Dear Mama, Sudahkah Memperhatikan Kesehatan Saluran Cerna Anak-Anak Kita Hari ini?

on
Sunday, 15 October 2017
Ternyata ada sekitar 100 trilyun bakteri dalam tubuh kita. Bakteri tersebut tersebar di seluruh tubuh. Namun bakteri terbanyak tinggal di dalam saluran pencernaan atau usus kita.

Bakteri di dalam usus kita? Bukan yang ngebuat kita sakit perut itu kan? Bukan dong. Justru bakteri yang ini adalah bakteri baik yang dibutuhkan untuk saluran cerna kita. 

Jadi apa yang dilakukan si bakteri baik dalam saluran cerna kita? Beberapa fungsi bakteri baik dalam saluran cerna kita adalah untuk pengolahan dan detoksifikasi, membantu sistem daya tahan tubuh, dan kunci pembentukan vitamin.

Saluran cerna yang sehat adalah saluran cerna yang memiliki keimbangan antara bakteri baik dan bakteri jahat. 80% dari sistem imun manusia ternyata terletak pada saluran cernanya. Dengan menjaga saluran cerna kita, berarti kita juga menjaga dan meningkatkan sistem imun tubuh kita.

Apa sih yang menyebabkan bakteri jahat berkembang hingga menggangu fungsi saluran cerna kita? Berkembang pesatnya bakteri jahat bisa disebabkan oleh pola makan yang buruk, tingkat kebersihan yang buruk, stress dan tingkat pemakaian antibiotik yang berlebihan.

Sangat penting untuk menjaga keseimbangan bakteri dalam tubuh kita. Beberapa gangguan dalam tubuh bisa terjadi jika jumlah bakteri jahat dan jamur lebih banyak dibandingkan dengan bakteri baik.  Seperti bau mulut, nyeri perut, bersendawa terus menerus, kembung, konstipasi dan diare.

Riset nasional menunjukkan bahwa 31.4% dari kematian bayi dan 25.2% dari kematian balita di Indonesia disebabkan oleh diare.

Rata-rata bayi berusia dibawah 2 tahun bisa terserang diare lebih dari 3x setahun. Diare dapat membunuh bayi dan balita bila menyebabkan dehidrasi tingkat berat dan telat mendapatkan penanganan.

Apa penyebab utama diare pada bayi? Penyebab utama diare pada bayi antara lain infeksirotavirus,ninfeksi bakteri-bakteri jahat lain dari  enda benda kotor di sekitarnya, susu formula yang pengolahannya tidak tepat, keracunana makanan, flu, maupun konsumsiantibiotik.

Jadi bagaimanakah cara menjaga bayi agar terhindar dari Diare? Diare bisa terjadi, salah satunya karena jumlah bakteri baik lebih sedikit dibandingkan bakteri jahat dalam saluran cerna. 

Ternyata bakteri baik dalam tubuh kita sangat penting ya fungsinya, khususnya untuk anak-anak kita. Diare itu keliatannya mungkin sepele ya awalnya. Tapi bisa bahaya banget kalo dibiarkan hingga anak dehidrasi dan nyawa mereka pun bisa terancam.

Jadi bagaimana caranya menjaga jumlah bakteri baik kita di dalam saluran cerna? Sesuai rekomendasi ahli kesehatan, kita dapat mengkonsumsi suplemen probiotik, yaitu bakteri baik yang efektivitas dan keamanannya sudah terbukti secara klinis dan diakui BPOM.

Nah ngomongin tentang suplemen probiotik. Pasti sering banget kan denger kalimat minuman probiotik? Agak ngeri pasti ya kalo ngasih minuman probiotik ke anak-anak balita kita. Apalagi kalo mereka lagi diare, malah bisa bikin mereka tambah diare kan?

Jadi kalo bayi dan balita kita diare, sebaiknya probiotik dalam jenis apa nih yang kita berikan? Pas banget nih, beberapa waktu lalu aku dateng ke satu acara yang khusus ngobrolin pentingnya asupan probiotik terutama untuk bayi dan balita.


Acara yang bertema "Happy Tummy Happy Baby with Interlac" ini diadakan di Playground Resto Pondok Indah Mall. Sampai disana, aku happy banget liat dekor meja yang super cantik. Plus udah ada satu pouch Interlac di setiap meja masing-masing.

Jujur, waktu awal-awal dateng aku nggak ngerti sama sekali tentang probiotik. Dan seberapa penting probiotik untuk tubuh kita. Tadinya aku pikir Interlac hanya sekedar produk suplemen atau multivitamin biasa. Tapi ternyata pemikiran aku itu SALAH BANGET.

Acara dibuka dengan sambutan ramah dari kakak MC. Dan langsung dimulai dengan penjelasan lengkap tentang apa itu probiotik dari Dr. Intan Diana Sari selaku Head of Medical PT. Interbat.


Dr. Intan pun segera membuka pembicaraan pagi itu tentang penjelasan dasar mengenai apa itu probiotik?

Usus seorang bayi masih steril sejak berada dlam kandungan ibu hingga kemudian dilahirkan. Mikroflora mulai muncul saat bayi diberikan makanan pertama kali setelah lahir. Mikroflora ini terdiri dari bakteri baik dan bakteri jahat berupa patogen dan jamur.

Dan ternyata jumlah bakteri baik yang terdapat pada bayi baru lahir tidak selalu sama loh. Faktanya ternyata, bayi yang lahir secara normal melalui vagina ibunya, mendapat banyak bakteri baik yang saat itu tersedia di jalan lahir atau vagina ibunya. Begitu juga dengan bayi ASI dan bayi susu formula. Bakteri baik akan lebih banyak didapatkan oleh bayi yang mendapatkan ASI dari ibunya.

Selanjutnya, Dr. Intan membahas tentang gangguan-gangguan apa saja yang bisa terjadi pada bayi yang kekurangan probiotik.


Diare merupakan gangguan BAB dengan konsistensi cair dengan frekuensi lebih dari 3 kali perhari dengan atau tanpa darah. Beberapa penyebab diare akut diantaranya adalah infeksi virus, parasit, bakteri dan keracunan. Probiotik dapat diberikan pada penderita diare karena dapat mempercepat penyembuhan dengan meningkatkan jumlah bakteri baik dalam lumen saluran cerna dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Pemberian Probiotik juga dapat mengurangi risiko bayi terkena diare, karena dengan jumlah bakteri baik yang tercukupi pada saluran cerna maka dapat melwan bakteri jahat penyebab diare.

Konstipasi atau sembelit adalah tertahannya feses dalam usus besar pada waktu cukup lama karena adanya kesulitan dalan pengeluaran tinja, Konstipasi sangat mungkin terjadi pada anak-anak, bayi baru lahir dan ibu hamil. Pemberian probiotik saat konstipasi juga sangat baik karena bakteri baik yang kita konsumsi tersebut dapat mengurangi penyebab konstipasi dan memperlancar fungsi saluran cerna kita.

Regurgitasi atau gumoh dan sendawa merupakan gejala normal yang terjadi pada bayi dikarenakan usus bayi belum mampu asupan yang diberikan dengan baik. Pemberian probiotik pada bayi, terbukti mampu mengurangi regurgitasi pada bayi, karena bakteri baik yang kita beri pada usunya mampu meningkatkan fungsi penyerapan makanan pada saluran cerna bayi.

Pemberian probiotik pada bayi semenjak berada dalam kandungan ibu secara rutin juga dapat mencegah dan mengobati kejadian alergi. Pemberian probiotik dalpat dilakukan sejak trimester III hingga bayi lahir. PEmberian probiotik ini sudah terbukti pada uji klinis dimana adanya penurunan hingga 50% kasus dermatitis atopik pada bayi di kelompok yang mengkonsumsi probiotik selama kehamilan.

NEC atau Necrotizing Enterocolitis adalah salah satu penyakit bayi prematur dalam 2 minggu pertama kehidupan. Bayi prematur amat berisiko tinggi terkena penyakin NEC ini, karena usus bayi prematur belum terbentuk sempurna dan rentan terhadap infeksi. Probiotik sangat tepat diberikan pada bayi prematur untuk mencegah terjadinya NEC.

Hingga saat ini ada banyak macam Probiotik yang beredar di pasaran.  Menurut Dr. Intan, Probiotik itu terdiri dari berbagai macam jenis. Ada Probiotik yang sudah teruji manfaatnya, dan ada juga Probiotik yang belum memiliki uji klinis untuk klaim kesehatannya. Dalam memilih Probiotik untuk kita konsumsi, sangat penting untuk melihathingga ke tingkat strainnya. Lactobasillus Reutri Proctetis adalah salah satu yang paling banyak diteliti di dunia mengenai manfaat dan keamanannya.

Probiotik yang saat ini banyak dijual di sekitar kita adalah probiotik dalam bentuk yoghurt atau minuman kemasan. Tapi apakah probiotik yang ada dalam minuman kemasan itu cocok dan baik untuk anak-anak kita? Dan pastinya probiotik dalam minuman kemasan tersebut sangat amat tidak cocok untuk bayi prematur yang baru lahir ya.

Jadi probiotik apa dong yang cocok untuk bayi dan anak-anak kita? Ini dia nih jawabannya, Interlac Probiotics.


Interlac merupakan produk asli dari BioGaia, perusahaan Swedia yang terkenal sebagai World Leader in Probiotics. BioGaia merupakan perusahaan bioteknologi yang memproduksi probiotik yang  telah berdiri sejak 1990.

Interlac juga merupakan satu-satunya suplemen probiotik di Indonesia yang mengandung probiotik Lactobasillus reuteri Pritectis. Salah satu probiotik dengan jenis lactobasillus yang paling emnonjol kelebihannya dan telah dipatenkan oleh BioGaia. Lactobasillus reuteri Pritectis juga merupakan salah satu jenis probiotik yang paling banyak diteliti di dunia dengan efikasi dan keamanan yang telah teruji klinis di segala usia.


Bapak Mohamad Nurhadi selaku Brand Manager Interlac juga menjelaskan bahwa Probiotik Interlac juga telah mendapatkan predikat GRAS (Generally Recognized as Safe) dari US FDA, yang merupakan sertifikasi keamanan tertinggi untuk suplemen makanan. Dan juga produk Interlac berbeda dari banyak probiotik lainnya, karena formulasi Interlac tidak mengandung lactose sehingga aman untuk bayi sejak hari pertama kelahiran termasuk bayi yang lactose-intolerant.

Produk-produk dari Interlac khusunya Interlac drops telah menjadi pilihan dokter di 90 negara dan juga dipakai langsung di unit NICU rumah sakit untuk terapi bayi prematur.

Interlac juga terbukti aman tanpa efek samping untuk segala usia. Mulai dari bayi prematur, bayi baru lahir, bayi dan anak-anak, remaja, dewasa, lansia, ibu hamil, dan pasien dengan gangguan imun.

Sampai saat ini, sudah ada lebih dari 152 uji klinis pada lebih dari 12.754 individu yang telan mengkonfirmasi efektivitas dan keamanan Lactobasillus reuteri Pritectis pada manusia.

Jadi produk-produk dari Interlac Probiotik juga sangat aman digunakan mulai dari bayi baru lahir hingga orang dewasa sekalipun.


Melalui kerjasama BioGaia dengan PT. Interbat, kini Interlac sudah dipasarkan di Indonesia sebagai satu-satunya produk suplemen probiotik di Indonesia yang mengandung Lactobasillus reuteri Pritectis. Interlac Probiotik sangat aman serta efektif untuk berbagai macam gangguan saluran cerna.

Varian Interlac tersedia lengkap mulai dari Interlac Oral Drops, Sachet dan Tablet kunyah dengan varian rasa strawberry dan lemon.


Interlac Oral Drops diperuntukkan bagi bayi baru lahir hingga usia 1 tahun. Setiap 5 tetes Interlac Oral Drops mengandung Lactobasillus reuteri Pritectis17938, 10⁸ CFU. Aturan pakainya adalah 1 kali sehari sebanyak 5 tetes atau sesuai anjuran dokter. Jangan lupa untuk dikocok terlebih dahulu sebelum digunakan ya. 1 botol Interlac Oral Drops berisi 25 tetes yang bisa digunakan untuk 25 hari. Rekomendasi harga eceran tertingginya Rp. 302.500,- per botol.


Interlac Sachet dapat digunakan pada bayi dan anak usia 1-5 tahun. Berbentuk bubuk dengan rasa plain atau tawar, Interlac sachet bisa dilarutkan dengan sedikit air atau dicampur ke makanan atau minuman anak-anak kita. Tiap Sachet mengandung mengandung Lactobasillus reuteri Pritectis17938, 10⁸ CFU. Aturan pakainya adalah 1 kali sehari sebanyak 1 sachet atau sesuai anjuran dokter. Rekomendasi harga eceran tertingginya Rp. 360.000,- per box (isi 30 sachet) dan Rp. 12.000,- per sachet.


Interlac Tablet Kunyah Strawberry berbentuk tablet yang bisa dikunyah dan hancur dimulut, yang cocok untuk anak usia 6-12 tahun. Selain varian strawbery, juga terdapat varian Interlac Tablet Kunyah lemon yang cocok untuk dewasa. Setiap tablet kunyah mengandung Lactobasillus reuteri Pritectis17938, 10⁸ CFU. Aturan pakainya adalah 1tablet kunyah perhari atau sesuai anjuran dokter. Rekomendasi harga eceran tertingginya Rp. 330.000,- per box dan Rp. 11.000,- per sachet.

Wah lengkap sekali ya rangkaian produk Interlac, dan benar-benar cocok digunakan untuk anak segala usia hingga dewasa. Produk Interlac sudah bisa dengan mudah kita beli di Apotek-apotek terdekat, Guardian, HaloDoc, Go-Med App dan Lazada.

Jadi sekarang udah aman banget ya kalo anak kita terkena konstipasi atau diare. Jadi sekarang, kalau anak terkena diare, nggak perlu panik lagi. Langsung aja berikan Interlac sesuai usianya. Karena Interlac sudah terbukti lewat uji klinis mampu menyembuhkan diare lebih cepat, mengurangi frekuensi diare dan jika diminum secara rutin juga dapat mengurangi risiko anak terkena diare.

Setelah tau semua fakta diatas, termasuk 80% sistem imun yang terletak di saluran cerna. Kita sebagai orangtua jadi nggak bisa main-main lagi deh dalam menjaga saluran cerna anak-anak kita. Harus lebih perhatian lagi dengan saluran cerna mereka. Dengan keberadaan bakteri baik yang mencukupi, anak-anak akan jadi lebih sehat, terhindar dari diare, konstipasi, nyeri perut dan gangguan pencernaan lainnya. Anak-anak pun bisa lebih happy ya menjalankan aktivitasnya. 

Yuk para mama, mari menjaga saluran cerna anak-anak kita. Supaya mereka sehat dan bahagia menjalani aktivitas hariannya. Happy Tummy Happy Baby!

Interlac Probiotics
Instagram: @interlacprobiotics

1 comment on "Dear Mama, Sudahkah Memperhatikan Kesehatan Saluran Cerna Anak-Anak Kita Hari ini?"
  1. Ini pilihan keluarga neh, harus sedia Interlac supaya saluran cernanya sehat

    ReplyDelete

Terima kasih sudah membaca Adriana Dian's Blog dan meninggalkan komentar disini. Silakan tinggalkan link blog lewat pilihan name/URL ya, jadi bisa aku kunjungi balik. Link hidup yang ada pada komentar akan langsung dihapus. Makaciiii❤︎❤︎❤︎

Custom Post Signature

Custom Post  Signature