Dengan #YourBabyCanRead, kenalkan anak dengan kata sejak umur 3 bulan!

on
Kamis, 26 Mei 2016

Your Baby Can read


Dengan #YourBabyCanRead, kenalkan anak dengan kata sejak umur 3 bulan! - Percaya nggak sih kalo ada anak satu tahun yang udah bisa baca? Pertanyaan ini sepertinya bisa memicu momwar antara ibu-ibu ya. Banyak banget kan perbedaan pendapat ibu-ibu tentang: "Sejak kapan sih sesungguhnya kita memberikan pelajaran membaca pada anak-anak kita?"

Kalo udah ngomongin tentang anak batita yang lancar baca, pasti akan muncul pendapat seperti di bawah ini:
"Ih masih 3 tahun udah lancar baca, ibunya pasti maksa anaknya belajar deh!" 
"Kasian Bu, anaknya jangan dipaksa belajar nanti bosen loh sekolahnya!" 
Atau kaya gini nih, 
"Masa-masa balita tuh waktunya mereka main, kok ini malah disuruh belajar baca!"

Ibu-ibu disini pasti nggak merasa asing kan dengan pendapat seperti itu? Kalo aku sendiri memang tipe orang tua yang nggak mau anaknya disekolahkan buru-buru, nggak mesti lancar baca juga pas TK. Karena memang masa-masa balita itu hak mereka untuk mengeksplorasi lingkungannya lewat bermain kan? Jadi aku bukan tipe ibu-ibu yang mau maksain anaknya untuk bisa baca di usia sedini mungkin. Dan bisa dibilang aku ini tipe ibu-ibu yang dalam hati suka mengeluarkan kalimat-kalimat diatas x)

Your Baby Can Read


Tapi, pikiran aku rasanya tercerahkan setelah mengikuti Early Learning Workshop yang bertempat di Reading is Fun at Rumah Kerinci.  Aku pikir awalnya tempat ini cuma perpustakaan biasa. Pertama kali masukkita akan disambut dengan buku anak-anak yang dipajang dimana-mana. Tapi ini nggak perpustakaan banget auranya, lebih ke rumah yang punya banyaaaaak banget buku di dalamnya. Tentang suasana dan ada apa aja di Reading is Fun at Rumah Kerinci ini bakal aku ceritain dibawah ya, sebelumnya sekarang aku mau cerita tentang Early Languange Workshop yang bertema meningkatkan minat baca pada anak sejak usia dini. 


Your Baby Can Read


Workshop ini dibuka oleh Miss Ria yang menjelaskan tentang program Your Baby Can Read. Your Baby Can Read ini adalah program belajar yang menggunakan metode multi sensor yang bisa diterapkan untuk anak usia 3 bulan hingga 7 tahun. Your Baby Can Read bertujuan untuk menstimulasi kemampuan bayi dan balita kita untuk belajar membaca lewat kata.

Program Your Baby Can Read ini ditemukan oleh Dr. Robert Titzer seorang profesor dari Amerika yang juga merupakan peneliti bayi. Awalnya Dr. Robert Titzer ini menciptakan program Your Baby Can Read ini untuk anak-anaknya. Beliau menemukan fakta bahwa 5 tahun pertama dalam kehidupan anak adalah masa-masa pertumbuhan yang luar biasa dalam semua aspek dalam diri anak-anak kita. Dalam periode 5 tahun pertama ini juga lebih mudah untuk mengajarkan anak kata-kata dan berbahasa termasuk berbicara dan kata-kata yang tertulis. Jadi kesempatan sekali seumur hidup ini sangat bagus sekali jika dimanfaatkan oleh orangtua untuk mengenalkan dan mengajarkan anak-anaknya kata-kata sedini mungkin. 

Your Baby Can Read


Your Baby Can Read merupakan program pembelajaran yang menggunakan metode yang menyenangkan, dan sesuai untuk bayi dan balita. Dengan menggunakan multi sensor, dimana di dalam DVDnya anak-anak tidak hanya diperkenalkan pada kata, namun juga bentuk, warna, dan makna kata itu sendiri. Begitu juga word cards yang termasuk di dalam box Your Baby Can Read ini, Mencakup banyak kata-kata yang jika ditarik bagian sampingnya, kita bisa melihat gambar yang menjadi makna kata tersebut. Program ini bisa diterapkan setiap hari dirumah selama 5-10 menit perharinya, baik melalui DVD maupun word cards. Hasilnya akan terlihat minimal dalam 6 bulan kalo orangtua konsisten mengajarkannya yaaa :) Masih nggak percaya kalo anak satu tahun udah bisa baca? Mari lanjut ke pembicara kedua yaitu Ms. Lily.

Your Baby Can Read

Ms. Lily bercerita bahwa beliau sudah menggunakan program Your Baby Can Read ini untuk anak-anaknya sejak mereka berusia 3 bulan, dan ketiga anaknya sudah bisa membaca di umur 1 tahun! Waw bangeeeeet! 

Kenapa sih Ms. Lily ingin anak-anaknya bisa membaca sejak dini? Berdasarkan penelitian ilmiah terbukti loh ternyata bahwa anak-anak yang sudah dkenalkan dengan kata-kata sejak dini, bisa semakin banyak menyerap kosakata, sehingga dia bisa lebih menikmati kegiatan mambaca. Dan jadi lebih mencintai buku juga.

Orangtua mana sih yang nggak bahagia kalo liat anaknya seneng baca buku? Dibanding sibuk sendiri sama gadget, lebih baik mereka membaca buku bukan Kalo sama hal ini aku yakin semua orangtua pasti setuju ya. Begitupun dengan Ms. Lily, beliau mau anak-anaknya bisa sedini mungkin membaca, supaya anak-anaknya lebih tinggi lagi rasa kecintaannya terhadap buku. 

Ms. Lily juga berpendapat bahwa dengan memperkenalkan kata-kata sejak dini dan membuat anak-anaknya bisa membaca sejak umur satu tahun, membuat anak-anaknya menjadi lebih percaya diri. Sehingga mereka jadi lebih mencintai buku, dan membuat mereka cenderung mempunyai rentan perhatian yang panjang terhadap suatu bacaan. Kemudian terbangunlah kebiasaan membaca mereka, memiliki kebiasaan membaca tentunya mempunyai dampak yang luar biasa bukan untuk anak-anak kita? Serta dibalik kesukaan anak-anaknya terhadap membaca, anak-anak dari Ms. Lily ini juga menyukai aktivitas lainnya seperti bermain piano dan bermain sepak bola, sehingga terwujudlah kebiasaan baik yang seimbang. 


Your Baby Can Read


Dan kemudian lanjut lagi ke pembicara terakhir yaitu Ms. Betty yang menceritakan awal mula berdirinya Reading is Fun ini. Reading is Fun didirikan Ms. Betty bersama Ms. Lily dan Ms. Humaira, mereka bertiga memiliki cita-cita untuk menyebarkan kebiasaan membaca sejak dini untuk anak-anak yang lainnya.

Your Baby Can Read
Ms. Humaira, Ms. Betty dan Ms. Lily - Founder Reading is Fun at Rumah Kerinci
Photo Credit to Mira Utami
Buku-buku yang ada di dalam Reading is Fun ini juga awalnya buku-buku koleksi pribadi anak-anak mereka loh. Jadi sebenarnya, Reading is Fun ini nggak cuma perpustakaan aja, tapi juga membuka kelas membaca untuk anak-anak.  


Your Baby Can Read
Semua kelas yang dibuka di Reading is Fun at Rumah Kerinci ini berpusat pada konsep "Love of Reading", yang bertujuan untuk membuat anak-anak lebih mencintai buku bacaan. Oleh karena itu, disini buku koleksinya disebar di setiap penjuru ruangan ya, jadinya anak-anak lebih dekat dan penasaran sama buku-buku bacaan itu. Dan sama sekali nggak ada paksaan ke anak-anaknya untuk belajar membaca ya, jadi prosesnya memang dibuat fun agar anak-anak nyaman dan menyukai kegiatan membaca.

Metode pembelajarannya di Reading is Fun at Rumah Kerinci ini pun menggunakan program Your Baby Can Read. Nih buat kamu yang baca ini, aku bocorin ya biaya pendaftaran kelas di Reading is Fun ini, hanya dengan Rp. 1.900.000,- anak-anak kita sudah bisa mengikuti kelas yang ada di Reading is Fun ini. Dan juga mendapatkan produk Your Baby Can Read dan free access ke perpustakaan Reading is Fun ini. 

Untuk ibu-ibu yang cuma mau ngajak anaknya main kesini dan baca-baca buku aja, boleh banget juga. Biayanya masuk perpustakaannya cuma Rp. 20.000 / 2 jam. Murah banget yaaaaa. Kalo mau beli Your Baby Can Readnya aja juga boleh, harganya sekitar 1,5 - 1,8 juta rupiah. 


Penasaran ngak sih sama kaya apa isi dari reading is Fun at Rumah Kerinci ini, langsung aja scrol-scroll kebawah ya. Walaupun nggak terlalu luas, tapi suasana di Reading is Fun ini asik, menyenangkan dan nyaman banget. Aku suka dekorasinya, warna-warna pastelnya bikin tenang. Disemua sudut ada buku loh, Luna dan Rizqi awalnya malu-malu mau mengeksplor buku-buku disini. Eh tapi akhirnya malah nggak berhenti bolak-balik ngambil buku untuk diliat-liat isinya. Maklum belum bisa baca. Hihi.


Your Baby Can Read


Your Baby Can Read

Your Baby Can Read

Your Baby Can Read



Your Baby Can Read

Your Baby Can Read

Your Baby Can Read


Dibagian paling belakang juga ada ruangan ini, nyaman banget untuk baca sambil tidur-tiduran. Belom lagi tersedia banyak kostum princess dan superhero yang bebas dipake sama anak-anak. Ms. Betty bilang kalo kostum-kostum itu sengaja disediakan agar anak-anak bisa membaca sambil menggunakan kostum itu, dan bisa sambil berimajinasi juga. Luna sama Rizqi juga kemarin sempet nyobain kostum snow white dan spiderman, dan mereka happy banget!

Ibu-ibu, coba deh bawa anak-anaknya kesini. Mereka pasti betah banget main sambil baca buku di Reading is Fun at Rumah Kerinci ini. Bye-bye gadget banget deh kalo anak-anak udah kesini. Sayangnya lokasinya masih cukup jauh dijangkau dari rumah aku, kabarnya sih udah banyak yang nawarin Reading is Fun ini untuk buka cabang di tempat lain, tapi kalo untuk saat ini para pendirinya mau fokus ke satu tempat aja dulu. Duh semoga cabang pertama Reading is Fun ini ngambil lokasi di Kelapa Gading ya, biar nggak gitu jauh dari rumah. Hihi.

Reading si Fun at Rumah Kerinci ini juga udah diiput loh sama acara Ibu Pintar Trans TV.


Your Baby Can Read
Thank you for having us Reading is Fun!

Ada yang mau mendapatkan gratisan produk dari Your Baby Can Read? Yuk ikut Launching produk "Your Baby Can Read" & "Your Child Can Discover" bersama Metro Department Group yang bertempat di Atrium XXI - Gandaria City. Info lengkapnya silakan dibaca dibawah ini :)


Masih penasaran dan nggak percaya kalo anak-anak berusia setahun udah bisa baca? Mendingan langsung aja cek IG Reading is Fun at Rumah Kerinci ini di @BabyCanRead @BayiSenangBelajar dan @ReadingisFun_Jakarta. Dan selamat terpukau! :)

Reading is Fun at Rumah Kerinci
Reading is Fun Class & Book Club
Jalan Kerinci III no.9, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
(021) 7221548
readingisfun@babycanlearn.co.id
Instagram: @babycanlearn @readingisfun_jakarta

3 Bakat Baru Ini Akan Muncul Setelah Kamu Memiliki Anak

on
Minggu, 22 Mei 2016
Setelah Punya Anak

3 Bakat Baru Ini Akan Muncul Setelah Kamu Memiliki Anak - Setelah memiliki anak, pasti ada aja perubahan dalam diri kita dong ya? Sadar juga nggak sih para orangtua, bahwa anak-anak memunculkan banyak bakat baru dari dalam diri kita. Bakat-bakat ini yang sebelumnya nggak ada, ataupun sebelumnya mungkin nggak terlalu terlihat. Tapi setelah punya anak, ternyata bakat-bakat ini muncul dan semakin terasah. Dan inilah 3 bakat yang biasanya muncul setelah kamu memiliki anak:

1. Pendongeng

Bakat ini biasanya muncul sejak anak-anak kecil. Atau setelah kita membelikan buku-buku cerita baru ke anak-anak kita yang belum terlalu mahir membaca. Kemudian tanpa kita sadari, muncullah bakat yang satu ini. Kita menjadi seorang pendongeng untuk anak-anak kita. Menceritakan cerita-cerita yang belum kita tau juga sebelumnya. Membaca buku ceritanya sampai tenggorokan dan bibir kadang terasa kering. Mereka pun nggak lelah dibacakan belasan kali cerita yang sama. 

Malah kadang isi buku cerita tersebut, telah kita hapal diluar kepala. Dan kita mulai melakukan improvisasi karena bosan dengan cerita yang biasa. Tapi semua itu rasanya terbayar, ketika tanpa kita sadari si kecil sudah terlelap pulas dalam tidurnya saat didongengkan. *buru-buru deh ngambil minum ke dispenser terdekat*

2. Ilustrator

Pernah ngerasain nggak sih, pas masih single gambar lingkaran aja jadinya oval? Gambar kotak jadi jajar genjang atau trapesium? *halah, yang ini lebay xp* Tapi setelah punya anak, tanpa kita sangka-sangka ternyata kita memiliki keahlian khusus untuk membuat gambar-gambar yang disukai anak-anak kita. Awalnya memang pasti nggak akan terlalu mirip dengan objek yang dimaksud sih, tapi lama-lama semakin mendekati bentuk objek tersebut.

Kadang sampe ngebela-belain search dulu gambar aslinya di google untuk kita duplikasikan di kertas gambar. Semakin lebar senyum si kecil setelah melihat gambar yang kita buat, semakin tinggi tingkat kebahagiaan kita juga bukan? Dan bangga banget dong pasti setelah melihat si kecil menyimpan baik-baik gambar kita untuk dipandangi kapanpun dia suka? Atau malah dipamerkan ke setiap orang yang dia temui dan diakui-akui gambar miliknya sendiri? x)

3. Detektif

Bakat terakhir ini bakat paling dahsyat menurut aku sendiri. Sering nggak sih mengalami suatu saat dimana si kecil kehilangan mainannya? Dan tanpa tedeng aling-aling si kecil langsung ngambek karena mainanannya hilang? 

"Mama harus cariin mainan Abang sekarang!"

Kalo mainannya gede dan gampang keliatannya mah, nggak masalahnya. Tapi gimana kalo mainan yang hilang berupa orang-orangan atau printilannya lego? Mau nggak mau aku akan mulai menginvestagasi ke si Abang, mainan apa yang hilang, seperti apa bentuk dan rupanya dan kapan terakhir kali dia lihat mainan itu.

Kemudian aku akan tanya ke semua orang yang ada di rumah, ada nggak yang lihat mainan Abang yang hilang itu. Upaya terakhir adalah ngubek-ngubek seluruh sudut rumah. Biasanya sih alhamdulillah 95% dari mainan yang hilang, dengan pencarian yang tekun pasti ketemu. Kalo ketemu, rasanya legaaaa banget. Abang happy lagi dan aku jadi langsung merasa "Kenapa dulu aku nggak jadi detektif aja ya?" x)

Pasti selain 3 bakat diatas, pasti masih banyak lagi ya bakat-bakat lain yang dimunculkan oleh anak-anak ke dalam diri kita. Jadi untuk para single, kalo kamu masih ngerasa kurang berbakat sekarang, mungkin bakat-bakat kamu akan muncul setelah kamu punya anak. Dan untuk yang udah punya anak, adakah bakat-bakat unik lainnya yang muncul karena si kecil? 

Yang ngerasa jadi detektif nggak cuma aku sendiri aja kan? :D

Trend Hijab Sutra dengan Tutorial Hijab Simpel

on
Selasa, 17 Mei 2016

Semakin hari, semakin banyak bermunculan trend dalam menggunakan hijab dengan beragam model dan kreasi hijab, baik itu hijab segi empat, segi tiga, pashmina dan jenis hijab lainnya yang semakin beragam model dalam pemakaiannya, disetiap aktifitas para wanita muslimah. Hijab dengan bahan sutra saat ini semakin trend dikalangan wanita muslimah, bahannya yang terbuat dari serat sutra halus apalagi jika terbuat dari sutra berkualitas khusus untuk hijab, akan sangat nyaman saat dikenakan dalam berbagai acara dan aktifitas. Begitupun dengan motif dan corak yang dihadirkannya semakin beragam seperti motif bunga-bunga, motif seperti batik, dan motif lainnya sesuai dengan selera masing-masing hijabers. Keberadaan hijab butik online semakin membantu para hijabers dalam menemukan trend hijab sutra dan hijab lainnya yang terbaru dan terkini termasuk di hijup.com, dengan tujuan dapat menunjang penampilan yang lebih menarik sekaligus modis disetiap kesempatan.
Trend hijab sutra tersebut, telah banyak menghasilkan kreatifitas dari para hijabers dalam mengaplikasikan berbagai model saat mengenakannya. Namun model hijab yang paling banyak disukai adalah model hijab yang simpel dan tidak terlalu banyak menggunakan aksesoris hijab seperti bros, peniti, jarum pentul, bandana dan aksesoris lainnya. Banyak dari para wanita muslimah yang lebih senang memilih model sederhana dan simpel saat mengenakan hijab, terutama hijab dengan bahan sutra yang memang sulit untuk diapliaksikan terlalu rumit. Tutorial hijab yang simpel dan mudah untuk diaplikasikan sendiri, kini sudah banyak beredar di situs dan media online baik itu melalui video kiriman dari para hijabers ataupun melalui hijab butik online yang menyediakan tutorial hijab seperti halnya di hijup.com. dengan demikian semakin mudah saja bagi para wanita dalam membuat kreasi hijab demi menunjang penampilannya saat melakukan aktifitas.
Model hijab yang simpel dengan hijab berbahan sutra, sudah menjadi trend tersendiri dikalangan wanita muslimah. seperti salah satu tutorial simpel yaitu membuat hijab sutra menjadi bentuk segi tiga, kemudian dikenakan sebagai penutup kepala dengan hanya menarik dua ujung kerudung kanan dan kiri dan diikat dengan bros ke belakang leher. Selain model tersebut anda bisa memakai model hijab dengan tutorial yang sering diperlihatkan atau dipakai oleh wanita muslimah di negara Turki dengan model yang terlihat simpel namun tetap elegan dan modis. Bagi anda wanita muslimah jangan lupa untuk selalu mengenakan daleman hijab saat mengenakan hijab sutra, karena bahannya yang licin akan membuat hijab tidak rapi jika tidak memakai daleman hijab.


Mewarnai dan Sharing Bersama Staedtler Dalam Acara Playdate: Fun Colouring!

on
Sabtu, 14 Mei 2016
#PlaydateStaedtler Fun Colouring

#PlaydateStaedtler Fun Colouring

#PlaydateStaedtler Fun Colouring


#PlaydateStaedtler Fun Colouring


#PlaydateStaedtler Fun Colouring

#PlaydateStaedtler Fun Colouring

#PlaydateStaedtler Fun Colouring

#PlaydateStaedtler Fun Colouring

#PlaydateStaedtler Fun Colouring

#PlaydateStaedtler Fun Colouring
Kak Ashtra dari haloibu.id

#PlaydateStaedtler Fun Colouring
Kak Danesya dari productivemamas.com

#PlaydateStaedtler Fun Colouring

#PlaydateStaedtler Fun Colouring

#PlaydateStaedtler Fun Colouring

#PlaydateStaedtler Fun Colouring
All Photography by Hepri Prasetio

Mewarnai dan sharing bersama Staedtler dalam acara Playdate: Fun Colouring! - Alhamdulillah senang sekali kemarin mama Dian dan Luna menerima undangan dari Staedtler untuk menghadiri acara Playdate: Fun Colouring yang bertempat di halaman Twin House Cipete. Sesuai yang dijabarkan di emailnya kalo acara ini akan ngajak para mama sharing dan mengadakan aktivitas mewarnai untuk para anak-anaknya, dan kebetulan banget Luna dan Rizqi hobi banget mewarnai. Jadinya mama Dian super excited banget sama acara blogger gathering yang ramah anak ini.

Hari Sabtu pun tiba, mama Dian, Luna, Rizqi dan papa Api dateng dianter om Yandi dan tante Ana. Sayangnya kita agak terlambat datang, karena agak bingung sama lokasinya, untungnya pas kita dateng acaranya belum lama dimulai. Saat registrasi, Una pun memilih tas blacu untuk media mewarnainya ples kita diberikan satu goodybag yang isinya spidol Staedtler 24 warna, pensil warna staedtler 24 warna, buku aktifitas Staedtler, kartu permainan, gunting, tumbler dan kaos. Nggak cuma anaknya aja yang happy dapet peralatan mewarnai baru, mamanya juga happy banget nih karena uang belanja peralatan mewarnai anak-anak akan aman setidaknya selama sebulan kedepan. Hihi.

Setelah cari tempat duduk yang nyaman, Luna dan Rizqi pun mulai sibuk mewarnai tas blacunya dengan spidol Staedtler. Dan para mama di acara itu, diajakin sharing bareng kak Ashtra Effendy dari haloibu.id dan kak Danesya dari productivemamas.com. Kita sharing seputar bagaimana sih membagi waktu antara kegiatan ngeblog, dan mengurus anak-anak. Serta apa aja sih yang kita lakukan saat kita me time. Rata-rata para momblogger ini sama banget ya kaya aku yang juga full time mother, ngeblog pas anak sekolah dan malam hari pas anak-anak udah tidur. Dan tentang me time, ada yang kaya aku juga, suka curi-curi waktu me time dengan nulis dan nonton drama korea, ada yang memang diberikan waktu oleh suaminya, sehari full dalam seminggu untuk me time sendirian. Sementara para working mom juga rata-rata mirip-mirip nih waktu me-timenya, yaitu setelah pulang kantor. mereka ngambil waktu sejam dua jam untuk sekedar ngemall atau jalan-jalan melepas penat. 

Sebagai ibu dengan dua anak balita sesungguhnya memang aku nih ga bisa banget menyiapkan waktu khusus untuk ngeblog. Karena kadang pas mereka sekolah aku juga mesti masak, jadi suka ga tentu kapan waktu ngeblognya. Sedapetnya aja sih, paling curi-curi waktunya ya diantara itu saat mereka sekolah dan tidur di malam hari. Kadang kalo memang ada dateline yang mepet banget, aku suka nulis di siang hari setelah mereka makan siang. Kebetulan duo krucil ini sekarang agak susah banget diajak tidur siang. Jadi mereka aku kumpulin di kamar aja, dikasih kertas dan alat mewarnai dan aku bukain semua mainan mereka biar mereka anteng mewarnai atau main berdua dengan mainan mereka. Dan aku bisa tenang nulis juga deh. Walaupun resiko banget setelah itu aku mesti merapikan kamar yang mirip kapal pecah. Tapi lebih mendingan mereka ngeberantakin kamar deh dengan segala macam mainan dan peralatan mewarnai mereka daripada mereka main gadget kan? Hehe.

Dan untuk me time, aku juga bukan ibu yang bisa mematok waktu khusus untuk me time. Pun aku juga belom tega ninggalin anak-anak. Karena aku emang hobby nulis, me time biasanya aku isi dengan ngeblog, baca buku ataupun nonton film. Nggak bohong banget nih biasanya setelah menyelesaikan satu postingan dan memencet tombol publish, pikiran aku langsung fresh dan bisa ceria lagi. Hehehe.

Saat sharing-sharing sambil mewarnai, kita juga kita juga disuguhkan cemilan-cemilan kecil dari Twin House resto loh, nyummy! Setelah puas sharing, spokesperson dari Staedtler juga memperkenalkan pensil noris dari Staedtler yang memiliki bentuk triangle sehingga memudahkan anak-anak untuk memegang pensil dan belajar menulis. Dan setelahnya anak-anak juga sempat melihat praktek singkat tentang bagaimana melukis di kanvas dengan menggunakan watercolour pencil Staedtler Luna, pensil warna yang kalo diberi air, akan menghasilkan efek cat air. Keren banget ya, ternyata kita bisa melukis dikanvas menggunakan watercolour pencils Staedtler Luna. Bukan Luna nama anak aku yaa, tapi nama produk dari Staedtler. Eh tapi anak aku Luna kesenengan banget loh namanya ada di setiap pensil warna, spidol, kaus dan tas goodybag. Hihihi. 

Kemudian acara ditutup dengan foto bersama dan makan siang di dalam restoran Twin House. Luna bener-bener seneng banget dapet buku aktifitas dan spidol baru dari Staedtler, dia anteng banget mewarnai sambil makan siang. Pas dirumah juga nih, sampe sekarang dia suka buka-bukain buku aktifitasnya untuk diwarnai atau bermain tebak-tebakan gambar dari kartu permainan Staedtler. Thank you Staedtler for making my kiddos more creative! Hihi.

Terima kasih untuk undangannya ya Staedtler, Mama Dian, Luna dan Rizqi was zuper happy! :D

Setelah 6 tahun pernikahan, akhirnya...

on
Kamis, 12 Mei 2016


Tanggal 29 April kemarin, sebenarnya aku nggak mengharapkan apapun sama sekali. Aku cuma pengen hari itu jadi hari yang biasa untuk aku. Sama seperti hari biasa yang lainnya.

Semuanya memang berjalan normal seperti biasanya di pagi hari. Setelah orangtua dan kakak dan adik aku mengucapkan selamat ulang tahun, kemudian suami baru ikut ngucapin ke aku. Suami jadi yang pertama untuk ngucapin selamat ulang tahun? Seinget aku nggak pernah deh, pun nggak penting banget kali ya menurut pikiran suami aku.. 

Sebenernya aku ini tipe-tipe cewek romantis yang suka banget ngasi kejutan ke suami. Tapi suami aku ini sama sekali bukan tipe-tipe cowok romantis. Dua tahun pacaran dan enam tahun pernikahan , biasanya dia itu ngasih ucapan ulang tahun kalo udah di kantor dan lewat sms, jarang ngomong langsung. Kalo ngasih hadiah pun biasanya beberapa hari setelah aku ulang tahun. Pas udah basi baru dia ngasih kado :') 

Malah pernah dua tahun yang lalu dia lupa sama sekali ulang tahun aku, aku udah GR aja tuh, kirain mungkin setelah pulang kerja dia mau ngasih kejutan untuk aku. Selama di kantor memang dia ngga sms apa-apa, pas pulang pun ternyata juga nggak ngomong apa-apa. Keesokan harinya ternyata dia baru sms aku ngucapin selamat ulang tahun, dan dia minta maaf karena lupa hari ulang tahun aku kemarin. Huhuhu. Sediiiiihhhh :'(

Jadi mulai dari tahun lalu, aku udah nggak mau ngarep-ngarep banget perlakuan romantis dari suami. Dia inget ya Alhamdulillah, nggak inget pun nggak apa-apa.. Yang penting aku tau kalo dia sayang sama aku dan anak-anak :')

Tapi Alhamdulillah ternyata di tahun ke enam pernikahan ini dia mulai berubah. Memang sepagian dan sesiangan hari ituu semua berjalan biasa aja, akupun seperti biasa nggak mengharapkan apa-apa. Aku udah mulai merasakan sesuatu yang aneh di sore hari, mama nerima telpon dirumah dan cuma ngejawab telepon itu dengan "Oh iya, oke oke gapapa.." Akupun seperti biasa langsung nanya dong, "Siapa mah?". "Itu.. emm rahasia deh" Jawab si mama. Ini mama mana pernah begini sih, dari sana aku sudah mencium ketidakberesan.

Dan karena itu hari Jum'at, seperti biasa jadi hari mengaji untuk anak-anak dan aku sekeluarga. Biasanya adik aku yang kuliah selalu pulang sebelum pengajian dimulai. Tapi malem itu pas pak ustadz udah dateng dia belom pulang. "Si Icha pulang malem.." Kata mama. "Hah? Ngapain dia dikampus?" Tanya aku heran. "Nggak tau, ada acara katanya.." Dan ini merupakan ketidakberesan yang kedua, karena si mama nih biasanya, tiap mau ngaji selalu ngejer-ngejer Icha pulang cepet. Kalo Icha pulang telat dikit aja, mama bisa berubah jadi momster dalam sekejap x)

Dan pas ngaji udah dimulai, baru suami aku dateng bareng Icha. Daaan mereka bawa kue plus tentengan dari salah satu departemen store. Waaaaahhhh aku nggak nyangkaaaa :''))) 

Setelah selesai pengajian, aku baru buka bungkusan dari departemen store itu. Ternyata isinya sepatu! Kebetulan banget sendal aku emang udah mau rusak. Dan malem itu aku sekeluarga pun tiup lilin dan potong kue sama-sama. Setelahnyaaa, aku nitipin duo krucil ke Icha, untuk datenight bentar sama suami. Jadinya malam itu lengkap banget deh, dapet kue, sepatu baru dan datenight makan sop kambing favorit. Bahagia!

Tapi tau apa yang lebih membahagiakan? Adalah cerita di balik layar kue dan sepatu baru itu.

1. Sesiangan itu, suami udah nyari-nyari info tempat beli kue terdekat dari rumah.
Maklumlah ya, karena baru pertama kalinya dia mau beli kue ulang tahu dan dia udah bosen sama toko roti yang biasa, jadi suami mau beli kue di tempat yang neda dengan rasa yang baru. Dan kakak aku jadi salah satu narasumbernya, dan memberi informasi satu toko kue di daerah taman solo.

2. Ijin pulang kantor lebih cepat
Jadi hari itu suami udah minta ijin pulang kantor lebih cepat, alasannya apa? "Istri saya ulang tahun Pak.. Saya mau cari kado dan kue.." Dan balesan atasannya adalah kurang lebih begini, "Oh yaudah gapapa, kemarin waktu kamu ulang tahun istri kamu kan juga repot kirim kue kesini. Nggak mau dari siang aja ijinnya..?" Ya ampun, baiknya atasannya suamiii . Makasi ya paaaak, aku jadi terharu niiiih.

3. Muter-muter nyari tempat beli kue ulang tahun
Tadinya memang suami udah nyampe dan ngeliat-liat kue di tempat kue di daerah taman solo. Tapi suami ngerasa kalo kuenya kurang banyak dan kurang oke. Akhirnya suami keluarlah dari toko itu dan nanya dimana lagi toko kue terdekat ke tukang parkir disana. Dan tukang parkir tersebut menyebutkan toko kue Jessy Bread di daerah Rawamangun.

4. Nungguin Icha sejam di depan kampusnya, untuk bantuin bawa kue ulang tahun aku.
Sesampainya di Jessy Bread, suami bingung gimana cara dia bawa kue itu supaya kuenya nggak berantakan. Soalnya dia naik motor sih, kalo bawa sendiri bisa ancur kan. Akhirnya, suami aku nge-line adik aku Icha, dan minta tolong dia bantuin bawa kue ulang tahun. Sayangnya saat itu Icha belom pulang kuliah, dan rela nungguin dia sejam depan kampusnya, cuma untuk bantuin bawa kue supaya kuenya ngga hancur dijalan. Kamu beneran niat banget sih sayaaaaanggg :')

5. Sebenernya di kepikiran untuk bener-bener bikin kejutan yang bakal ngebuat aku terkejut
"Tadinya, aku beneran mau ngasi kejutan untuk kamu. Pas sampe rumah aku mau ngajak kamu keluar dulu. Terus pas pulang orang-orang rumah ngasi kamu kue.. Tapi gajadi ah, kok kayanya lebay banget.." Dan aku cuma bisa bilang "Wah kalo kamu beneran bikin kejutan kaya gitu, aku pasti nangis Yang.." Dengerin niatnya aja aku terharu loh, Alhamdulillah yaaa :')

Dear Ayang,
Terima kasih untuk semua kejutannya ditanggal 29 April kemarin. Itu semua berarti banget untuk aku.. Aku selalu bilang ke kamu bahwa aku akan selalu nerima kamu apa adanya, pun termasuk sifat kamu yang nggak romantis itu. Dan semua kejutan-kejutan dari aku saat kamu ulang tahun, itu bener-bener murni dari hati aku yang terdalam kok. Sama sekali nggak ada niat untuk minta dibales sedikitpun sesungguhnya.. Eh tapi alhamdulillah, aku ngerasa kalo semua perhatian yang selalu aku berikan ke kamu, akhirnya terbalas juga di tanggal 29 April kemarin. Hihihi.
Terima kasih papa Api kesayangan mama Dian, Una dan Abang. Mama Dian love you, Papa Piii :')



Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog ulang tahun kelima Warung Blogger.

Ada Apa di Kebun Binatang Ragunan, Kini?

on
Sabtu, 07 Mei 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016

Kebun Binatang Ragunan 2016
All photography by Hepri Prasetio

Foto by Mas Yudi :D


Ada apa di Kebun Binatang Ragunan, kini? - Bukan, mama Dian memberi judul dengan "Ada apa" di depannya bukan karena terpengaruh euforia AADC loh. Tapi karena ingin mengulas tentang Ragunan di tahun 2016 ini. 

Long weeknd kali ini bisa dibilang liburan marathon untuk mama Dian, papa Api, Una dan Abang. Kenapa marathon? Karena sebenarnya kita udah mulai nyolong start liburan sejak hari Rabu ke The Jungle Waterpark di Bogor, dalam rangka family gathering kantornya papa Api. Kemudian hari Kamisnya karena dapet undangan khusus Blogger, Hepri Prasetio Little Family ini holi(day)date bareng sama Tante Nana, Om Tony dan Ale ke Ocean Dream Samudra Ancol. Dan hari Jum'atnya, Oma Yuli ngajakin kita liburang bareng ke Kebun Binatang Ragunan. Dan baru bisa bener-bener istirahat di hari sabtu yang indah ini. 

Lanjut ke perbincangan mengenai kebun binatang Ragunan yaa. Jadi, keluarga besar ini sampai di Ragunan setelah solat jum'at, mobil-mobil sudah terlihat mengular dari jarak kurang lebih 300 meter dari pintu masuk Ragunan. Keliatan sekali cukup banyak masyarakat yang memilih liburan di kebun binatang Ragunan ini ya.

Sampai di pintu masuk ada pengumuman bahwa sejak tanggal 27 April, Kebun Binatang Ragunan menggunakan e-ticketing  dengan menggunakan kartu Jak-Card. Kartu Jak-Card bisa dibeli langsung di kebun binatang Ragunan dengan harga Rp. 30.000 dengan nominal saldo Rp. 20.000 atau Rp. 60.000 dengan nominal saldo Rp. 50.000. Untuk tiket masuknya masih mematok harga Rp. 4.000 untuk Dewasa dan Rp. 3.000 untuk anak-anak berusia 3-12 tahun. 

Kalo nggak salah kita masuk lewat pintu timur, dan Taman Satwa Anak adalah tempat pertama yang kita lihat. Karena masih mau muter-uter, kitapun nggak mampir kesitu dan melanjutkan perjalanan ke binatang-binatang yang lainnya. Rusa, gajah dan jerapah adalah 3 hewan pertama yang kita lihat sebelum kita beristirahat utuk makan siang. Di foto atas ada Abang yang lagi mencoba memberi makan wafer untuk gajah, jangan ditiru yaaa! Karena sesungguhnya tertulis jelas larangan untuk memberi makan hewan disana, untungnya gajahnya juga ogah kok dikasih wafer. Si Abang dicuekin aja sama gajahnya. Hihi.

Di dekat kandang Gajah, juga ada semacam mobil kereta terbuka yang ngajak kita muter-muter Ragunan. Sayangnya aku nggak tau berapa harga tiketnya dan berapa jauh muternya, karena rencananya pas pulang baru mau naik itu, tapi sayangnya, pas pulang kita udah keburu capek banget jadi batal deh naik itu.

Selanjutnya kita menuju ke kandang Komodo dan burung unta. Kandangnya komodo ini luas-luas tapi setiap kandang sepertinya hanya diisi satu komodo ya? Begitu juga dengan kandang burung unta, ada dua kandang dengan satu burung unta di setiap kandangnya. 

Kitapun melanjutkan lagi perjalanan ke binatang-binatang selanjutnya. Sempet juga ketemu sama satu arena permainana anak-anak yang cukup luas, dengan mainan yang rata-rata udah terlihat jadul banget. Tapi masih rame siiih. Saking ramenya, mama Dian buru-buru narik Una dan Abang dari tempat itu. "Kita liat binatang lain dulu aja yaaa.." Selanjutnya kita melewati tempat khusus primata yang rame bnget pintu masuknya, dan untuk masuk ke dalamnya kita perlu membayar lagi. Yuk ah karena rame, skip aja.

Selanjutnya kita ketemu salam kandang-kandang hewan lain dengan binatang-binatang yang rata-rata satu kandangnya hanya terisi 1-2 ekor saja. Malah kebanyakan kandang terlihat seperti kandang kosong tanpa penghuni. Yang lebih sering kita lihat malah tukang pecel yang bertebaran di sepanjang area kebun binatang Ragunan ini. Kemudiankandang buaya, buaya-buayanya pun tak terlihat. Ternyata mereka lagi asik berendem di bawah air. Entah karena bosan jadi ajang pertunjukkan atau karena suhu hari itu sangat panas. 

Kemudian ada satu kandang yang baru terlihat aktif binatang didalamnya. Yaitu kandang babi, di kandang ini kita bisa melihat dua babi sedang asik mengunyah dan bermain lumpur. "Halo Peppa pig, halo George!" Sapa duo krucil ke dua babi yang besar dan kecil itu. Mirip sama kartun Peppa Pig kesukaan mereka berdua, bedanya babi disini kelihatan nggak terawat sama sekali :(

Perjalanan berlanjut dengan melewati  danau danau kotor dan tidak terawat yang bertuliskan "Dilarang memancng ikan dari danau kebun binatang Ragunan ini". Opa Herman pun berkomentar "Lah danaunya aja kotor gitu, mana ada ikannya.." Kemudian Una diajak tante Ana melihat kandang kuda nil, tapi kuda nilnya nggak ada. Ntah kemana :(

Selanjutnya sampailah kita di kandang beraneka macam burung. Karena mama Dian sudah lelah, mama Dian bareng Uyut pun cuma duduk di depan kandang burungnya aja. Yang lainnya masuk dan papa Api sibuk moto-motoin. 

Uyut berkomentar bahwa dulunya Kebun Binatang nggak seberantakan ini. Nggak perlu jalan jauh-jauh untuk ngeliat binatang-binatangnya. Kalo nggak salah aku terakhir ke Ragunan jaman TK ya atau SD? Lupa. Tapi yang pasti kebun binatang yang sekarang memang terlihat kotor, berantakan dan kurang terawat.

Cukup lama sih rasanya nungguin mereka keluar lagi dari kandang burung yang cukup besar itu. Dan pas keluar mama Dian liat Abang udah ngerengek-rengek sedih. Ternyata di dalam kandang tadi, Abang nyobain untuk ngasih makan kacang ke salah satu burung yang ada disana. Ngasih makannya sama kaya caranya dia ngasih makan burung di acara Explore The Worldnya Dancow. Kacangnya ditaro di telapak tangan dan disodorin ke burungnya. Kacang pertama dan kedua, burungnya sukses makanan kacangnya. Tapi di kacangnya ketiga ternyata patukannya si burung meleset dan kena patuk deh pinggiran jari Abang. Nggak berdarah sih, cuma kulitnya kekelupas dikit aja. Nggak pake nangis cuma drama-drama dikit aja. Hehe.

Selanjutnya jalan lagi kita ke area-area kandang ular, kandang primata, dan akuarium ikan. Ular-ularnya banyak, setidaknya baru di kandang ular inilah mama Dian baru ngerasain berada di kebun binatang. Tempat ini nggak menipu kaya kandang-kandang lainnya soalnya. KAndang primatanya juga, terisi semua denganberbagai macam jenis primata. Begitupun akuarium ikannya, Rata-rata terisi ikan kok, walaupun cuma ikan-ikan pasaran aja. Bukan ikan-ikan dengan jenis khusus ya maksudnya. 

Selepas dari situpun waktu sudah menunjukan hampir pukul 4 sore. Kita pun berjalan searah dengan pintu keluar. Dan ternyata di dekat pintu keluar ada kolam berisi burung pelikan yang banyaaaak banget. Kolam pelikan ini kayanya jadi kolam yang paling terawat deh yag mama Dian liat sepanjang hari itu. Pelikannya pun terlihat sehat-sehat dan lincah-lincah. 

Selanjutnya adalah pulaaaaang. Lelah banget rasanya muterin kebun bintang Ragunan ini, banyak banget kandang yang kosong ya perasaan. Walaupun begitu pengunjungnya tetap padet banget. Mungkin karena tiket masuknya yang sangat terjangkau harganya juga ya. Tapi kalo menurut aku sendiri sebagai pengunjungnya, nggak apa-apa deh kalo tiketnya naik sampe sepuluh ribu atau dua puluh ribu rupiah yang penting kebun binatang Ragunan lebih terawat lagi baik tempat maupun binatang-binatangnya. 

Kalo untuk empat ribu rupiah worth it nggak? Worth it banget kok. Aku juga maklumlah kalo cuma bayar segitu dan sama sekali nggak berharap melihat hewan-hewan semacam di Taman Safari.

Tips liburan ke Kebun Binatang Ragunan, pertama pastikan kamu menggunakan baju yang nyaman, dan alas kaki yang ramah untuk dipakai berjalan jauh. Kedua jangan berekspektasi terlalu tinggi saat pertama kali menginjakkan kaki di Kebun Binatang Ragunan ini (Biar nggak kecewa :p). Ketiga, untuk yang membawa balita sebaiknya bawa makanan sendiri, karena berbeda di tempat rekreasi lain yang minimal menyediakan kedai fried chicken di dalamnya, disini yang banyak banget tersedia hanya tukang pecel, tukang popmie dan tukang minuman dingin. Rujak juga ada sih, yang jualan sendal boneka, maupun gelang yang bisa dikasi nama juga ada. Keempat, Mungkin sebaiknya masuk lewat pintu utara ya, menuju kolam burung pelikan dan terus berjalan kesebelah kiri melihat akuarium ikan, kandang ular dan juga kandang primata, karena menurut aku cuma itu yang cukup layak dilihat disini. Kelima, sebaiknya parkir mobil di dalam kebun binatang Ragunan aja, jadi kalo capek dan bosen nggak perlu jauh-jauh ambil mobil untuk langsung pulang. Kemarin kita masuk Ragunan langsung ambil kanan ke tempat parkir khusus diluar arena kebun binatang Ragunan. Padahal ternyata bisa ambil jalur yang lurus untuk parkir di dalam Ragunan, walaupun antriannya mobilnya lebih panjang dan lama sih.

Segitu dulu #HolidayReview kali ini. Semoga kedepannya, pemerintah mau lebih membenahi Kebun Binatang Ragunan ini ya. Hingga layak dijadikan tempat rekreasi yang edukatif untuk warganya dan tempat tinggal yang lebih nyaman lagi untuk para binatang-binatang penghuninya. Dan untuk para pembaca blog ini, selamat menikmati hari liburan terahir besok, semoga saat kembali beraktifitas lagi di hari Senin besok, semuanya udah kembali semangat yaaaaa :D

Kebun Binatang Ragunan
Jalan Harsono RM no.1Ragunan Pasar Minggu, Jakarta Selatan
Tiket masuk: weekend&weekday Dewasa Rp. 4.000-Anak-anak (3-12 tahun) Rp.3.000
Pembelian tiket menggunakan Jak-Card sebagai e-ticketingnya
www.ragunanzoo.jakarta.go.id

Custom Post Signature

Custom Post  Signature