Pengalaman Papsmear Menggunakan BPJS di Prodia

08:15:00
Buibu udah tau belom kalo ternyata setiap 1 jam, 1 perempuan di Indonesia meninggal karena Kanker Serviks? Nggak hanya kanker serviks, kanker payudara juga ternyata selalu menempati urutan teratas sebagai jenis kanker yang paling banyak diderita perempuan Indonesia.

Kanker Serviks adalah jenis kanker yang muncul pada leher rahim wanita. Kanker serviks pada tahap awal tidak memiliki gejala. Gejala kanker Serviks paling umum adalah pendarahan pada vagina setelah berhubungan seksual, diluar dari masa menstruasi dan setelah melewati menopause. 

Kanker disebabkan oleh Human Papiloma Virus (HPV). Kumpulan jenis virus yang biasanya menyebabkan kutil pada kaki, tangan dan juga kelamin. Tidak semua jenis HPV berbahaya, namun ada jenis HPV yang menggangu sel-sel rahim untuk bekerja normal hingga akhirnya menyebabkan kanker. Virus HPV sangat mudah ditularkan lewat hubungan seksual dan menjadi cikal bakal munculnya kanker serviks. 

Sebagai perempuan, ada baiknya jika kita mampu melakukan pencegahan sedini mungkin terhadap kanker serviks. Pencegahan terhadap kanker serviks bisa dilakukan dengan vaksin HPV dan melakukan screening test untuk mendeteksi kanker serviks.

Screening test untuk mendeteksi kanker serviks disebut juga Pap Smear. Saat Pap Smear, akan diambil sampel sel yang diambil dari mulut rahim untuk kemudian diperiksa dibawah mikroskop.  Pap Semar berguna untuk mendeteksi sel-sel abnormal yang berpotensi berubah menjadi sel kanker. Pap Smear sebaiknya dilakukan oleh wanita yang telah aktif secara seksual, untuk para wanita yang berumur 25-49 tahun baiknya melakukan Pap Smear minimal 3 tahun sekali.

Dan kemarin, alhamdulillah banget aku mendapatkan kesempatan Pap Smear bareng Komunitas ISB dan Klinik Prodia. Sempet galau dan deg-degan sebelum mau Pap Smear. KArena secara garis besar aku udh tau bakal ada proses ngangkang dan pencongkelan (nggak dicongkel juga sih sebenernya, cuma di ambil sedikit aja) sel di dalam vagina. 

Tapi demi kesehatan, aku harus berani! Akhirnya pagi ini aku jalan ke Klinik Prodia di Pasar Minggu untuk melakukan Pap Smear dengan beberapa teman blogger dari Komunitas ISB.

Pengalaman Papsmear di Prodia Menggunakan BPJS

Pengalaman Papsmear di Prodia Menggunakan BPJS


Klinik Prodia yang terletak di Pasar Minggu ini cukup mudah ditemukan karena sederetan dengan ruko-ruko bank. Kliniknya nggak terlalu besar tapi rapih dan nggak terlalu ramai antrian juga. Tempat nunggunya juga nyaman. Staff-staffnya juga super ramah menyambut setiap pasien yang akan melakukan serangkaian tes disana.

Pengalaman Papsmear di Prodia Menggunakan BPJS

Sesampainya disini aku langsung disambut ramah oleh salah satu staff Klinik Prodia yaitu mbak Chacha. Mbak Chacha langsung meminta KTP dan kartu BPJS untuk pendaftaran Pap Smear.

Setelah itu, mbak Chacha memberikan sejumlah formulir untuk diisi. Formulirnya mencakup data pribadi, kuisioner, dan formulir pernyataan sebelum melakukan Pap Smear. 

Pengalaman Papsmear di Prodia Menggunakan BPJS

Pengalaman Papsmear di Prodia Menggunakan BPJS

Pengalaman Papsmear di Prodia Menggunakan BPJS

Dan ternyata Pap Smear di Prodia sepaket dengan Pemeriksaan Cancer Breast Examination atau Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Sadari adalah tes singkat untuk mendeteksi keberadaan bejolan pada payudara kita yang bisa berubah menjadi kanker payudara.

Oh iya, sebelum meakukan Papsmear, ada beberapa hal yang nggak boleh dilakukan minimal 48 jam sebelum Papsmear. Seperti yang tertulis di bawah ini nih:

Pantangan sebelum Papsmear

 Beberapa hal yang harus diperhatikan dan tidak boleh dilakukan sebelum melakukan Papsmear:

1. Sudah menikah atau pernah melakukan hubungan seksual
2. Tidak sedang menstruasi
3. Tidk menggunakan tampon, jeli, krim vaginal, maupun obat-obatan yang diberikan melalui vagina selama 2 hari atau 48 jam sebelum pemeriksaan.
4. Tidak melakukan pencucian vagina,  selama 2 hari atau 48 jam sebelum pemeriksaan.
5. Tidak melakukan hubungan seksual 1 hari sebelum pemeriksaan.

Setelah mengisi dan menandatangani semua formulir, kemudian langsung deh Papsmear bareng mbak Nurul. Mbak Nurul ini tenaga kesehatan Prodia yang ramah banget. Mbak Nurul langsung mempersilahkan aku masuk ke dalam ruang periksa.

"Mau Papsmear dulu atau SADARI dulu mbak?"

"SADARI dulu aja deh mbak" Soalnya aku deg-degan mau Papsmear. Wahahahaaaa.

Kemudian mbak Nurul nyuruh aku membuka seluruh atasan dan melakukan beberapa gerakan untuk mengecek apakah ada benjolan di payudara. Mbak Nurul juga membantu memeriksa langsung payudara.

Pas banget sebenernya dari beberapa bulan lalu aku mau periksa payudara ke rumah sakit deket rumah, tapi takut. Wuahahahaaaa. Soalnya kadang payudara suka terasa nyeri, kalo kata mbak Nurul itu normal aja kok mungkin karena pengaruh hormon saat menjelang haid.

Sempet baca di internet kalo kita bisa melakukan pemeriksaan sendiri pada payudara kita, tapi bingung dengan benjolan yang dimaksud. Kata mbak nurul, benjolan yang dimaksud adalah benjolan keras seperti bakso atau kelereng, tidak berpindah tempat dan membuat kulit kita terlihat seerti kulit jeruk. Kalo benjolannya cuma grenjel-grenjelan biasa dan pas dipegang masih berpindah, itu kelenjar susu namanya. Hihi. Alhamdulillah payudara aku normal, kat mbak Nurul. Alhamdulillah..

Selanjutnya langsung Papsmear deh! Baiklah, setelah membuka seluruh bawahan, akupun langsung naik ke tempt tidur periksa.

Mbak Nurul sudah siap dengan sarung tangan dan senter yang diletakkan di kepala.

"Cocor bebeknya masih dikemas dalam plastik ya Bu.."

Wuah! Ternyata sekarang udah ada cocor bebek yang disposable atau sekali pakai. Cocor bebeknya terbuat dari plastik dan dikemas steril dalam wadah plastik, selesai digunakan bisa langsung dibuang. Alhamdulillah, aku emang ngeri sama cocor bebek semenjak pasang IUD di puskesmas, 7 tahun lalu, cocor bebeknya disterilnya pake api. Mirip banget sama debus. Alhamdulillah sekarang udah nggak pake steril-steril ala debus lagi ya.. Weheheheee.

Cocor Bebek yang masih dikemas dalam plastik, spatula dan brush yang akan digunakan untuk mengambil cairan di mulut rahim.
Photo by: Teh Ani Berta

Pas cocor bebeknya masuk juga nggak terlalu berasa, dan nggak sampe 5 menit udah selesai! Sama sekali nggak terasa apa-apa~ Alhamdulillah kubahagiaaaa :')

"Sebenernya yang diambil apanya sih mbak" Akupun nanya sama mbak Nurul dengan penasaran.

"Cuma sedikit cairan dari mulut rahim aja kok bu. Jadi setelah dibuka dengan cocor bebek, diambil sedikit cairannya pake spatula dan brush."

Walaupun kedengerannya agak horor, tapi percayalah ngga berasa sakit atau ngilu sama sekali kok. Trust me!

Pengalaman Papsmear di Prodia Menggunakan BPJS

Alhamdulillah sempet minta foto dulu ke mbak Nurul di ruangan periksa. Makasi banyak ya mbak Nurul. Super ramah dan sopan banget jadi pas periksa pun berasa nyaman. Ehehee.

Selanjutnya udah deh. Hasil pemeriksaan bisa diambil dalam 1 minggu ke depan. Oh iya pemeriksaan Papsmear di Prodia hari ini bekerja sama dengan BPJS loh. Dengan menggunakan kartu BPJS aktif, Papsmear di Prodia Pasar Minggu dan Lebak Bulus GRATIS alias nggak dipungut biaya sedikit pun. Program ini kabarnya akan diadakan juga secara bergilir di klinik Prodia yang lain. Nah untuk info lebih lengkapnya, silahkan langsung telepon aja ke Klinik Prodia terdekat yaaaa.

Pengalaman Papsmear di Prodia Menggunakan BPJS
[ki-ka: aku, mbak Triana dan mbak Ruth]

Selesai periksa, akupun langsung foto bareng sama 2 teman blogger dari Komunitas ISB yang juga periksa Papsmear hari ini, yaotu mbak Triana dan mbak Ruth. Alhamdulillah selalu dapet temen baru dari setiap komunitas blogger. Hehe.

Bismillah, sekarang tinggal nunggu hasilnya aja nih seminggu lagi. Nanti setelah dapet hasilnya aku update lagi ya postingan ini. Bismillah, inshaaAllah hasilnya bagus yaaa. Aamiin.

Lega deh udah Papsmear dan SADARI. Guna mencegah angka kematian akibat kanker serviks dan kanker payudara semakin meningkat, yuk kita mulai pencegahan dan pendeteksian dini kanker serviks dan kanker payudara di tubuh kita. Karena kesehatan adalah investasi berharga yang nggak bisa dibeli dan lebih baik mencegah daripada mengobati kan?

Jadi nggak perlu galau atau takut lagi untuk melakukan Papsmear, karena sama sekali nggak terasa sakit, prosesnya nggak sampe 5 menit. Yuk manfaatkan program Papsmear menggunakan BPJS di klinik Prodia. Untuk info lebih lengkap silahkan hubungi klinik Prodia terdekat ya Buibuuu~

Laboratorium Klinik Prodia Pasar Minggu
Jalan Raya Pasar Minggu no. 72A 
Pejaten Timur Pasar Minggu Jakarta Selatan
Telp: (021) 7986247
Instagram: @Prodia_lab
www.prodia.co.id
14 comments on "Pengalaman Papsmear Menggunakan BPJS di Prodia"
  1. Ternyata tidak seseram yang dibayangkan ya mbaakk.. alhamdulillaah sudah kelaarr.. senang bertemu denganmu mbaaakk...

    ReplyDelete
  2. Tenang rasanya baca postingan ini buat aku yang mau papsmear juga. Semoga nggak ngeri-ngeri amat ya sama cocor bebek.

    ReplyDelete
  3. Alhamdulillah... Saya ikut lega deh. Hehehe...
    Soalnya kaya merasakan juga gimana gitu ya papsmear itu.

    Minimal 3 tahun sekali ya? Hem... Harus terjadwal nih.

    ReplyDelete
  4. awalnya aku ga aware sama hal-hal seperti ini, setelah baca akhirnya dapet ilmu baru kalau papsmear ini penting setelah berhubungan yaa.

    ReplyDelete
  5. insyaALLAH aku mau papsmear juga nanti
    mungkin bisa ikutin pengalaman mbak adriana
    ke prodia pakai BPJS ya

    ReplyDelete
  6. Aduh, pengen banget deh aku tes Papsmear. Tapinya kok takut aja, ya. Huhuhu...

    ReplyDelete
  7. klo liat chat teman-teman sebelum papsmear ikutan deg-degan juga ya.. karna banyak rumor yang beredar bakal sakit lah

    ReplyDelete
  8. Sampai sekarang saya belum berani untuk melakukan pap smear ada yang bilang kalau rasanya agak ngilu ketika dimasukkan brush jadi saya sampai sekarang masih takut

    ReplyDelete
  9. Teryata papspamaer pakai bpjs kesehatan pun bisa dan ga ribeg juga ya mba selama kepesertaan masih aktif dan ga masalah.. hmm banyan wanita perlu tahu ini biar makin peduli... papspamear itu kan perlu banget buat kita ya.

    ReplyDelete
  10. Mbak tdk melakukan pencucian vagina itu gmn maksudnya? Gk boleh cebok? xixixi serius nih nnaya. Atau kyk yg gurah2 gtu? :D

    Huhuhu aku ngilu, tapi beneran ya gak serem? Pakai BPJS pastinya lbh murce ya :D

    ReplyDelete
  11. Bener banget mbak, Kanker Payudara di Indonesia menjadi peringkat pertama kanker wanita dan diikuti kanker serviks, jadi perlu menjaga kesehatan sebaik mungkin.

    ReplyDelete
  12. Mbak, gara-gara di-promote di IG story BP aku mampir ke sini. Terima kasih untuk share-nya, informatif sekali dan pas saat lagi butuh. Sehat selalu ya, mbak.

    ReplyDelete
  13. Kadang sama merasa ngeri sih dengar kata Papsmear, tapi saat mendengar penjelasan dari teman2 yg sdh pernah melakukan papsmear kayanya sih gak bakalan ngeri lagi. Krn pemeriksaan papsmear penting banget ya mbak

    ReplyDelete
  14. Wah, ada Mba Triana juga. Btw aku belum pernah melakukan ini. Usia betapa sih bagus melakukan hal ini

    ReplyDelete

Terima kasih sudah membaca Adriana Dian's Blog dan meninggalkan komentar disini. Silakan tinggalkan link blog lewat pilihan name/URL ya, jadi bisa aku kunjungi balik. Link hidup yang ada pada komentar akan langsung dihapus. Makaciiii❤︎❤︎❤︎

Custom Post Signature

Custom Post  Signature