Menjadi Ecomom dan di apresiasi. Ini yang saya lakukan!

on
Kamis, 29 Desember 2016

Menjadi ibu yang baik dan selalu berusaha memberi yang terbaik untuk keluarga. Setelah menjadi ibu, pernah kepikiran gak kalau kita akan di apresiasi oleh anak kita? Terlebih anak kita masih kecil? Sekedar Ia memberikan gambar yang Ia buat sendiri dan bertuliskan “I love you, Mom!” Bangga, karena Ia bisa mengekspresikan perasaanya melalui gambar yang Ia buat untuk saya. Bangga, karena Ia sudah mampu mengapresiasi orang lain atau saya sebagai Ibunya. Bangga, karena Ia punya inisiatif untuk memberikan hadiah kecil di momen hari Ibu ini. Tapi ini membuat saya berpikir juga, Mengapa si kecil bisa seperti itu di momen hari ibu kemarin. Dan kalau melihat kebelakang, mungkin hal-hal yang saya lakukan juga berdampak pada sikapnya. Beberapa hal yang saya lakukan dan mungkin berdampak pada sikapnya adalah:

1. Menemaninya bermain ataupun belajar


Hal yang sebenarnya simple banget, menemani Ia bermain ataupun belajar. Tapi ini pun sebenarnya butuh usaha. Karena sebagai ibu yang juga bekerja, gak mudah mengatur waktu untuk menemaninya bermain ataupun belajar. Namun saya bisa menyiasatinya dengan menemaninya belajar di malam hari, sehabis saya pulang dari kantor dan mengajaknya bermain saat akhir pekan ataupun saat libur tiba. Memang tidak banyak waktu yang dihabiskan, namun waktu yang diluangkan cukup berkualitas

2. Melatih kreatifitasnya sejak kecil


Melatih kreatifitas disini banyak bentuknya. Biasanya saya menemani Ia menggambar, mewarnai, atau mengajaknya mengkreasikan makanan. Saat hari libur atau akhir pekan tiba, selain bermain bersama, saya biasanya juga menemani si kecil menggambar atau mewarnai. Terbiasa saya temani saat menggambar bukan berarti saat menggambar harus ada saya. Bukti nyatanya ketika Ia memberi saya gambar bertuliskan “I Love you, Mom!” saat momen hari ibu. Kadang saya juga mengajaknya mengkreasikan makanan. Biasanya saya mengajaknya membuat bento, yang nantinya Ia bisa hias sendiri tapi gak jarang juga bikin kreasi makanan lainnya sehabis baca ide-ide menarik di internet. Kalau membuat bento ini sendiri, selain melatih kreatifitasnya, ini juga membuat Ia lahap memakan makanan yang kami buat.

3. Memberinya makanan yang sehat dan bergizi


Memberikan makanan yang sehat berarti kita juga harus memperhatikan bahan makanan yang akan kita olah menjadi masakan. Sebagai Ibu yang juga bekerja, saya tidak mungkin setiap hari membeli bahan makanan. Biasanya saya membeli bahan makanan setiap seminggu atau dua minggu sekali, kemudian saya simpan di lemari es. Kalau beberapa Ibu takut menyimpan makanan di lemari es karena dapat menyebabkan kerusakan pada bahan makanan, saya tidak begitu. Saya biasa menyimpan makanan di lemari es milik saya dengan tenang karena memiliki fitur kontrol kelembapan yang dapat menjaga sayuran saya di kondisi terbaik. Ataupun saat menyimpan daging, ayam dan ikan sekalipun, Fitur prime fresh pada lemari es Panasonic saya mampu membekukan sekitar -3°C sehingga yang dibekukan hanya permukaanya saja. Pembekuan makanan dengan cara inilah yang akan menjaga bahan makanan kita dalam kondisi terbaiknya. Dengan memiliki bahan makanan yang baik dan fresh, tentunya saya dapat memberikan makanan yang sehat dan bergizi untuk anak saya 

4. Mengajarkannya mencintai lingkungan


Mencintai lingkungan yang saya ajarkan pada si kecil mulai dari hal-hal simple yang biasa kita lakukan. Mulai dari mencintai lingkungan dengan menghemat energi ataupun menghemat air. Untuk menghemat air, biasanya saya ajarkan saat Ia memperhatikan saya mencuci pakaian. Atau terkadang Ia membantu sekaligus bertanya-tanya tentang mencuci kepada saya. Pertanyaan sederhana yang kadang Ia tanyakan, “kenapa air yang saya gunakan terlihat lebih sedikit jika dibanding dengan air yang digunakan tante-nya saat mencuci?” Langsung jawab saja, karena cara mencucinya berbeda. Didukung dengan mesin cuci Panasonic yang memiliki teknologi econavi, saya bisa menghemat air, menghemat waktu dan menghemat energy pastinya. Jadi saat menggunakan cara yang berbeda, hasilnya pun berbeda.

5. Mengajarkannya mengepresiasi orang lain


Sesederhana mengucapkan terimakasih saat diberi bantuan oleh orang lain. Saya belajar bahwa sebenarnya orang lain akan senang jika kita apresiasi. Begitupun saat saya di apresiasi si kecil, saat Ia menulis “I Love You, Mom!” di gambarnya. Ia membuat saya senang dan terharu, saat itu. Yang kemudian saya balas dengan ucapan terimakasih dan peluk untuknya.

Beberapa hal yang saya sebutkan diatas yang saya sudah ajarkan pada si kecil. Saya rasa ini cukup berdampak pada sikap dan kepribadiannya. Saya percaya, hal-hal yang saya (sebagai Ibu) ajarkan akan berdampak besar pada si kecil di masa depannya. Menjadi Ibu yang baik, Menjadi smart mom, Berarti saya menjadi Ecomom. Yang pasti, saya akan terus memberikan yang terbaik untuknya. Bukan terbaik untuk saat ini saja, tapi terbaik untuk masa yang akan datang juga.

Thanks child, you made me as a good mom, you made me an ecomom!
Bu-ibuuuu, apa yang kalian ajarkan ke anak kalian dan sangat berpengaruh pada sikap serta kepribadiannya sekarang? Sharing-sharing dooong!

Jalan-Jalan Naik Bis Tingkat City Tour Yuk!

on
Senin, 19 Desember 2016

Jalan-jalan naik Bis Tingkat Jakarta

Weekend di akhir bulan kemarin, mama Dian, papa Api, Una dan Abang memilih untuk jalan-jalan yang murah meriah di tanggal tua. Kebetulan emang weekend itu kita mau nginep di rumah oma (mamanya papa Api), Rumah Oma di sekitaran Jakarta Barat dan rumah kita di sekitaran Jakarta Timur. Biasanya sih kita naik taksi online atau naik mobil pribadi kalo lagi ada. Hihi. Tapi kemarin karena mobilnya lagi nggak ada, dan kita bosen naik taksi online terusss. Akhirnya kita memutuskan untuk nge-busway aja. Sembari nyobain bis tingkat City Tour sekalian.

Dari awal bis tingkat City Tour ini keluar, mama Dian sama papa Api udah penasaran banget pengen naik dan ajak duo krucil nyobain naik bis tingkat juga. Alhamdulillah jaman kecil dulu mama Dian masih kebagian nyobain bis tingkatnya PPD. Seru bangeeeettt. Makanya, sekarang mama Dian dan papa Api mau ngajak Una Abang nyobain naik bis tingkat juga, biar mereka punya sesuatu yang bakal dikenang sampe mereka dewasa nanti. *tsailaaah*

Baiklaaaah, akhirnya Sabtu itu, kita berangkat sekita jam 10-an. Nge-bajaj sampe halte busway terdekat. Begitu naik tangga dan jembatan penghubung menuju shelter busway, duo krucil heboh ketakutan! "Mah, tinggi amat mah, Una takut.." Nggak Una nggak Abang, mereka berdua pegangan kenceng banget ke mama Dian dan papa Api sepanjang jalan di jembatan busway itu. Ya ampun, anak dua ini, udah lama banget nggak naik busway kayanya sampe norak sama ketinggiannya jembatan busway ini x)

Di dalem busway mama Dian googling halte pemberhentian bis tingkat City Tour Jakarta ini. Dibeberapa blog, aku baca sih bis tingkat ini berenti di sejumlah halte seperti halte Monas, Istiqlal dan beberapa halte sekitaran sana pokoknya. Berbekal dengan info dari berbagai macem blog itu, dengan PD mama Dian, papa Api, Una dan Abang turun di halte Istiqlal yang kosong melompong, bahkan penjaganya aja nggak ada. Pas baru aja turun, sebelum busway yang tadi kita tumpangi nutup pintunya lagi, mama Dian tanya sama mas-mas buswaynya "Mas kalo mau naik bis tingkat bisa dari sini (halte Istiqlal) kan ya?" Dan mas itu langsung buru-buru jawab, "Nggak bisa Bu, mesti dari Juanda.." Akhirnya mama Dian, papa Api, Una dan Abang balik lagi naik busway itu menuju ke Halte Juanda๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

(INFORMASI: Sebaiknya kalo mau naik Bis Tingkat City Tour Jakarta untuk rekreasi, naik dari halte Juanda aja. Karena disinilah halte utama Bis Tingkat City Tour Jakarta, setelahnya memang akan berhenti lagi di halte Pasar Baru (untuk yang arah menuju Kota Tua) namun kalo naik dari halte Pasar Baru, bis tingkatnya sudah dalam keadaan terisi hampir penuh jadi nggak bisa bebas memilih tempat duduk lagi. Bis tingkat di Juanda selalu muncul dalam keadaan kosong, jadi bisa bebas milih tempat duduk deh, mau diatas ataupun dibawah :)

Jalan-jalan naik Bis Tingkat Jakarta

Turun di halte Juanda, udah keliatan deh beberapa bis tingkat mengantri di pinggir samping Istiqlal. Wuah, anak-anak udah super excited banget ngeliatin bis tingkat yang lagi antri itu.

Jalan-jalan naik Bis Tingkat Jakarta

Jalan-jalan naik Bis Tingkat Jakarta

Ternyata di samping bis tingkat itu udah banyak yang antri. Tapi alhamdulillah antriannya masih normal banget. Ada dua pilihan antrian waktu itu, menuju ke monas atau kota tua. Karena mama Dian nggak ngerti antriannya ke bagi dua, mama Dian antri aja di antrian yang sepi yang ternyata adalah antrian ke Monas. Kebetulan saat itu bis tingkat yang baru mau berangkat tujuannya ke Kota Tua, papa Api bilang "Ke Kota Tua aja yuk.." Ternyata karena bis tingkat tujuan Kota Tua ini ngelewatin Monas juga, akhirnya semua penumpang diangkut deh.. Horeeee! Mari memulai perjalan ngebolang dengan bis tingkat iniiii.

Jalan-jalan naik Bis Tingkat Jakarta

Di pintu masuk bis tingkat, mbak-mbak memberikan tiket gratis ke semua penumpang yang waktu itu udah berdesak-desakan aja gak sabar mau masuk ke dalam bis, mau pada milih tempat duduk diatas kali ya. Kasian si mbak tiketnya lelah ngeliatin pada desek-desekan sampe teriak, "Nggak usah dorong-dorongan yaaaa!" Mama Dian ikutan dorong-dorong nggak? Ya enggak dooonggg, mama Dian kan penumpang yang nggak alay dan tertib.

Jalan-jalan naik Bis Tingkat Jakarta

Pertama kali masuk, aku langsung terpukau sama... tangganya! Aaaaaak ada tangga di dalem bis! Lucuuuuuu! *emaap norak* *makanya dipoto nih x)* Karena bis ini disponsori sama Alfamart, makanya tangganya warnanya warna Alfamart alias meraaah. 

Jalan-jalan naik Bis Tingkat Jakarta

Walaupun kita terakhir masuk ke dalam bis karena nggak mau alay dan dorong-dorongan, alhamdulillah masih dapet tempat diatas. Emang beneran sepi nih berarti, soalnya lantai atas bis tingkat ini masih banyak tempat kosongnyaa.

Jalan-jalan naik Bis Tingkat Jakarta

Di dalem bis nggak lupa untuuuk foto-foto duluuu ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜  Sembari menikmati perjalanan dari lantai 2 Bis Tingkat City Tour ini. Dari Juanda, bis melewati sekitaran Monas kemudian menuju Harmoni dan menuju ke Kota hingga berhenti depan Museum Bank Indonesia. Seturunnya di depan Museum Bank Indonesia waktu itu udah hampir jam 12. Bingung mau kemana lagi, jadi kita memutuskan untuk cari makan siang dulu. Agak bingung ya cari tempat makan yang enak dan nyaman di sekitaran Kota situ.

Sampe akhirnya di depan Museum Bank Indonesia, ada mbak-mbak yang ngebagiin brosur Canteen MBI. Diliat dari harganya yang normal banget, yaudalah kita langsung tanya ke mbaknya tadi letak Canteen MBI ini. Dan ternyata letak Canteen MBI ini pas disisi sebelah kanan gedung Museum Bank Indonesia. 

Canteen MBI Museum Bank Indonesia Kota Tua Jakarta

Awalnya mama Dian kira Canteen MBI ini cuma tempat makan ala-ala kantin biasa. Eh pas buka pintu kacanya, wuaaaaahhhh tempatnya asik bangeeeet!

Tempat nongkrong nyaman di Kota Tua

Tempat nongkrong nyaman di Kota Tua

Lantainya yang beraksen kayu ini ngebuat MBI Canteen ini berasa homey dan nyaman. Tempatnya juga luas yang kebagi dua kalo ga salah, yang depan untuk non smoking area room, dan bagian belakangnya smoking area room. Tempat duduknya ada yang kursi biasa, dan ada sofa-sofanya juga. Di sisi sebelah kirinya ada gubug-gubug yang jual macem-macem cemilan. Untuk tempat yang nyaman gini, harga makanannya juga terjangkau bangeeet.

Tempat nongkrong asik di Kota Tua

Papa Api pesen baso, anak-anak nasi goreng, mama Dian soto ayam. Oh iya, anak-anak juga pesen Kentang goreng dari salah satu gubug makanannya. Kentang bumbu kejunya enaaaak, si Abang sampe request satu lagi untuk dibawa pulang. Hihi.


Kelar makan, rasanya nggak pengen langsung pergi, tapi mau duduk dudk cantik dulu disini, sebelum keluar lagi disambut teriknya matahari Kota Tua. Oh iyaaa, waktu kemarin amam Dian kesini MBI Canteen juga ngasi reward roti bakar gratis untuk pengunjung yang upload foto di Canteen MBI sambil ngetag akun instagramnya @CanteenMBIJKT.

Saking baiknya owner MBI Canteen ini, mama Dian belum upload fotonya, roti bakarnya udah dihidangin di atas meja. Owner MBI Canteen ini emang baik banget, selesai makan pas bayar di kasir nggak lupa beliau nanyain pendapat kita untuk rasa makanannya. Kalo menurut aku sih oke oke aja rasa makanannya, standar dan pas kok sama harganya, yang penting tempatnya nyamaaaannn. Cocok untuk melepas lelah setelah naik bis tingkat. Hihi. Dan ternyata Canteen MBI ini memang baru dibuka 3 bulan yang lalu. Pantes masih kinclong banget nih semua muanyaaa.

Untuk yang abis naik bis tingkat jurusan kota dan bingung mau nyari makan dimana, langsung ke Canteen MBI di sisi kiri gedung Museum Bank Indonesia aja. Tempatnya adeem, nyaman, jenis makanannya banyak banget. Pelayan plus ownernya ramah pula, kamar mandinya juga bersih banget. Nggak nyesel pokoknya deh mampir kesini๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

Setelah makanan yang diperut udah turun semua, papa Api ngajakin untuk cuss jalan lagi. Tadinya kita mau langsung lanjut aja ke rumah oma naik taksi online. Tapim ama Dian masih pengen jalan-jalan dan naik bis tingkat lagiiii. Yaudin kita lanjut lagi aja ngebolang di Kota Tua, sekalian lewat menuju ke halte Bank BNI untuk naik bis tingkat lagi. Kebetulan anak-anak juga belum pernah ke daerah Kota Tua sini, dan disepanjang jalan banyak tante-tante cantik yang dandan ala noni Belanda untuk diajakin foto bareng, ada juga om-om yang jadi patung ala-ala pahlawan, ada juga yang atraksi duduk melayang itu loh *ntahlah apa sebutan benerannya* 





Panas yaaaaa jalan di tengah-tengah situ jam 2 siang. Untung anak-anak nggak ngeluh kepanasan. Sampe akhirnya kita keluar dari Kota Tua kemudian nyebrang dikit menuju ke Halte Bank BNI. Hayuk naik Bis Tingkat City Tour lagiiiii~

Jalan-jalan naik Bis Tingkat Jakarta

Jalan-jalan naik Bis Tingkat Jakarta

Jalan-jalan naik Bis Tingkat Jakarta

Kali ini kita kebagian bis tingkat yang biasa aja dalemnya, tangganya juga plain banget. Biasa aja warnanya. Hihi. Tiap bis tingkat interiornya emang beda-beda ya, karena beda juga sponsornya๐Ÿ˜…๐Ÿ˜… Dan nyebelinnya, waktu itu mama Dian salah ambil tempat duduk, sisi sebelah kiri dari foto diatas, kalo jalannya siang, terpapar sinar matahari bangeeet. Saking gerahnya, dinginnya AC bis tingkat ini jadi nggak berasa. Huhu. Belom lagi kemudian kena macet di kawasan Harmoni. Sayang banget ya bis tingkat ini nggak masuk ke jalur busway, kalo masuk jalur busway kan jadinya enak nggak kena macet. Hihihii. Walaupun kepanasan dan kena macet, tetep aja kita sedih pas udah sampe di halte Juanda, karena berarti perjalanan ngebolang kita di siang itu telah usai. Hiks hiks.. 

Rute Bis Tingkat City Tour Jakarta Terbaru 2016

Diatas ini adalah Peta Bus Wisata Bis Tingkat City Tour Jakarta ya. Dulunya, bis tingkat ini punya akun twitternya sendiri, kalo nggak salah namanya @mpoksiti ya. Tapi sekarang akun tersebut udah nggak aktif lagi karena bis tingkat ini sekarang dipegang langsung sama TransJakarta. Jadi kalo mau tanya-tanya tentang rute bis tingkat ini, langsung aja ke Twitternya TransJakarta yaaa.

Beberapa poin yang harus diperhatikan kalo mau naik bis tingkat City Tour Jakarta ini adalah:

1. Halte awal bis tingkat City Tour ini ada di halte Juanda. Yang naik busway, berentinya langsung di halte Juanda aja ya! 

2. Ada 3 rute yang disediakan oleh Bis Tingkat City Tour ini:
- Rute Sejarah Djakarta / History of Jakarta (Rute menuju Kota Tua)
Tersedia setiap hari Senin-Sabtu mulai pukul 09.00-17.00 dan hari Minggu mulai pukul 12.00-19.00
- Rute Jakarta Baru / Jakarta Modern (Rute menuju Monas)
Tersedia setiap hari Senin-Sabtu mulai pukul 09.00-17.00 dan hari Minggu mulai pukul 12.00-19.00
- Rute Kesenian & Makanan / Art & Culinary (Rute menuju ke Senayan)
Tersedia hanya pada hari Sabtu pukul 17.00-23.00

3. Bis Tingkat City Tour tidak memungut biaya alias gratis

4. Beberapa bis tingkat menyediakan TourGuide yang menjelaskan tentang tempat-tempat yang dilewati beserta penjelasan sejarah tenpatnya. Kemarin sih waktu kita naik yang ke arah Kota, nggak ada TourGuidenya, pas naik yang ke arah Juanda lagi, baru ada mbak-mbak yang menjelaskan sejarah-sejarah beberapa tempat yang kita lewati.

Pengalaman naik bis tingkat City Tour di tahun 2016 ini pastinya seru bangeeeet dan In Shaa Allah bakal terus dikenang sama anak-anak sampe mereka besar nanti yaaaa. Mama Dian, papa Api, Una dan Abang, benar-benar menikmati sekali family time kita siang itu. Yang pasti dompet lebih aman dibawa jalan begini dibanding dibawa jalan ngemall yaa. Hihi. Biaya yang kita keluarkan hari itu cuma biaya bajaj menuju halte busway saat berangkat, biaya busway, biaya makan, dan biaya taksi online menuju rumah oma,  semua itu nggak lebih dari 200ribu kalo nggak salah. Kalo ngemall mah kurang ya segituuu. Hihi. 

Pas banget kan sekarang udah menuju ke liburan semester akhir tahun niiihhh, buat mama mama papa papa yang nyari liburan murah meriah di jakarta coba aja naik Bis Tingkat City Tour ini. Seruuuuuuu. Kalo nggak menuju kota, bisa juga kok menuju monas dan berhenti di museum nasional, ajak anak main ke museum, untuk menambah pengetahuan mereka. Atau mau malem mingguan naik bis tingkat ke arah senayan juga bisaaaa. Seru kaaaannn? Ada juga kah yang pernah naik bis tingkat City Tour ini? Cerita-cerita pengalamannya dong di kolom komen yaaaaa๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

3 Video Ini Membuat Anak-Anak Berani ke Dokter Gigi

on
Selasa, 13 Desember 2016
Tips agar anak berani ke dokter gigi

"Zzzzzzrrr zzzzzrrr"
"Pah itu suara apa pah?" Tanya Abang di depan klinik Poli Gigi beberapa bulan yang lalu.
"Bor. Tuh liat tuh orang itu giginya lagi di bor, karena males gosok gigi. Hayo Abang, harus rajin sikat gigi biar nggak di bor gitu ya.." Jawab papa Api sembari ngegendong Abang nengok ke dalam kaca Poli Gigi.
"Iya pah.." Muka Abang langsung berubah ketakutan.

Kejadian itu padahal udah lamaaaaa bangeeet, dan sebenernya maksud papa Api bilang begitu ke Abang sih supaya dia lebih rajin gosok gigi lagi ya. Tapiiiii, ternyata itu malah jadi bencana banget pas Abang mendadak sakit gigi kemarin, karena giginya bolong. Sakit giginya awal-awal biasa aja, sampe akhirnya pas tidur tiba-tiba kebangun, nangis-nangis karena sakit giginya. Mama Dian nyoba ngebujuk Abang biar mau periksa ke dokter gigi dengan berbagai cara, tapi jawaban Abang tetep "Abang nggak mau ke dokter gigi, abang ngga mau dibor giginya, takut sakit.." 

Rayuan-rayuan yang aku lancarkan tuh mulai dari ngebujuk beli mainan sebelum kedokter, ngebujuk beli mainan setelah ke dokter, ngebujuk ngajak ngemall abis ke dokter gigi. Tapi tetep aja, jawabannya sama "Nggak mau, takut sakit." Nggak bisa didiemin juga, karena sakit giginya makin lama makin ngeganggu Abang, ngebuat dia jadi susah makan.

Sampe akhirnya di suatu malem, mama Dian cerita tentang kuman-kuman yang ada di gigi, pertamanya Abang nggak mau denger dan asik aja main sendiri. Dia bingung juga bentuk kuman itu gimana kali ya.. Sayangnya mama Dian nggak jago gambar, ahirnya mama Dian mulai googling-googling aja gambar kuman. Yang muncul malah horor banget dan kayanya nggak cocok sama imajinasinya Abang. Kemudian mama Dian mulai nyari animasinya di youtube dan keluarlah beberapa video-vido yang menurut mama Dian pas banget untuk ngegambarin kuman-kuman penyebab sakit gigi di mulut abang.

1. Kalahkan Monster Makanan dengan Gosok Gigi (video oleh: Fikarini Hadi Putri)


Video ini bercerita tentang anak yang hobinya jajan dan makan makanan manis tapi males gosok gigi, sampe akhirnya sisa sisa makanan 'ngebor' giginya sampe bolong dan ngebuat giginya sakit. Dan penolongnya adalah, pasta gigi beserta sikatnya. 

Gambar di video ini emang masih berasa kakau, tapi pas banget untuk ngegambarin ke Abang gimana sisa sisa makanan bisa ngebuat giginya sakit kalo dia males gosok gigi. Setelah ngeliat video ini Abang langsung ngomong "Di dalem gigi Abang juga kaaya gitu ya mah..?" Horei! Video pertama ini sukses ngebuat Abang mulai peduli, sama apa yang terjadi sama giginya :)

2. Video Kartun Lucu: Penyebab Sakit Gigi (Uploader: Oplosan)


Video ini bercerita tentang kuman-kuman yang ngerusak gigi. Mulai dari ngebor pake bor beneran sampe main-main di dalam mulut kita. Gambarnya lumayan bagus, tapi bahasanya bukan bahasa Indonesia. Jadi sembari nonton ini, mama-mama harus nyeritain sendiri ya apa yang terjadi di dalam mulut oleh kuman-kuman jahat tersebut. Daaan, Muka Abang mulai serius nih setelah nonton video kedua ini.

3. Iklan Layanan Masyarakat Pencegahan Penyakit Karies Pada Anak Berbasis Animasi (video oleh: Andrian Maulana)


Video ini berdurasi hampir 6 menit ini, bercerita tentang anak yang mendadak sakit gigi padahal keesokan harinya ia harus pergi study tour bersama teman-teman sekolahnya.  Awalnya ia takut ke dokter gigi, namun akhirnya ia memberanikan diri ke dokter gigi dan sukses mengobati giginya serta mendapatkan penjelasan mengenai rasa sakit di giginya.

Dari semua video, menurut aku video animasi ini yang paling pas untuk Abang. Karena ceritanya sama persis kaya Abang yang awalnya takut ke dokter gigi, namun ternyata dokter giginya ramah dan baik hati banget. Setelah nonton ini, Abang langsung ngomong "Abang mau deh mah ke dokter gigi.." Horeeeeee! Mama Dian berhasil!

Beberapa hari setelahnya mama Dian baru ajak Abang ke dokter gigi. Sempet deg-degan pas antri di depan poli gigi, takut anaknya mendadak kabur. Hihi. Cerita saat ke dokter giginya, nanti lanjut di postingan selanjutnya aja yaaaa. 

Baiklah, sekian dulu tips agar anak tidak takut ke dokter gigi dari mama Dian, mudah ya ternyata kalo menggunakan video-video animasi gini. Hihi. Semoga bermanfaat yaaaaaa. Kalo mama-mama lain gimana, punya tips tips sendiri nggak sih biar anak-anak berani ke dokter gigi? Sharing doooonggg :D

Dua Anak Cukup Atau Nambah Satu Anak Lagi Ya?

on
Rabu, 07 Desember 2016
Salah satu efek memiliki anak di usia 19 tahun adalah, ketika anak-anak udah besar atau 6 tahun kemudian, temen-temen kita baru pada punya bayi dan posting semua foto bayi-bayinya di social media mereka. Dan pertanyaan yang terlintas di benak aku saat itu adalah, haruskah aku punya bayi lagi alias anak ketiga?

Iyap, mama Dian dan Papa Api udah punya dua krucils sekarang, tapi sayangnya udah nggak pada bayi lagi. Umur krucilsnya mama Dian udah lewat dari 5 tahun semua. Udah nggak bisa diuyel-uyel manja lagi, udah nggak bisa dikelitikin keteknya lagi, udah nggak bisa puas-puasin nyiumin tengkuknya lagi. Udah pada gede sih soalnya. Beda kan sama bayi, mau diapain aja diem. Kalo krucilsnya mama Dian kalo diisenginnya keterlaluan kadang suka pada ngambek *emang emaknya rese' soalnyaaa x)*

Pengen ngajakin anak-anaknya temen satu gengs aku playdate, tapi masih pada bayi semua, anak mama Dian pas banget jadi pengasuh alias kakak-kakaknya mereka. Hihi. Dan foto-foto anak bayinya merekalah yang kadang bikin mama Dian agaknya mupeng punya anak lagi. Bayi-bayi itu lucu banget soalnyaaa, bukan bayinya aja yang lucu tapi perlengkapan bayi dan baju bayi jaman sekarang juga lucu-lucu bangeeet. Warna-warni segala rupa dengan motif segala ada. Teether jaman sekarang aja bentuknya jerapah yang lucu banget buat dijadiin properti foto. Hihihii.

Jadi, haruskah mama Dian dan Papa Api punya anak ketiga? Setelah dipikir-pikir kalo aku sih yes jawabannya! :D Tapi nanti, pas anak-anak udah ada masuk SMP aja, alias 8 tahunan lagi kali yaaa. Kenapa nggak sekarang aja sih, biar capeknya sekalian? Karena:

1. Biaya sekolah jaman sekarang, mahal!
Emang pada dasarnya rejeki pasti udah diatur sama Allah ya, dan setiap anak pasti bawa rezekinya masing-masing. Tapi biaya sekolah jaman sekarang emang udah nggak bisa dibuat main-main lagi ya, walaupun SD gratis, tapi TK-nya berasa juga loh x) Belom lagi biaya kuliah mereka nanti yang udah mesti ditabungin dari sekarang. Mari nabung banyak-banyak dululah sekarang untuk duo krucil sebelum dateng krucil nomer 3. Hihi.

2. Memberikan perhatian dan kasih sayang tanpa banyak terbagi
Terbagi dua aja kadang suka berasa repot. Yang satu mau ini, pas yang satunya lagi mau itu. Rasa-rasanya mama Dian pengen jadi amoeba aja dan membelah diri saat itu juga.Apalagi umur-umurnya duo krucil skarang emang lagi pada umur-umurnya butuh perhatian dan kasih sayang yang besar juga ya, dan pendampingan saat mereka belajatr. Kalo ada bayi saat ini, takutnya nanti malah mama Dian makin terbagi lagi perhatiannya. Saat ini mau fokus ke duo krucil dulu aja makanya :)

3. Masih ingin menikmati quality time berdua suami
Ini yang juga sebenarnya nggak kalah penting. Setelah bertahun-tahun mama Dian dan papa Api nggak bisa keluar berdua aja. Akhirnya sekarang udah bisa! Ya walaupun cuma makan sop kambing aja malam hari pas anak-anak udah pada tidur, itu rasanya udah membahagiakan banget. Sekarang pun abang udah berani nginep sendiri di rumah omanya. Quality time berdua suami sesungguhnya adalah hal yang penting juga kan untuk suami-istri? Setelah hampir 5 tahun nggak bisa menikmati hal-hal semacam ini, akhirnya sekarang mulai menikmati masa-masa ala pacaran lagi. Kalo nanti punya bayi, bakal libur lagi kan masa-masa quality time berdua gini?

Jadi kalo ada yang iseng nanya, "Kapan nambah anak lagi?" Dengan mantap mama Dian bakal jawab, "Nantilah 8 tahun lagi, tunggu anak-anak besar dulu.." :) Sekarang ada baiknya memuaskan dahaga akan bayi-bayi lucu dengan main-main sama ponakan dulu. Walaupun nggak puas nguyel-nguyelnya karena bukan anak sendri, tapi kalo nangis tinggal balikin ke emaknya aja kan? Hihihihi. Kalo kamu yang udah nikah juga gimana nih, rencananya mau punya anak berapa sih?

5 Manfaat Menarik Menyediakan Stroller Bayi di Rumah untuk Membantu Mengurus Si Kecil


Banyak orangtua yang menyediakan stroller bayi untuk membantu mengasuh si kecil terutama saat jalan-jalan di sekitar kompleks maupun bepergian jauh. Stroller atau kereta dorong di pasaran sendiri hadir dengan beragam merk dan desain. Sehingga pilihan harga pun bervariatif ada yang hanya ratusan ribu namun ada pula yang sampai jutaan. Sebaiknya memilih kereta dorong sesuai dengan kebutuhan apalagi ada batasan maksimal usia dan berat badan bayi.

Menilik Manfaat Keberadaan Kereta Dorong Bayi

Kereta dorong khusus bayi merupakan perlengkapan perawatan si kecil yang cukup bermanfaat baik untuk orangtua maupun bayi itu sendiri. Pastikan memilih dengan benar mulai dari desain yang kokoh supaya tidak mudah rusak. Kemudian bisa menampung berat bayi sampai belasan atau puluhan kilo sehingga bisa dipakai lebih lama. Harga pun sebaiknya diperhatikan, sebab biasanya kereta dorong yang mahal memiliki banyak fitur dan fungsi. Pastikan fitur yang ada memang sesuai kebutuhan supaya tidak merasa berlebihan dalam memilih.


Ketika tertarik untuk memiliki atau memang membutuhkan kereta dorong karena si kecil mudah tenang dan tersenyum diajak jalan-jalan. Maka perlu segera disediakan apalagi keberadaannya memberikan sekian manfaat, seperti:

● Menjadi tempat tidur sementara si kecil,
Ketika jalan-jalan dan si kecil mulai terlihat mengantuk namun tidak memungkinkan untuk digendong. Maka kereta dorong bisa diubah menjadi tempat tidur sementara sehingga bisa membuat si kecil terlelap dengan nyaman meski di jalan.

● Tempat membawa pernak-pernik bayi selama di jalan,
Aktifitas jalan-jalan dengan stroller bayi ketika membawa si kecil tentu akan terasa lebih nyaman dan praktis. Sehingga orangtua bisa bebas bergerak namun bayi tetap aman karena tetap berdekatan dengan orangtuanya. Apabila si kecil tidak mau ditempatkan di kereta dorong nya dan minta digendong. Maka kereta dorong ini bisa diubah menjadi wadah membawa perlengkapan si kecil, mulai dari mainan sampai makanan si kecil.

● Menjadi tempat duduk bayi yang penuh mainan,
Stroller memang tidak hanya menyediakan kursi empuk bagi si kecil namun beberapa produknya dilengkapi dengan fitur tambahan. Sebut saja seperti musik, mainan gantung, dan lain sebagainya yang membuat si kecil lebih senang berada di dalamnya. Stroller yang desainnya seperti kursi bisa difungsikan sebagai tempat duduk buah hati. Sehingga ketika sibuk atau bayi ingin bermain sambil duduk bisa memanfaatkan stroller ini.

 ● Bisa difungsikan sebagai kursi makan bayi,
Bayi biasanya lebih nyaman menikmati makanannya dengan posisi duduk ketimbang tidur sehingga lebih mudah mengunyah sembari bernafas. Duduk di kursi biasa akan meningkatkan resiko bayi terjatuh karena belum bisa menjaga posisi badannya duduk dengan seimbang. Maka orangtua bisa memanfaatkan kereta dorong sebagai kursi makan, yang jauh lebih aman. Sebab di dalamnya terdapat sabuk pengaman untuk memastikan bayi duduk dalam posisi yang tepat.

 ● Box bayi sementara,
      Ibu biasanya tidak hanya memiliki kesibukan mengasuh si kecil namun juga sibuk bersih-bersih rumah, memasak, mencuci, dan sebagainya. Cermat dalam merawat dan menenangkan si kecil akan membantu menyelesaikan semua pekerjaan rumah dan mengurus buah hati. Jika tengah sibuk bekerja dan si kecil terjaga tempatkan dulu di dalam stroller sebab bisa difungsikan sebagai box bayi. Sehingga bayi aman dan tenang sekaligus membuat ibu bisa mengurus rumah dengan baik. Banyaknya manfaat stroller bayi tentu cukup menggiurkan untuk memilikinya, pastikan sudah memilih yang terbaik.

    Stroller bayi memang banyak banget ya manfaatnya, dan bisa difungsikan sebagai macem-macem. Fungsi tambahannya kalo untuk aku sendiri sih sebagai tempat naro belanjaan kalo lagi ngemall. Eh yang ada kadang malah, anaknya nggak mau di stroller, strollernya diisi penuh belanjaan yaaaa. Bu-ibu pernah ngalamin hal ini juga kah? x)

Custom Post Signature

Custom Post  Signature