu menjadi hambatan utama untuk jalan mencela diri sendiri. Apalagi jika ada hal-hal yang bikin down, yang pertama paling pantas disalahkan pasti diri sendiri.

    BalasHapus
  24. Setuju mba...harus banget mencintai diri sendiri agar happy optimis

    BalasHapus
  25. Karena gimana kita bisa dicintai orang lain klo kita sendiri gak bisa mencontai dan menghargai diri kita sendiri. Dengan mencintai diri sendiri, nilai diri kita dimata orang lain pasti akan meningkat.

    BalasHapus
  26. mantra mantra sangat manjur untuk kegiatan sepanjang hari agar lebih bersemangat <3

    BalasHapus