Showing posts with label #CeritaDian. Show all posts
Showing posts with label #CeritaDian. Show all posts

Hepri Prasetio dan Adriana Dian 
mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 H,
Mohon maaf lahir dan batin ya atas segala kesalahan tulisan maupun perbuatan yang aku sengaja maupun tidak disengaja.
Semoga kita semua masih diberikan kesempatan untuk berjumpa lagi di bulan Ramadhan tahun depan yaaa. Aaaaamiiinnn.

Oh iya, foto lebaran di atas harusnya foto berempat, tapi foto Una dan Abang aku crop karena ngeblur. Efek anak-anak yang sudah melewati beberapa sesi foto lebaran jadinya nggak sabaran mau cepetan selesai foto hingga akhirnya foto berempatan ini nggak ada yang bener-bener oke. Hihi. 

Gimana nih libur lebaran temen-temen semua? Kalo libur lebaran kita berempat diwanai dengan liburan yang separo gagal karena aku mendadak kena infeksi saluran kemih. Huhuhuhu. Cerita lengkapnya di next posting aja yaaaa x)  

Minggu depan sudah tahun ajaran baruuuuu! Abang masuk TK B dan Una masuk ke SD. ya ampun, mama Dian deg-degan. Semoga lancar semua ya bu-ibu yang anak-anaknya memasuki tahun ajaran baruuu. Aaaaamiiinnn.

Dan sesudah bulan puasa blog ini cuma mengeluarkan 4 postingan saja. Selanjutnya di bulan Juli ini aku berjanji nggak akan membaut blog ini berdebu lagi. Hihihi. Semoga bisa semakin produktif yaaaa semuanyaaaa! Semangaaaatttt kembali beraktifitas juga ya teman-teman semuaaaaa😘😘😘
"Pokoknya aku sayang banget sama anak-anak aku!"

Familiar kah dengan pernyataan tersebut, Ma? Familiar dong pastinya ya, karena aku yakin setiap mama akan selalu mengulang-ngulang kata-kata itu di dalam hatinya. Sayang banget dan cinta banget sama anak-anak pastinya ya Ma..

Tapiiii, apa kata-kata aja cukup untuk menunjukkan cinta kita kepada anak-anak? Sepertinya nggak ya, karena kalo cuma berkata-kata aja semuanya juga bisa kan? Disamping selalu mengusahakan yang terbaik untuk anak, selalu masak untuk mereka, mengantar mereka sekolah, atau menina-bobokan mereka, aku pikir ada cara lain untuk benar-benar membuktikan bahwa kita benar-benar sayang dengan mereka. 

Dan cara itu adalah, memberikan waktu yang berkualitas untuk menciptakan bonding antara anak dan ibunya. Waktu yang berkualitas bisa kita dapat dari banyak cara, mulai dari jalan-jalan berdua, atau mungkin cuma sekedar ngobrol-ngobrol sambil main bareng aja sama anak-anak. 

Together, more Lotte Choco Pie

Salah satu waktu berkualitas untuk menciptakan bondng dengan anak versi aku adalah membacakan buku cerita sebelum mereka tidur. Sekitar jam 9 atau setengah 10 malam, taruh dulu semua gadget, ambil buku cerita dan bacain deh cerita yang mereka mau. Ceritainnya bisa sambil tiduran dempet-dempetan atau duduk dan peluk-peluk seperti foto diatas.

Biasanya setelah cerita, aku review lagi ceritanya sama mereka, aku tanya pendapat mereka tentang cerita itu dan kemudian disambungin deh sama diri mereka sendiri. Tapi kegiatan ini udah bener belom sih sebagai salah satu waktu berkualitas yang bisa memperkuat bonding bersama anak?

Alhamdulillah kemarin aku dapat undangan dari Lotte Choco Pie untuk hadir ke Blogger Gathering mereka dalam tema #TogethermoreLotteChocoPie, yang diadakan di Rumah Kajoe Cilandak. Alhamdulillahnya lagi, para mom-blogger yang diundang hadir ke gathering ini boleh membawa anak, karena Lote Choco Pie mau mengajak anak-anak beraktifitas serta menyediakan playground untuk anak-anak selama acara berlangsung.

Pukul 10 tepat, beberapa menit sebelum acara berlangsung, aku udah sampai di Rumah KAjoe Cilandak ini bareng sama suami dan anak-anak, Luna dan Abang. Setelah registrasi dilanjut dengan cemal-cemil dan ngeteh, ngopi, para mom-blogger pun dipersilakan masuk ke dalam ruangan untuk sharing session, sedangkan anak-anak langsung berhamburan menuju halaman belakang Rumah Kajoe yang berumput hijau serta sudah dilengkapi dengan playground anak-anak. Alhamdulillah, karena ada papa Api juga yang bantu liatin anak-anak, mama Dian bisa tenang deh ikut sharing session #TogethermoreLotteChocoPie ini.

Together, more Lotte Choco Pie

Acara dibuka oleh MakPon Mira Sahid kesayangannya semua emak di KEB. Acara Blogger Gathering Lotte Choco Pie yang bertema "Together, More!" hari itu mau mengajak para mom-blogger yang hadir untuk semakin mengerti makna dari quality time bersama anak atau yang akan kita sebut juga dengan premium bonding time. 

Seberapa penting sih premium bonding time bersama anak? Terutama untuk wanita-wata multitasking di jaman ini ya. Contohnya aja para mom-blogger yang lagi duduk di ruangan itu, ada yang jadi working mom juga, ada yang punya bisnis online sendiri, ada penulis, atau ibu rumah tangga aja kaya aku yang kegiatan tambahannya adalah ngeblog. Gimana sih cara membagi waktu antara tugas-tugas dengan premium bonding time dengan anak? Kalo udah sibuk banget masih inget nggak ya nyediain premium bonding time dengan anak?

Together, more Lotte Choco Pie

Sebelum masuk ke dalam sharing session, Mr. Hiroaki Ishiguro President Director Lotte Indonesia, perwakilan dari Lotte Choco Pie memberikan sedikit kata-kata sambutan untuk semua mom-blogger yang telah menyediakan waktunya untuk hadir pada Blogger Gathering hari itu.

Together, more Lotte Choco Pie

Setelah Mr. Hiroaki selesai memberikan sambutan, kemudian Mak Mira segera memanggil tiga narasumber yang akan mengisi sharing session kita di hari itu. Ada siapa aja? Ada mbak Oci C. Maharani, brand manager Lotte Choco Pie yang juga merupakan seorang ibu pekerja dengan 2 anak. Lalu ada Brand Ambassador terbaru Lotte Choco Pie, Carissa Putri yang saat itu hadir bersama Quenzino, anaknya yang baru berusia 4 tahun. Lalu ada mbak Novita Tandry, psikolog yang akan membagikan ilmu parentingnya pada para mom-blogger di hari itu.

Mbak Oci sebaai perwakilan dari Lotte Choco Pie menjelaskan bahwa Lotte Choco Pie sebagai salah satu snack pilihan keluarga, mengerti dan mendukung para ibu multitasking untuk menyediakan premium bonding moment bersama keluarga. Dengan tema "Togerther, More!" yang diangkat oleh Lotte Choco Pie, Lotte Choco Pie mengingatkan bahwa Premium Bonding Moment adalah sebuah hal yang penting untuk dilakukan para ibu bersama anak-anaknya.

Together, more Lotte Choco Pie

Selanjutnya giliran mbak Novita sebagai seorang psikolog yang berbicara. Dan menjelaskan mengenai makna premium bonding moment atau waktu yang berkualitas bersama anak.  Menurut mbak Novita, di era gadget seperti sekarang ini, para ibu dituntut untuk multitasking. Namun walaupun kita para ibu sibuk ber-multitaskin namun tetap tidak boleh lupa untuk menyediakan waktu untuk anak-anaknya.

Mbak Novita pun membaikan bocoran mengenai, Bonding Time bersama anak yang bagus itu sepert apa sih? Bonding timen yang bagua adalah ketika ibu dan anak bisa sama-sama menikmati. Sang anak menikmati waktu bersama ibunya, dan ibu menikmati waktu bersama anaknya. 

Dan hadirkan 'seluruh dari diri kita' ketika kita sedang melakukan bonding time bersama anak. Tinggalkan gadget kita dan berikan seluruh waktu, perhatia dan kasih sayang kita kepada anak. Kan sering ya, walaupun lagi sama-sama anak, tapi si ibu tetep aja sibuk sendiri dengan gadgetnya, dan kalo udah begini namanya bukan waktu yang berkualitas lagi deh sama anak. Hayooo mama-mama disini gimana? Masih suka sibuk sendiri sama gadgetnya nggak saat quality time bersama anak?

Jadi ketika sudah tercipta bonding moment yang berkualitas. Si ibu akan menikmati anaknya, dan si anak akan menikmati ibunya. Dan dari sanalah muncul hormon oksitosin pada otak ibu dan anak yang membuat kita menjadi lebih nyaman, bahagia dan menghilangkan stress-stress yang ada. 

Together, more Lotte Choco Pie

Dan Carissa Putri sebagai brand ambassador Lotte Choco Pie memulai sharingnya mengenai premium bonding moment. Menurut Carissa, Premium Bonding Moment itu penting sekali untuk keluarga terutama untuk anak-anak. Menurut Carissa, Premium Bonding Moment nggak cuma diisi dengan hadirnya kita aja, namun  juga kita harus terlibat secara langsung dengan anak-anak. Salah satu contohnya adalah, diusianya yang 4 tahun ini, Q suka sekali menanyakan hal-hal apapun kepada Carissa. Dan Carissa selalu berusaha mencoba mendengarkan dan menjawab semua pertanyaan dari Q. Dan Carissa memberikan penjelasan kepada Q bahwa, Carrisa sebagai ibu selalu mendengarkan apa yang Q katakan, dan oleh sebab itu, Q pun harus juga harus belajar untuk mendengarkan, tidak hanya untuk didengarkan.


Carissa Putri pun membagi ceritanya tentang premium bonding moment favoritnya bersama Q, hal yang paling  pasti dilakukannya adalah membacakan dongeng untuk Q sebelum tidur. Dengan tokoh kesukaannya, Carissa mengarang cerita tentang hal-hal baik yang dilakukan tokoh kesukaannya, agar Q bisa mencontohnya. Selesai membacakan dongeng, biasanya Q menjadi lebih santai dan lebih terbuka kepada Carissa, dengan mudah Q akan menceritakan kesehariannya dis ekolah atau hal-hal menarik yang ia lihat pada hari itu. Ternyata premium bonding moment-nya Carissa Putri, beguna sekali untuk memberikan kenyamanan kepada Q supaya ia bisa lebih banyak bercerita tentang kesehariannya ya..

Carissa bilang, Q nggak akan mudah menceritakan apa yang telah ia lakukan disekolah ketika pulang sekolah, tapi ia akan lebih banyak bercerita ketika sudah nyaman dengan waktunya dan juga dengan ibunya, seperti setelah membacakan dongeng saat premium bonding moment tersebut, Q lebih terbuka akan segalanya yang ia rasakan.

Together, more Lotte Choco Pie

Carissa pun memberikan pendapatnya tentang campaign yang diangkat oleh Lotte Choco Pie ini, yaitu Together, More! Menurut Carissa, #TogethermoreLotteChocoPie ini bagus sekali untuk mengingatkan para ibu agar bisa meluangkan waktu bersama anak-anaknya. Karena masa anak-anak mereka hanya terjadi satu kali dan tak akan terulang lagi. Jadi berikanlah momen-momen kebersamaan yang terindah yang  akan selalu mereka kenang saat mereka besar nanti. Jadi gunakan sebaik-baiknya waktu ini untuk emnjadiibu yang baik untuk anak-anak kita, dan untuk menghadirkan momen-momen kebersamaan yang indah dengan mereka.

Together, more Lotte Choco Pie

Mbak Novita Tandry juga menambahkan, bahwa anak-anak kita merupakan generasi Alpha (anak yang lahir setelah tahun 2009) yang sejak lahir sudah terpapar oleh berbagai macam jenis gadget. Anak-anak generasi Alphacenderung kurang memiliki daya juang, cenderung cuek serta kurang loyalitasnya karena pengaruh gadget disekitarnya. Oleh karena itu,   sebagai ibu dari Generasi Alpha, harus bisa lebih sabar lagi dalam mengurus mereka, serta harus lebih dekat lagi dengan mereka. Maka dari itu premium bonding time antara ibu dan anaknya sangat penting untuk perkembangan mereka. Tinggalkanlah gadget kita untuk sementara, dan buatlah momen kebersamaan yang berkualitas bersama anak-anak kita.

Together, more Lotte Choco Pie
ki-ka: Oci. C Maharani (Brand Manager Lotte Indonesia), Mr. Hiroaki Ishiguro (President Director Lotte Indonesia), Carissa Putri (Aktris dan Ibu dari 1 Anak), Novita Tandry (Psikolog)

Ternyata, obrolan kita pun di stop dulu disitu karena selanjutnya Lotte Choco Pie mau ajak para anak-anak blogger yang daritadi setia banget nungguin mamanya untuk ngegames bareng. Sebelum ke arena outdoor untuk memulai gamesnya, para pengisi talkshow hari itu nggak lupa untuk foto bareng juga dong.

Together, more Lotte Choco Pie

Di halaman belakang Rumah Kajoe ini, anak-aak udah berbaris rapi perkelompoknya. Ada 4 tim yang akan bermain games Treasure Hunt hari itu. 1 tim terdiri dari 5 anak dengan 1 anak sebagai kaptennya. 

Together, more Lotte Choco Pie

Sementara itu para mamanya cukup berdiri di pinggir, karena yang akan bermain hanya anak-anaknya aja siang itu. Mak Mira pun membacakan rules pemainana siang itu, setiap anak harus menuntaskan 1 tantangan yang kan diberikan untuk mendapatkan Treasurenya, yaitu berupa kumpulan kata Lotte Choco Pie. Kelompok yang tercepat akan menjadi pemenangnyaaa!

Together, more Lotte Choco Pie

Oh iya setelah mendengarkan penjelasan tentang pentingnya momen kebersamaan dengan anak pada talkshow tadi, sekarang saatnya para mama praktekin ilmu-ilmu yang kita dapet didalam. JaAdi sebelum anak-anak mulai bertanding, para mama harus peluk, cium, tatap mata dan beri semnagt langsung untuk anak-anak. Supaya anak-anaknya tau kalo mamanya selalu mendukung mereka dan menyenagi mereka apapun yang terjadi. Menang atau kalah, mamanya bakal tetap cinta sama anaknya kaaaan. Mama Dian pun langsung puas-puasin peluk Una dan Abang, dan ngasih mereka semangat untuk gamesnya. Menang kalahenggak masalah, yang penting mereka have fun ngikutin gamesnya!

Together, more Lotte Choco PieTogether, more Lotte Choco Pie

Together, more Lotte Choco Pie

Together, more Lotte Choco Pie

Together, more Lotte Choco Pie

Together, more Lotte Choco Pie

Mak Mira pun langsung memberikan aba-aba dan games pun dimulai. Tiap anak disebar ke satu pos, untuk menyelesaikan tantangannya dan mendapatkan potongan kata Lotte Choco Pie. Akupun yang cuma liat dari pinggir ikut ngerasain serunya games ini, walaupun ada beberapa anak yang agaknya kebingungan sama rulesnya. Tapi namanya juga anak-anak, salah-salah mah biasa yaaaa. Hihiii.

Together, more Lotte Choco Pie

Together, more Lotte Choco Pie

Dan Alhamdulillah kelompoknya Luna, kelompok pita jingga berhasil jadi yang tercepat mengumpulkan potongan katanya. Dan kelompoknya Abang, kelompok pita kuning jadi kedua yang tercepat. Eits, tapi yang kalah nggak pada sedih kok. Karena semuanya dape hadiah dari Lotte Choco Pie. Yeay!

Together, more Lotte Choco Pie

Setelah selesai games, para mama langsung balik lagi kedalam ruangan untuk emndengarkan summary dari games treasure hunt tadi, menurut mbak Novita pelukan, ciuman serta semangat yang kita berikan sebelum anak-anak memulai gamesnya tadi, berpengaruh besar loh untuk mereka. 

Ternya anak-anak yang kurang mendapak pelukan dari orang tuanya saat mereka kecil, berpotensi menjadi pribadi yang dingin saat mereka besar nanti. Anak-anak yang jarang mendapatkan pernyataan sayang, juga bisa menjadi anak yang sulit untuk mengungkapkan perasaannya suatu hari nanti. Semnagt yang kita berikan kepada mereka nggak cuma ngebuat mereka semakin semangat, tapi juga ngebuat mereka tau kalo mamnya selalu mendukung mereka.

Seneng banget mendengar semua penjelasan dari mbak Novita siang itu, bener-bener super bermanfaat banget untuk aku. Ternyata pengaruh premium bonding time itu besar sekali untuk anak-anak kita, bahkan bisa sampai menentukan sifat mereka kelak di masa depan. Jangan sampai menyesal sekarang ya ma, sebelum terlambat, mari kita cipatakan premiun bonding time bersama anak-anak kita. Berikan waktu yang berkualitas untuk mereka. Dan ciptakan kenangan-kenangan indah yang selamanya akan tersimpan dalam benak mereka.

Together, more Lotte Choco Pie

Together, more Lotte Choco Pie

Together, more Lotte Choco Pie

Nggak cuma mamanya aja yang bahagia banget dapet banyak pelajaran baru di Blogger Gathering #TogethermoreLotteChocoPie siang itu. Luna dan Abang juga happy banget menghias Lotte Choco Pie, bisa puas-puasin main di playground, dan yang paling penting bisa kenalan sama banyak temen-temen baru. 

Together, more Lotte Choco Pie

Together, more Lotte Choco Pie

Pulang dari Blogger Gathering #TogethermoreLotteChocoPie, kita juga dibawain oleh-oleh Lotte Choco Pie. Luna langsung happy banget, karena Lotte Choco Pie ini favoritnya Luna banget. Paduan dari kek vanilla yang super lembut, marshmallow yang empuk dan coklat premium ini udah nggak perlu diragukan lagi ya kualitas dan kelezatannya yaaa. Jnagan lupa, sambil snacking time bisa juga dibarengi dengan premium bonding time. Jadi sambil menikmati Lotte Choco Pie berdua, bisa sambil ngobrol-ngobrol santai deh sama anak. 

Together, more Lotte Choco Pie

Setelah pulang dari blogger gathering #TogethermoreLotteChocoPie ini akupun langsung berniat untuk menjadi ibu yang lebih baik lagi untuk anak-anak. Mau jadi ibu yang lebih mendengarkan lagi, mau jadi ibu yang nggak selalu sibuk sendiri, mau jadi ibu yang sering peluk cium anak-anak, mau jadi ibu yang meluangkan waktunya untuk anak-anak lebih banyak lagi, dan mau membuat banyak kebersamaan dan kenangan-kenanagan indah untuk Luna dan Abang.

Masa kecil mereka cuma sekali seumur hidup. Cuma satu masa aja di hidup kita dan hidup anak-anak kita. Jangan membuang-buang waktu ini, mari jadi ibu yang lebih baik lagi. Jangan pernah ngerasa jadi ibu yang gagal, karena sebenarnya anak-anak kita bisa melihat niatan tulus dari hati kita. Jadi jangan pernah berenti nerusaha dan jangan pernah menyerah untuk menjadi ibu yang lebih baik lagi setiap harinya. Mari berikan masa kecil yang terindah untuk anak-anak kita, nggak perlu dengan jalan-jalan mahal keluar negeri, nggak perlu dengan mainana-maianan mahal limited edition, karena kehadiran kita, kehadiran 'segalanya' kita, adalah yang paling penting untuk mereka. 
Aloclair Plus Obat Sariawan Nyaman dan Tidak Perih Mengandung Aloe Vera - Can't Smile Without You

Bu-ibu udah tau belom sih? Martin T. Stein, M.D dari Parents Magazine mengungkapkan bahwa gambar yang dibuat si kecil seringkali menjadi refleksi dari perasaan hatinya saat ini. Makanya mama Dian agak khawatir waktu beberapa saat yang lalu Luna ngegambar objek dengan ekspresi sedih. Akupun langsung buru-buru nanya ke Luna apa maksud dari gambar yang dia buat, "Kenapa kok sedih Kak orangnya?"

"Sakit mah mulutnya dia, kaya mulut aku sakit.." Mama Dian pun langsung buru-buru cek mulut Luna, dan ternyata ada sariawan di dalam rongga mulutnya. Duh abis ini pasti susah deh makannya.. Karena sakitnya sariawan itu bakal ngebuat Luna nggak mau makan. Hiks.

Pusing ya rasanya kalo anak sakit? Mikirin susah makannya itu loh, yang kadang bikin kita ketar-ketir was-was. Sariawan kecil aja pasti bakal ganggu makannya Luna. Mungkin salah mama Dian juga sih yang akhir-akhir ini suka kelupaan ngasih buah ke Luna, Sebenernya Luna juga tipe anak yang susah makan buah. Cuma satu dua buah aja yang masuk. Jeruk yang notabene vitamin C nya bagus malah kadang susah masuknya. Huhu.

My Baby Girl, Luna

Sebenernya mungkin kebiasaan Luna yang nggak suka buah dimulai dari jaman mama Dian hamil Luna dulu ya. Aku juga nggak suka buah sih sebetulnya, dan begitu bayi kecil ini lahir sebagai anak pertama aku dan suami, mendadak semuanya berubah.

Baby Luna hadir dengan ngebawa banyak banget emosi yang sebelumnya nggak aku kenal, ngebawa banyak perasaan-perasaan baru yang sebelumnya aku pikir nggak pernah ada. Secara ajaib kehadirannya ngasih aku kekuatan, ngebuat aku menjadi manusia paling berarti sedunia, dan ngebuat aku mau berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi sebagai ibu untuk Luna. Dan pastinya juga ngebuat aku makin rajin makan buah dan sayur yaaa. Hihi. 




Luna lahir di usia aku yang ke 19. Woah, muda banget nggak sih? Hihi. Saat itu aku sedang menempuh tahun kedua pendidikan D3. Aku yang tadinya cuma asik mikirin diri sendiri, mendadak dengan kelahiran Luna, aku jadi seakan lupa sama diri aku sendiri. Apa-apa untuk Luna pokoknya. In a positive ways ya. 

Dengan adanya Luna, mendadak aku ngerasa jadi orang yang paling dibutuhkan di dunia ini. Kehadiran Luna ngebuat aku sadar kalo salah satu alasan aku ada di dunia ini adalah karena Luna membutuhkan aku. Dari kelahiran Luna aku jadi tau bahwa, 'merasa dibutuhkan' ternyata adalah salah satu kebutuhan dasar hidup kita. 

Setelah melahirkan Luna, akupun tetap melanjutkan kuliah seperti biasa, tapi semuanya nggak sama seperti sebelumnya. Karena dengan adanya Luna aku harus buru-buru pulang seselesainya jam kuliah, karena Luna masih ASI juga saat itu. Walaupun rasanya agak tertatih-tatih menyelesaikan pendidikan D3 aku, alhamdulillah aku bisa lulus tepat waktu dan menjadi 10 besar lulusan dengan nilai terbaik tahun itu. Alhamdulillah..

Tuh kan, dengan kehadiran Luna aku bisa membuktikan bahwa aku tetap bisa menjadi lulusan terbaik sekaligus menjadi ibu dari satu anak. Luna sama sekali nggak mengganggu kuliah aku, kehadiran Luna justru jadi penyemangat untuk menyelesaikan kuliah dengan nilai yang terbaik. All for Luna♥♥♥




Beberapa hari sebelum aku wisuda, anak kedua aku lahir. Ya ampun mama Dian, anak masih bayi udah punya bayi lagi aja? Ya gimana dong, anak kan merupakan rejeki dari Allah ya? Aku nggak ngerti gimana nolaknya. Hihihi.

Setelah punya dua anak dengan jarak usia hanya 1 tahun ini, justru aku merasa tujuan hidup aku jadi lebih jelas lagi. Yaitu, menjadi ibu rumah tangga. Nggak nyesel apa lulus kuliah bukannya kerja dulu malah langsung jadi ibu rumah tangga? Perasaan nyesel itu sesungguhnya langsung dikalahkan oleh perasaan dibutuhkan oleh dua mahluk kecil yang aku lahirkan ini.

Sejujurnya saat anak kedua aku lahir, lebih besar perasaan khawatir karena takut nggak bisa membagi perhatian aku dengan adil kepada dua anak ini, dibanding perasaan nyesel karena nggak bisa kerja setelah lulus kuliah. Alhamdulillah nggak ada sibling rivalry yang berlebihan setelah Rizqi lahir, Luna secara alami bisa menerima dan mengerti kehadiran adiknya dan posisinya dia sebagai kakak.

Menjadi ibu rumah tangga itu memang super duper melelahkan banget, apalagi punya dua anak dengan jarak usia 1 tahun. Tapi segalanya sepadan, apa yang aku lakuin dengan segala peluh keringat mulai dari pagi buka mata sampai malem nutup mata lagi, semuanya sepadan banget dengan senyum dan tawanya Luna dan Rizqi. Senyum dan tawanya mereka menular banget soalnya. Kalo mereka bahagia, pasti aku ikut bahagia. Mama Dian can't smile without you, kiddos..

Ayo kita lawan sariawan!


Begitu juga kalo salah satu dari mereka sedih, mama Dan pasti ikutan sedih juga.. Apalagi kalo ada yang sakit, duh langsung berasa suram dunia ini rasanya. Huhu. Makanya aku khawatir banget waktu Luna sariawan, bisa sih sembuh sendiri mungkin dengan memperbanyak asupan buah-buahan bervitamin C aja. Tapi pasti makan waktu yang lama. Kan kasian kalo Luna sampe susah makan berhari-hari karena sariawan. Belom lagi pasti cerianya bakal redup pas rasa perih karena sariawannya dateng. Kaya waktu kemarin aku ajak Luna ke acara di sekolah adiknya, dia kebanyakan diem aja sendirian karena sariawan itu. Huhu. Sedih liatnya kalo senyum dan keceriaan anak kita tiba-tiba menghilang ya..

Aloclair Plus Obat Sariawan Nyaman dan Tidak Perih Mengandung Aloe Vera - Can't Smile Without You

Untungnya dirumah udah ada Aloclair Plus Gel, obat sariawan yang katanya aman banget untuk anak-anak. Aku sih belom pernah coba sebelum ini, sempet agak takut-takut ngasih obat sariawan ke Luna, takutnya malah akan ngebuat sariawannya makin perih saat obatnya bekerja. Tapi daripada sariawannya lama ilangnya, aku cobain aja deh Aloclair Plus Gel ini untuk membantu mengobati sariawannya Luna.

Aloclair Plus Obat Sariawan Nyaman dan Tidak Perih Mengandung Aloe Vera - Can't Smile Without You

Ibu-ibu ada yang udah pernah denger Aloclair Plus ini sebelumnya? Akupun belom lama kok kenalnya sama Aloclair Plus ini. Aloclair Plus ini merupakan obat sariawan yang diproduksi oleh Sinclair Pharma dari Milan, Italy. Dan didistribusikan di Indonesia oleh Kalbe Farma.

Aloclair Plus Obat Sariawan Nyaman dan Tidak Perih Mengandung Aloe Vera - Can't Smile Without You

Aloclair Plus ini merupakan obat sariawan yang nyaman di mulut karena tidak perih serta mengandung bahan alami yaitu aloe vera yang mendukung terjadinya proses penyembuhan alami dari jaringan mulut yang mengalami kerusakan akibat sariawan. Karena nyaman digunakan dan nggak perih inilah ya, yang ngebuat Aloclair Plus cocok jadi obat sariawan anak-anak.

Jadi cara kerja Aloclair plus ini adalah saat diteteskan pada sariawan kita, Aloclair akan membentuk sebuah lapisan pelindung sehingga si sariawan ini aman kalo kena-kena makanan yang dikunyah di mulut, nggak akan terasa perih dan sakit. Aloclair Plus ini juga tidak mengandung alkohol dan mengandung bahan alami dari aloe vera yang bagus banget untuk mempercepat penyembuhan sariawan.

Aloclair Plus Obat Sariawan Nyaman dan Tidak Perih Mengandung Aloe Vera - Can't Smile Without You

Akupun langsung mau cobain Aloclair Plus Gel ini ke Luna. Awalnya Luna agak-agak takut. Dia berulang kali nanya "Pahit nggak mah obatnya? Enak nggak rasanya? Sakit nggak?" Dan biar Luna lebih tenang, akupun cobain Aloclair Plus ini dulu di depan Luna. Dan bener loh pas awal aku cobain Aloclair Plus Gel ini, efek pertama di mulut setelah obatnya menyentuh bibir bagian dalam mama Dian adalah dingin, rasanya pun agak-agak manis gitu. Dan langsung kerasa kalo Aloclair plus Gel ini membentuk semacam selimut di tempat yang kita teteskan tadi. "Nih Kak, liat mama cobain.. Enak kok, beneran deh.."

"Luna cobain dulu dikit dong mah.." Akupun langsung meneteskan sedikit Aloclair Plus Gel ke lidah Luna. "Mmmmm, iya enak mah.." Dan selanjutnya, dengan pelan-pelan dan hati-hati Aloclair Plus Gel ini juga aku teteskan di sariawannya Luna. Sempet deg-degan takut anak ini meringis sakit atau gimana-gimana, tapi ternyata nggak loh. Dia cuma bilang "Dingin mah..""

Yang agak PR adalah, setelah diteteskan, Aloclair Plus Gel ini harus didiamkan dulu selama 2 menit, nggak boleh kena lidah. Agar selimut pelindungnya terbentuk sempurna menutupi sariawan. Akupun langsung bilang ke Luna "Kak, ini obatnya lagi bikin selimut untuk nutupin sariawan Kakak. Biar sariawannya nggak sakit lagi.. Kakak diem aja mulutnya, jangan dikenain lidah ya sariawannya, nanti selimutnya rusak.."

Dan setelah 2 menit berlalu, usahakan untuk nggak makan atau minum dulu selama 1 jam kedepan, karena obat sariawannya lagi bekerja memperbaiki jaringan yang dirusak oleh sariawan tersebut. Nah ini yang agak susah untuk anak-anak ya, aku sih nyoba ngakalinnya dengan ngajak Luna main. Dan nyuruh Luna makan dan minum dulu sebelum meneteskan Aloclair Plus Gel ini. Kalo makan mungkin bisa ditahan, tapi kalo  minum agak susah mungkin ya.. Kalo emang terpaksa banget anaknya mau minum, cobain pake sedotan aja, biar minumannya langsung tertelan dan nggak mengenai sariawan yang sedang diobati oleh Aloclair Plus tersebut.


Setelah 3 kali pakai dalam sehari dan berlanjut 3 kali pakai keesokan harinya, pas hari ketiga aku mau pakein lagi Luna Bilang, "Nggak usah mah, udah sembuh kok.."Alhamdulillah.. Dengan nyaman dan tidak perih serta dengan kandungan alami aloe vera, Aloclair Plus Gel ini membantu mempercetat penyembuhan sariawannya Luna. 

Yeay! Anak mama Dian yang tadinya ilang senyumnya karena sariawan, sekarang bisa senyum lagi deh. Thank you Aloclair Plus, Luna can't smile without you~~

Tenang deh sekarang, mama Dian udah nemuin obat sariawan yang oke banget untuk Luna dan Rizqi. Untuk aku sendiri juga sih, nggak perlu khawatir kalo diserang sama sariawan lagi. Hehehe.

Bahagianya seorang ibu itu sesungguhnya sederhana ya, cukup liat anaknya senyum dan happy aja ibunya langsung bahagia kok. Thanks for bringing back Luna's smile, Aloclair Plus♥♥♥

Kalo bu-ibu dirumah ada yang udah coba Aloclair Plus juga untuk mengobati sariawan? Yuk sharing-sharing di kolom komen yaaaa~
Adriana Dian Vlog

Haloooooo! Sudah di bulan Februari, tapi aku baru mau membocorkan satu resolusi di tahun ini. 2017 ini dikabarkan dunia vlog bakal lebih laris dibanding blog. Yes, semua hal memang cenderung bergerak maju ya, dibanding cuma sekedar baca tulisan dan liat gambar diam, sekarang orang-orang lebih antusias melihat gambar bergerak. 

Dan sekarang para blogger pun ikut serta ramai-ramai menjadi seorang vlogger. Termasuk aku! Hihiii. Sesungguhnya, dunia video dan editing ini emnag nggak asing karena aku merupakan alumni dari sebuah akademi broadcasting. Makanan banget dulu pas jaman kuliah pegang kamera, handycam dan bersentuhan dengan Adobe Premiere dan Final Cut Pro. Kalo sekarang gimana? Udah nggak bisa! Bhahahaahahhaaaaaa. 

Adriana Dian Vlog

So, let me introduce you to my vlog:
Adriana Dian Vlog

Boleh langsung di klik kemudian di subscribe dan tulis vlog temen-temen di kolom komentar, nanti segera aku subscribe balik yaaaaah. Hihihiii. Kalo nggak ngeklik link diatas boleh juga buka youtube dan ketik 'Adrianadianvlog' di kolom search nya. Digabung ya nulisnya, soalnya kalo dipisah-pisah nanti keluarnya malah berita salah satu artis yang badan pacarnya kaya roti sobek banget ituuu. *eh*

Videonya juga baru ada 1 dan itupun cuma teaser tok. Dan yang ambil gambar dan ngedit semua bukan aku, tapi papa Api😅 Kebetulan memang kita berdua sama-sama alumni broadcasting. Satu kampus, bahkan satu kelas. Kebetulan dari jaman kuliah dulu, aku selalu jadi parasit ke papa Api kalo ada tugas film dan segala macem yang berhubungan dengan video dan editing. Soalnya aku lebih handal di teori dan dia di praktek *alesan😂* Jadilah fix, papa Api resmi jadi videografer dan editornya Adriana Dian Vlog😋


Nah ini dia, video pertama di Adriana Dian Vlog. Terima kasih yang sudah berkenan nyumbang view dan ribuan terima kasih juga untuk yang udah berkenan subscribe😍  Yang udah subscribe Adriana Dian vlog, cuss langsung hayuk taro juga nama youtube channelnya di kolom komen, nanti segera aku subscribe balik yaaaaaa😚😚😚


Bali Shangrila Beach Club Candidasa

Who needs vitamin sea? *absolutely not me😅* Sesungguhnya karena tingkat kecerdasan naturalis aku rendah, aku ga suka-suka banget sama wisata berbau alam. Kalo emang mau jalan ke pantai, harus memastikan ada hotel atau tempat makan yang adem dan nyaman deket situ. Jadi kalo kepanasan, langsung bisa ngadem😁

Tapi kemarin, aku sempet berkunjung ke private beach yang dimiliki sebuah hotel di Bali. Pantai ini masih bersih, air lautnya pun masih keliatan bening dan sepiiii banget, karena pengunjungnya ya cuma tamu hotel itu sendiri. Walaupun aku nggak terlalu suka pantai, tapi aku cukup takjub juga liat pantai ini, berasa pantai milik sendiri soalnyaaaaa x)

Gimana ceritanya sih aku bisa sampe disini? Yang udah sering mampir ke blog ini pasti udah tau kalo tahun lalu, aku mendapat kesempatan menjadi blogger yang meliput selebrasi pemenang Joget Cokelat Frisian Flag Kental Manis Cokelat di Bali. Dan hotel ini merupakan hotel tempat aku dan rombongan menginap di malam kedua. Hotel yang aku tempati di malam pertama di Bali juga udah aku review di blog ini yaaa.


Jadi setelah perjalanan panjang di Karangasem dan Candidasa, rombongan pun mengakhiri perjalanan hari kedua ini di sebuah hotel masih di daerah Candidasa yang bernama Bali Shangrila Beach Club. Sayangnya bis kita nggak bisa masuk sampai tepat di depan hotel, jadi kurang lebih 100 meter dari Bali Shangrila Beach Club ini bis kita parkir dan perjalanan dilanjutkan dengan jemputan khusus dari Bali Shangrila Beach Club.

Sesampainya di Bali Shangrila Beach Club kita semua mendapatkan welcome drink berupa orange juice dan langsung dibagikan kunci kamar masing-masing. Alhamdulillah aku dapet kamar di bawah, aku pun langsung buka pintunya menggunakan anak kunci yang diberikan dan taraaaaaaaaa~ kamarnyaaaaaa gede banget!


Bali Shangrila Beach Club Candidasa

Bali Shangrila Beach Club Candidasa

Liat aja dari living roomnya kamar ini. Luas banget kan kalo cuma untuk 1 orang penghuni aja. Living room ini diisi dengan sofa yang agak jadul, plus TV, radio besar yang bisa untuk memutar CD juga, kulkas dan telepon di sudut ruangannya.

Bali Shangrila Beach Club Candidasa

Dan tersedia juga pantry yang terletak pas di depan living roomnya. Pantrynya lengkap banget loh isinyaaaa. Ada microwave, toaster, tea/coffee maker, pisau, talenan, sendok, garpu, segabrek gelas dan cangkir di lemari kabinet gantungnya, plus tempat cuci piring yang udah dilengkapi dengan sabun cuci piringnya juga. Boookk, ini mah berasa nginep di apartemen full furnished ya 😅

Bali Shangrila Beach Club Candidasa

Kamar mandinya juga luas dan bersih. Di kamar mandi terdapat dua pintu, yang disamping wastafel terhubung ke living room dan di depan shower terhubung ke bedroom. Amenitiesnya plus wadahnya standard aja,  tapi cukup kok untuk aku pake semalem disini.

Bali Shangrila Beach Club Candidasa

Kamar tidurnya pun... kegedean kalo ditidurin sendirian😂 Aku ga ngomongin bed-nya ya, bed-nya asik kok ditidurin sendirian, tapi luas kamarnya ini loh. Pas didepan tempat tidur ini masih ada space yang cukup luas, ada jendela gede dan TV berukuran besar juga disamping jendela itu. 

Ada meja riasnya juga di pojokan yang agak jadul gitu gayanya. Lemarinya pun gede banget, di dalemnya ada setrikaan dan meja setrikanya😅  Pas masuk ke kamar ini, aku langsung membuat kesimpulan kalo aku nggak akan tidur di dalem kamar ini. Aku langsung nutup tirai jendela dulu, terus nyalain TV kamar kenceng-kenceng biar berasa rame. Seriously, kamar segede ini enaknya buat nginep bareng papa Api, Una dan Abang. Kalo sendirian gini selain ngerasa sepi banget ya aku takut  juga laaaaahhhhhh😂😂😂

Akhirnya malam itu aku memutuskan untuk tidur di sofa living room dengan dialasi bed cover dari tempat tidur yang ada di kamar dan video-call sama papa Api biar nggak takut sekaligus untuk melepas rindu sampe aku ketiduran. Tanpa ditemenin papa Api di video call, mungkin aku nggak akan bisa tidur. Makasi cintakuuu❤❤

Bali Shangrila Beach Club Candidasa

Seperti di hari sebelumnya, aku udah tau kalo setiap pagi bakal dibangunin oleh morning call dari hotel. Jadi pagi itu aku berhasil bangun duluan, dan ngangkat si morning call dari petugas hotel dengan nggak gelagapan-karena-efek-baru-bangun-tidur. Horeeeeeeee😆😆 Selesai mandi dan siap-siap aku langsung keluar kamar dan terpukau liat bagian luar kamar yang aku tempati semalem. Wuah, termyata bentuknya bangunan tersendiri gitu ya. Private banget, bagian depan selain ada berandanya, juga sama dengan bagian belakang yang masih dikasih space untuk pemisah dengan kamar lain sekaligus bisa untuk jemur baju atau handuk karena tersedia jemurannya juga disitu. 

Bali Shangrila Beach Club Candidasa

Dan pas disamping kamar adalah kolam renang yang nggak terlalu besar, tapi bersih dan kelihatannya nyaman untuk berenang kok😁 Aku pun langsung cuss ke tempat sarapan yang letaknya tepat di sebelah kolam renang.

Bali Shangrila Beach Club Candidasa

Bali Shangrila Beach Club Candidasa

Restonya Bali Shangrila Beach Club ini nggak besar-besar banget, semi outdoor tanpa pendingin ruangan. Menu breakfastnya juga standard aja sih, dan sayangnya nggak tersedia cukup banyak untuk pilihan nasi gorengnya. Selain nasi goreng ada mi gorengnya juga dan seperti biasa ada roti, sereal juice, susu dan buah-buahan. Selesai sarapan aku langsung gatel mau foto-foto sudut-sudut lain di Bali Shangrila Beach Club ini.

Bali Shangrila Beach Club Candidasa

Bali Shangrila Beach Club Candidasa

Bali Shangrila Beach Club Candidasa

Jadi letaknya Bali Shangrila Beach Club ini pas banget di tepi pantai, kalo dari kamar aku ke bibir pantainya jaraknya nggak nyampe 50 meter. Di pagar pembatas bercat biru putih yang ada di atas itu, ada tangga turunan untuk menuju ke bibir pantai. Di sepanjang dalam pagar ini juga disediakan sofa bed untuk para tamu yang mau berjemur. 

Bali Shangrila Beach Club Candidasa

Ini dia pantainyaaaaaa, sepi bangeeeet. Beneran pantai milik sendiri rasanyaaaaa. Airnya pun terlihat masih bersih dan bening, recomended banget kalo mau snorkeling disitu. Tersedia juga perahu-perahu yang bisa mengantarkan kita ke tengah laut. 


Selesai menikmati angin laut di tepi pantai, aku balik lagi ke kamar untuk beberes koper dan ngebawa koper tersebut untuk dikumpulkan di depan resepsionis. Karena kita akan melanjutkan perjalanan di Bali hari ketiga itu. Oh iya, di samping meja resepsionis juga tersedia banyak novel dan DVD yang bisa dipinjam secara gratis, sayangnya aku lupa foto dari deket. Dan kenapa sih novelnya harus berbahasa inggris semua? Uhuhuhuuu 

Bali Shangrila Beach Club Candidasa

Selanjutnya disamping kiri meja resepsionis tersebut, kalo kita jalan beberapa langkah kita bakal sampe ke depan Bali Shangrila Beach Club ini. Sesuai dengan tampilan kamarnya yang sederhana, wajah depan Bali Shangrila Beach Club ini juga cukup sederhana. 

Menurut pendapat aku sendiri menyenangkan kok menginap di Bali Shangrila Beach Club ini, karena pantainya pas banget di depan mata! Sepi pula pantainyaaaaaa. Yang perlu dirubah dari Bali Shangrila Beach Club ini mungkin interior kamarnya, berasa agak jadul soalnya. Serta sarapannya, untuk wisatawan lokal yang maunya makan nasi pas sarapan, agaknya menu sarapannya berasa kurang beragam deh. 

Bali Shangrila Beach Club ini juga pas banget untuk pasangan yang mau honeymoon dan cari-cari tempat yang sepi dan romantis gitu untuk berdua. Keuntungan terbesarnya Bali Shangrila Beach Club ini adalah pantainya. Waktu aku menginap disana kemarin, kebanyakan tamunya yang terlihat adalah turis asing, yang keliatannya menikmati sekali virgin beach di Bali Shangrila Beach Club ini.

Would definitely love to stay here again next time. Semoga tahun ini bisa balik lagi ke Bali bareng Una, Abang dan Papa Api yaaaa. Aaamiin!

Bali Shangrila Beach Club
Dusun Samuh Candidasa, Karangasem, Bali
http://www.balishangrila.net/

Custom Post Signature

Custom Post  Signature