[Review] Human Heart Nature Natural Shampoo

on
Rabu, 27 Juli 2016
[Review] Human Heart Nature Natural Shampoo - Ada jugakah mama-mama disini yang bermasalah dengan rambut? Kaya aku, punya rambut yang susah banget diatur. Kalo rambutnya panjang dan diurai, rambutnya langsung megar kaya singa. Jadi keingetan jaman SMP dulu, waktu hair rebonding lagi heits-heitsnya. aku langsung minta sama mama, buat rebonding rambut. Sayangnya nggak dibolehin. Huhu.

Waktu SMA, aku memutuskan untuk berjilbab, dan masalah rambut megar susah diatur bisa disembunyikan. Namun muncul lagi masalah baru dirambut aku. Mungkin karena 'mentang-mentang pakai jilbab' aku malah jadi makin cuek sama rambut. Shampo-an nggak teratur, pake sampo pun seadanya aja. Akhirnya rambut aku malah jadi gampang rontok. Dan makin kering plus susah diatur. Hiks.

Sampe kemudian setelah menikah, istri mana sih yang nggak mau keliatan cantik di depan suaminya? Akupun mulai nyoba berbagai macam jenis shampoo dan conditioner. Ada yang cocok ada yang nggak, ada yang nggak ngaruh apa-apa, ada yang malah bikin kering, ada yang cuma tahan beberapa hari aja, ada yang cuma bikin gatel kulit kepala. Till now, i'm still looking for the best shampoo for my hair :)




Sampai akhirnya sebulan yang lalu, aku dapet kiriman paket dari Human Heart Nature Indonesia. Isinya apaa? Ada Natural Shampoo, Natural Conditoner, Kids Natural Shampoo and Body Wash dalam dua aroma, ocean apple dan tangerine tarsier. Horeeeee! :D

Setelah sebelumnya aku berasa jodoh sama Hand and Foot Salve cream-nya Human Heart Nature. Kali ini Human Heart Nature ngirimin lagi produk yang sepertinya jodoh juga sama masalah rambut aku. How can you know me so well, Human Heart Nature? x)



Human Heart Nature 
Natural Shampoo and Natural Conditioner
Strengthening
for brittle, falling hair

Sesuai yang tertulis di kemasannya, bahwa Natural Shampoo dan Conditioner ini berfungsi untuk menguatkan rambut. Tapi aku juga berharap kalo shampoo ini bisa juga menaklukan rambut aku yang susah diatur.

Jadi hari itu juga aku langsung memutuskan untuk "Cobain aaahhhh." Daaaan hasilnya gimana? (+) Aku coba untuk nggak sampoan selama 2 hari dan rambut aku masih aman. Masih nurut dan nggak jadi terlalu lepek maupun kering. (+) Dan yang paling juara adalah, aromanya! Ampuuunnn, suami aku juga nyobain natural shampoo dan conditioner dari human heart nature ini dan setuju banget kalo wanginya enak banget. Bikin aku betah banget nyium-nyium rambut suami. Hihi. 

Kalo untuk fungsi menguatkannya sendiri, (+) abis dua kali pake, kalo disisir tangan rambut rontoknya udah nggak sebanyak biasanya sih. Seandainya aku pake lebih lama lagi, mungkin bakal lebih keliatan ya dampaknya ke rambut rontok aku. Karena ini dikirimnya cuma sample size yang ukuran 50 ml, dan makenya berdua suami, jadinya nggak bisa nyobain dalam jangka waktu panjang deh. Hihi.




Dan kenapa aroma atau wangi Natural Shampoo dan Conditioner Human Heart Nature ini enaaaaaak banget? Setelah aku teliti-teliti lagi kandungannya, bahan-bahan yang ada di dalamnya memang 100% alami dan didominasi dengan coconut. Eh aku pernah juga beli shampo yang bahannya dari coconut dan baunya nggak seenak ini, mungkin karena Natural Shampoo dan Conditioner Human Heart Nature ini 100% bahan alami yaaa. Jadinya baunya bener-bener enak!



Human Heart Nature
Kids Natural Shampoo and Body Wash
Tangerine Tarsier | Ocean Apple

Kemudian aku mau cerita tentang rambut Una yang kebetulan, ngambil gen emaknya. Alias juga susah diatur dan gampang kusut. Untungnya anaknya mau dikeramasin teratur dan nggak protes kalo dipakaikan conditioner. Daaan akupun seneng banget waktu Human Heart Nature ngirimin Kids Natural Shampoo and Body Wash dengan dua aroma, ocean apple dan tangerine tarsier. Kebetulan yang aroma ocean apple ada tulisannya For Girls. Jadilah botol yang ada gambar putri duyung ini jadi punya Una dan yang warnanya orange jadi punya Abang.




Dan sama seperti produk Human Heart Nature yang lain, Kids Natural Shampoo and Body Wash ini terbuat dari 100% no harmfull chemicals alias terbuat dari 100% bahan alami, yang pastinya aman banget untuk anak-anak. Dan wanginya, diantara dua ini favorit aku sih yang tangerine tarsier, wangi jeruk yang seger. (-) Kalo ocean apple wanginya nggak berasa apel, dan kurang enak menurut aku. Tapi kalo Una mah suka-suka aja sama wangi ocean apple-nya.




And, my kiddos love this shampoos. (+) Karena kata mereka baunya enak dan kemasannya lucu. Dan untuk rambut Una menurut aku oke sih. (+) Sebelum keramas rambutnya kering, susah diatur dan kusam, dan setelah keramas, seperti yang terlihat difoto bawah ini rambutnya langsung shiny, mudah diatur dan lembut. Tapi tetep nggak bisa bertahan lama menaklukan rambut Una, paling cuma 1 hari aja. Dan itu bukan salah samponya ya sepertinya, tapi emang rambutnya Una aja yang nurun emaknya. Nggak tahan lama kelembutan rambutnya kalo nggak pake conditioner. Kalo untuk abang, oke-oke aja karena rambutnya masih botum alias botak tumbuh. Hihi. (+) Dan shampoo ini sekalian bodywash juga loh, abis dipake di rambut langsung buat badan juga deh. Praktis.


All Photography by Hepri Prasetio

Mama Dian dan Papa Api merekomendasikan banget  Human Heart Nature Natural Shampoo dan conditioner ini, karena wanginya super enaaaaak. Kalo untuk Kids Natural Shampoo and Body Wash, mama Dian lebih rekomen yang aroma Tengerine Tarsier. Seger banget soalnya wanginya :D 

Untuk harganya sendiri, aku ngak tau berapa karena i got this product for free from Human Heart Nature. Yang penasaran dan mau tanya-tanya, langsung hubungi Human Heart Nature aja yaaaa

Gimana mama-mama? Ada yang tertarik nyobain Human Heart Nature Shampoo juga? Langsung aja cek ke IG-nya di @humanheartnature.id yaaaaaa. Thank you for the shampoos Human Heart Nature, we love it❤


Apa Aja Kegiatan Seru di Jendela Alam Lembang?

on
Rabu, 20 Juli 2016

Notes: Postingan ini berisi lebih banyak foto dibanding tulisannya. Tujuannya memang mau buat album dalam postingan. Supaya saat besar nanti, Kakak sama Abang bisa liat cerita perpisahan mereka disini. Jadi yang nggak suka liat postingan blog yang kebanyakan fotonya, skip aja ya postingan ini x)

Apa Aja Kegiatan Seru di Jendela Alam Lembang? - Setelah di postingan sebelumnya aku cerita tentang Jendela Alam Lembang Bandung, tempat anak-anak aku mengadakan perpisahan sekolahnya. Kali ini aku mau lanjutin cerita tentang, apa aja sih kegiatan yang anak-anak di Jendela Alam Lembang Bandung?


Sesampainya di Jendela Alam sekitar jam 12, kita semua pun berkumpul di salah satu aula di Jendela Alam. Acara seremoni perpisahan pun segera dimulai.

Jendela Alam Lembang

Jendela Alam Lembang

Acara dibuka dengan seluruh murid TK B membacakan surat-surat pendek dan hadist. Yang kemudian disusul oleh sambutan singkat dari Kepala Sekolah, perwakilan pengurus yayasan dan ibu ketua komite. Yang kemudian dilanjutkan dengan makan siang.

Jendela Alam Lembang

Jendela Alam Lembang

Setelah kenyang makan siang dan sholat dzuhur, anak-anak kembali dikumpulkan untuk berbaris, dibagi menjadi beberapa kelompok dan menerima pengarahan singkat dari kakak-kakak fasilitator dari Jendela Alam yang akan memandu kegiatan mereka. Setelah itu kegiatan anak-anak pun dimulaaaai~

Jendela Alam Lembang

Jadi apa aja kegiatan anak-anak di Jendela Alam Bandung?

1. Menunggang Kuda Poni
Kegiatan pertama adalah menunggang kuda poni. Jadi ada 3 kuda poni yang disediakan oleh Jendela Alam, agak beda ya naik kuda disini dengan yang di Pacuan Kuda Pulomas deket rumah, kalo di pacuan kuda, kudanya cuma jalan aja, kalo disini kudanya dibawa lari. Aku pikir Abang dan Kakak nggak akan berani, ternyata mereka berdua berani dan happy banget setelah turun dari kuda poninya. 

Jendela Alam Lembang

Jendela Alam Lembang

Jendela Alam Lembang

Sembari menunggu giliran, Kakak dan teman-temannya dikenalkan dengan salah satu kuda poni yang ada disana oleh kakak fasilitatornya. Kakak fasilitator menceritakan secara singkat tentang kuda ponitersebut dan anak-anak diperbolehkan mengelus-elus kuda poni. Tuh liat aja muka-muka penasaran kakak dan teman-temannya melihat kuda poni, ada yang kebauan, ada juga yang mau megang tapi nggak berani :D

Jendela Alam Lembang

Dan berikut happy facenya si kakak waktu menunggang kuda poninya. Zuper happy!

Jendela Alam Lembang


2. Melukis Layang-Layang
Kegiatan sederhana yang bikin anak-anak happy. Layang-layang yang tadinya polos kemudian dicat warna-warni sesuka hati sama anak-anak. Pada serius banget loh mukanyaaaa. Hihihi 

Jendela Alam Lembang

Jendela Alam Lembang

Jendela Alam Lembang

Kegiatan melukis layang-layang ini dilakukan di depan toko merchandise Jendela Alam, tempatnya nggak terlalu luas, oleh karena itu rombongan TK Aisyiyah 49 mesti dibagi ke dalam dua sesi untuk kegiatan ini. 

Aku nggak ngerti apa emang tempatnya memang disini atau harusnya di outdoor, soalnya waktu itu lagi hujan juga sih jadi mungkin tempatnya dipindahin ke tempat yang nggak terlalu luas ini ya.

Selesai dilukis layang-layangnya dikumpulkan ke kakak fasilitatornya lagi, yang nyebelinnya adalah, si kakak-kakak fasilitator ini langsung numpuk layang-layang anak-anak yang catnya masih basah. Alhasil waktu dibagiin sama bu guru disekolah, layang-layangnya banyak yang robek karena nempel satu sama lain. Huhuhu.

Kakak kakak fasilitator Jendela Alam, mohon lain kali sebelom ditumpuk jadi satu, ;astikan layang-layang yang dicat kering dulu ya. Walaupun gambar anak-anak biasa aja di layang-layang itu, tapi kan bisa jadi kenang-kenangan masa kecil mereka kan.

Jendela Alam Lembang


3. Bermain di Playground
Jadi kegiatan ini dilakukan sembari menunggu rombongan kedua melukis layang-layang. Playgroundnya nggak terlalu luas dan sebenernya menurut aku sendiri playgroundnya agak suram karena catnya udah agak kusem. Tapi ya namanya anak-anak, happy aja ya mereka liat perosotan dan segala macemnya. 

Jendela Alam Lembang

Jendela Alam Lembang

Jendela Alam Lembang

4. Memberi Makan Sapi Perah
Kebetulan pas kegiatan ini mama Dian lagi asik ngegames sama ibu-ibu lainnya. Games yang disediakan oleh Jendela alam khusus untuk mama-mamanya. Jadi yang ngikut kesini cuma papa Api aja. Dan berdasarkan foto yang ada dibawah ini, anak-anak keliatan kaya lagi kenalan dan ngasi makan sapi ya. 

Jendela Alam Lembang

Jendela Alam Lembang

Jendela Alam Lembang

Setelah puas memberi makan sapi, mari lanjut ke kegiatan selanjutnya.

Jendela Alam Lembang


5. Mengunjungi Peternakan Ayam Arab dan Memberi Makan Kelinci Ras

Jendela Alam Lembang


6. Memberi Makan Rusa Totol India

Jendela Alam Lembang

Jendela Alam Lembang


6. Menangkap Ikan
Judulnya aja yang menangkap ikan, aslinya maaaah bermain air. Entah mesti seneng atau sedih ya ngeliat si abang nyemplung disini. Si kakak ga mau ikutan nyemplung takut digigit ikan soalnya x) Aku ga ngira sama sekali kalo bakal ada kegiatan disemprot air sama kakak fasilitatornya.

Jendela Alam Lembang

Jendela Alam Lembang

Jendela Alam Lembang

Kalo ngeliat ekspresinya anak-anak yang disemprot air mah happynya luar biasa ya. Tapi saat itu sebenarnya cuacanya lagi ujan yang cukup deres bisa dibilang, udaranya dingin pula. Mama Dian sebenernya udah gatel mau narik abang begitu liat si kakak fasilitatornya nyemprotin anak-anak pake selang. Tapi kemudian pas liat happynya si Abang, mama Dian jadi gak tega :')

Pas ujan udah makin deres baru deh mama Dian narik abang dari kolam. Nariknya juga mesti dibujuk-bujuk dan diteriakin dulu. Agak sebel juga karena nggak kepikiran bakal mandiin anak di sini, nggak mungkin nggak dimandiin, karena baju mereka basah semua. Tapi air di bandung tau kan kaya apaaaa, dinginnya ampun! Akhirnya kelar mandiin langsung mama Dian balurin minyak telon banyak-banyak. Dan langsung dipakein jaket dan diminumin teh anget. Syukurlah mereka nggak flu abis itu :') *mama Dian emang khawatiran banget orangnyaaa*

Dan kegiatan menangkap ikan sambil main air tadi adalah kegiatan terakhir di Jendela Alam Bandung. Waktu itu udah sekitar jam 3 siang dan rombongan kitapun bersiap untuk melanjutkan perjalanan ke Floating Market Lembang. Tunggu cerita tentang Floating Market Lembang di postingan selanjutnya yaaa :D

All photography by Hepri Prasetio.
 Makasi Papa Api :*

THR Anak-Anak, Buat Apa Ya?

on
Minggu, 17 Juli 2016

THR Anak-Anak, Buat Apa Ya? - Ngomongin THR Anak, rasa-rasanya pengen balik ke jaman kecil ya. Pas lebaran, saatnya silaturahmi adalah saat-saat ngarep THR. Ya dari pakde, bude, tante, om, eyang-eyang. Seruuuu. Suami dulu cerita, jaman SDnya dia bisa dapet 300 - 500ribu. Kalo aku, cuma 100 - 300ribuanlah. Dan dari jumlah yang aku dapet, biasanya separonya dipalak mama. Waktu kecil sih ngiranya dipalak yaaa, padahal pas sekarang baru kepikiran, bukan dipalak, tapi disimpenin. Hihi

Dan sekarang setelah punya anak dua, akupun jadi megang THR anak-anak lagi. Punyanya Una sama Iki maksudnyaaa. Hihi. Kebetulan dua krucilnya mama Dian belum ngerti uang sama sekali, jadi kalo ada yang ngasi amplop THR, langsung deh simpen ditas mama Dian. Alhamdulillah tahun ini total-totalnya THR dua anak itu sekitar 1 jutaan lebih. Makasi ya oma opa eyang eyang om dan tante yang ngasih Una sama Iki, mama Dian doain semoga rejekinya lancar terus ya, dan diganti yang lebih baik lagi sama Allah. Aaaaaaaaaaamiiinn.  Jadi tahun depan bisa ngasih THR lagi yang lebih besaaar :p

Terus terus teruuus, agak bingung sesungguhnya awalnya mau diapain aja uangnya. Mau disimpen semuanya kah? Mau buat beli mainan aja? Atau jalan-jalan? Atau buat mama Dian beli novel? *eh*

Akhirnya setelah dipikir-dipikir dan dipikir THR Anak-anak itu mama Dian gunakan untuk 3 hal di bawah ini:

1. Beli mainan
Karena sebenernya ini uang mereka juga, jadi menurut mama Dian uang ini jadi haknya merek mau dipake untuk apa. Dan kalo ditanya mau untuk apa, pasti jawabannya adalaaaaah beli mainan! Jadilah, 1/3 uang tersebut dipergunakan oleh mereka untuk beli mainan yang mereka pilih sendiri. Ya gapapalah yaaa, biar mereka ngerasain uang mereka sendiri juga kan? :D

2. Ditabung
Yak, 1/3 selanjutnya langsung mama Dian sisihkan untuk ditabung. Langsung aku masukin amplop terus masukin lemari. Pokoknya amankan dulu, ga aman banget soalnya kalo masih bertengger di tas apalagi dompet mama Dian. Takutnya nanti malah nggak jelas ya dipake apa x)

2. Jalan-jalan
Termasuk di dalamnya main di arena permainan anak-anak di FunWorld dan makan dan jajan-jajan. Karena liburan masih panjang dan uang mereka juga masih ada, dan pas ditanya lagi mau beli apa pasti jawabnya mainaaann. Mainan sebelumnya udah teronggok dipojok kamar padahal. Yaudah, dipake untuk mereka main aja. Yang penting sebagian udah disimpen kaaannn. Hihihii

Yak jadi begitulah pengaturan penggunaan uang THR anak-anak tahun ini. separo-separolah jatohnya, separo ditabung, separonya lagi untuk ngebuat seneng anak-anak. Udah bener belom ya begini? Kalo mommies yang lain gimana, uang THR anak-anaknya untuk apa aja yaaa? Ditunggu sharing-sharingnyaaaa :D

Taman Makam Pahlawan Kalibata

on
Sabtu, 16 Juli 2016


Taman Makam Pahlawan Kalibata - Nyekar, salah satu tradisi lebaran yang pasti nggak akan terlewatkan oleh banyak orang. Begitupun keluarga aku, walaupun mama tipe orang yang "Yaudah gapapa kalo nggak bisa nyekar, yang penting kita kirim doa setiap sholat" Tapi setiap tahun kalo sempet, pasti nyempetin nyekar ke makam orangtua dari mama papa atau eyang-eyang aku.  

Beda sama keluarga suami yang menjadikan nyekar adalah salah satu rutinitas wajib saat lebaran, setiap lebaran di rumah suami setelah solat Ied, pasti kita sekeluarga besar nyekar ke makam eyang-papuhnya suami.




Dan kali ini aku mau cerita tentang Pak Suradi, eyang kakung aku yang berpulang di tahun 2010 lalu. Tepat 4 hari setelah Luna dilahirkan. Kalo orang jawa bilangnya apa ya? Aplusan ya? Ada yang lahir dan ada yang meninggal. Sedih banget waktu yangkung meninggal, aku nggak bisa mengantarkan langsung yangkung ke pemakamannya, karena waktu itu umur Luna baru 4 hari.

Dan tahun ini tahun ke enam yangkung berpulang. Dihari kedua lebaran, pertama kalinya aku bisa nyekar ke makam yangkung di TMP Kalibata. Sebenernya aku cukup sedih karena selama 6 tahun belakangan aku cukup sering mengunjungi makam eyangnya suami, dan baru bisa sekarang mengunjungi makam eyang sendiri. Walaupun cukup telat, tapi alhamdulillah sekarang Dian bisa nengok ya Kung.. :')

Daaaaaan ini pertama kalinya aku ke Taman Makam Pahlawan Kalibata, sebuah komplek pemakaman yang diperuntukkan untuk para pahlawan yang berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. Pak Suradi memang seorang veteran tentara perang kemerdekaan. Dan beliau mendapatkan kehormatan untuk dimakamkan di TMP Kalibata ini.

Dan seperti perkiraan aku, TMP Kalibata ini emang beda dari tempat pemakaman biasa. Tapi tetep aja ada beberapa hal yang ngebuat aku sampe "Waaaahhh" dan jadi pengen ikutan dimakamin disini juga :') *mana bisaaaaa* *emang aku ikut berjuang apaan di jaman kemerdekaan* *lahir aja belooommm*

Jadi apa aja sih bedanya TMP Kalibata ini dibandingkan TPU biasa? 

Yang pertama, bunga yang dijual di depan makam lebih banyak jenisnya. Nggak cuma mawar, aku juga ngeliat beberapa macam bunga seperti anggrek dan bunga entah apa namanya. Yang jelas bunganya warna-warni dan banyak macemnya. Hihi




Tersedia transportasi untuk mengantarkan ke makam yang dituju. Ada beberapa mobil, entah berapa jumlah tepatnya yang disediakan untuk mengantarkan pengunjung ke makam yang dituju. Tapi nggak pasti dapet ya setiap pengunjungnya. Sedapetnya kita aja, kalo pas nyampe disana dan ada mobil kosong lewat depan mata, langsung berentiin aja dan sebutkan nomer makam yang dituju. Hal ini berlaku untuk kembali juga ya, kalo pas selesai nyekar terus nemu mobil kosong lewat, langsung berentiin aja dan minta anter ke pintu keluar.




TMP Kalibata ini luaaaasss banget, rapih, rindang ada beberapa spot yang diisi sama air mancur. Kebetulan kemarin pas nyekar, aku dapet mobil pengantar pengunjung yang kosong untuk nganter ke makam eyangkung. Dan cukup dibawa muter juga, karena dalam satu mobil berbarengan dengan pengunjung makam di blok lain. Daaaaaaann TMP Kalibata ini memeng keliatan mewah ya, rapi, rindang dan super terawat.




Ketika sampai di makam yang dituju, langsung pengurus makam menyediakan air untuk menyiram makam dan tempat duduk. Jadi pas sampe di makam yangkung, penjaga makam langsung membawakan seember air dan banyak tempat duduk plastik untuk kita. Aku sempet yang "Waaaaahhhh" nggak sekalian disediain teh manis juga nih? x)




Nama-nama pahlawan yang dimakamkan disini, akan diukir di tembok marmer di TMP Kalibata ini. Jadi dari awal masuk pengunjung disambut dengan tembok marmer yang telah terukir tahun dan nama-nama pahlawan yang dimakamkan disana. Dan tenyata namanya yangkung juga ada di tahun 2010, masih belum diukir sih, baru ditempel aja. Sayangnya sepertinya banyak yang salah dalam pengetikan namanya, aku ngeliat banyak banget keluarga pengunjung yang nyoret kertas tempelan ini untuk ngebetulin nama anggota keluarga mereka yang dimakamkan disini. Namanya pak Suradi juga salah, aku mau ikutan nyoret untuk koreksi, sayangnya nggak bawa pulpen. Eh gapapa kan tapi dicoret-coret? Daripada keburu keukir dengan nama yang salah?

Selesai nyekar, seperti kebanyakan pengunjung makam lainnya, aku juga ikutan jajan di pingir jalan di depan TMP Kalibata ini. Adik aku beli kerak telor, anak-anak beli balon dan aku ngebungkus mi ayam dan batagor untuk dibawa pulang. Sempet ngobrol juga sama penjualnya, aku pikir setiap hari mereka diperbolehkan berjualan di depan TMP Kalibata ini, ternyata diperbolehkannya cuma beberapa hari sebelum ramadhan dan dua hari setelah lebaran. Padahal rencananya mau mampir kesana lagi kalo lagi nyari kulineran *eh*

Jadi begitulah, cerita nyekar lebaran tahun ini. Kalo yang lain gimana? Nyekar jadi salah satu tradisi saat lebaran juga kah?

Idul Fitri 1437H

on
Rabu, 13 Juli 2016

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Adriana Dian dan Hepri Prasetio 
mengucapkan
Selamat hari raya Idul Fitri 1437H
Mohon Maaf lahir dan Batin
Semoga segala amal ibadah kita di Ramadhan kemarin diterima oleh Allah SWT
dan semoga kita semua diberikan kesempatan untuk berjumpa dengan Ramadhan tahun depan yaaaa
Aaaaaaamiinn :)

Idul Fitri 1437H - Alhamdulillah kita semua masih diberi kesempatan merayakan lebaran tahun ini ya. Lebaran tahun ini aku, suami dan anak-anak merayakannya di rumah nenek mertua di daerah Cengkareng. Seperti biasa pagi-pagi kita sholat ied lalu langsung cuss ke rumah nenek mertua yang jadi basecamp saudara-saudara untuk kumpul, kemudian kita bersama-sama nyekar ke makan eyang bersama saudara-saudara lainnya. Dan sesnungguhnya lebaran tahun ini beda karena hari kedua lebaran, suami langsung ninggalin aku naik gunung. Alam sudah memanggil katanyaaaaaaa :') Tunggu cerita suami yang naik Gunung Prau di Adriana Dian's Blog yaaaaa ;)

Dan hari ini alhamdulillah bisa kembali ngeblog lagi setelah cuti ngeblog lebaran kemarin. Hihihii. Sebagian besar karyawan udah mulai masuk kerja juga kaaaannn. Dan anak-anak sekolah alhamdulillah masih libur sampai senin depan. Hihi. Mari semuanya semangat kembali beraktifitas yaaaaaaaaa!

7 Fakta Mengenai Vaksin Palsu yang Wajib Kita Ketahui

on
Sabtu, 02 Juli 2016

7 Fakta Mengenai Vaksin Palsu yang Wajib Kita Ketahui - Pada tanggal 1 Juli kemarin, Badan Pengawas obat dan Makanan (BPOM) bersama dengan Sahabat Ibu mengadakan acara talkshow yang mengundang segenap rekan blogger untuk membahas Vaksin Palsu yang kini tengah beredar di masyarakat. Dengan narasumber yang berasal dari perwakilan BPOM yaitu Drs. Arustiyono,  Apt, MPH dan Ibu Riati Anggriani, SH MARS, MHum sebagai kepala biro hukum dan humas BPOM. Dan moderator yang berasal dari Sahabat Ibu yaitu Ibu Dyah.

BPOM yang bertindak sebagai pengawas dan pemberi ijin edar terhadap obat, makanan dan kosmetik yang beredar di masyarakat, melaporkan bahwa telah ditemukan vaksin palsu yang kemarin diketahui beredar di tengah masyarakat. Saat ini pelaku pemalsu vaksin tersebut memang telah diamankan oleh pihak kepolisian, namun BPOM terus melakukan sampling pada semua vaksin yang beredar untuk mencegah penyebaran lebih lanjut. Dan berikut 7 fakta mengenai vaksin palsu yang wajib kita ketahui:

1. Dahulu, vaksin palsu adalah vaksin kadaluarsa yang diberi label dan tanggal expired baru

Kasus vaksin palsu sesungguhnya sudah mulai berawal sejak tahun 2008, namun saat itu vaksin yang dipalsukan adalah vaksin yang telah kadaluarsa namun diberi label dan tanggal expired baru. Dan saat ini, kasus vaksin palsu tergolong lebih sadis dibandingkan yang terdahulu, karena kandungan vaksin tersebut juga telah diganti menjadi antibiotik dan air mentah.

2. Vaksin palsu biasanya beredar secara illegal atau lewat jalur tidak resmi

Saat ini peredaran vaksin palsu hanya menempuh jalur tidak resmi atau illegal. Oleh karena itu kita tidak boleh mudah percaya dengan tempat vaksin yang terlihat tidak memenuhi syarat maupun harga vaksin yang murah.

3. Hingga tanggal 30 Juni 2016, telah ditemukan vaksin palsu dari 37 sarana kesehatan

Sarana kesehatan tersebut tersebar di 9 titik pengawasan BPOM yaitu Pekan Baru, Palembang, Bandar Lampung, Serang, Jakarta, Bandung, Surabaya, Pangkal Pinang dan Batam yang perolehan vaksinnya berasal dari sumber tidak resmi. Dan hingga saat ini juga BPOM terus melakukan sampling vaksin dan pengawasan di 32 provinsi di Indonesia.

4. Vaksin-vaksin yang dipalsukan lebih banyak merupakan vaksin tambahan yang harganya lebih mahal

Vaksin Palsu

Berdasarkan temuan BPOM, vaksin yang dipalsukan lebih banyak merupakan vaksin tambahan yang harganya mahal. Hal itu mungkin didasari motif pelaku ingin mengambil keuntungan lebih banyak, dibandingkan memalsukan vaksin dasar yang harganya murah.

5. Vaksin Dasar di RS, Puskesmas dan Posyandu Pemerintah dipastikan 100% AMAN

Vaksin dasar adalah vaksin BCG, DPT-HB, DPT-HB-HiB, Hepatitis B pada bayi baru lahir, Polio dan Campak yang diberikan di RS, Puskesmas, serta Posyandu Pemerintah dipastikan 100% AMAN karena sumbernya merupakan sumber resmi yang diawasi langsung oleh BPOM.

6. Alergi bisa menjadi salah satu akibat dari vaksin palsu

Vaksin palsu yang beredar setelah dilakukan uji leb, mengandung campuran antibiotik. Dan tidak semua tubuh bisa menerima semua jenis antibiotik. Alergi bisa menjadi salah satu efek samping dari vaksin palsu ini. Jadi segeralah bawa ke dokter jika setelah diberi vaksin anak kita mengalami gatal-gatal dan gejala alergi.

7. Kita sebagai kosumen berhak mengecek sendiri botol vaksin yang akan kita gunakan

Walaupun sampai saat ini sesungguhnya masih sulit membedakan vaksin asli dan palsu secara kasatmata. Namun sebagai konsumen kita berhak untuk mengecek vaksin yang akan kita gunakan. Pertama, tanyakan secara sopan kepada bidan/dokter yang akan memberi vaksin, "Apakah vaksin yang akan diberikan merupakan vaksin asli?" Kedua, lakukan pengecekan pada botol vaksin terutama pada bagian expired date, tutup botolnya (ada bekas congkelan atau tidak) dan labelnya (dibuat rapi atau tidak). Hal itu tentu saja juga kita lakukan untuk mencegah penyebaran vaksin palsu lebih lanjut lagi.

Seiring dengan bulan puasa dan lebaran yang akan datang, BPOM kini melakukan peningkatan pengawasan terhadap segala jenis obat, makanan dan kosmetik yang beredar. Masyarakat diminta untuk tidak terlalu khawatir terhadap penyebaran vaksin palsu ini karena kini semua vaksin palsu telah disegel dan diamankan oleh BPOM. Namun kita juga diminta untuk membantu mengawasi peredaran obat, makanan maupun kosmetik yang tengah beredar di masyarakat. 

Silakan cek website resmi BPOM di http://www.pom.go.id dan klik bagian Public Warning untuk mengetahui apa saja obat, makanan dan kosmetik berbahaya yang sedang dilarang peredarannya. Dan hubungi hallo BPOM di 1500533 untuk melakukan pelaporan atau mengajukan pertanyaan  terhadap vaksin maupun obat, makanan dan kosmetik bernahaya yang beredar di tengah-tengah masyarakat.

Semoga kelak, masalah vaksin palsu ini bisa segera diselesaikan dan dimusnahkan keberadaannya dari tengah-tengah kita yaaa. Dan jangan lupa tetap lakukan vaksinasi kepada anak-anak kita karena sarana kesehatan yang dibangun dan dioperasikan pemerintah menjamin keaslian vaksin dasar mereka 100%. Mari bersama-sama kita memberantas vaksin palsu!

Custom Post Signature

Custom Post  Signature